Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search
Journal : Kiwari

Kritik Akun TikTok @xeronav terhadap Isu Sosial Politik Calvin Epesus; Sinta Paramita
Kiwari Vol. 1 No. 1 (2022): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v1i1.15454

Abstract

TikTok is a social networking application that is currently popular with more than 689 million users worldwide as of January 2021. A unique characteristic of some TikTok users is that they often express their criticisms on political issues in a satirical style. Satire is a style of language in literature that is used to express allusion to a situation or person. Content is information available on electronic media, this content will be analyzed in relation to criticism that occurs on social media. For this reason, researchers want to examine critical content on TikTok. Observing the TikTok account @xeronav which actively criticizes socio-political issues in its content containing his opinion about the governor on November 2, 2021. The data will be obtained by means of techniques taking data from semiotic analysis with social media specialists as the triangulator. The result of this research is that there is a satirical style, both content creators and netizens through comments. TikTok merupakan sebuah aplikasi jejaring sosial yang sedang populer lebih dari 689 juta pengguna di seluruh dunia per januari 2021. Karakteristik yang unik dari beberapa pengguna TikTok yaitu sering mengekspresikan kritiknya pada isu politik dengan gaya satiris. Satir adalah gaya bahasa dalam sastra yang digunakan untuk menyatakan sindiran terhadap suatu keadaan atau seseorang. Konten adalah informasi yang tersedia di media elektronik, konten-konten ini yang akan dianalisa keterkaitannya dengan kritik yang terjadi di sosial media.untuk itu peneliti ingin meneliti tentang konten kritikan yang ada di TikTok. Mengamati akun TikTok @xeronav yang aktif mengkritik isu sosial politik di dalam kontennya berisi pendapatnya soal gubernur pada 2 November 2021. Data akan didapatkan dengan cara Teknik mengambil data dari analisis semiotika dangan spesialis sosial media sebagai triangulatornya. Hasil dari penelitian ini adalah ditemukan ada gaya satir, baik konten kreator maupun warganet melalui komentar.
Komunikasi Pemasaran Digital Streamer dalam Industri Game Online Indonesia Nicolaus August; Sinta Paramita
Kiwari Vol. 1 No. 2 (2022): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v1i2.15477

Abstract

Video game streaming is an activity that allows players to play games while broadcasting live through available platforms. Players who stream video games are known as streamers. The online game industry uses one of the elements in digital marketing communication by renting out streamers to play game products so that the game products can be widely known. The theoretical basis used in this research is the theory of digital marketing communication. Digital Marketing is a marketing activity that uses digital media. The research method used is a qualitative research method, namely a case study in which researchers record an event carefully and data collection techniques used in the form of interviews, observation and documentation. Researchers used qualitative data analysis techniques, namely data reduction, data presentation and conclusion drawing. The results obtained indicate that there are 2 types of digital marketing communication processes that exist between streamers and the online game industry. The two types are active cooperation and passive cooperation. There is a contract between the two parties in the active cooperation process and the passive cooperation process does not form a contract.Video game streaming adalah suatu kegiatan yang memungkinkan pemain bermain game sekaligus melakukan siaran langsung melalui platform yang tersedia. Pemain yang melakukan video game streaming biasa disebut dengan streamer. Industri game online menggunakan salah satu elemen dalam komunikasi pemasaran digital dengan cara menyewa streamer untuk memainkan produk game agar produk game tersebut dapat dikenal luas. Landasan teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori komunikasi pemasaran digital. Pemasaran Digital adalah suatu kegiatan pemasaran yang menggunakan media digital. Metode penelitian yang digunakan peneliti adalah metode penelitian kualitatif yaitu studi kasus yang dimana peneliti menyelidiki suatu peristiwa dengan cermat dan teknik pengumpulan data yang digunakan berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Peneliti menggunakan teknik proses Analisa data kualitatif yaitu reduksi data, penyajian data dan pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian yang didapatkan menunjukkan bahwa terdapat dua jenis proses komunikasi pemasaran digital yang terjalin antara streamer dengan industri game online. Kedua jenis tersebut adalah kerja sama aktif dan kerja sama pasif. Terjalin kontrak antara kedua belah pihak pada proses kerja sama aktif dan proses kerja sama pasif tidak terjalin sebuah kontrak.
Humas Kreatif dalam Mengembangkan Bisnis Kuliner di Instagram Febby Susanti; Sinta Paramita
Kiwari Vol. 1 No. 2 (2022): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v1i2.15577

