Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Pharmacoscript

SINTESIS DAN IDENTIFIKASI STRUKTUR SENYAWA 3-(3,5-DINITROBENZOIL)-1-FENILTIOUREA SEBAGAI KANDIDAT ANTIKANKER Susanti Susanti; Ruswanto Ruswanto; Muharam Priatna
Pharmacoscript Vol. 1 No. 2 (2018): Pharmacoscript
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/pharmacoscript.v1i2.102

Abstract

Thiourea derivatives are known to be potential anticancer agents. 3-(3,5-dinitrobenzoyl)-1-phenylthiourea as a thiourea derivatives has been synthesized through acylation between 3,5-dinitrobenzoyl chloride and 1-phenylthiourea in tetrahydrofuran with triethylamine ascatalyst through reflux process with stirring for 6 hours. The percentage of yield was13,86%. The purity of the product was shown by the single spot on the TLC and narrowrange of melting point. The structure identification results with UV spectrophotometry, IRspectroscopy and 1HNMR spectroscopy showed that the structure of the product wasappropriate to the prediction.
PENGARUH PERBANDINGAN ESSENTIAL LEMON OIL DENGAN VIRGIN COCONUT OIL (VCO) TERHADAP KARAKTERISTIK DAN MUTU FORMULASI SABUN CAIR Hisyam Arief; Srie Rezeki Nur Endah; Susanti Susanti
Pharmacoscript Vol. 3 No. 2 (2020): Pharmacoscript
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/pharmacoscript.v3i2.387

Abstract

Minyak kelapa murni merupakan minyak dengan kandungan asam laurat yang tinggi. Asam laurat ini berfungsi untuk menghaluskan dan melembabkan kulit. Sehingga VCO cocok dijadikan sebagai bahan baku pembuatan sabun. Sabun yang dibuat dalam penelitian ini menggunakan penambahan essensial lemon oil yang mampu meningkatkan kualitas pada sabun cair. Penelitian ini bertujuan untuk membuat sabun cair, mencari penambahan konsentrasi essensial lemon oil yang tepat dalam pembuatan sabun cair dan mengetahui pengaruh penambahan essensial lemon oil terhadap karakteristik sabun cair. Perlakuan pada penelitian ini konsentrasi essensial lemon oil adalah dengan penambahan sebesar F1 = 1% (b/v), F2 = 2% (b/v), F3 = 3% (b/v) dari 100 gram basis sabun. Parameter pengamatan meliputi sifat kimia, sifat fisik sabun dan uji organoleptik. Hasil analisis menunjukan bahwa semua formulasi sabun cair memenuhi persyaratan berdasarkan SNI sabun cair 06-4085-1996. Sabun cair dengan formulasi F3 merupakan produk terbaik dengan hasil analisis sabun cair pada perlakuan F3 adalah kadar alkali bebas 0.078%, nilai pH 11, bobot jenis 1,041% dan angka lempeng total 8,3 X 102. Sehingga teknologi proses pembuatan sabun cair dengan penambahan essensial lemon oil selanjutnya dapat dikembangkan dan diaplikasikan pada skala industri.
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI Streptococcus mutans PENYEBAB KARIES GIGI PADA Family Zingiberaceae DAN Myrtaceae SECARA SISTEMATIKA REVIEW Ryan Apriandi; Richa Mardianingrum; Susanti Susanti
Pharmacoscript Vol. 3 No. 2 (2020): Pharmacoscript
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/pharmacoscript.v3i2.525

Abstract

Karies gigi merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh demineralisasi emil dan dentin yang erat hubungannya dengan konsumsi makanan kariogenik. Terjadinya karies gigi akibat peran dari bakteri Streptococcus mutans. Secara empiris ada 50 tanaman yang mempunyai aktivitas sebagai antibakteri terhadap Streptococcus mutans. Sebagian besar berasal dari famili Zingiberaceae dan Myrtaceae Tujuan penelitian ini yaitu mengetahu metabolit sekunder yang terkandung didalam rimpang bangle, mengetahui perbedaan aktivitas antibakteri terhadap Streptococcus mutans dari famili Zingiberaceae dan Myrtaceae secara sistematika review serta mengetahui metode yang baik untuk pengujian aktivitas antibakteri secara sistematika review. Penelitian ini menggunakan metode sistematika review dengan 50 full text jurnal penelitian mengenai tanaman yang berpotensi sebagai antibakteri terhadap Streptococcus mutans yang sesuai dengan kriteria inklusi dan ekslusi dengan hasil akhir 15 jurnal.  Berdasakan sistematika review famili Myrtaceae memiliki zona hambat lebih besar terhadap aktivitas antibakteri Streptococcus mutans. Dari semua metode yang digunakan berdasakan sistematika review metode sumuran yang lebih baik dari pada metode cakram.