Claim Missing Document
Check
Articles

Edukasi APE Literasi Bagi Guru PAUD Putu Indah Lestari
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2023): April
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v5i3.1901

Abstract

Abstrak. PAUD Taman Agustus terletak di Desa Gubug Kabupaten Tabanan, Bali.. Permasalahan yang dihadapi mitra antara lain: 1) Rendahnya pengetahuan mitra tentang literasi; 2) Terbatasnya sarana penunjang literasi; 3) Kurangnya aktivitas membaca anak di sekolah. Tujuan dari program kemitraan masyarakat di PAUD Taman Agustus adalah untuk meningkatkan pengetahuan mitra tentang literasi, memberikan fasilitas literasi yang menunjang aktivitas pembelajaran di sekolah serta meningkatkan kesehatan siswa dan guru. Metode yang digunakan yaitu: 1) Workshop literasi bagi guru-guru; 2) Pelatihan dan pendampingan pembuatan APE Literasi untuk anak Kelompok Bermain (KB) dan Taman Kanak-kanak (TK); 3) Pengadaan sarana penunjang literasi berupa buku cerita dan rak buku; dan 4) Memonitoring dan mengevaluasi kegiatan program kemitraan masyarakat. Program literasi dan APE literasi memberikan hasil yang baik dan memberikan dampak positif bagi mitra, baik dari segi pengetahuan dan keterampilan maupun dari peningkatan fasilitas penunjang kegiatan program. Kegiatan literasi menunjukkan peningkatan pengetahuan guru sebesar 30% % setelah diberikan pelatihan. Kegiatan pelatihan pembuatan APE literasi memberikan peningkatan keterampilan 11 dari 13 orang guru sudah terampil dan sangat terampil. Tim memfasilitasi mitra dengan buku cerita, rak buku, dan bahan-bahan penunjang literasi. Sebanyak 90% hasil respon guru-guru menyatakan kegiatan program kemitraan berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra. Abstract PAUD Taman Agustus is located in Gubug Village, Tabanan Regency, Bali. The problems faced by partners are 1) Teacher's low knowledge of literacy, 2) Limited literacy support facilities, 3) Lack of children's reading activity at school. The aim of the community partnership program at PAUD Taman Agustus was to increase partner knowledge about literacy, provide literacy facilities that support learning activities in schools, and improve the health of students and teachers. The methods used are 1) Literacy workshops for teachers; 2) Training and assistance in making Literacy APE for Playgroup (KB) and Kindergarten (TK) children; 3) Provision of literacy supporting facilities in the form of storybooks and bookshelves, and 4) Monitoring and evaluating community partnership program activities. The literacy program and APE literacy provide good results and have a positive impact on partners, both in terms of knowledge and skills as well as in terms of improving the facilities supporting program activities. Literacy activities show an increase in teacher knowledge by 30% % after being given training. Literacy APE training activities provided an increase in the skills of 11 out of 13 teachers who were skilled and highly skilled. The team facilitated partners with story books, bookshelves, and literacy support materials. As much as 90% of the teachers' responses stated that the partnership program activities succeeded in increasing partners' knowledge and skills.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN : TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA AWAL Ni Komang Ayu Larasniati; Putu Indah Lestari; Elizabeth Prima
PRATAMA WIDYA : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 8 No 2 (2023): Pratama Widya Oktober 2023
Publisher : UHN I GUSTI BAGUS SUGRIWA DENPASAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/pw.v8i2.2957

