Gazali Lembah
Faculty Of Education And Teacher Training, Tadulako University, Jalan Soekarno Hatta Km.9 Palu, Central Sulawesi, Indonesia.

Published : 40 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

ASAL USUL NAMA PASANGKAYU: Teori Interaksionisme Simbolik Gazali; Yunidar; Arini Nurazizah; I Made Sukanata
Kinesik Vol. 10 No. 1 (2023): April
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ejk.v10i1.495

Abstract

This study describes the origin of the name Pasangkayu using the symbolic interactionism theory. The data source of this research is the coastal community who master and have knowledge about the origin of the name Pasangkayu by using qualitative descriptive methods. The data collection techniques used in this research are: (1) observation, to make direct observations of the community and the studied object; (2) interviews, to obtain information related to the studied object; (3) audio visual documentation, to record the speaker's explanation related to the origin of the name Pasangkayu; (4) textual documentation, to write all the utterances conveyed and to strengthen the obtained data. The results of the interview provide an overview of how the name Pasangkayu formed to be. The symbolic interactionism carried out by the fishermen was the reason for the naming of Pasangkayu City. The fishermen make a pair of wooden trees as a symbol when returning from the sea.
MAPPING OF THE CONJUNCTIONS APPLICATION IN A COLLECTION OF STORIETTE “ALONG THE AQUATOR” BY RETNO NIKO USULI Sadri Sadri; Gazali Lembah; Ida Nur’aeni
Prosiding Seminar Nasional dan Internasional HISKI 2021: PROCEEDING INTERNATIONAL CONFERENCE ON LITERATURE HISKI (NOVEMBER 2021)
Publisher : Himpunan Sarjana-Kesusastraan Indonesia (HISKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/psni.v0i0.4

Abstract

Mapping of the Conjunctions Application in A Collection of Storiette “Along the Equator” By Retno Niko Usuli. Background in this research is: (1) How the mapping of the conjunctions application in a collection of storiette: Along the Equator by Retno Niko Suli. Data collecting method and technoque is extralingual matching method. The mothod used in the stage of prsenting the result of data analysis in this research is the informal method. The result of this study are as follows: based on th type of coordinating conjunctions are divided into 5 types, namely coordinates, subordinates, correlation, inter-sentence, and intra sentences. Subordinate conjunctionns were the most commonly found counjunctions, with 316 findings and coordinate conjunctions with 118 findings. Subordinate conjunctions are multilevel sentences that are widely used in short story writing as well as coordinating conjunctions which are equivalent compound sentences. The fewest occurrences of conjunctions found were correlation and intra-sentence conjunctions. In writing this storiette, the writer rarely uses correlation and inter-sentence conjunctions. In this storiette there are no conjunctions between paragraphs. This research only discusses the mapping of 5 types of conjunctions. Therefore, for other researchers who want to examine mistakes in the use of conjunctions, it will be more interesting. For other researchers, this research can be used as a reference for further research materials and can further deepen or expand the study of discourse.
EKOLOGI SASTRA LISAN DI TOWALE Gazali Lembah; Ulinsa Ulinsa; Muslimin Muslimin; Moh. Reza
Prosiding Seminar Nasional dan Internasional HISKI 2023: THE 31st HISKI INTERNATIONAL CONFERENCE ON LITERARY LITERACY AND LOCAL WISDOM (JUNI 2023)
Publisher : Himpunan Sarjana-Kesusastraan Indonesia (HISKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/psni.v3i0.115

Abstract

Fokus permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimanakah bentuk “Ekologi Sastra Lisan di Towale” serta kaitannya dengan lingkungan. Penelitian ini adalah mendeskripsikan bentuk ekologi sastra lisan yang terdapat pada masyarakat desa Towale serta kaitannya dengan lingkungan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Jenis data dalam penelitian ini adalah data tertulis yang bersumber dari satra lisan masyarakat desa Towale.. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara, teknik catat dan teknik baca. Berdasarkan hasil penelitian di temukan beberapa bentuk sastra lisan Towale diantaranya ada yang berbentuk cerita dan bentuk bukan cerita yaitu: (1) Sastra lisan bercorak cerita a) Legenda, b) Mitos. (2) Sastra lisan bercorak bukan cerita a) Peribahasa, b) Teka-teki, c) Mantra, d) Nyanyian anak, e) Balada, f) Hukum adat
PRESENTATION OF ELEGY AND ROMANTISM IN A COLLECTION OF POETRY SAPARDI DJOKO DAMONO Gazali Lembah; Pratama Bayu Santosa; Ade Nurul Izatti; Munianti Munianti
Prosiding Seminar Nasional dan Internasional HISKI 2021: PROCEEDING INTERNATIONAL CONFERENCE ON LITERATURE HISKI (NOVEMBER 2021)
Publisher : Himpunan Sarjana-Kesusastraan Indonesia (HISKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/psni.v0i0.1

