Claim Missing Document
Check
Articles

PERMAINAN CONGKLAK DALAM MENINGKATKAN PERKEMBANGAN KOGNITIF ANAK USIA 5-6 TAHUN Putu Indah Lestari; Elizabeth Prima
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol 1 (2018): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (832.67 KB)

Abstract

ABSTRAKPerkembangan kognitif merupakan perkembangan yang terkait dengan kemampuan berpikir seseorang yang diartikan sebagai perkembangan menunjukkan intelektual. Perkembangan kognitif mempunyai peranan penting bagi keberhasilan anak dalam belajar, karena sebagian besar aktivitas belajar selalu berhubungan dengan berpikir dan mengingat. Usia 5-6 tahun merupakan tahap praoperasional. Tahap ini merupakan permulaan bagi anak untuk membangun kemampuannya dalam menyusun pikirannya. Perkembangan kemampuanan kognitif anak menggunakan simbol untuk melambangkan objek, serta rasa ingin tahu anak yang luar biasa terhadap lingkungan sekitar. Salah satu permainan yang dapat meningkatkan perkembangan kognitif anak usia 5-6 tahun adalah permainan congklak. Dalam permainan congklak terdapat kegiatan bermain yang menyenangkan dan berfokus pada anak. Permainan congklak memberikan kesempatan pada anak untuk melaksanakan kegiatan permainan sesuai dengan instruksi dari guru, anak mampu membilang dengan menunjuk benda kongkrit sehingga kegiatan permainan akan lebih menarik dan tujuan belajar yang diharapkan dapat tercapai dengan maksimal.Kata kunci: congklak, kognitif, anak usia diniABSTRACTCognitive development is a development related to thinking ability which is defined as the development of intellectual. Cognitive development has important benefits for children's achievement in learning, because most learning is always related to thinking and remembering. Age 5-6 years is a preoperational stage. This stage is the beginning for children to build their ability to construct their thoughts. The development of children's cognitive abilities uses symbols to symbolize objects, and children's extraordinary curiosity about the environment. One of game that can improve the development of the values of children's cognitive 5-6 years is congklak. In the game of congklak there are fun and child-focused play activities. Congklak provides opportunities for children to carry out activities in accordance with the instructions of the teacher, children who are able to spell out by pointing out concrete objects. Activities that will be more interesting and learning goals can be achieved optimallyKeywords: congklak, cognitive, early childhood
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN AUDIOVISUAL STORYTELLING TEMA BINATANG UNTUK ANAK USIA DINI Putu Indah Lestari; Elizabeth Prima
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol 4 (2021): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.126 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran audio visualstorytelling tema binatang untuk anak usia dini. Penelitian ini merupakan jenis penelitianpengembangan dengan model ADDIE (Analysis-Design-Develop-Implement-Evaluate).Instrumen penelitian ini terdiri dari angket validator ahli materi, ahli media pembelajaran,dan uji terbatas. Teknik analisis data yang digunakan yaitu statistik deskriptif skala limakuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) hasil ahi materimendapatkan adanya kesesuaian media dengan KI/KD sebesar 95% pada kategori sangatsesuai, sangat layak, sangat valid. Ditinjau dari indikator isi dan kejelasan materi sebesar88% dengan kategori sesuai, layak, dan valid. Sedangkan jika ditinjau dari indikatorkesesuaian dengan tingkat perkembangan bahasa dan keaksaraan sebesar 86% padakategori sesuai, layak dan valid. 2) Uji validasi oleh ahli media pembelajaran pada indikatorlayout, kemenarikan cover, pemilihan background sebesar 92% pada kategori sangat sesuai,sangat layak, dan sangat valid. Sedangkan indikator kemudahan dalam penggunaan sebesar90% mendapat kategori sesuai, layak, dan valid. 3) Uji coba kelompok kecil memperolehrata-rata persentase sebesar 92% dengan kategori sangat sesuai dan sangat layak.Sehingga dapat disimpulkan bahwa pengembangan media pembelajaran audio visualstorytelling tema binatang untuk anak usia dini telah layak dan valid.Kata kunci: media, storytelling, anak usia dini
PELIBATAN ORANG TUA DALAM PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Putu Indah Lestari; Elizabeth Prima
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol 3 (2020): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1084.211 KB)

