Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Wacana Kritis Lagu “Wong Sepele” Ndarboy Genk: Dinamika Sosial Masyarakat Jawa Sari, Maul Ratna; Lestari, Prembayun Miji
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i4.1592

Abstract

Lagu “Wong Sepele” merupakan salah satu karya musik pop Jawa yang dipopulerkan oleh Ndarboy Genk menggambarkan tema pengabaian sosial dan bagaimana seseorang yang dipandang rendah. Penelitian ini menggunakan analisis wacana kritis model Teun A. Van Dijk. Bertujuan: pertama, menganalisis struktur makro, mikro, dan superstruktur; kedua, menganalisis kognisi sosial serta konteks sosial yang terdapat pada lagu. Metode yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini, terdapat unsur-unsur struktur wacana saling berkaitan dalam membongkar unsur kekuasaan pada lirik lagu. Ditemukan struktur makro mengangkat tema pengabaian sosial, superstruktur terdapat elemen-elemen dalam membentuk pemahaman lagu. Struktur mikro terdapat aspek-aspek linguistik yang memberikan wawasan bahasa dalam menyampaikan kritik sosial dan membangun makna lagu. Kognisi sosial ditemukan bahwa lagu ini merupakan kisah perjalanan pengarang mengandung ketidakadilan dan skema sosial, dengan pengulangan frasa “Wong Sepele” menekankan tema tersebut. Konteks sosial terdapat elemen kekuasaan  yang menggambarkan marginalisasi dan ketidaksetaraan setiap individu, menjadikan daya tarik bagi pendengar lagu terutama penikmat lagu Jawa yang menjadikan lagu relevan pada kisah perjalananya.
PEMANFAATAN TEKNOLOGI KECERDASAN BUATAN, PROGRAM CANVA DAN TIKTOK : UPAYA PENINGKATAN PRODUKTIVITAS KINERJA GURU ERA DIGITAL Lestari, Prembayun Miji; Irawati, Retno Purnama; Mujimin, Mujimin; Siminto, Siminto; Duaty, Indira
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 No. 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i2.35068

Abstract

Perkembangan teknologi digital utamanya di bidang kecerdasan buatan (Artificial Intelligence, disingkat AI) sangat melesat saat ini. Perubahan teknologi besar yang memberikan peluang positif bagiproduktivitas kinerja, tentu berdampak pada SDM (Sumber Daya Manusia) di berbagai lini untuk beradaptasi. Penggunaan media sosial dan AI khususnya bagi para guru menjadi tuntutan penting guna menunjang kinerja dan performa profesional. Para guru perlu mendapatkan pengetahuan dan keterampilan terkait ini, mengingat di lapangan masih banyak yang mengalami gagap teknologi(gaptek) dan kurang up date mengikuti inovasi teknologi terbaru. Sementara para siswa generasi saat ini tumbuh berkembang dengan teknologi digital, media sosial, smartphone, dan internet dalamkeseharian. Berangkat dari kondisi tersebut, pengabdian kepada masyarakat ini bertujuanmeningkatkan literasi digital dan produktivitas kinerja para guru di Kabupaten Klaten melalui pelatihanpemanfaatan teknologi AI, program Canva, dan Tiktok. Program pengabdian ini dipilih lantaran para guruyang dijadikan sasaran pengabdian mengalami kendala menggunakan aplikasi teknologi digital berbasis AI, program Canva, dan Tiktok. Selain itu masih terbatas pengetahuan para guru memanfaatkan teknologi terkait, sementara keterampilan itu menjadi kebutuhan pokok zaman sekarang. Berdasarkan analisis situasi,permasalahan, dan kebutuhan mitra, dapat disimpulkan kegiatan ini sangat penting dilakukan. Teknis pelaksanaan pengabdian dilakukan dua kali: 1) penyampaian materi, diskusi, dan praktik pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan, program canva, dan Tiktok; 2) pendampingan praktik pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan, program Canva, dan Tiktok. Hasil evaluasi menunjukkan setelah pelatihan, para guru mampu memanfaatkan teknologi IA, menggunaan program Canva dan Tiktok dengan lebih maksimal.
Tanduk Prayer in a Traditional Event in Sendangcoyo Village, Lasem District, Rembang Regency: An Ethnolinguistic Study Yusuf Margono; Dyah Kurnia, Ermi; Miji Lestari, Prembayun
Sutasoma : Jurnal Sastra Jawa Vol. 13 No. 2 (2025): Sutasoma: Jurnal Sastra Jawa
Publisher : Program Studi Sastra Jawa, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sjsj.v13i2.30413

