Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Motivasi Anggota Kelompok Tani Ternak dalam Beternak Kelinci di Kecamatan Panekan Kabupaten Magetan Oktaviani, Amalia Dwi; Lestari, Eny; Permatasari, Putri
SOCIAL PEDAGOGY: Journal of Social Science Education Vol. 4 No. 1 (2023): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/social-pedagogy.v4i1.2615

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji motivasi anggota kelompok tani ternak dalam mengembangkan usaha ternak kelinci, faktor yang mempengaruhi motivasi anggota kelompok tani ternak dalam mengembangkan usaha ternak kelinci, dan hubungan antara faktor yang mempengaruhi motivasi anggota kelompok tani ternak dengan motivasi anggota kelompok tani ternak dalam mengembangkan usaha ternak kelinci. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan teknik survei. Cara pemilihan lokasi yaitu purposive di Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan. Pengambilan sampel menggunakan proportional random sampling. Responden yang diambil sebanyak 45 peternak. Analisis data menggunakan uji korelasi rank spearman dengan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) faktor pembentuk motivasi yaitu usia, pendidikan formal, jumlah anggota rumah tangga, pengalaman beternak, pemilikan ternak, pasar untuk hasil usahatani ternak, teknologi, dan perangsang produksi bagi peternak (2) Kebutuhan berhubungan mendominasi tingkat motivasi anggota kelompok tani ternak dalam beternak kelinci di Kecamatan Panekan Kabupaten Magetan yaitu berada pada kategori sangat tinggi (3) Terdapat hubungan yang sangat signifikan antara faktor jumlah anggota rumah tangga, pasar untuk hasil usahatani ternak dan teknologi dengan motivasi anggota kelompok tani ternak dalam beternak kelinci.
Motivasi Petani dalam Budidaya Tanaman Jagung Manis di Kecamatan Colomadu Kabupaten Karanganyar Margawati, Ellitdha; Lestari, Eny; Sugihardjo, Sugihardjo
SOCIAL PEDAGOGY: Journal of Social Science Education Vol. 1 No. 2 (2020): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/social-pedagogy.v1i2.2743

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji motivasi petani dalam budidaya tanaman jagung manis, mengetahui faktor-faktor pembentuk motivasi petani dalam budidaya tanaman jagung manis dan mengkaji hubungan antara faktor-faktor pembentuk motivasi dengan tingkat motivasi petani dalam budidaya tanaman jagung manis. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik survei. Cara pemilihan lokasi yaitu purposive di Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar. Pengambilan sampel menggunakan proportional random sampling dan responden di ambil sebanyak 60 petani. Analisis data menggunakan uji korelasi rank spearman dengan program SPSS Statistics 17.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) faktor pembentuk motivasi yaitu umur, pendidikan non formal, pengalaman, luas lahan, jumlah anggota keluarga, pendapatan, lingkungan sosial dan lingkungan ekonomi (2) Kebutuhan akan keberadaan mendominasi tingkat motivasi petani dalam budidaya tanaman jagung manis di Kecamatan Colomadu Kabupaten Karanganyar yaitu berada pada kategori sangat tinggi. (3) Terdapat hubungan yang sangat signifikan antara faktor luas lahan, pendapatan, dan lingkungan sosial dengan motivasi petani dalam budidaya tanaman jagung manis. Terdapat hubungan yang signifikan antara faktor pendidikan non formal dan jumlah anggota keluarga dengan motivasi petani dalam budidaya tanaman jagung manis, sedangkan faktor umur, pengalaman, dan lingkungan ekonomi tidak berhubungan signifikan dengan motivasi petani dalam budidaya tanaman jagung manis di Kecamatan Colomadu Kabupaten Karanganyar.
Masalah dan Tantangan Desa Wisata Pasca Pandemi Covid-19: Studi Kasus Embung Pengantin Kecamatan Mojolaban Santika, Ismawati Zulfa; Wibowo, Agung; Lestari, Eny
Sadar Wisata: Jurnal Pariwisata Vol. 6 No. 2 (2023): Sadar Wisata: Jurnal Pariwisata
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/sw.v6i2.470