Abstract

Instagram become the main option to increase their business sales and also increase the product awareness to the society. In this research, i am going to do research more about the strategy of creative public relations that has been used by one of the culinary business named Menantea, their instagram account named @menantea.toko. This research is going to use the theory of creative communications and related to public relations. Public relations has play an important role at maintaining a good relationship with public, also increase the effectiveness in communications. This research is using qualitative method, case study. Data collected by interview. The result of interview related with six creative public relations’ strategies that have been used by Menantea, such as create a creative contents that are useful, like quiz etc, create a relationship through conversation about Menantea or other topics, give the best service in answering customer’s complaint, through hotline or direct message, build a trust as Jerome Polin has a positive image in public, give a informations as the strategy of soft selling 6) give a chance for followers to give opinions to Menantea.Instagram menjadi pilihan utama pembisnis dalam meningkatkan penjualan dan memperkenalkan produknya kepada masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meneliti lebih jauh mengenai strategi humas kreatif yang digunakan bisnis kuliner Menantea dalam instagramnya @Menantea.toko. Menantea adalah toko minuman khas teh dan buah yang dimiliki oleh influencer kakak beradik yaitu Jerome Polin dan Jehian. Penelitian ini menggunakan teori komunikasi kreatif yang dikaitkan dengan public relations. Pendekatan penelitian ini adalah dengan kualitatif, metode penelitian menggunakan studi kasus, dan sifat penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam. Hasil dari wawancara terkait enam strategi humas kreatif yang dilakukan Menantea diantaranya memberikan konten hiburan yang bermanfaat seperti kuis dan tebak kata, membangun hubungan melalui percakapan tentang Menantea atau topik acak lain, memberikan pelayanan terbaik dalam membalas keluh kesah customer melalui hotline khusus menantea dan direct message Instagram, membangun kepercayaan melalui Jerome Polin yang memiliki citra positif di mata masyarakat, memberikan informasi dengan strategi soft selling, memberikan celah followers untuk memberi saran secara transparan terkait Menantea.
Strategi Komunikasi Pemasaran dalam Industri Miyak Sawit di Bangka (Studi Kasus PT. Mitra Agro Sembada) Alvin Alvin; Sinta Paramita
Kiwari Vol. 1 No. 2 (2022): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v1i2.15588

Abstract

Processing and plantation of oil palm is one of the important indicators of the Indonesian economy. It is also a job-generating industry. PT Mitra Agro Sembada is a company in the palm oil industry which is relatively new, so marketing communication plays an important role for. This marketing team will help develop the company to create excellence. This study aims to determine the marketing communication strategy of PT. Mitra Agro Sembada. The research was conducted with a qualitative descriptive approach and case study methodology. Information obtained by interview, documentation and observation techniques based on the 4P marketing mix (product, place, promotion, price) from Kotler. The results of this study are (1) PT MAS uses promotion by communicating with customers directly. PT.MAS provides an understanding of products by creating substandard quality so that consumers are interested in their products. (2) PT.MAS uses the 4P strategy in its marketing, namely the products distributed are all components of palm oil, the price is determined based on the tender, the place used is in Bangka Desa Labu, the promotion used is person to person promotion. (3) PT. Mitra Agro Sembada by using a marketing communication strategy in production has increased quite a bit based on the Daily Production Report obtained by the researcher.Pengolahan serta perkebunan kelapa sawit merupakan salah satu indikator penting perekonomian Indonesia. Ia juga merupakan industri yang menghasilkan lapangan pekerjaan. PT Mitra Agro Sembada merupakan perusahaan di industri kelapa sawit yang tergolong baru berdiri sehingga komunikasi pemasaran berperan penting bagi. Tim pemasaran ini akan membantu mengembangkan perusahaan untuk menciptakan keunggulan. Penelitian ini bertujuan mengetahui strategi komunikasi pemasaran PT. Mitra Agro Sembada. Penelitian dilakukan dengan pendekatan deskriptif kualitatif dan metodologi studi kasus. Informasi didapatkan dengan teknik wawancara, dokumentasi dan observasi berdasarkan bauran pemasaran 4P (product, place, promotion, price) dari Kotler. Hasil dari penelitian ini adalah (1) PT MAS menggunakan promosi dengan berkomunikasi dengan customer secara langsung. PT.MAS memberikan pemahaman terkait produk dengan menciptakan mutu yang dibawah standart sehingga konsumen tertarik dengan produknya. (2) PT.MAS menggunakan strategi 4P dalam pemasarannya yaitu produk yang didistribusikan adalah semua komponen dari kelapa sawit, harga yang ditentukan berdasarkan tender, tempat yang digunakan adalah di Bangka Desa Labu, Promosi yang digunakan adalah Promosi person to person. (3) PT.Mitra Agro Sembada dengan menggunakan strategi komunikasi pemasarannya secara produksi cukup meningkat berdasarkan dengan Laporan Harian Produksi yang di dapat peneliti.
Analisis Strategi Komunikasi Pembelajaran Daring Siswa Sekolah Pelita II di Masa Covid-19 Tiffany Gintara; Sinta Paramita; Doddy Salman
Kiwari Vol. 1 No. 1 (2022): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v1i1.15640

