Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Hubungan Arus Lalu Lintas dengan Waktu Tempuh Kendaraan (Studi Kasus: Jl. 14 Februari) Astri L. Patiro; Semuel Y. R. Rompis; Lucia I. R. Lefrandt
TEKNO Vol. 22 No. 88 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i88.55619

Abstract

Volume Arus lalu lintas pada ruas jalan 14 februari mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Hal ini disebabkan perkembangan daerah ini. Untuk mengatasi masalah kemacetan lalulintas pada ruas jalan ini diperlukan pengetahuan mengenai karakteristik lalu lintas dan model hubungan antar karakteristik tersebut. Kajian ini bertujuan menganalisis model hubungan antar karakteristik volume (V), kecepatan (S) dan kepadatan (D) lalu lintas, sesuai dengan kondisi yang ada. Survei data meliputi volume dan kecepatan lalu lintas dengan metode manual count, sedang analisis model meliputi model Greenshield, Greenberg, dan Underwood. Data yang diperlukan dalam penelitian ini adalah data volume/arus lalulintas, waktu tempuh, serta geometrik jalan (lebar dan panjang jalan). Lokasi penelitian yaitu di Ruas jalan 14 Februari depan Kantor Veteran Sampai depan POMDAM XIII/MERDEKA. Penelitian ini dilakukan selama 3 hari yaitu pada hari Minggu - Selasa. Untuk survei volume dilakukan dengan cara manual yaitu dengan mencatat setiap kendaraan yang lewat pada pos pengamatan sesuai dengan klasifikasi masing-masing kendaraan. Sedangkan untuk mengukur geometrik jalan (lebar jalan dan panjang jalan) dilakukan dengan menggunakan meteran. Dalam penelitian ini diteliti menegenai hubungan anatara arus lalu lintas dengan waktu tempuh, sehingga dengan mengetahui hubungan tersebut para perencana dapat meramalkan kinerja lalu lintas yang akan terjadi. Hasil analisis menunjukkan bahwa model hubungan V-S-D yang sesuai untuk ruas jalan 14 Februari adalah Model Underwood dengan nilai r = 0,8857. Kata kunci: Jalan 14 Februari, waktu tempuh, Underwood
Analisis Tingkat Kepuasan Penumpang Angkutan Umum Bus Rute Manado – Bitung Menggunakan Metode Importance Performance Analaysis (IPA) Dano.Pa, Ferdinand Akbar; Lefrandt, Lucia I. R.; Pandey, Sisca V.
TEKNO Vol. 23 No. 91 (2025): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v23i91.60733

Abstract

Rute Manado – Bitung merupakan rute krusial di Provinsi Sulawesi Utara karna menghubungkan Manado sebagai pusat pemerintahan & ekonomi dengan Bitung kota pelabuhan utama & daerah Industri. Terminal Bus Paal 2 merupakan terminal tipe B yang berada di kota Manado, namun pada pengamatan awal terjadi penurunan minat penumpang disebabkan adanya kinerja layanan yang belum sesuai dengan harapan mereka. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis kinerja layanan dari terminal bus itu sendiri menggunakan data kuesioner yang disebar kepada pengguna jasa kemudian diolah datanya menggunakan metode Importance Performance Analaysis (IPA) dan Service Quality (SERRVQUAL). Hasil analisis dari penelitian ini didapat karakteristik responden dengan mayoritas responden adalah perempuan dengan usia dominan yaitu 20 – 30 tahun serta klasifikasi pekerjaan mayoritas pelajar/ mahasiswa dan mayoritas penghasilan responden yaitu < Rp. 1.500.000. kemudian berdasarkan analisis gab didapat seluruh aspek pelayanan masih belum memenuhi karena seluruhnya negatif dengan rata – rata – 1,60. Kata kunci: terminal bus Paal 2, tingkat kepuasan, Importance Performance Analaysis (IPA), Service Quality (SERVQUAL)
Analisis Pengaruh Hambatan Samping Terhadap Kinerja Lalu Lintas Pada Jalan Satu Arah (Studi Kasus: Jalan Walanda Maramis) Pabuang, Ryan P.; Rompis, Semuel Y. R.; Lefrandt, Lucia I. R.
TEKNO Vol. 23 No. 91 (2025): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v23i91.60790