Abstract

Pasca pandemi Covid-19 berpengaruh pada semakin banyaknya objek wisata yang kembali dibuka. Pembangunan dan pengelolaan potensi wisata daerah pasca pandemi perlu dilakukan melalui penentuan strategi yang tepat guna meningkatkan daya tarik wisatawan untuk berkunjung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pembangunan Embung Pengantin pasca pandemi Covid-19. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini berupa pendekatan kualitatif studi kasus. Metode pengumpulan data berupa wawancara mendalam (in depth interview), observasi, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan maka diperoleh kesimpulan bahwa pembangunan potensi wisata Embung Pengantin pasca pandemi Covid-19 berjalan kurang baik karena adanya masalah dan tantangan pada beberapa aspek sehingga mengakibatkan kesulitan bagi masyarakat pengelola dalam melakukan pembangunan wisata Embung Pengantin. Diperlukan strategi atau upaya khusus yang harus dilakukan oleh seluruh pemangku kepentingan guna mencapai keberhasilan dan keberlanjutan pembangunan wisata Embung sehingga nantinya dapat mendorong kembali peningkatan minat wisatawan untuk berkunjung.
The Influence of Soybean Farmer Characteristics on The Decision To Apply Plant-based Pesticide Technology in Ngaringan District, Grobogan Regency Dewi, Milinia Sari; Lestari, Eny; Rusdiyana, Eksa
West Science Interdisciplinary Studies Vol. 2 No. 10 (2024): West Science Interdisciplinary Studies
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsis.v2i10.1343

Abstract

Plant-based pesticides are environmentally friendly and sustainable pest control technologies. However, the awareness of soybean farmers in Ngaringan District, Grobogan Regency to apply plant-based pesticides is still low. The low application of plant-based pesticides is influenced by the characteristics of the farmers. This research aims to identify the characteristics of soybean farmers; identify the stages of decision-making among soybean farmers in applying plant-based pesticide technology; and analyze the influence of soybean farmer characteristics on the decision to apply plant-based pesticides in Ngaringan District, Grobogan Regency. The research uses a quantitative method with a survey technique. The research was carried out purposively in Ngaringan District, with a sample of 70 soybean farmers selected through proportional random sampling techniques. Data analysis was conducted using multiple linear regression tests with IBM SPSS Statistics 25. The results of the research show that the majority of soybean farmers in Ngaringan District are in the early elderly age category, very small land areas, formal education at the high school level, very low non-formal education, highly experienced in soybean farming, and high level of cosmopolitanism; the decision-making process for the application of plant-based pesticide technology is categorized as high at the knowledge and persuasion stages, while at the decision, implementation, and confirmation stages, it is categorized as very low; and the farmer characteristics of land area and non-formal education have a significant effect on the decision to apply plant-based pesticides, while age, formal education, farming experience, and cosmopolitanism do not have a significant effect.
The Influence of Soybean Farmer Characteristics on The Decision To Apply Plant-based Pesticide Technology in Ngaringan District, Grobogan Regency Dewi, Milinia Sari; Lestari, Eny; Rusdiyana, Eksa
West Science Interdisciplinary Studies Vol. 2 No. 10 (2024): West Science Interdisciplinary Studies
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsis.v2i10.1343

Abstract

Plant-based pesticides are environmentally friendly and sustainable pest control technologies. However, the awareness of soybean farmers in Ngaringan District, Grobogan Regency to apply plant-based pesticides is still low. The low application of plant-based pesticides is influenced by the characteristics of the farmers. This research aims to identify the characteristics of soybean farmers; identify the stages of decision-making among soybean farmers in applying plant-based pesticide technology; and analyze the influence of soybean farmer characteristics on the decision to apply plant-based pesticides in Ngaringan District, Grobogan Regency. The research uses a quantitative method with a survey technique. The research was carried out purposively in Ngaringan District, with a sample of 70 soybean farmers selected through proportional random sampling techniques. Data analysis was conducted using multiple linear regression tests with IBM SPSS Statistics 25. The results of the research show that the majority of soybean farmers in Ngaringan District are in the early elderly age category, very small land areas, formal education at the high school level, very low non-formal education, highly experienced in soybean farming, and high level of cosmopolitanism; the decision-making process for the application of plant-based pesticide technology is categorized as high at the knowledge and persuasion stages, while at the decision, implementation, and confirmation stages, it is categorized as very low; and the farmer characteristics of land area and non-formal education have a significant effect on the decision to apply plant-based pesticides, while age, formal education, farming experience, and cosmopolitanism do not have a significant effect.
Strategi Pemberdayaan Petani Dalam Pengembangan Bawang Merah (Studi Kasus Desa Pajeng Kecamatan Gondang Kabupaten Bojonegoro) Rendarwati, Rendarwati; Lestari, Eny; Widiyanto, Widiyanto
Jurnal Ilmiah Global Education Vol. 5 No. 1 (2024): JURNAL ILMIAH GLOBAL EDUCATION, Volume 5 Nomor 1, Maret 2024
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/jige.v5i1.2394