Abstract

ABSTRAKPendidikan anak usia dini berupaya untuk memfasilitasi pertumbuhkan dan perkembangan anaksecara holistik, menekankan perkembangan seluruh aspek kepribadian anak. Pendidikan anak usiadini dikondisikan dalam suasana belajar aktif, kreatif dan menyenangkan melalui beragam modelpermainan, berorientasi pada kebutuhan anak, kegiatan pembelajaran dilakukan dengan carabermain sambil belajar. Pelaksanaan fungsi edukasi keluarga pada dasarnya merupakan salah satutanggung jawab orang tua terhadap anak-anaknya. Ibu memiliki kesempatan yang besar untukterlibat dalam pendidikan anak dimulai sejak dalam kandungan. Tingkat pendidikan orang tuaberhubungan dengan keterlibatan orang tua dalam pendidikan dan pengasuhan anak. Kegiatanketerlibatan orang tua dalam pendidikan akan sangat dipengaruhi oleh berbagai hal antara lainfaktor individu orang tua, faktor anak, faktor orang tua dan guru, serta faktor sosial dan ekonomi.Orang tua dapat menjadi guru yang efektif karena mereka banyak mengetahui tentang apa yangdiperkirakan sedang diajarkan oleh sekolah, serta apa yang perlu mereka lakukan sebagailanjutannya di rumah.Kata kunci: pendidikan, pelibatan orang tua, anak usia dini
PENGEMBANGAN POP UP SOUND BOOK CERITA FABEL JALI SI JALAK BALI Arlina Laia; Ni Made Lisa Puspa Anugeraheni; Ni Kadek Sri Susanti; Helena Maharina Nalle; Justifikasi Batania Sarumaha; Putu Indah Lestari
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol 5 (2022): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.405 KB)

Abstract

ABSTRAK/ ABSTRACTLiterasi merupakan bagian dari kemampuan berbahasa yang memegang peranan penting penting salah satu hal yang dapat dilakukan adalah membiasakan budaya membaca sejak dini dengan menggunakan media, seperti pop up sound book. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk berupa media pop up sound book untuk anak usia dini. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan dengan model ADDIE (Analysis-Design-Develop-Implement-Evaluate). Instrumen penelitian ini terdiri dari angket validator ahli materi, ahli media pembelajaran, dan uji terbatas. Teknik analisis data yang digunakan yaitu statistik deskriptif skala lima kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Hasil ahi materi mendapatkan adanya kesesuaian media dengan KI/KD sebesar 90% pada kategori sangat sesuai, sangat layak, sangat valid. Ditinjau dari indikator isi dan kejelasan materi sebesar 89% dengan kategori sesuai, layak, dan valid. 2) Uji validasi oleh ahli media pembelajaran pada indikator layout, kemenarikan cover, pemilihan background sebesar 95% pada kategori sangat sesuai, sangat layak, dan sangat valid. Sedangkan indikator kemudahan dalam penggunaan sebesar 90% mendapat kategori sesuai, layak, dan valid. 3) Uji validitas dari indikator isi dan kejelasan materi sebesar 89%, produk pop up sound book ini juga sangat sesuai, layak dan valid. 4) Uji coba kelompok kecil memperoleh rata-rata persentase sebesar 90% dengan kategori sangat sesuai dan sangat layak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pengembangan produk berupa media pembelajaran pop up sound book untuk anak usia dini telah layak dan valid.Kata kunci: literasi, pop up book sound book, anak usia dini
PENGARUH PENERAPAN PERMAINAN TRADISIONAL TERHADAP PERKEMBANGAN KOGNITIF ANAK USIA DINI Elizabeth Prima; Putu Indah Lestari
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol 5 (2022): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengetahui pengaruh penerapan permainan tradisional terhadap perkembangan kognitif pada anak usia dini. Jenis penelitian ini adalah Quasi Experimental Design dengan rancangan nonequivalent control group design. Pada penelitian ini penentuan kelompok kontrol dan kelompok eksperimen dilakukan secara acak terhadap kelas yang ada. Ada dua kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, satu mendapatkan perlakuan dan satu kelompok kontrol, keduanya memperoleh pre-test dan post-test. Dari hasil uji-t Jika nilai signifikansi (2-tailed) < 0,05, maka H0 ditolak dan H1 diterima. H1 = ada perbedaan rata-rata antara hasil bermain permainan tradisional pre test dengan post test yang artinya ada pengaruh penerapan permainan tradisional terhadap perkembangan kognitif anak usia dini, maka H1 diterima dan H0 ditolak. Berdasarkan hasil perhitungan uji-t menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok yang dibelajarkan menggunakan permainan tradisional dengan anak yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada anak usia dini. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penerapan permainan tradisional terhadap perkembangan kognitif anak usia dini.Kata kunci: permainan tradisional, perkembangan kognitif, anak usia dini.
PENGUASAAN KOSAKATA BAHASA BALI ANAK KELOMPOK B PAUD SARASWATI IV DALAM CERITA BUYUNG DAN NGUING Putu Indah Lestari; Elizabeth Prima
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol 5 (2022): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui penguasaan kosakata Bahasa Bali anak Kelompok B TK Saraswati IV dalam cerita Buyung dan Nguing. Penelitian ini dilaksanakan pada anak Kelompok B2 PAUD Saraswati IV Denpasar Tahun pelajaran 2022/2023. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan menggunakan metode observasi. Subjek penelitian tindakan kelas ini adalah 32 anak yang terdiri dari 13 putra dan 19 putri. Objek penelitian penerapan metode bercerita kearifan lokal Bali untuk meningkatan penguasaan kosakata Bahasa Bali. Hasil yang diperoleh pada Siklus I mencapai ketuntasan belajar sebesar 65,6% pada Siklus II menunjukkan 93,8%. Terdapat peningkatan penguasaan kosakata Bahasa Bali anak sebesar 50% dari Siklus I ke Siklus II. Hal ini berarti penerapan metode bercerita kearifan lokal Bali dapat meningkatkan penguasaan kosakata Bahasa Bali anak Kelompok B PAUD Saraswati IV Denpasar.Kata kunci: kosakata, Bahasa Bali, storytelling, PAUD
PKM PENGEMBANGAN ALAT PERAGA EDUKATIF (APE) DI TK DEWI KUNTI I DAN II DALUNG I Made Elia Cahaya; Christiani Endah Poerwati; Ni Made Ayu Suryaningsih; Elizabeth Prima; Putu Indah Lestari; Ni Luh Rimpiati
Seminar Nasional Aplikasi Iptek (SINAPTEK) Vol 3 (2020): PROSIDING SINAPTEK
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (937.078 KB)