Abstract

Pesatnya perkembangan kota Manado menyebabkan bertambahnya kebutuhan akan ruang lalu lintas yang ada di kota Manado. Kemacetan lalu-lintas ruas jalan Walanda Maramis dapat diakibatkan oleh salah satu faktor yaitu Hambatan Samping. Hambatan samping memberikan dampak negatif terhadap kinerja lalu lintas dari aktivitas samping segmen jalan, seperti pejalan kaki/penyeberang jalan, kendaraan masuk dan keluar sisi jalan, dan kendaraan bergerak lambat. Untuk mengatasi hal tersebut perlu dilakukan evaluasi kinerja pada jalan Walanda Maramis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja lalu lintas pada ruas jalan Walanda Maramis, menganalisis seberapa besar pengaruh hambatan samping terhadap kinerja arus lalu lintas di jalan Walanda Maramis dan menganalisis kinerja ruas jalan pada keadaan kondisi eksisting dan skenario tanpa hambatan samping. Analisa data dilakukan dengan menggunakan metode PKJI 2023 dan menggunakan pemodelan Greenshields, Greenberg dan Underwood. Penelitian ini dilakukan selama 3 hari yaitu pada hari Senin tanggal 7 Oktober 2024, hari Rabu, 9 Oktober 2024, dan pada hari Sabtu tanggal 12 Oktober 2025. Berdasarkan survei yang dilakukan didapat data volume lalu lintas, data hambatan samping, data kecepatan dan data geometrik. Hasil analisis kinerja ruas jalan ditinjau dari kapasitas dan derajat kejenuhan pada kondisi eksisting diperoleh kapasitas ruas jalan Walanda Maramis di setiap segmen, untuk segmen 1 adalah 3500,64 skr/jam, pada segmen 2 adalah 3078,972 skr/jam dan pada segmen 3 yaitu 3526,3 skr/jam. Sedangkan untuk derajat kejenuhan sebesar 0.50. Kapasitas terhadap hambatan samping pada ruas jalan Sam Ratulangi adalah sebesar 85% yang artinya mengalami penurunan 15% dari kapasitas sebenarnya. Penurunan kinerja ini mengakibatkan kemacetan pada jalan Walanda Maramis, terlebih pada saat jam arus lalu lintas tinggi. Kata kunci: Jalan Walanda Maramis, hambatan samping, PKJI 2023
Analisis Kinerja Persimpangan Tak Bersinyal Di Persimpangan Jalan TNI – Jalan Tikala Ares – Jalan Daan Mogot – Jalan Pomorow, Kota Manado Selang, Maharanny P. I.; Rompis, Semuel Y. R.; Lefrandt, Lucia I. R.
TEKNO Vol. 23 No. 91 (2025): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v23i91.60802

Abstract

Persimpangan tak bersinyal adalah simpang tanpa sinyal lalu lintas yang sering menyebabkan konflik antar kendaraan. Persimpangan memiliki peran penting dalam mengatur arus lalu lintas, namun simpang Jalan TNI – Jalan Tikala Ares – Jalan Daan Mogot – Jalan Pomorow, Kota Manado, kerap mengalami kemacetan pada jam sibuk. Kemacetan ini disebabkan oleh lokasi strategis, fenomena gelombang kejut, dan permasalahan geometrik jalan. Oleh karena itu, perlu dilakukan evaluasi kinerja simpang ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik dan kinerja simpang tak bersinyal serta dampak gelombang kejut dengan simulasi SUMO. Analisis dilakukan menggunakan metode PKJI 2023 dan pemodelan SUMO melalui simulasi. Pengambilan data dilakukan selama tiga hari: 1, 2, dan 5 Oktober 2024. Data puncak malam (18.00–19.00 WITA) pada 5 Oktober digunakan karena memiliki volume tertinggi. Hasil analisis menunjukkan volume lalu lintas 1526 skr/jam, kapasitas 2143 skr/jam, dan derajat kejenuhan 0,71 (Tingkat Pelayanan C), yang masih layak menurut PKJI 2023. Simulasi SUMO menunjukkan tundaan rata-rata 31,01 detik/kendaraan, lebih akurat dibandingkan hasil PKJI (12,16 detik/kendaraan). Gelombang kejut menyebabkan antrean 102,4 meter di Jalan Daan Mogot dan 156,9 meter di Jalan TNI. Kata kunci: persimpangan tak bersinyal, PKJI 2023, SUMO, gelombang kejut
Perencanaan Pengembangan Airside Bandar Udara Syukuran Aminuddin Amir Di Kabupaten Banggai Provinsi Sulawesi Tengah Adriansyah, Laode; Lefrandt, Lucia I. R.; Kumaat, Meike M.
TEKNO Vol. 23 No. 91 (2025): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v23i91.60803