Abstract

This research aims to analyze the role of stakeholders in empowering the development of shallot agribusiness in Pajeng Village, Gondang District, Bojonegoro Regency. Evaluate the empowerment process for the development of shallot agribusiness in Pajeng Village, Gondang District, Bojonegoro Regency, and determine the development strategy for shallot Agribusiness in Pajeng Village, Gondang District, Bojonegoro Regency. Pajeng Village, located in Gondang District, Bojonegoro Regency, has significant agricultural potential, with the main focus on shallot production. Shallots are not just an agricultural crop, they are the backbone of the economy for local communities. The success of shallot production not only affects farmers' income, but also determines the economic stability and welfare of the Pajeng Village community as a whole. The importance of shallots in the local economic structure creates its own challenges and opportunities. Even though it is a superior commodity, farmers in Pajeng Village still face various obstacles in marketing their products. Price variability, limited markets, and hampered market accessibility are the main obstacles that affect farmers' ability to obtain optimal profits from their shallot harvest. Through case studies in Pajeng Village, it is hoped that solutions can be found that are appropriate to the local context, encourage the application of sustainable technology, and increase farmers' access to markets. The strategy for empowering farmers in developing shallot agribusiness is not only about increasing productivity but also establishing a strong foundation for sustainable economic and social development of Pajeng Village. There is so much interest in farmers developing shallot plants and the problems faced by farmers, researchers want to know the development of the Agribusiness system that has been going on so far. So it can be known how big the farming business is in developing shallot agribusiness. This causes researchers to intend to find out what strategies are used in developing shallot agribusiness. So this research is entitled "Farmer Empowerment Strategy in the Development of Shallot Agribusiness in Pajeng Village, Gondang District, Bojonegoro Regency". qualitative research approach, namely to obtain data and collect as complete information as possible by describing the strategy for empowering the shallot farming community in Pajeng village, Gondang District, Bojonegoro Regency. By using a qualitative approach, it is hoped that the data obtained will be more complete, more in-depth, credible and meaningful so that the research
Sikap Petani Terhadap Program Perluasan Areal Tanam Baru (Patb) di Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo Sesadana Mutaqien, Allvin; Suwarto, Suwarto; Lestari, Eny
Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 2 No. 10 (2021): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4297.635 KB) | DOI: 10.59141/jist.v2i10.244

Abstract

Pandemi COVID-19 telah berdampak pada semua sektor dan telah menekan pertumbuhan ekonomi serta menimbulkan dampak sosial yang cukup luas. Sektor pertanian harus menjadi pengaman karena pangan menjadi kebutuhan prioritas yang harus dipenuhi masyarakat. Guna mengantisipasi adanya kekurangan pangan dan menjamin stok beras Nasional tahun 2020 Kementerian Pertanian melakukan terobosan melalui program Perluasan Areal Tanam Baru (PATB). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa sajakah yang mempengaruhi pembentukan sikap petani terhadap program PATB di Kecamatan Polokarto Kabupaten Sukoharjo, mengkaji sikap petani terhadap program PATB di Kecamatan Polokarto Kabupaten Sukoharjo, mengkaji hubungan antara faktor-faktor pembentuk sikap dengan sikap petani terhadap program PATB di Kecamatan Polokarto Kabupaten Sukoharjo. Lokasi penelitian ini ditentukan secara sengaja (purposive) yaitu di Kecamatan Polokarto Kabupaten Sukoharjo. Populasi dari penelitian ini adalah para petani di Kecamatan Polokarto Kabupaten Sukoharjo yang mengikuti program PATB. Metode pengambilan sampel dilakukan dengan proportional random sampling. Metode analisis yang digunakan pada penelitian ini yaitu Rank Spearman untuk mengetahui hubungan antara faktor-faktor pembentuk sikap dengan sikap petani terhadap program PATB dengan program IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor-faktor pembentuk sikap yang berhubungan sikap petani terhadap program PATB yaitu: pengalaman pribadi, pendidikan formal, pendidikan non formal, pengaruh orang lain yang dianggap penting. Sikap petani terhadap tujuan, pelaksanaan dan manfaat program PATB dalam kategori sangat setuju, artinya petani sangat setuju dengan adanya program PATB. Faktor pembentuk sikap yang tidak berhubungan dengan sikap petani terhadap program PATB yaitu keterpaan media massa.
Persepsi Pemuda Mengenai Alih Fungsi Lahan Pertanian Padi Sawah di Kecamatan Kebakkramat Kabupaten Karanganyar Abraham Iswara, Reza; Lestari, Eny; Rusdiyana, Eksa
Jurnal Indonesia Sosial Sains Vol. 2 No. 10 (2021): Jurnal Indonesia Sosial Sains
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jiss.v2i10.436