Abstract

The problem in this research is how to present elegy and romanticism in Sapardi Djoko Damono's poetry collection. The purpose of this study was to identify and describe elegy and romanticism in Sapardi Djoko Damono's poetry. The method used in this study is a qualitative descriptive method. The source of the data in this study is a collection of Sapardi Djoko Damono's poems. In this study, the authors used data collection techniques, namely reading and taking notes. The elegy presentation is a lamenting poem that expresses one's sorrow and romantic presentation is part of the poem that contains the overflow of one's love for the lover. The elegy presentation consists of a presentation to the creator and partner. The presentation of the elegy to the creator referred to in this study is a servant who always remembers death, a servant who always remembers sins while living on earth. The presentation of elegy to the couple in question in this study is a pair of lovers, one of whom has ordinary feelings towards their partner and elegy to this couple also because of the distance and circumstances that separate the lovers in this study, so that the two cannot meet. While the presentation of romance is also divided into two, namely the presentation of romance to the creator and partner. The creator referred to in this study is a servant who prays for peace and peace with love and a servant who is always grateful for the love given by his Lord through various blessings in life. While the presentation of romanticism to the couple referred to in this study is a sincere love for their partner who is willing to do anything for the sake of their loved ones and always gives attention and affection to each other.
Analisis Tindak Tutur dalam Suasana Duka di Kecamatan Bolano Kabupaten Parigi Moutung Gazali Lembah; Moh Tahhir; Hendrik Hendrik; Juniati Juniati
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i4.4255

Abstract

Tindak tutur merupakan suatu ucapkan/tuturan yang mempunyai arti atau dengan kata lain kalimat yang dituturkan bisa mempengaruhi seseorang dalam melakukan sesuatu .Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tindak tutur apa saja yang terjadi dalam suasana duka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini dalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik observasi dan teknik rekam. Hasil penelitian ditemukan tindak tutur yang di tuturkan pada saat suasana duka agama islam adalah, tindak tutur lokusi, tindak tutur ilokusi, perlokusi yang diutarakan dalam beberapa tempat berbeda yaitu, penyampaian informai duka, tuturan yang terjadi pada saat dirumah duka, tuturan yang terjadi diluar rumah duka, tuturan yang terjadi pada saat pengantaran jenazah ke pemakaman dan tuturan yang terjadi pada saat takziah. Sedangkan tuturan lokusi ilokusi dan perlokusi yag terjadi pada Agama Kristen terjadipada saat, penyampaian informasi duka, tuturan yang terjadi dirumah duka, tuturan yang terjadi di rumah duka, tuturan yang terjadi di luar rumah duka dan tuturan yang terjadi pada saat malam penghiburan dan pemakaman.
Pengembangan Instrumen Penilaian dalam Pembelajaran Membaca Bermuatan Etika Budaya di SMP Kota Palu Sukma Sukma; Asrianti Asrianti; Pratama Bayu Santosa Efendi; Gazali Lembah
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i4.4668

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat alat penilaian untuk pembelajaran membaca yang bermuatan etika budaya. Untuk mengetahui kemampuan peserta didik dalam hal kognitif, psikomotorik, dan afektif, evaluasi pembelajaran sangat penting. Kurikulum tidak memiliki komponen yang didedikasikan untuk mengukur proses membaca, tetapi penilaian proses, performa, dan produk semuanya dapat dilakukan dalam pembelajaran membaca. Selain itu, menggunakan etika budaya sebagai sarana pembelajaran dapat membantu mempertahankan budaya lokal di era globalisasi. Nilai-nilai budaya lokal dapat digunakan untuk membangun karakter siswa. Studi ini menggunakan model pengembangan 4 D, yang terdiri dari tahap definisi, desain, pengembangan, dan penyebaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik dapat mempertahankan nilai-nilai budaya lokal sambil meningkatkan kemampuan membaca mereka.
Mengungkap Bentuk dan Fungsi Feminisme Liberal dalam Novel Bulan Terbelah di Langit Amerika Karya Hanum Salsabiela Rais Gazali Gazali; Ulinsa Ulinsa; Iqlima Iqlima
Aksara Vol 35, No 2 (2023): Aksara, Edisi Desember 2023
Publisher : Balai Bahasa Provinsi Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29255/aksara.v35i2.889.249--263

