Claim Missing Document
Check
Articles

Edukasi Guru Dalam Pembuatan Media Pembelajaran CompareMag Untuk Pelajaran Bahasa Inggris di SD Negeri 1 Macang Karangasem Indah Lestari, Putu; Charisma Dewi, Putu
Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK Vol. 8 No. 2 (2024): Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jpd.v8i2.4881

Abstract

Proses pembelajaran merupakan proses belajar yang berlangsung dua arah untuk mencapai tujuan pembelajaran. Guru perlu memiliki cara meningkatkan kualitas proses pembelajaran agar sesuai dengan tujuan yang telah ditentukan. Salah satu cara yang dapat dilakukan dengan menggunakan media pembelajaran yang menarik. Media pembelajaran yang menggunakan permainan terdapat unsur edukasi merupakan sistem yang interaktif dan efektif. Pelatihan dan pendampingan pembuatan media pembelajaran CompareMag bagi guru-guru SD Negeri 1 Macang, Karangasem menjawab permasalahan mitra. Pelatihan media pembelajaran CompareMag merupakan metode belajar interaktif untuk meningkatkan keterlibatan siswa pada proses pembelajaran Bahasa Inggris. Hasil pretest menunjukkan dari 9 orang guru, nilai rata-rata pretest 65 dan nilai rata-rata pretest 92. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan guru sebesar 40%. Dilihat dari keterampilan guru dalam membuat media 80% guru mempunyai keterampilan dalam membuat media CompareMag. Hasil respon guru-guru menyatakan kegiatan program kemitraan berhasil pengetahuan meningkatkan dan keterampilan guru-guru di SD Negeri 1 Macang dalam membuat media pembelajaran untuk mata pelajaran Bahasa Inggris.
Stimulasi Brain Gym di TK Widya Bhakti Desa Tua Marga Tabanan Agus Sukadana, I Kadek; Teja Kusuma, IWK; Indah Lestari, Putu
Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK Vol. 9 No. 1 (2025): Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jpd.v9i1.4882

Abstract

Desa Tua terletak di Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, Bali. Desa Tua memiliki satu Taman Kanak-kanak yaitu TK Widya Bhakti dengan total keseluruhan sebanyak 34 siswa. Dari hasil survey yang didapat ada beberapa masalah yang dihadapi oleh Desa Tua dengan bidang pendidikan Sumber Daya Manusia dengan menyasar khusus siswa Taman Kanak-kanak. Salah satu program kerja di bidang pendidikan yaitu program kerja stimulasi brain gym bertujuan untuk meningkatkan konsentrasi belajar anak-anak sebelum memulai kegiatan belajar. Pelatihan brain gym dilakukan selama tiga minggu. Adapun 10 gerakan brain gym yang diberikan pada anak Kelompok B dan gerakan untuk siswa Kelompok A lebih sederhana karena menyesuaikan kemampuan anak. Pelatihan brain gym bagi siswa TK Widya Bhakti memberikan hasil yang signifikan. Terdapat peningkatan sebesar 76% dengan rata-rata konsentrasi anak Kelompok B selama 10,56 menit. Sementara pada Kelompok A juga mengalami peningkatan sebesar 27,5% dengan rata-rata konsentrasi anak Kelompok A selama 11,6 menit. TK Widya Bhakti juga diberikan video edukasi brain gym untuk mendukung kelanjutan program ini, sehingga program ini dapat diintegrasikan dengan mudah ke dalam rutinitas harian di kelas.
Model Pembelajaran Multisensori Dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Anak Usia 5-6 Tahun di TK ABCD School Meilina, Ni Putu Ria; Cahaya, I Made Elia; Lestari, Putu Indah
Jurnal Pendidikan Raudhatul Athfal Vol 6 No 1 (2023): Jurnal Pendidikan Raudhatul Athfal
Publisher : Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/japra.v6i1.29126

