Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Analisis Strategi Komunitas Budaya Karangjati Nyawiji dalam Meningkatkan Partisipasi Pemuda Surya Aji; Edi Nurwahyu Julianto; Ami Saptiyono
MUKASI: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 4 No. 4 (2025): November 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/mukasi.v4i4.6103

Abstract

Komunitas Budaya Karangjati Nyawiji yang berbasis di Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Central Java Province, plays an active role in realizing inter-religious tolerance and the preservation of cultural diversity. This study aims to explore the communication strategies of community organizations in increasing youth participation, using the framework of the Theory of Planned Behavior (TPB). The SDGs identify three main constructs—individual attitudes, subjective norms, and perceptions of behavior control—as determinants of the intentions and behaviors of community members. The research method is qualitative descriptive, with data collection techniques in the form of in-depth interviews, participatory observations, and focused group discussions (FGD). Respondents consisted of active youth and administrators of the Karangjati Nyawiji cultural community. Data analysis was carried out thematically with an open coding approach and source triangulation to ensure validity. The results show that structured organizational communication strategies—through internal training, social media, and routine cultural activities—influence youth attitudes towards cultural values and tolerance. In addition, community norms and social expectations encourage youth to feel compelled to participate. Perceptions of behavioral control increase when youth are given space for participation and responsibility in activities, which reinforces their intention to be actively involved. These findings provide an important understanding for cultural communities in Indonesia who want to increase the engagement of the younger generation, with a qualitative approach to SDGs. The researchers suggest replicating this model in other cultural communities, as well as the development of value-based communication strategies and youth participation in a more sustainable manner.
Peningkatan Mitigasi Bencana Banjir Melalui Media Digital di Kampung Tambakrejo, Tanjung Emas, Semarang Kharisma Ayu Febriana; Retno Manuhoro Setyowati; Ami Saptiyono; Gita Aprinta
Jurnal DIMASTIK Vol. 3 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/dimastik.v3i2.12662

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitasbkomunikasi mitigasi bencana rob pada ibu rumah tangga di Tambakrejo, Tanjung Emas, Semarang yang rentan terhadap banjir rob tahunan. Komunitas perempuan, khususnya ibu rumah tangga, kerap tidak dilibatkan dalam proses mitigasi bencana, meskipun mereka memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan keluarga saat krisis. Kegiatan ini merupakan respons terhadap tingginya risiko banjir yang dipicu oleh perubahan iklim dan naiknya permukaan air laut, serta minimnya akses informasi kebencanaan terhadap ibu ibu rumah tangga. Melalui pelatihan komunikasi mitigasi, sosialisasi dan praktik komunikasi darurat berbasis media digital dengan WhatsApp, program ini berupaya memperkuat kesiapsiagaan masyarakat. Ibu rumah tangga dilibatkan sebagai agen utama dalam menyebarkan informasi bencana kepada keluarga dan komunitasnya. Kegiatan dilakukan melalui ceramah, diskusi terarah, praktik langsung, dan evaluasi pre-post test. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan kemampuan peserta dalam menyampaikan informasi mitigasi, mengelola emosi keluarga, serta menyusun rencana evakuasi. Program ini menunjukkan bahwa komunikasi berbasis komunitas dapat meningkatkan kesiapsiagaan terhadap bencana rob dan memperkuat kohesi sosial di tingkat rumah tangga.
Komodifikasi Nama Samaran Penyiar dalam Industri Radio : (Kajian terhadap Radio POP FM Semarang) Suhariyanto; Ami Saptiyono; Agus Edy Laksono
Meyarsa: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Dakwah Vol. 6 No. 1 (2025): Meyarsa Jurnal Ilmu Komunikasi dan Dakwah
Publisher : Universitas Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/meyarsa.v6i1.12364

Abstract

This research seek to understand how the radio industry operates in the era of media convergence, particularly in relation to media commodification. Here, the researcher will specifically describe the behavior of media workers in using pseudonyms in radio broadcasts. The research object is located at Radio Pop FM Semarang, Central Java. This research uses media economics theory with a political economy perspective. Additionally, the researcher will also analyze from the perspective of commodification, where one of the indicators is to obtain profit. This research will examine how media commodification practices at Radio POP FM are related to pseudonym sales strategies. This research uses a critical paradigm with a qualitative approach. The result of this research is that the use of pseudonyms or fake names in broadcasting media constitutes the commodification of names within the media itself.
Representation of Disability Achievements in Television Talk Show Programs Retno Manuhoro Setyowati; Errika Dwi Setya Watie; Ami Saptiyono
Jurnal The Messenger Vol. 12 No. 1 (2020): January-June
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/themessenger.v12i1.1587