Abstract

This research aims to describe the forms and functions of liberal feminism in the novel "Bulan Terbelah di Langit Amerika" by Hanum Salsabiela Rais. It employs a qualitative descriptive research design using the liberal feminist theory approach. The data is sourced from the 2015 edition of the novel "Bulan Terbelah di Langit Amerika" by Hanum Salsabiela Rais. Data collection is conducted through reading and note-taking techniques. Data analysis consists of three stages: data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Data reduction is intended to sharpen, categorize, guide, and eliminate unnecessary data. Data presentation is carried out by grouping the data according to their respective sub-sections related to liberal feminism. The conclusion-drawing step is based on organizing information using inductive techniques. Based on the research findings, the forms and functions of liberal feminism are identified. The functions and forms of liberal feminism mutually support each other, particularly in the fields of politics, culture, economy, and society.  AbstrakPenelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk dan fungsi feminisme liberal dalam novel Bulan Terbelah di Langit Amerika Karya Hanum Salsabiela Rais. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan teori feminisme liberal. Data bersumber   dari novel Bulan Terbelah di Langit Amerika Karya Hanum Salsabiela Rais cetakan tahun 2015. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik baca dan teknik catat. Analisis data dilakukan melalui tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Reduksi data dimaksudkan untuk menajamkan, menggolongkan, mengarahkan, membuang data yang tidak diperlukan. Penyajian data dilakukan dengan mengelompokkan data sesaui dengan sub-babnya masing-masing yang berkaitan dengan feminisme liberal. Adapun langkah penarikan kesimpulan dilakukan berdasarkan pengorganisasian informasi dengan menggunakan teknik induktif. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bentuk dan fungsi feminisme liberal. Fungsi dan bentuk feminism liberal tersebut saling mendukung, yaitu bidang politik, budaya, ekonomi, dan sosial.
Analisis Tindak Tutur dalam Suasana Duka di Kecamatan Bolano Kabupaten Parigi Moutung Gazali Lembah; Moh Tahhir; Hendrik, Hendrik; Juniati, Juniati
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i4.4255

Abstract

Tindak tutur merupakan suatu ucapkan/tuturan yang mempunyai arti atau dengan kata lain kalimat yang dituturkan bisa mempengaruhi seseorang dalam melakukan sesuatu .Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tindak tutur apa saja yang terjadi dalam suasana duka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini dalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik observasi dan teknik rekam. Hasil penelitian ditemukan tindak tutur yang di tuturkan pada saat suasana duka agama islam adalah, tindak tutur lokusi, tindak tutur ilokusi, perlokusi yang diutarakan dalam beberapa tempat berbeda yaitu, penyampaian informai duka, tuturan yang terjadi pada saat dirumah duka, tuturan yang terjadi diluar rumah duka, tuturan yang terjadi pada saat pengantaran jenazah ke pemakaman dan tuturan yang terjadi pada saat takziah. Sedangkan tuturan lokusi ilokusi dan perlokusi yag terjadi pada Agama Kristen terjadipada saat, penyampaian informasi duka, tuturan yang terjadi dirumah duka, tuturan yang terjadi di rumah duka, tuturan yang terjadi di luar rumah duka dan tuturan yang terjadi pada saat malam penghiburan dan pemakaman.
Pengembangan Instrumen Penilaian dalam Pembelajaran Membaca Bermuatan Etika Budaya di SMP Kota Palu Sukma, Sukma; Asrianti, Asrianti; Pratama Bayu Santosa Efendi; Gazali Lembah
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i4.4668