Abstract

ABSTRAKAlat Peraga/Permainan Edukatif (APE) bagi anak usia dini memegang peranan penting sebagai media stimulasi dalam kegiatan pembelajaran dan bermain anak. Bagi guru APE merupakan sarana yang membantu dalam penyampaian pembelajaran. Pengadaan dan penggunaan APE terkendala pada keterbatasan guru dalam memamnfaatkan APE yang ada, kreativitas dalam menggunakannya, keterbatasan fungsional APE, sedangkan keterbatasan pengadaannya lebih disebabkan oleh keengganan untuk membuat sendiri dan kreativitas dalam memanfaatkan bahan yang ada disekitar. Mendorong kreativitas yang dimiliki guru PAUD akan mampu membuat APE sendiri, karena banyak bahan bahkan bahan bekas dapat dijadikan sebagai alternatif pembuatan APE. Hasil observasi dan wawancara di TK Dewi Kunti I dan II Dalung, diketahui bahwa guru-guru mengalami kesulitan dalam mengembangkan APE dan penerapannya dalam pembelajaran. Maka melalui program pengabdian kepada masyarakat diadakan pendampingan pengembangan APE di TK Dewi Kunti I dan II Dalung serta penerapannya dalam pembelajaran sehingga guru mampu membuat dan mengembangkan APE secara kreatif dan efektif dalam mendukung proses pembelajaran menjadi lebih menarik, menyenangkan dan bermakna. Program Studi PG-PAUD yang landasan ilmunya dalam bidang pendidikan, mengabdikan potensi dan kapasitasnya di tengah masyarakat, secara khusus pada lembaga Pendidikan Anak Usia Dini dengan sasaran utama pendidik dan anak usia dini melalui program Pengabdian kepada Masyarakat memberi pelatihan pengetahuan dan keterampilan membuat APE (Alat Peraga Edukatif) dan (APE) Alat Permainan Edukatif yang kreatif sesuai dengan usia anak, materi dan tujuan pembelajaran. BerdasarkanKata kunci: Alat Peraga/Permainan Edukatif, lembaga PAUD, kreativitas
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN STORYTELLING DI TK PRA WIDYA DHARMA CATUR Ni Made Esy Santi Wulandari; Arlina Laia; Novenda Putri Ayuni; Fiki Sahfitri; Putu Indah Lestari
Seminar Nasional Aplikasi Iptek (SINAPTEK) Vol 5 (2022): PROSIDING SINAPTEK
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (717.88 KB)