Abstract

Kecerdasan memiliki dampak yang signifikan pada perkembangan bahasa anak-anak karena mempunyai dampak penting pada pembangunan bahasa anak. Pengembangan bahasa anak berfokus pada belajar, bermain, belajar, dan menulis. Penting untuk mengembangkan keterampilan membaca dini pada anak agar mereka siap memasuki sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca tahap awal pada kelompok B2 TK Widya Kumara Darmasaba. Fokus penelitian adalah untuk mengumpulkan informasi tentang keterampilan membaca awal. Hasil penelitian ini yakni kemampuan membaca awal kelompok B2 di TK Widya Kumara Darmasaba dapat ditingkatkan dengan menerapkan model pembelajaran tipe Numbered Head Together. Hal ini tercermin dari peningkatan angka ketuntasan pada keadaan awal sebanyak 18 anak, menurut observasi awal hanya 5 anak (27,78%) yang mencapai tingkat ketuntasan, pada siklus I meningkat menjadi 11 anak (61,11%), menjadi siklus kedua meningkat 16 anak (88,89%).  Perubahan kategori literasi awal anak pada baseline dan setiap Siklus dapat mempengaruhi tingkat literasi awal anak-anak di TK Widiya Kumara Dharmasaba Kelompok B2. Jika dibandingkan hasil observasi aktivitas belajar antara pertemuan siklus I dan siklus II, terlihat bahwa keterlibatan anak dalam kegiatan pembelajaran semakin meningkat. Hampir semua anak berpartisipasi aktif dalam kegiatan, memenuhi persyaratan peningkatan tingkat aktivitas.
Implementasi Metode Bercerita berbantuan Media Audio Visual dalam Meningkatkan Kemampuan Berbahasa Ekspresif Anak Kelompok A2 di TK Fajar Harapan I Gusti Ayu Diah Fatmawati; Putu Indah Lestari; Christiani Endah Poerwati
JAKADARA: JURNAL EKONOMIKA, BISNIS, DAN HUMANIORA Vol. 2 No. 3 (2023): JAKADARA: JURNAL EKONOMIKA, BISNIS, DAN HUMANIORA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jd.v2i3.2655

Abstract

Pada masa usia dini, anak belajar secara cepat dan merespon berbagai stimulasi dengan cepat, Pengembangan bahasa bagi anak usia dini merupakan salah satu domain perkembangan anak yang dalam pelaksanaannya tidak dapat dipisahkan dari semua kegiatan. Semua perkembangan bahasa anak usia dini harus mengintegrasikan unsur-unsur mendengarkan, berbicara, membaca, dan menulis termasuk bahasa ekspresif. Permasalahan di Kelompok A2 di TK Fajar Harapan kebanyakan anak kurang dalam berbahasa ekspresif yaitu mengungkapakan perasaan baik verbal maupun nonverbal. Pada saat observasi awal penelitian didampingi oleh satu guru sekaligus mendapatkan informasi tentang kondisi anak selama mengikuti kegiatan belajar di kelas, maka dari itu dibutuhkan metode bercerita berbantuan media audio visual. Hasil penelitian, dapat diketahui persentase ketuntasan pada tahap observasi awal sebesar (9,09%), pada tahap Siklus I sebesar (36,36%), dan pada tahap Siklus II sebesar (86,36%). Dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode bercerita berbantuan media audio visual dapat meningkatkan kemampuan bahasa ekspresif anak Kelompok A2 TK Fajar Harapan.
EFEKTIVITAS METODE STORYTELLING BERBASIS SATUA BALI MENGGUNAKAN POP UP BOOK UNTUK MENINGKATKAN SELF RESPONSIBILITY ANAK USIA DINI Arlina Laia; Ni Made Esy Santi Wulandari; Febertina Dakhi; Rita Pawija; Putu Indah Lestari
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol. 6 (2023): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/snts.v6i.2846