Abstract

Tanduk is a series of activities carried out before the start of a traditional ceremony to bring blessings. This study uses an ethnolinguistic approach to examine the recitation of tanduk prayers as a verbal expression in the traditional ceremonies of the Sendangcoyo Village community, Lasem Subdistrict, Rembang Regency. The tanduk prayer is a conventional form of speech rich in spiritual, symbolic, and local cultural content. The research method used is qualitative descriptive, with data collection techniques including observation, interviews, and documentation. The primary data consists of the text of the tanduk prayer obtained from local traditional figures, which was then analyzed using an ethnolinguistic approach. The study results indicate that the tanduk prayer has a distinctive linguistic structure, consisting of Javanese krama sentences with a repetitive style. The primary function of this prayer is as a medium for requesting safety and spiritual protection during traditional rituals. Additionally, the tanduk prayer contains local knowledge systems regarding life after death, spiritual hierarchy, and the relationship between humans, nature, and ancestors. Through this tanduk prayer, the community collectively builds awareness of the values of life that have been passed down through generations. Thus, the tanduk prayer is a religious practice and a living archive of the spirituality and cultural identity of the Sendangcoyo community.
Structure Register of Javanese Preachers in Social Media Miji Lestari, Prembayun; Mujimin, Mujimin; Nugroho, Yusro Edy; Irawati, Retno Purnama
International Journal of Multidisciplinary Sciences Vol. 3 No. 4 (2025)
Publisher : Jayapangus Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37329/ijms.v3i4.3899

Abstract

Language variations that correlate with social variations in society are interesting and important studies to do. One of the social variations that shows the dynamics of language is the use of Javanese by religious preachers. This study aims to describe and classify the structure and characteristics of registers used by Javanese preachers in social media. The theory used is the language register theory from Halliday and discourse structure. The source of the data comes from the utterances of Javanese-language preachers on Youtube, especially on the Anza channel. KH. Anwar Zahid. The research was conducted using a descriptive qualitative approach. The process of collecting data through observation and listening methods with note-taking techniques. The research data is in the form of words containing registers that show the structure and characteristics of Javanese preachers on YouTube social media. The results of the study show that there is a structure and register characteristics used by Javanese preachers on social media, especially on the anza channel KH. Anwar Zahid. The structure of the register of Javanese-language preachers on the social media Youtube channel KH. Anwar Zahid can be seen in the opening structure, content or core structure, and closing structure. Each of these structures has a register shape that is not the same. The structure of the registers of Javanese preachers studied show that dominant vocabulary or discourse related to Islamic religion emerges and Javanese culture. In addition, it was found that there were specific greeting words, unique abbreviations, humor or jokes that showed the closeness between the congregation and the preacher, namely KH. Anwar Zahid.
Peningkatan Kompetensi Profesi dan Ekonomi Kreatif Bagi Para Guru Melalui Aplikasi Digital TikTok di Kabupaten Klaten Miji Lestari, Prembayun; Purnama Irawati, Retno; Dzulfikar Al Faruq, Muhammad; Duaty, Indira
Varia Humanika Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/vh.v6i2.40096

Abstract

Penggunaan aplikasi digital kini menjadi tuntutan dalam mendukung profesionalitas kinerja di berbagai sektor, termasuk profesi guru yang memerlukan kompetensi keterampilan digital. Di sekolah sasaran pengabdian, masih banyak guru yang gagap teknologi dan kurang memanfaatkan inovasi digital terbaru. Sementara itu, siswa sangat akrab dengan teknologi, khususnya platform TikTok yang tengah populer. Untuk menjawab permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menawarkan pelatihan interaktif pemanfaatan TikTok guna meningkatkan kompetensi profesional, performa kerja, dan potensi ekonomi kreatif para guru. Pelatihan ini bertujuan melatih para guru agar mampu memanfaatkan TikTok secara maksimal sebagai media pembelajaran yang menarik dan inovatif. Materi mencakup pengenalan serta pembuatan akun TikTok, teknik membuat konten edukatif yang kreatif, strategi meningkatkan interaksi audiens, serta monetisasi konten sebagai peluang tambahan penghasilan. Selain teori, kegiatan juga berfokus pada praktik langsung melalui workshop, diskusi kelompok, pembuatan video edukatif, dan siaran langsung. Melalui kegiatan ini, guru diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran, memperluas promosi lembaga pendidikan, serta beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital. Hasil kegiatan diharapkan memberi inspirasi bagi guru lain untuk lebih kreatif dan produktif di era digital. Target luaran meliputi publikasi artikel pada jurnal Varia Humanika, rilis berita di media massa online (sudah terealisir), unggahan video kegiatan di TikTok (sudah ada), serta luaran kegiatan yang di-Hak Kekayaan Intelektual (HKI)-kan (sudah terwujud).