Abstract

As a result of the emergence of the Covid-19 virus that occurred, it had a fairly large impact throughout the world, one of which was Indonesia. The impact of Covid-19 can be felt in various sectors, including in the field of education. Inside, face-to-face learning is shifting to online learning which is one of the logical consequences of today's technological developments. This study aims to analyze the application of communication strategies to Pelita II Elementary School students in online learning during the Covid-19 period, using a qualitative case study method and the model of analysis to see the various problems that are often encountered in Pelita II elementary school during online learning that takes place through the time. Using the theory of diffusion of innovation in analyzing this research problem. The results of this study indicate that the implementation of online learning at SD Pelita II starts from the preparation of the teacher itself by teaching using a strategy that is to create the same understanding and thoughts as the basic form of communication. In addition, the communication process that occurs during online learning is conveyed through the communicator (teacher) to the communicant (student). Kemunculan virus Covid-19 yang terjadi, memberikan dampak yang cukup besar bagi seluruh dunia, salah satunya adalah negara Indonesia. Dampak Covid-19 dapat dirasakan di berbagai kalangan sektor, termasuk di bidang pendidikan. Maka dari itu, pembelajaran tatap muka bergeser ke pembelajaran daring yang merupakan salah satu konsekuensi logis dari perkembangan teknologi saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan strategi komunikasi pada siswa SD Pelita II dalam pembelajaran daring pada masa Covid-19, dengan menggunakan metode studi kasus kualitatif. Model Analisis untuk melihat berbagai permasalahan yang sering ditemui di SD Pelita II dalam pembelajaran daring yang berlangsung. Menggunakan teori difusi inovasi dalam menganalisis permasalahan penelitian ni. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran daring di SD Pelita II dimulai dari persiapan guru itu sendiri dengan mengajar menggunakan strategi yaitu menciptakan pengertian dan pemikiran yang sama sebagai bentuk dasar komunikasi, proses komunikasi yang terjadi saat pembelajaran daring yaitu disampaikan melalui komunikator (guru) kepada komunikan (siswa).
Hambatan Komunikasi Keluarga pada Masa Pandemi Virus Corona William Cung; Sinta Paramita
Kiwari Vol. 1 No. 2 (2022): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v1i1.15642