Abstract

ABSTRAKKeterampilan menyimak merupakan bagian dari keterampilan berbahasa Indonesia yang memiliki peranan penting dan perlu diperhatikan. Budaya menyimak sebaiknya dimulai sejak dini, sejak anak mulai mengenal dunia. Hal ini, dapat dimulai dengan menyimak nyaring cerita. Hasil pengamatan kami selama melakukan kegiatan Kuliah Kerja Nyata Tematik di TK Pra Widya Dharma Catur yang terletak pada Banjar Lampu, Desa Catur Kintamani Bangli, terdapat kendala yaitu anak-anak masih memiliki keterbatasan dalam pengembangan bahasa. Dalam menstimulasi bahasa anak di sekolah tersebut kami menggunakan media dalam bentuk visual. Gambar yang nyata, mendekati bentuk, warna dan kondisi objek yang memudahkan anak dalam memahami makna yang terkandung didalamnya. Salah satu media yang dapat menstimulasi budaya berbahasa anak yaitu boneka jari. Solusi yang diberikan kepada mitra yaitu dengan metode bercerita menggunakan alat peraga media boneka jari. Sebelum diberikan pelatihan, rata-rata skor pre test keterampilan berbahasa anak sebesar 60%. Setelah diberikan pelatihan dan pendampingan, rata-rata skor post test meningkat menjadi 85%.Kata kunci: menyimak, berbahasa, boneka jari, TK Pra Widya Darma, Desa Catur
PELATIHAN PEMBUATAN ALAT PERAGA EDUKATIF (APE) DI GUGUS PAUD DHARMAWANGSA DENPASAR TIMUR Ni Made Ayu Suryaningsih; I Made Elia Cahaya; Christiani Endah Poerwati; Elizabeth Prima; Putu Indah Lestari; Ni Luh Rimpiati
Seminar Nasional Aplikasi Iptek (SINAPTEK) Vol 1 (2018): PROSIDING SINAPTEK
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (704.31 KB)

Abstract

ABSTRAKUpaya optimalisasi proses pembelajaran anak usia dini, dapat dilakukan dengan memanfaatkan berbagai media pembelajaran. Alat Peraga/Permainan Edukatif (APE) bagi anak usia dini memegang peranan penting sebagai media stimulasi, pembelajaran dan permainan, sedangkan bagi guru merupakan sarana yang dapat membantu dalam penyampaian pembelajaran. namun terkait dengan pengadaan dan penggunaan APE dalam proses pembelajaran di PAUD, sering kali mengalami permasalahan. Permasalahan tersebut terkait dengan keterbatasan pengadaan atau penggunaan APE. Keterbatasan penggunaan dikarenakan ketidakmampuan guru dalam memanfaatkan secara optimal APE yang sudah ada, sedangkan keterbatasan pengadaannya disebabkan oleh keengganan untuk membuat sendiri. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan ini adalah dengan mengadakan suatu pelatihan pembuatan dan penggunaan APE dalam proses pembelajaran. Maka Program Studi PG-PAUD yang landasan ilmunya dalam bidang pendidikan, mengabdikan potensi dan kapasitasnya di tengah masyarakat, secara khusus pada lembaga Pendidikan Anak Usia Dini dengan sasaran utama pendidik dan anak usia dini melalui program Pengabdian kepada Masyarakat memberi pelatihan pengetahuan dan keterampilan membuat APE sesuai dengan kharakteristik anak usia dini, materi dan tujuan pembelajaran.Kata kunci: Alat Peraga Edukatif (APE), Pembelajaran, Anak Usia DiniABSTRACTEfforts to optimize the process of early childhood learning can be done by utilizing various learning media. Educational Teaching Aids (ETA) for early childhood plays an important role as a medium for stimulation, learning and games, while for teachers is a tool that can help in the delivery of learning. but related to the procurement and use of ETA in the learning process in PAUD, it often experiences problems. These problems are related to the limited procurement or use of ETA. The limited use is due to the teacher's inability to make optimal use of the existing ETA, while the limitations of its procurement are caused by the reluctance to make it themselves. The effort that can be done to overcome this problem is by holding a training on the making and use of ETA in the learning process. So the PG-PAUD Study Program, whose foundation is in the field of education, devotes its potential and capacity in the community, specifically to Early Childhood Education institutions with the main goal of educators and early childhood through the Community Service program providing training in knowledge and skills to make ETA in accordance with the characteristics of early childhood, material and learning objectives.Keywords: Educational Teaching Aids (ETA), Learning, Early Childhood
PELATIHAN dan PENDAMPINGAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI TK NEGERI KINTAMANI Putu Indah Lestari; Elizabeth Prima; Indah Pramita
Seminar Nasional Aplikasi Iptek (SINAPTEK) Vol 3 (2020): PROSIDING SINAPTEK
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (814.35 KB)