Abstract

Tantangan pada dunia pendidikan dalam menghadapi revolusi industri 4.0 adalah penanaman nilai-nilai karakter yang perlu dikembangkan. Salah satu nilai karakter dalam pendidikan yaitu karakter self responsibility. Menstimulasi dan meningkatkan sikap self responsibility anak usia dini dapat dimulai dengan menggunakan metode storytelling dengan memperkenalkan dalam bentuk visual. Penelitian ini termasuk penelitian eksperimen yakni Quasi Experimental Design. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi dan wawancara. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini yaitu siswa Kelompok B PAUD Saraswati IV Denpasar yang terdiri dari 1 kelas kontrol (35 siswa) dan 1 kelas eksperimen (37 siswa). Hasil analisis diperoleh rata-rata kemampuan self responsibility di kelas kontrol sebesar 71,14 sedangkan di kelas ekperimen sebesar 80,54, hasil analisis Anova 1 jalur dengan bantuan SPSS diperoleh nilai F sebesar 20,293 dengan signifikansi 0,000. Hasil Anova, sig <0,05 ini berarti tolak Ho. Ini berarti pembelajaran dengan menggunakan storytelling berbasis satua Bali berpengaruh positif terhadap kemampuan self responsibility anak usia dini.
EDUKASI PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT TERHADAP SISWA SD NEGERI CATUR KABUPATEN BANGLI Rafly Arisanto; Ni Luh Okta Ayuni; Dewa Ayu Amira Budinitri; I Komang Krisna Praskadewa; Aimatun Nisfia Rizqy; Petronela Yuyun Kurniawati; Noviana Bili; Maria Adensiani Dola Bili; Ni Wayan Nursini; Putu Indah Lestari
Seminar Nasional Aplikasi Iptek (SINAPTEK) Vol. 6 (2023): PROSIDING SINAPTEK
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan perilaku yang dilakukanseseorang agar selalu memperhatikan kebersihan, kesehatan, dan berperilaku sehat.Tujuan PHBS adalah untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran dan kemauanmasyarakat agar hidup sehat dan meningkatkan peran aktif masyarakat termasukswasta dan dunia usaha, dalam upaya mewujudkan derajat hidup yang optimal. SDNegeri Catur merupakan sekolah dasar yang berada di Kabupaten Kintamani ProvinsiBali. Yang berfokus pada siswa-siswi di kelas 4-6, diketahui bahwa pengetahuantentang PHBS di siswa-siswi tersebut masih kurang, sehingga kami Mahasiswa KKNTUniversitas Dhyana Pura Bali melakukan penyuluhan edukasi tentang PHBS. Kegiatanini berjalan lancar dan siswa-siswi di SD Catur didapatkan hasil bahwa siswa-siswiaktif mengikuti kegiatan yang dilaksanakan dari awal hingga akhir, serta aktifmenyimak materi yang diberika dan kegiatan ini memberikan pengetahuantambahan kepada siswa-siswi menjadi tahu tentang pentingnya pola PHBS.
IMPLEMENTASI PROGRAM VERTIKULTUR UNTUK MENDUKUNG PEMBELAJARAN EKOLOGI DI SD NEGERI CATUR KABUPATEN BANGLI Aimatun Nisfia Rizqy; Ni Luh Okta Ayuni; Rafly Arisanto; Dewa Ayu Amira Budinitri; I Komang Krisna Praskadewa; Noviana Bili; Ni Wayan Nursini; Putu Indah Lestari
Seminar Nasional Aplikasi Iptek (SINAPTEK) Vol. 6 (2023): PROSIDING SINAPTEK
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Vertikultur adalah suatu metode menanam tanaman pada ruang vertikal seperti padadinding atau menara dengan sistem irigasi tetes. Teknik ini dapat diterapkan untukmendukung pembelajaran ekologi terhadap siswa sekolah dasar, salah satunya SD NegeriCatur, yang berlokasi di Desa Catur, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli. Kurangnyapemahaman tentang kesadaran pengelolaan sampah plastik di Desa Catur menjadi salah satupermasalahan umum yang dihadapi masyarakat. Sebagai usaha preventif, Tim KKNT Undhiramenyusun program vertikultur dalam bentuk inovasi dari pemanfaatan sampah plastikterutama botol plastik yang digunakan untuk wadah media tanam vertikultur. Tim KKNTmemberikan secara langsung kepada siswa SD Negeri Catur tentang pentingnya menjagaekosistem lingkungan melalui materi ekologi, serta mempraktikkan pembuatan vertikulturdengan botol-botol plastik bekas yang dikreasikan. Kegiatan yang dilaksanakan ini diharapkandapat membuka kesadaran masyarakat terutama para siswa SD Negeri Catur untukmenerapkan program vertikultur sejak dini, dan memberikan manfaat terhadap lingkungan.Hasil dari program vertikultur dapat digunakan untuk mempromosikan ekologi berkelanjutandi dalam ruang terbatas, serta mengurangi efek suhu panas dari perubahan iklim.
PENGARUH DIGITAL MARKETING TERHADAP PERKEMBANGAN KELOMPOK WANITA TANI DI DESA CATUR Carolina Widyawati; I Wayan Surya Aryasa Adiprawira; Indra Tirta Saman; Yoanita Theresia Sina; Alfredo Umbu Londong; I Gede Putu Sedana Putra; Marcianus Raya Goa; Aldy Wulang Kambombu; Krisantus Markus Dede; Putu Indah Lestari; Ni Wayan Nursini