Abstract

As of the beginning of the Coronavirus pandemic, many things have change in the daily life such as the schools that have gone from the face to face learning between student and teacher to online learning where student and teacher do the process if learning and teaching process through online application, jobs being shutdown everywhere on a global scale, massive income reduction, the new rules of mandatory mask, hand sanitizer, keeping distance between each other, the activity restrictions and many more changes shaping how people do things every day. This research conducted by the writer has a purpose which is to find out how the Coronavirus pandemic has affected the family communication of the people. The writer used interview as a method to gather data and understanding how the family communication has been going during Coronavirus pandemic. The data has been gathered in forms of the answers of 7 people being interviewed by the writer. The result has shown that despite Coronavirus has affected everything from income, politic, economy and many more things family communication has not been disturbed by Coronavirus presence with the condition the people live together with their family and has access to electronic device to be able to communicate with their family despite being separated by range. Those who does not live together with their family and does not have electronic device are forced to either get a electronic device or they won’t be able to get close because of the activity restriction that restricts travel.Penyebaran virus Corona yang membahayakan nyawa dan Kesehatan secara global telah memulai perubahan berdampak global dan dialami oleh semua orang. Selama diberlakukannya pembatasan kegiatan oleh pemerintah untuk mengatasi penyebaran virus Corona banyak kejadian yang terjadi seperti kegiatan pergi keluar kota yang dilarang, pendapatan para pekerja menurun, pemecatan masal, pembelajaran tatap muka beralih ke pembelajaran online dan kejadian lainnya. Virus Corona mempersulit komunikasi tatap muka karena rakyat tidak ingin tertular dan menular virus Corona. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan bagaimana masa pandemi virus Corona mempengaruhi komunikasi keluarga.  Subjek penelitian merupakan 7 narasumber yang telah memenuhi kriteria seperti merupakan anggota keluarga dan telah menjalani kehidupan dalam masa pandemi virus Corona.  Penelitian ini menggunakan teori komunikasi kelompok dan teori hambatan komunikasi. Penelitian merupakan penelitian kualitatif dimana penulis mencari sebab dan akibat antara komunikasi keluarga dengan komunikasi keluarga dengan wawancara sebagai metode pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukan bahwa masa pandemi virus Corona tidak mempengaruhi komunikasi keluarga bagi mereka yang tinggal dengan keluarga atau memiliki alat elektronik. Apabila mereka tinggal dalam 1 rumah mereka tidak terpisah jarak dan bisa berkomunikasi dengan lancar berkomunikasi jarak jauh dengan alat eletronik yang dimiliki. Bagi mereka yang tinggal terpisah dengan keluarga dan tidak memiliki alat elektronik terpaksa meminjam alat elektronik atau mereka tidak bisa berkomunikasi dengan keluarga secara tatap muka karena virus Corona yang menular dalam jarak dekat.
Komunikasi Ekspresif Media TikTok Yeni Lusiana; Sinta Paramita
Kiwari Vol. 1 No. 3 (2022): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v1i3.15762

Abstract

TikTok is an application that provides unique and interesting effects that can be used by all users of the TikTok application to easily create a video with a short duration. The TikTok application is in great demand from minors to parents. TikTok users who create content can express themselves with the gestures displayed so that their existence appears. This study aims to discuss how content that displays expressive communication through TikTok virtual media with samples used, namely new users and old users of the TikTok application who have used the 'Album Cover' and 'Emoji Imitation' features. In this study, researcher used a qualitative approach. The methods used are observation, interviews, documentation, and literature study. In conducting the development, the research subjects consisted of two old users and two new users who had created content. The research results obtained from this study are (1) TikTok users are interested in using this application because they follow trends and are not active. (2) TikTok users are uncertain when to use TikTok and messages are conveyed to TikTok users, namely using TikTok with positive things and being more confident in expressing themselves. (3) Users prefer the 'Album Cover' feature because they can freely display the gestures they make. TikTok merupakan sebuah aplikasi yang memberikan efek yang unik dan menarik yang bisa digunakan oleh semua pengguna aplikasi TikTok dengan mudah untuk membuat sebuah video dengan berdurasi pendek. Aplikasi TikTok banyak diminati mulai dari anak dibawah umur hingga orangtua. Pengguna TikTok yang membuat konten dapat mengekspresikan diri dengan gestur yang ditampilkan sehingga munculnya eksistensi diri. Penelitian ini bertujuan untuk membahas cara konten yang menampilkan komunikasi ekspresif melalui media virtual TikTok dengan sampel yang digunakan yaitu pengguna baru dan pengguna lama aplikasi TikTok yang pernah menggunakan fitur ‘Album Cover’ dan ‘Emoji Imitation’. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan kualitatif. Metode yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Dalam melakukan pengembangan, subjek penelitian yang terdiri dari dua pengguna lama dan dua pengguna baru yang pernah membuat konten. Hasil penelitian yang didapat dari penelitian ini yaitu (1) pengguna TikTok tertarik menggunakan aplikasi ini karena mengikuti trend dan sedang tidak ada aktivitas. (2) Pengguna TikTok tidak menentu waktunya untuk menggunakan TikTok dan pesan disampaikan untuk pengguna TikTok yaitu menggunakan TikTok dengan hal yang positif dan lebih percaya diri dalam mengekspresikan diri. (3) Pengguna lebih menyukai fitur ‘Album Cover’ karena bisa leluasa menampilkan gestur yang dibuat.
Fenomena Cyberbullying di Media Sosial TikTok Fabiola Greselda Aser; Sinta Paramita; Sudarto
Kiwari Vol. 1 No. 3 (2022): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v1i3.15763