Abstract

Kemampuan membaca permulaan anak usia dini sangat berguna untuk bekal pengetahuan anak ke jenjang pendidikan selanjutnya yang berhubungan dengan mengenal nama-nama huruf, mengenal huruf awal benda, menyusun huruf menjadi sebuah kata serta membaca sebuah kata. Kemampuan membaca permulaan dapat dikembangkan melalui model pembelajaran multisensori. karena anak belajar membaca permulaan melalui berbagai stimulasi indera untuk memperoleh informasi dari berbagai sumber dan media. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan membaca permulaan pada 19 anak usia 5-6 tahun di TK ABCD School melalui model pembelajaran multisensori. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus dengan beberapa tahapan yang terdiri dari penetapan fokus permasalahan, perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes yang dianalisis secara deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Berdasarkan hasil observasi awal sebelum menggunakan model pembelajaran multisensori, hasil persentase ketuntasan yang diperoleh yaitu sebesar 26.32%. Pada Siklus I meningkat menjadi 68.42%, dan pada Siklus II meningkat kembali menjadi 89.47%. Maka dapat disimpulkan, kemampuan membaca permulaan pada 19 orang anak usia 5-6 tahun di TK ABCD School dapat meningkat melalui model pembelajaran multisensori.  
Efektifitas Model Pembelajaran STEAM bermuatan Tri Hita Karana terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Anak Usia Dini Ni Made Ayu Suryaningsih; Christiani Endah Poerwati; Putu Indah Lestari
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i2.6288

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penerapan model pembelajaran STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics) yang mengintegrasikan nilai-nilai Tri Hita Karana terhadap kemampuan pemecahan masalah anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimen semu (quasi-experiment) dengan desain penelitian yang membandingkan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol setelah pembelajaran dilakukan. Data dianalisis menggunakan teknik statistik untuk melihat perbedaan antara kedua kelompok, yang menghasilkan nilai F sebesar 10,645 dan signifikansi 0,002 (p < 0,05), hal ini menunjukan perbedaan signifikan antara kelompok eksperimen dan kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran STEAM yang mengintegrasikan nilai Tri Hita Karana secara signifikan meningkatkan kemampuan pemecahan masalah anak usia dini. Penerapan nilai-nilai Tri Hita Karana juga berkontribusi dalam pembentukan karakter positif pada anak, yang mendukung perkembangan holistik mereka. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model pembelajaran ini efektif dalam mengembangkan kemampuan pemecahan masalah anak usia dini dan dapat diterapkan dalam praktik pendidikan untuk mendukung perkembangan anak secara menyeluruh.
PENERAPAN PERMAINAN CONGKLAK BALI MACIWA DALAM MENINGKATKAN PERKEMBANGAN NUMBER SENSE ANAK USIA DINI Lestari, Putu Indah; Prima, Elizabeth
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol. 8 (2025): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/snts.v8i.5288

Abstract

Pendidikan anak usia dini berperan penting dalam mengoptimalkan seluruh aspek perkembangan anak, termasuk perkembangan kognitif khususnya number sense. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan perkembangan number sense anak usia dini melalui penerapan permainan tradisional congklak Bali (maciwa). Penelitian menggunakan desain penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 18 anak Kelompok B1 TK Alit Kirana Kerobokan. Data dikumpulkan melalui observasi terstruktur dan tidak terstruktur dengan indikator pengenalan perbandingan ukuran, klasifikasi benda, serta konsep kalkulasi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan perkembangan number sense anak, ditandai dengan kenaikan persentase ketuntasan belajar dari 61,11% pada Siklus I menjadi 83,33% pada Siklus II. Terdapat peningkatan persentase ketuntasan belajar sebesar 22,22% dari Siklus I ke Siklus II. Penerapan permainan congklak memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan, bermakna, dan berpusat pada anak. Dengan demikian, permainan congklak efektif digunakan sebagai strategi pembelajaran untuk meningkatkan perkembangan number sense anak usia dini.
The Effect of Role Play Method with Pancasila Student Profile Dimension on Speaking Ability in Early Childhood Delsiana Inna; Putu Indah Lestari; Ni Made Ayu Suryaningsih
Educare: Journal Educational and Multimedia Vol. 3 No. 2 (2025): Educare: Journal Educational and Multimedia, October 2025
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Speaking ability is an important aspect in children's language development. Speaking ability includes oral pronunciation of sounds, pronunciation, grammar, vocabulary, fluency, and understanding. This study aims to determine the effect of the role-playing method with the dimensions of the Pancasila student profile on speaking ability in early childhood. This research includes experimental research, namely Quasi Experimental Design and the design used is Non-Equivalent Control Group Design. Data collection using observation method. The subjects of this study were Group B children of Widya Kumara Dalung Kindergarten consisting of control class and experimental class. Data analysis results show t (count) = 3.440while at a significant level of 5% with dk = 94 obtained t (table) value of 1.661.So it can be seen that t (count) > t (table)is 3.440 > 1.661which means Ho is rejected and Ha is accepted.  Based on the results of the t-test calculation, it shows that there is a significant effect of applying the role-playing method with the dimensions of the Pancasila student profile on speaking skills in early childhood.
EFEKTIVITAS METODE STORYTELLING BERBASIS SATUA BALI MENGGUNAKAN POP UP BOOK UNTUK MENINGKATKAN SELF RESPONSIBILITY ANAK USIA DINI Arlina Laia; Ni Made Esy Santi Wulandari; Febertina Dakhi; Rita Pawija; Putu Indah Lestari
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol. 6 (2023): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/snts.v6i.2846