Seminar Nasional Aplikasi Iptek (SINAPTEK) Vol. 6 (2023): PROSIDING SINAPTEK
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Catur merupakan desa yang terletak di Kintamani, Kabupataen Bangli yangterdiri dari 3 banjar adat yaitu Banjar Munsengan, Banjar Lampu, dan Banjar Catur. DesaCatur merupakan desa agrowisata yang berlatar pada pontensi alam di kawasannya.Banyaknya potensi alam di kawasan Desa Catur, maka dibentuk Kelompok Wanita Tani (KWT)untuk mengolah hasil pertanian di desa tersebut. Salah satu hasil pertanian yang dikelola olehKWT di Desa Catur adalah waluh (labu). Waluh diolah menjadi beberapa produk diantaranyakeripik waluh, tepung waluh, dan nastar waluh. Dalam mendukung KWT Desa Catur, programKKN Tematik mengenalkan digital marketing berupa cara mereka memasarkan produk,membuat video dan foto untuk promosi di social media.
EDUKASI NUMERASI DAN LITERASI UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR DI DESA MUNGGU MELALUI KEGIATAN SUMMER SCHOOL BERBASIS PAPAN PINTAR Ni Kadek Dwi Sri Lestari; Dewa Ayu Mirah Syahrani; Ni Kadek Indrayani; Ni Putu Eka Damayanti; Putu Indah Lestari; Putu Chris Susanto
Seminar Nasional Aplikasi Iptek (SINAPTEK) Vol. 6 (2023): PROSIDING SINAPTEK
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Munggu di Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Bali memilki tiga sekolahdasar yaitu SD No. 1 Munggu, SD No. 2 Munggu dan SD No. 3 Munggu. Salah satu kendalayang dihadapi adalah kurangnya kegiatan pembelajaran yang menyenangkan bagi siswa kelas1 dan kelas 2 di tengah liburan antar tahun ajaran. Untuk mengatasi permasalahan tersebut,mahasiswa KKNT Universitas Dhyana Pura melakukan kegiatan Summer School berbasispapan pintar untuk menggiatkan edukasi numerasi dan literasi siswa SD kelas 1 dan 2 di DesaMunggu selama masa liburan sekolah. Dari empat kali kegiatan, tim KKNT mendapatkan hasilbahwa terdapat peningkatan siswa dalam minat belajar melalui media pembelajaran.
PKM PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN LITERASI DAN NUMERASI DI TK KUMARA DHARMA KERTI II, ABIANSEMAL Ni Komang Theda Febrina Subagia; Christiani Endah Poerwati; I Made Elia Cahaya; Putu Indah Lestari; Ni Made Ayu Suryaningsih; Elizabeth Prima
Seminar Nasional Aplikasi Iptek (SINAPTEK) Vol. 6 (2023): PROSIDING SINAPTEK
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurikulum Merdeka Belajar merupakan sistem rencana pembelajaran yang memberikankebebasan kepada setiap guru untuk mengembangkan perangkat pembelajaran dengantetap memperhatikan kebutuhan dan karakteristik anak sebagai pesera didik. Literasi dannumerasi merupakan salah satu kompetensi dasar yang penting untuk dikuasai anak agaranak lebih siap dalam mengikuti proses pembelajaran ke jenjang lebih tinggi. Literasi adalah kemampuan berpikir kritis, berbahasa lisan, hingga pada kemampuanmembaca dan menulis yang berkaitan dengan keaksaraan awal. Sedangkan numerasimerupakan terkait dengan kemampuan pemecahan masalah dasar dan penerapanmatematika dalam kehidupan sehari-hari. Media pembelajaran menjadi suatu hal yang penting untuk mewujudkan pembelajaranyang menyenangkan dan bermakna. Bagi guru media pembelajaran merupakan sarana yangmembantu dalam penyampaian pembelajaran. Pengadaan dan penggunaan mediapembelajaran terkendala pada keterbatasan guru dalam memanfaatkan media yang ada, kreativitas dalam menggunakannya, keterbatasan fungsional dari media tersebut. Menjawabpermasalahan ini Program Studi PG-PAUD, melalui program Pengabdian kepada Masyarakatmemberi pelatihan pengetahuan dan keterampilan membuat media pembelajaran dalammengembangkan Literasi dan Numerasi anak usia dini. Hasil dari pelaksanaan ProgramPKMini dinyatakan bahwa terdapat peningkatan pemahaman dan keterampilan para guru di TKDharma Kumara Kerti II. Sebelum pelaksanaan PKM pemahaman dan keterampilan gurudalam pembuatan media pembelajaran literasi dan numerasi sebesar 44,00 dan setalahpelaksanaan program meningkat menjadi 82,00. Sehingga dinyatakan pelaksanaan programPKM Prodi PG-PAUD Undhira dalam pembuatan media pembelajaran literasi dan numerasi diTK Dharma Kumara Kerti II, Abiansemal dinyatakan berhasil.
Pelatihan Permainan Tradisional Anak Usia Dini Di TK Kartika VII-14 Prima, Elizabeth; Putu Indah Lestari
Sevanam: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2023) : September
Publisher : Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/sevanam.v2i2.2402