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat alat penilaian untuk pembelajaran membaca yang bermuatan etika budaya. Untuk mengetahui kemampuan peserta didik dalam hal kognitif, psikomotorik, dan afektif, evaluasi pembelajaran sangat penting. Kurikulum tidak memiliki komponen yang didedikasikan untuk mengukur proses membaca, tetapi penilaian proses, performa, dan produk semuanya dapat dilakukan dalam pembelajaran membaca. Selain itu, menggunakan etika budaya sebagai sarana pembelajaran dapat membantu mempertahankan budaya lokal di era globalisasi. Nilai-nilai budaya lokal dapat digunakan untuk membangun karakter siswa. Studi ini menggunakan model pengembangan 4 D, yang terdiri dari tahap definisi, desain, pengembangan, dan penyebaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik dapat mempertahankan nilai-nilai budaya lokal sambil meningkatkan kemampuan membaca mereka.
REPRESENTASI NILAI DALAM RITUAL BALIA TAMPILANGI ETNIK KAILI: KAJIAN HERMENEUTIK (Representation of Value in Balia tampilangi Rituals of Kaili Ethnic: Hermeneutic Study) Gazali Gazali; Ulinsa Ulinsa; Yunidar Yunidar; Indra Indra
SAWERIGADING Vol 29, No 1 (2023): Sawerigading, Edisi Juni 2023
Publisher : Balai Bahasa Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/sawer.v29i1.1172

Abstract

The tradition of treating diseases of the Kaili tribe, commonly called balia, is a traditional treatment that is believed to cure diseases brought by spirits. This study is expected to reveal the values contained in the balia tampilangi custom through hermeneutic studies. Hermeneutics is one of the approaches used to analyze a text. Currently, hermeneutics is widely used in text studies in almost all scientific fields. In this study, the hermeneutic model of Richard E Palmer (2016) is used to interpret the representation of values contained in traditional Kaili medicine. This research focused on analyzing the values contained in the Balia tampilangi ritual. The purpose of this research is to describe the form of value, meaning of value and function in the Kaili ethnic balia tampilangi ritual. The method used in this research is descriptive method with qualitative research form. The research data sources consist of interviews with sando, recordings, literature studies, field recordings and documentation. Based on the results of the research, it was found that there are three values contained in the Kaili ethnic balia performangi ritual, namely: religious value, philosophical value and ethical value. The form of religious values consists of faith and social values. While the philosophical value consists of humans as creatures of God, sustaining life and praying to God. The ethical value is as a unifier of society, especially people who are afflicted with disease, instilling a sense of loyalty and submission to applicable rules, and maintaining norms in society so that they are always obeyed by the community. AbstrakTradisi mengobati penyakit suku Kaili yang biasa disebut balia ini merupakan pengobatan tradisional yang dipercaya dapat menyembuhkan sakit yang dibawa oleh mahluk halus. Kajian ini diharapkan dapat mengungkap nilai-nilai yang terkandung dalam adat balia tampilangi melalui kajian hermeneutika. Hermeneutika merupakan salah satu pendekatan yang digunakan untuk menganalisis suatu teks. Saat ini hermeneutika banyak digunakan dalam kajian teks hampir segala bidang keilmuan. Pada kajian ini digunakan hermeneutika model Richard E Palmer (2016) untuk menafsirkan representasi nilai-nilai yang terkandung dalam pengobatan tradisional suku Kaili. Penelitian ini difokuskan pada analisis nilai-nilai yang terkandung dalam ritual balia tampilangi. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan bentuk nilai, makna nilai, dan fungsi dalam ritual Balia tampilangi etnis Kaili. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan bentuk penelitian kualitatif. Sumber data penelitian terdiri atas wawancara dengan sando, hasil rekaman, studi literatur, hasil rekaman lapangan, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa terdapat tiga nilai-nilai yang terkandung dalam ritual balia tampilangi etnik Kaili, yaitu: nilai religi, nilai filosofis dan nilai etika. Bentuk nilai nilai religi terdiri atas nilai keimantauhidan dan nilai sosial, sedangkan nilai filosofis manusia sebagai mahkluk tuhan, melangsungkan hidup, dan berdoa kepada tuhan. Adapun nilai etika sebagai pemersatu masyarakat, terutama masyarakat yang ditimpa penyakit, menanamkan rasa setia dan tunduk kepada aturan yang berlaku, dan menajaga norma di masyarakat agar selalu dipatuhi oleh masyarakat.