Abstract

Tantangan pada dunia pendidikan dalam menghadapi revolusi industri 4.0 adalah penanaman nilai-nilai karakter yang perlu dikembangkan. Salah satu nilai karakter dalam pendidikan yaitu karakter self responsibility. Menstimulasi dan meningkatkan sikap self responsibility anak usia dini dapat dimulai dengan menggunakan metode storytelling dengan memperkenalkan dalam bentuk visual. Penelitian ini termasuk penelitian eksperimen yakni Quasi Experimental Design. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi dan wawancara. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini yaitu siswa Kelompok B PAUD Saraswati IV Denpasar yang terdiri dari 1 kelas kontrol (35 siswa) dan 1 kelas eksperimen (37 siswa). Hasil analisis diperoleh rata-rata kemampuan self responsibility di kelas kontrol sebesar 71,14 sedangkan di kelas ekperimen sebesar 80,54, hasil analisis Anova 1 jalur dengan bantuan SPSS diperoleh nilai F sebesar 20,293 dengan signifikansi 0,000. Hasil Anova, sig <0,05 ini berarti tolak Ho. Ini berarti pembelajaran dengan menggunakan storytelling berbasis satua Bali berpengaruh positif terhadap kemampuan self responsibility anak usia dini.
Implementasi Metode Pembelajaran Picture and Picture dalam Meningkatkan Kemampuan Menyimak Anak Usia Dini Prima, Elizabeth; Lestari, Putu Indah; Subagia, Ni Komang Theda Febrina
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol. 7 (2024): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/snts.v7i.3560

Abstract

Kemampuan menyimak merupakan dasar pembelajaran bahasa bagi anak usia dini. Melalui menyimak maka seorang anak dapat menyerap informasi, makna dan tujuan sehingga memudahkan anak dalam proses komunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menyimak anak usia dini melalui implementasi metode pembelajaran picture and picture. Penelitian dilaksanakan pada anak Kelompok B di TK Laksana Kumara Tahun Ajaran 2024/2025. Desain penelitian ini menggunakan kuasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah anak Kelompok B TK Laksana Kumara yang berjumlah 60 orang anak. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik random sampling. Sampel penelitian ini adalah Kelompok B1 berjumlah 30 anak sebagai kelompok eksperimen dan Kelompok B2 berjumlah 30 anak sebagai kelompok kontrol. Pengumpulan data dilakukan menggunakan pre-test dan post-test pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan One Way Anova. Berdasarkan hasil yang didapat karena nilai Sig. < 0.05, maka perlakuan yang berbeda antara kelas eksperimen dan kelas kontrol memberikan pengaruh yang berbeda terhadap peningkatan kemampuan menyimak anak Kelompok B TK Laksana Kumara. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan menyimak anak yang belajar melalui implementasi metode picture and picture dibandingkan anak yang belajar secara konvensional.
Konsep Model Pembelajaran Picture and Picture dalam Kurikulum Merdeka Jenjang Pendidikan Anak Usia Dini Lestari, Putu Indah; Prima, Elizabeth
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol. 7 (2024): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/snts.v7i.3699

Abstract

Pendidikan anak usia dini merupakan landasan atau pijakan bagi perkembangan anak selanjutnya. Kurikulum Merdeka dapat mentransformasikan sistem pendidikan menjadi lebih baik, bergerak secara sinergis dan mampu mengembangkan Profil Pelajar Pancasila. Model pembelajaran picture and picture adalah model pembelajaran dimana peserta didik dituntut lebih aktif, inovatif dan kreatif dalam proses pembelajaran. Jenis penelitian ini studi literatur dimana peneliti mengkaji dan menganalisis berbagai teori, peraturan yang ada berkaitan dengan konsep model pembelajaran picture and picture dalam kurikulum merdeka. Hasil dari penelitian ini adalah model pembelajaran picture and picture salah satu alternatif model pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik. Kelebihan model pembelajaran picture and picture yaitu peserta didik menjadi lebih aktif sehingga pembelajaran berjalan lebih menyenangkan. Berbagai penelitian membuktikan model pembelajaran picture and picture mampu meningkatkan kemampuan kognitif, bahasa, motivasi, aktivitas belajar, dan kepercayaan diri siswa. Model pembelajaran picture and picture salah satu alternatif model pembelajaran yang baik diterapkan dalam implementasi Kurikulum Merdeka jenjang PAUD.
PENERAPAN PERMAINAN CONGKLAK BALI MACIWA DALAM MENINGKATKAN PERKEMBANGAN NUMBER SENSE ANAK USIA DINI Lestari, Putu Indah; Prima, Elizabeth
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol. 8 (2025): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/snts.v8i.5288