Abstract

BPS Karanganyar (2020) menyebutkan luas lahan sawah Kecamatan Kebakkramat pada tahun 2012 yaitu 2.258 Ha, tahun 2016 menjadi 2.083 Ha, dan turun lagi tahun 2020 menjadi 1953 Ha. Lahan pertanian sawah yang terus berkurang salah satu penyebabnya yaitu kurang minatnya pemuda dalam bidang pertanian. Tujuan dari penelitian ini untuk mengkaji persepsi pemuda mengenai alih fungsi lahan dan hubungan faktor pembentuk persepsi dengan persepsi pemuda mengenai alih fungsi lahan. Populasi pada penelitian adalah pemuda di Kecamatan Kebakkramat yang berumur 16-30 tahun. Pengambilan sampel pada penelitian dengan metode Proportional Random Sampling. Sampel penelitian menggunakan Rumus Taro Yamane sejumlah 99 responden. Penelitian ini menggunakan metode analisis Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan faktor-faktor pembentuk persepsi pemuda di Kecamatan Kebakkramat yaitu pendidikan formal sebagian besar dalam kategori tinggi, pendidikan nonformal dan lingkungan keluarga mayoritas dalam kategori rendah, sedangkan pengalaman pribadi, lingkungan sosial primer, lingkungan sosial sekunder, dan kosmopolitan mayoritas dalam kategori sangat rendah. Faktor-faktor yang berhubungan dengan persepsi pemuda mengenai alih fungsi lahan pertanian padi sawah di Kecamatan Kebakkramat yaitu lingkungan keluarga dan kosmopolitan, sedangkan yang tidak berhubungan signifikan yaitu pendidikan formal, pendidikan nonformal, pengalaman pribadi, lingkungan sosial primer, dan lingkungan sosial sekunder.
Strengthening Social Capital in Increasing The Welfare of Members in The Gapoktan Tani Makmur, Ngawi Regency Khoiriyati, Roisatul; Winarno, Joko; Lestari, Eny
Jurnal Indonesia Sosial Sains Vol. 3 No. 11 (2022): Jurnal Indonesia Sosial Sains
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jiss.v3i11.734

Abstract

The agricultural sector is an important sector as a provider of food for food tenacity. Food tenacity can be achieved by optimizing agricultural development by investing social capital, physical capital, human capital, and financial capital. Communities that have high social capital will tend to be more efficient and effective in carrying out various policies to prosper and advance the lives of their members. This research aims to identify social capital, factors that affect social capital, and provide strengthening of social capital. Qualitative descriptive method was applied by using primary and secondary data. Primary data obtained from interviews with 10 respondents who joined Gapoktan Tani Makmur while the secondary data taken from some literature and related agencies. The results showed that social capital in Kartoharjo Village can be seen from the trust between Gapoktan members as evidenced by the existence of RAT every year, reciprocity is shown by the collaboration between PT WPI and Gapoktan, values and norms can be found when facing problems, the resolution is through deliberation, the commitment of members trying to carry out their duties with full responsibility, and also the proactive attitude of Gapoktan shown in meeting the needs of farmers continues to be improved. External factors that affect social capital such as PT Wilmar Padi Indonesia, NGOs, and the government. Internal factors that affect social capital are high motivation, and the commitment of the management and members of Gapoktan. Strengthening Social Capital Gapoktan Tani Makmur can be done by strengthening self-capacity both in business effort and management regeneration.