Abstract

TikTok is a social media platform that creates 15-60 second videos with various music features, filters, stickers, and other creative effects. The existence of the Tiktok social network makes it easier for users to cyberbully, victims can post or upload photos, videos and writings using cruel language and the uploaded videos or photos are also related to other individuals. Cyberbullying is intimidation that occurs in cyberspace, especially on social media, the form of cyberbullying is ridicule, threats, insults, or hacking. . Internet psychology theory is generally defined as any form of behavior that is directed toward the goal of hurting and injuring another person. Internet psychology or online aggression is behavior that can harm oneself and others. The method used in this research is a case study, with data collection techniques used are interview, observation, and documentation techniques. In developing this research, the research subjects were two cyberbullying actors on TikTok. The cause of the perpetrator doing cyberbullying is, because the perpetrator feels the content from TikTok users is unreasonable and inappropriate, the perpetrator has also experienced verbal and nonverbal bullying, and also from the environment and sees the opportunities given or shown by the victim. The forms of cyberbullying carried out by perpetrators on TikTok are Harassement and flaming. TikTok merupakan sebuah platform media sosial yang menciptakan video durasi 15-60 detik disertai dengan berbagai macam fitur musik, filter, stiker, dan beberapa efek kreatif lainnya. Adanya jejaring sosial Tiktok ini memudahkan pengguna untuk melakukan cyberbullying, korban dapat memposting atau menggungah foto,video beserta tulisan dengan menggunakan bahasa yang kejam dan video atau foto yang di unggah tersebut juga berhubungan dengan individu lain. Cyberbullying merupakan intimidasi yang terjadi di dunia maya terutama pada media sosial, bentuk dari cyberbullying adalah ejekan, ancaman, hinaan, ataupun hacking.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penyebab pelaku melakukan cyberbullying di sosial media TikTok, Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Psikologi Internet. Teori psikologi internet adalah umumnya didefinisikan sebagai segala bentuk perilaku yang diarahkan ke tujuan menyakiti dan melukai orang lain. Psikologi Internet atau agresi online adalah perilaku yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus, dengan  teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik wawancara, observasi, dokumentasi. Dalam mengembangkan penelitian ini, subjek penelitian yaitu dua orang pelaku cyberbullying di tiktok. Penyebab pelaku melakukan cyberbullying yaitu, karena pelaku merasa konten dari pengguna TikTok tersebut tidak masuk akal dan tidak pantas, pelaku juga pernah merasakan di bullying secara verbal maupun nonverbal,  dan juga dari lingkungan serta melihat adanya peluang yang diberikan atau diperlihatkan oleh korban. Bentuk cyberbullying yang dilakukan pelaku di TikTok yaitu, Harassement dan flaming.
Tingkat Kepercayaan Mahasiswa Fikom Untar pada Akurasi Berita Covid-19 di Kompas.com Gherry Daniel; Sinta Paramita; Doddy Salman
Kiwari Vol. 1 No. 3 (2022): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v1i3.15778