Abstract

Pendidikan anak usia dini berperan penting dalam mengoptimalkan seluruh aspek perkembangan anak, termasuk perkembangan kognitif khususnya number sense. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan perkembangan number sense anak usia dini melalui penerapan permainan tradisional congklak Bali (maciwa). Penelitian menggunakan desain penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 18 anak Kelompok B1 TK Alit Kirana Kerobokan. Data dikumpulkan melalui observasi terstruktur dan tidak terstruktur dengan indikator pengenalan perbandingan ukuran, klasifikasi benda, serta konsep kalkulasi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan perkembangan number sense anak, ditandai dengan kenaikan persentase ketuntasan belajar dari 61,11% pada Siklus I menjadi 83,33% pada Siklus II. Terdapat peningkatan persentase ketuntasan belajar sebesar 22,22% dari Siklus I ke Siklus II. Penerapan permainan congklak memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan, bermakna, dan berpusat pada anak. Dengan demikian, permainan congklak efektif digunakan sebagai strategi pembelajaran untuk meningkatkan perkembangan number sense anak usia dini.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Agus Sukadana, I Kadek Aimatun Nisfia Rizqy Aldy Wulang Kambombu Alexandryan Nazu Were Alfredo Umbu Londong Anandari, Ni Made Ayu Manik Angga Mahendra, Putu Ronny Ari Indra Dewi, Ni Nyoman Arlina Laia Artini, Komang Ari Cahaya, I Made Elia Carolina Widyawati Charisma Dewi, Putu CHRISTIANI ENDAH POERWATI . Delsiana Inna Dermawan Waruwu Dewa Ayu Amira Budinitri Dewa Ayu Mirah Syahrani Dewi, Ni Kadek Nopita Dewi, Ni Nyoman Ari Indra Dewi, Putu Chrisma Elizabeth Prima Febertina Dakhi Fiki Sahfitri Gede Hendri Ari Susila Helena Maharina Nalle I Gede Putu Sedana Putra I Gusti Ayu Diah Fatmawati I Komang Krisna Praskadewa I Made Astra Winaya I Made Astra Winaya I Made Elia Cahaya I Nengah Suastika I Putu Darmawijaya I Wayan Damayana I Wayan Lasmawan I Wayan Surya Aryasa Adiprawira Ida Bagus Agung Yogeswara Indah Pramita Indra Tirta Saman Justifikasi Batania Sarumaha Khairun Nisa Krisantus Markus Dede Luh Made Indria Dewi Made Antara Marcianus Raya Goa Maria Adensiani Dola Bili Meilina, Ni Putu Ria Ni Kadek Ayu Ari Pratiwi Ni Kadek Dwi Sri Lestari Ni Kadek Indrayani Ni Kadek Sri Susanti Ni Kadek Sunar Ayu Diantari Dewi Ni Komang Ayu Larasniati Ni Komang Jayati Hitasari Ni Komang Theda Febrina Ni Komang Theda Febrina Subagia Ni Luh Okta Ayuni Ni Luh Rimpiati Ni Made Ayu Suryaningsih Ni Made Diana Erfiani Ni Made Esy Santi Wulandari Ni Made Lisa Puspa Anugeraheni Ni Nyoman Ari Indra Dewi Ni Putu Diah Prasinta Dewi Ni Putu Eka Damayanti Ni Putu Eny Sulistyadewi Ni Wayan Nursini Novenda Putri Ayuni Noviana Bili Parwata, Made Yoga Permatasari, Anak Agung Ayu Putri Petronela Yuyun Kurniawati Poerwati, Christiani Endah Prima, Elizbeth Putu Chris Susanto Putu Ronny Angga Mahendra Putu Vicka Raenata Rafly Arisanto Rahayu, Made Ayu Nadi Rimpiati, Ni Luh Rita Pawija Subagia, Ni Komang Theda Febrina Teja Kusuma, IWK Wilhelmina, Graceila Yoanita Theresia Sina