Abstract

Learning activities in early childhood at school basically follow the principle of play-based learning. Various aspects of early childhood growth and development are able to be stimulated when early childhood plays. Traditional games are one of the games that can be applied to early childhood. Traditional games are games belong to a place or city which is a form of regional local wisdom. Traditional games can be introduced to early childhood in learning activities at school as traditional games are capable to develop children's cooperative abilities, sportsmanship, the ability to build strategies, develop dexterity such as running, jumping and balance as well as building early childhood character. However, the problem faced by partners which is TK Kartika VII-14, is the teacher's limited knowledge of traditional games for children therefore they have not been played in learning activities at school. Thus, the PKM Team offered a solution, namely a traditional game workshop for teachers of TK Kartika VII-14. The results of the workshop were that 81.66% of the teachers had knowledge of traditional games and were able to play traditional games.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Agus Sukadana, I Kadek Aimatun Nisfia Rizqy Aldy Wulang Kambombu Alexandryan Nazu Were Alfredo Umbu Londong Anandari, Ni Made Ayu Manik Angga Mahendra, Putu Ronny Ari Indra Dewi, Ni Nyoman Arlina Laia Artini, Komang Ari Cahaya, I Made Elia Carolina Widyawati Charisma Dewi, Putu CHRISTIANI ENDAH POERWATI . Delsiana Inna Dermawan Waruwu Dewa Ayu Amira Budinitri Dewa Ayu Mirah Syahrani Dewi, Ni Kadek Nopita Dewi, Ni Nyoman Ari Indra Dewi, Putu Chrisma Elizabeth Prima Febertina Dakhi Fiki Sahfitri Gede Hendri Ari Susila Helena Maharina Nalle I Gede Putu Sedana Putra I Gusti Ayu Diah Fatmawati I Komang Krisna Praskadewa I Made Astra Winaya I Made Astra Winaya I Made Elia Cahaya I Nengah Suastika I Putu Darmawijaya I Wayan Damayana I Wayan Lasmawan I Wayan Surya Aryasa Adiprawira Ida Bagus Agung Yogeswara Indah Pramita Indra Tirta Saman Justifikasi Batania Sarumaha Khairun Nisa Krisantus Markus Dede Luh Made Indria Dewi Made Antara Marcianus Raya Goa Maria Adensiani Dola Bili Meilina, Ni Putu Ria Ni Kadek Ayu Ari Pratiwi Ni Kadek Dwi Sri Lestari Ni Kadek Indrayani Ni Kadek Sri Susanti Ni Kadek Sunar Ayu Diantari Dewi Ni Komang Ayu Larasniati Ni Komang Jayati Hitasari Ni Komang Theda Febrina Ni Komang Theda Febrina Subagia Ni Luh Okta Ayuni Ni Luh Rimpiati Ni Made Ayu Suryaningsih Ni Made Diana Erfiani Ni Made Esy Santi Wulandari Ni Made Lisa Puspa Anugeraheni Ni Nyoman Ari Indra Dewi Ni Putu Diah Prasinta Dewi Ni Putu Eka Damayanti Ni Putu Eny Sulistyadewi Ni Wayan Nursini Novenda Putri Ayuni Noviana Bili Parwata, Made Yoga Permatasari, Anak Agung Ayu Putri Petronela Yuyun Kurniawati Poerwati, Christiani Endah Prima, Elizbeth Putu Chris Susanto Putu Ronny Angga Mahendra Putu Vicka Raenata Rafly Arisanto Rahayu, Made Ayu Nadi Rimpiati, Ni Luh Rita Pawija Subagia, Ni Komang Theda Febrina Teja Kusuma, IWK Wilhelmina, Graceila Yoanita Theresia Sina