Abstract

News of Covid-19 is published in many cyber media portals. The issue of Covid-19 is an issue that is currently hot in all parts of the earth. This of course makes Kompas.com as a cyber news media to present news about the Covid-19 issue. This study aims to find out how the level of trust of FIKOM UNTAR students in reading and acting on cyber news about the Covid-19 issue on the cyber media Kompas.com, the worst covid case in Indonesia in July. This study uses the theory of digital journalism, which makes the media can be used as a source of information in the form of audio and visual. This study uses quantitative research methods, researchers took 100 samples from the student population of FIKOM UNTAR. The sampling technique was carried out by distributing questionnaires to the 2018 - 2020 FIKOM UNTAR students. This study obtained the results of the effect of information accuracy on the 50.5 percent confidence level. And the results of the T test are known that Ho is rejected and Ha is accepted which means that there is an influence between the variables x and y. Berita Covid-19 dimuat di banyak portal media siber, Isu tentang Covid-19 merupakan isu yang sedang panas panasnya di seluruh bagian bumi. Hal ini tentu saja membuat Kompas.com sebagai media berita siber menyajikan berita tentang isu Covid-19. Penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana tingkat kepercayaan Mahasiswa Fikom UNTAR dalam membaca dan bersikap pada berita siber tentang isu Covid-19 di media siber Kompas.com, kasus covid terburuk di Indonesia di bulan Juli. Penelitian ini menggunakan teori jurnalisme digital, yang membuat media dapat digunakan menjadi sebuah sumber informasi yang bentuknya bisa berupa audio dan visual.  Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif, peneliti mengambil 100 sampel dari populasi Mahasiswa Fikom UNTAR. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada Mahasiswa FIKOM UNTAR angkatan 2018 – 2020. Penelitian ini mendapatkan hasil pengaruh akurasi informasi terhadap tingkat kepercayaan 50,5 persen.  Dan hasil uji T diketahui bahwa Ho ditolak dan Ha diterima yang berarti bahwa adanya pengaruh antara variabel x dan y.
Komunikasi Organisasi dalam Proses Rekrutmen Karyawan pada Perusahaan Startup Qoala Carolin Pynkan Sipayung; Sinta Paramita
Kiwari Vol. 2 No. 1 (2023): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v2i1.23068

Abstract

Recruitment is a process carried out to select/sort out prospective employees of a company. This process has the goal of screening human resources in accordance with the vision and mission of the company. In order for the recruitment process to run smoothly, every company needs to choose and establish the right way of communication. Therefore, it is necessary to examine more deeply regarding the communication patterns that occur in the recruitment process at PT Archor Technology Digital (Qoala). The methods used for data collection in this study were interviews, participatory observation, literature study and documentation. The research results obtained show that in the recruitment process there is a flow of organizational communication, namely the flow of communication from the top down, the flow of communication from the bottom up, the flow of horizontal communication and the flow of diagonal communication between Talent Acquisition, Users and Hiring Managers. Then it was found that the communication patterns used in the recruitment process at PT Archor Teknologi Digital (Qoala) were wheel patterns for Talent Acquisition, Users and Hiring Managers, and chain patterns for candidates. Rekrutmen merupakan suatu proses yang dilakukan untuk menyeleksi/memilah kandidat calon karyawan suatu perusahaan. Proses ini memiliki tujuan untuk menyaring sumber daya manusia yang sesuai dengan visi dan misi dari perusahaan. Agar proses rekrutmen berjalan dengan lancar, maka setiap perusahaan perlu memilih dan menetapkan cara komunikasi yang tepat. Oleh karena itu perlu diteliti lebih dalam terkait pola komunikasi yang terjadi dalam proses rekrutmen pada PT Archor Teknologi Digital (Qoala). Metode yang digunakan untuk pengumpulan data pada penelitian ini adalah wawancara, observasi partisipatif, studi kepustakaan dan dokumentasi. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa dalam proses rekrutmen terjadi aliran komunikasi organisasi yaitu aliran komunikasi dari atas ke bawah, aliran komunikasi dari bawah ke atas, aliran komunikasi horizontal dan aliran komunikasi diagonal antara Talent Acquisition, User dan Hiring Manager. Kemudian ditemukan bahwa pola komunikasi yang digunakan dalam proses rekrutmen di PT Archor Teknologi Digital (Qoala) adalah pola roda bagi Talent Acquisition, User dan Hiring Manager, dan pola rantai bagi kandidat.