Abstract

ABSTRAKTK Negeri Kintamani terletak di Jalan Raya Kintamani, Desa Kintamani Kecamatan KintamaniKabupaten Bangli, Bali. Sekolah ini merupakan sekolah inti yang membawahi 11 sekolah imbasdalam satu gugus. Tahun ajaran 2018/ 2019 sekolah ini menerima 2 Anak Berkebutuhan Khusus(ABK) yakni anak tuna rungu. Tahun ajaran 2019/2020 ada 3 orang ABK yakni 2 anak tuna rungudan 1 orang anak didiagnosa hiperaktif. Guna menjawab permasalahan yang dialami mitra yaitukurangnya pengetahuan mitra dalam mengangani anak berkebutuhan khusus, maka diberikan solusikegiatan workshop ABK. Metode yang digunakan merupakan metode ceramah, tanya jawab, diskusidengan pendekatan partisipatif melibatkan guru-guru. Kegiatan didahului dengan melakukan pretest untuk mengatuhi pengetahuan guru-guru tentang ABK dengan hasil rata-rata skor sebesar 45.Kemudian pelaksanaan workshop disertai dengan tanya jawab dan praktek tentang penangananterapi bagi ABK khuhusnya untuk anak autis dan hiperkatif. Hasil post test kemampuan guru-gurutentang ABK meningkat sebesar 58% dengan rata-rata mendapatkan skor. 71 Sebanyak 86%responden menyatakan materi yang disampaikan narasumber bermanfaat bagi guru. Di sampinghasil angket, peserta juga diamati dari hal keterlibatan dan partisipasi dalam workshop. Ini sangatmembantu Tim Pelaksana sehingga semua berjalan baik dan lancar.Kata kunci: PKM, ABK, TK Negeri Kintamani
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Agus Sukadana, I Kadek Aimatun Nisfia Rizqy Aldy Wulang Kambombu Alexandryan Nazu Were Alfredo Umbu Londong Anandari, Ni Made Ayu Manik Angga Mahendra, Putu Ronny Ari Indra Dewi, Ni Nyoman Arlina Laia Artini, Komang Ari Cahaya, I Made Elia Carolina Widyawati Charisma Dewi, Putu CHRISTIANI ENDAH POERWATI . Dermawan Waruwu Dewa Ayu Amira Budinitri Dewa Ayu Mirah Syahrani Dewi, Ni Kadek Nopita Dewi, Ni Nyoman Ari Indra Dewi, Putu Chrisma Elizabeth Prima Febertina Dakhi Fiki Sahfitri Gede Hendri Ari Susila Helena Maharina Nalle I Gede Putu Sedana Putra I Gusti Ayu Diah Fatmawati I Komang Krisna Praskadewa I Made Astra Winaya I Made Astra Winaya I Made Elia Cahaya I Nengah Suastika I Putu Darmawijaya I Wayan Damayana I Wayan Lasmawan I Wayan Surya Aryasa Adiprawira Ida Bagus Agung Yogeswara Indah Pramita Indra Tirta Saman Justifikasi Batania Sarumaha Khairun Nisa Krisantus Markus Dede Luh Made Indria Dewi Made Antara Marcianus Raya Goa Maria Adensiani Dola Bili Meilina, Ni Putu Ria Ni Kadek Ayu Ari Pratiwi Ni Kadek Dwi Sri Lestari Ni Kadek Indrayani Ni Kadek Sri Susanti Ni Kadek Sunar Ayu Diantari Dewi Ni Komang Ayu Larasniati Ni Komang Jayati Hitasari Ni Komang Theda Febrina Ni Komang Theda Febrina Subagia Ni Luh Okta Ayuni Ni Luh Rimpiati Ni Made Ayu Suryaningsih Ni Made Diana Erfiani Ni Made Esy Santi Wulandari Ni Made Lisa Puspa Anugeraheni Ni Nyoman Ari Indra Dewi Ni Putu Diah Prasinta Dewi Ni Putu Eka Damayanti Ni Putu Eny Sulistyadewi Ni Wayan Nursini Novenda Putri Ayuni Noviana Bili Parwata, Made Yoga Permatasari, Anak Agung Ayu Putri Petronela Yuyun Kurniawati Poerwati, Christiani Endah Prima, Elizbeth Putu Chris Susanto Putu Ronny Angga Mahendra Putu Vicka Raenata Rafly Arisanto Rahayu, Made Ayu Nadi Rimpiati, Ni Luh Rita Pawija Subagia, Ni Komang Theda Febrina Teja Kusuma, IWK Wilhelmina, Graceila Yoanita Theresia Sina