Abstract

Kabupaten Banggai memiliki potensi di bidang pariwisata. Dengan meningkatnya kunjungan wisatawan serta pertumbuhan penduduk, maka akan berdampak ke peningkatan pengguna jasa transportasi udara. Pada saat ini Bandar Syukuran Aminuddin Amir masih melayani pesawat ATR 72-600 dan A320-200. Untuk mengantisipasi peningkatan pengguna jasa transportasi udara, bandara perlu dikembangkan dengan pesawat rencana B737-900ER. Pengembangan bandar udara dilakukan dengan melakukan prediksi terhadap arus lalu lintas udara di masa depan, sehingga penyelesaian tugas akhir ini menggunakan metode survei dan riset untuk menganalisis data. Melalui analisis regresi terhadap data penumpang, bagasi, dan kargo selama lima tahun terakhir (2020-2024), diproyeksikan pola arus lalu lintas yang akan datang, sehingga dapat ditentukan apakah pengembangan bandar udara diperlukan. Selain itu, berbagai data pendukung lainnya, seperti data klimatologi, karakteristik pesawat, topografi, dan eksisting bandara, menjadi acuan penting dalam merumuskan rencana pengembangan tersebut. Untuk pengembangan Bandar Udara Syukuran Aminuddin Amir yang akan direncanakan adalah runway, taxiway, dan apron. Berdasarkan hasil perhitungan yang mengacu pada standar International Civil Aviation Organization (ICAO) dengan pesawat rencana Boeing 737-900ER maka diperlukan pengembangan panjang landasan yang sebelumnya sebesar 2.250 meter menjadi 2.618 meter dengan lebar 45 meter, jarak antara sumbu runway dan sumbu taxiway adalah 170 meter, dan lebar total taxiway adalah 30 meter. Kemudian untuk hasil perhitungan luas apron didasarkan juga berdasarkan hasil ramalan campuran pada jam sibuk sehingga diperlukan pengembangan apron yang sebelumnya sebesar 17.625 m2 menjadi 210 meter ´ 95 meter = 19.950 m2. Kata kunci: Kabupaten Banggai, airside bandar udara, runway, taxiway, apron
Pengaruh Pemahaman Regulasi Lalu Lintas Dan Emosi Terhadap Perilaku Aggressive Driving Pengendara Sepeda Motor Siswa Di Kota Manado Elias, Yosua R. D.; Rompis, Semuel Y. R.; Lefrandt, Lucia I. R.
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 5 No. 10 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v5i10.32449

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemahaman regulasi lalu lintas dan regulasi emosi terhadap perilaku aggressive driving pada pengendara sepeda motor di Kota Manado. Dengan menggunakan metode kuantitatif dan desain penelitian kuantitatif-korelasional, data yang diperoleh dari siswa SMA Negeri 1 Manado selama periode penelitian pada September 2024 dianalisis menggunakan regresi logistik multinomial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman regulasi emosi berpengaruh signifikan terhadap perilaku aggressive driving, sedangkan pemahaman regulasi lalu lintas tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Temuan ini diharapkan dapat memberikan masukan bagi upaya peningkatan kesadaran keselamatan berkendara pada remaja.
FAKTOR - FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN SANITASI KAPAL PENUMPANG DI PELABUHAN SAMUDERA BITUNG Indriya Robot, Melisa; Kandou, Grace D.; Posangi, Jimmy; Manampiring, Aaltje E.; Rombot, Dina V.; Lefrandt, Lucia I. R.
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31277

Abstract

Data dari KKP di Pelabuhan Samudera Bitung menunjukkan masih adanya kapal dengan vektor penularan penyakit dan sanitasi rendah, terutama terkait penyediaan air bersih dan keberadaan vektor seperti kecoa, lalat, dan tikus. Tujuan penelitian ini ialah menganalisis pengetahuan, sikap ABK, ketersediaan SOP, dan peran petugas terkait sanitasi kapal, serta variabel yang paling berpengaruh pada sanitasi kapal penumpang di Pelabuhan Samudera Bitung. Penelitian ini merupakan survei analitik kuantitatif dengan menggunakan cross sectional study dan dilaksanakan di Pelabuhan Samudera Bitung, Kota Bitung Provinsi Sulawesi Utara, pada bulan Februari-Juli 2024. Digunakan rumus Lemeshow untuk menentukan jumlah populasi yang belum diketahui sehingga diperoleh sampel sebanyak 96 ABK dan diambil keterwakilan 32 ABK dari 3 kapal yang berlabuh di Pelabuhan Samudera Bitung yaitu Kapal Doro Londa, Tilong Kabila dan Sangiang. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dari peneliti sebelumnya dan lembar observasi berupa check list dari Permenkes tentang Sertifikat Sanitasi Kapal. Data yang sudah terkumpul kemudian diolah dan analisis menggunakan komputer dan aplikasi SPSS Versi 24 berupa analisis univariat, bivariat uji chi square dan multivariat uji regresi logistik, hasil akhir data tersebut disajikan dalam bentuk tabel dan narasi. Hasil penelitian berdasarkan karakteristik responden umur paling banyak rentang usia ABK 46-55 tahun (36,5%), analisis univariat variabel pengetahuan ABK yang baik paling banyak (56,3%), sikap ABK yang kurang baik paling banyak (52,1%), ketersediaan SOP yang baik paling banyak (67,7%), peranan petugas yang baik paling banyak (53,1%) dan sanitasi kapal penumpang yang baik paling banyak (66,7%). Kesimpulan dari penelitian ini ialah terdapat hubungan antara pengetahuan, sikap ABK, ketersediaan SOP dan peranan petugas dengan sanitasi kapal penumpang di pelabuhan samudera Bitung
PROSPECTIVE STUDY ON THE OPENING OF THE MANADO–JEDDAH INTERNATIONAL ROUTE S. Abas, Kurniawan; Lefrandt, Lucia I. R.; Rompis, Semuel Y. R.
Journal of Social Research Vol. 5 No. 1 (2025): Journal of Social Research
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/josr.v5i1.2928

Abstract

The opening of the international flight route between Manado and Jeddah presents a strategic opportunity to enhance connectivity between eastern Indonesia and major centers of religious activities, trade, and global mobility in the Middle East. This study aims to analyze the prospects of establishing this route through a comprehensive approach that encompasses market, operational, economic, and policy aspects. Data were obtained through a combination of demand analysis for Umrah and Hajj travel from North Sulawesi and surrounding regions, evaluation of airport capacity and supporting infrastructure readiness, as well as an economic feasibility assessment based on projected operational costs and airline revenue potential. The results indicate that the demand for religious travel shows a significant upward trend, providing a strong market potential. Additionally, Sam Ratulangi International Airport is considered capable of supporting medium-haul flight operations with several technical adjustments. Economically, the route has the potential to generate profits for airlines if fare strategies, flight frequency, and market segmentation are properly optimized. This study concludes that the opening of the Manado–Jeddah route holds promising prospects but requires synergy among airlines, airport authorities, and regional governments in infrastructure development and market promotion.