Abstract

This study looks at how the disability presented in television talk shows program. It s important because the diffables in the media are often presented biased, causing misunderstandings. This can have an impact on the fulfillment of their rights by the government and also their social position. The use of representation theory to explain the process of media representation and interpret audience concepts using language. The analysis of research uses the Saussure semiotic method, because representation is closely related to the appearance of images, and other components, which are interrelated between markers and marked ones. The results showed that the media still placed disability as an object of inspiration, an object of pity should get a lot of appreciation in sports matches because of physical limitations. The media quickly found momentum to 'sell' disability stories that inspire. Achievement of disabilities is always related to money, not based on their rights.
Pelatihan Fotografi Produk Bagi UMKM Kelurahan Gebangsari Ami Saptiyono; Erika Dwi Setya Watie; Kharisma Ayu Febriana
TEMATIK Vol. 1 No. 2 (2021): Juli
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/tmt.v1i2.3033

Abstract

AbstrakPesatnya perkembangan media internet, membuat UMKM dituntut untuk semakin kreatif dan inovatif dalam menggunakan media internet serta merancang desain promosi produk mereka, dalam hal ini desain-desain visual berupa foto foto produk yang cukup menarik dan kreatif. Hal ini disebabkan oleh munculnya persaingan yang menonjolkan kreatifitas dan inovasi dalam kegiatan promosi dan pemasaran bagi UMKM   menggunakan media internet sebagai sarana untuk melakukan kegiatan promosi, pemasaran serta transaksi mereka. Kemampuan tersebut, masih sangat jurang dimiliki oleh para anggota UMKM, kususnya UMKM kelurahan Gebangsari, kecamatan Genuk, Kota Semarang. Hal tersebut yang memotivasi tim pelaksana kegiatan masyarakat untuk memberikan pelatihan Fotografi Desain menggunakan peralatan yang ada, terjangkau dan mudah didapatkan serta menghasilkan foto produk yang sesuai dengan kebutuhan mereka dalam melakukan promosi.Pelatihan ini dilakukan dengan memberikan materi secara teoritis, yang dilanjutkan dengan praktek lapangan secara langsung, dimana peserta mengaplikasikan pengetahuan terkait fotografi produk yang sudah disampaikan sebelumnya.Dari pelatihan ini, peserta mendapatkan pengetahuan baru bagaimana membuat foto produk yang menarik menggunakan alat aalat yang sudah mereka miliki.  Kata Kunci: fotografi produk, promosi, UMKM    Abstract  Rapid development of internet media requires MSMEs to be more creative and innovative in using internet media and designing promotional designs for their products, both in terms of visual designs in the form of product photos that are quite interesting and creative. This is due to competition which sacrifices creativity and innovation in the promotion and marketing activities of MSMEs using the internet as a means to carry out their promotional, marketing and transaction activities. This ability, is still very gaps in the possession of  MSME members, especially MSME in Gebangsari Village, Genuk District, Semarang City. This is what motivates the community activity implementation team to provide training on "Photography Design" using existing equipment, affordable and easy to get and to produce photos that suit their needs for promotion.This training is carried out by providing theoretical material, directly, in which participants apply the knowledge about product photography that has been previously conveyed.From this training, participants gained new knowledge on how to make attractive product photos using the tools they already have.  Keywords: product photography, promotion, MSME
PENINGKATAN KEMAMPUAN PRODUKSI KONTEN DIGITAL PEMASARAN UMKM BAGI BUMDES “BERKAH AMANAH” DESA TRUKO KABUPATEN KENDAL Edi Nurwahyu Julianto; Ami Saptiyono; Yofiendi Indah Indainanto
Jurnal DIMASTIK Vol. 2 No. 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/dimastik.v2i1.7759

Abstract

Perkembangan industri digital, mendorong pelaku UMKM untuk berinovasi menyasar pemasaran digital. Bumdes Berkah Amanah memiliki potensi besar dalam mengembangkan potensi pemasaran digital. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan mitra dalam pembuatan konten digital marketing khususnya konten digital di media sosial seperti Instagram. Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilakukan di Bumdes ”Berkah Amanah” Desa Truko Kabupaten Kendal. Metode pelaksanaannya dilakukan melalui dua pendekatan. Metode Teoritis yang dituangkan dalam bentuk modul pengabdian yang berisi tentang ‘Materi Produksi Konten Digital Marketing” dan metode praktik yang dilakukan dengan pembuatan materi konten pemasaran digital untuk dipublikasi dimedia sosial.  Keinginan tinggi dalam mengembangan pemasaran digital terlihat metode praktik yang dilakukan sejalan dengan hasil yang diharapkan. Pelatihan tersebut berdampak positif bagi pelaku UMKM dalam mengembangkan pemasaran digital melalui praktik produksi konten digital marketing
WORKSHOP “DESIGN PACKAGING” UNTUK KOMUNITAS TANGAN TERAMPIL SEMARANG Ami Saptiyono; Edi Nurwahyu Julianto; Suhariyanto Suhariyanto
Jurnal DIMASTIK Vol. 2 No. 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/dimastik.v2i2.8804

Abstract

Pasca pandemi, UMKM mulai bangkit perlahan. Para pelaku UMKM mulai beradaptasi dengan perkembangan pasar. Para Pelaku UMKM mulai concern pada tata Kelola dan tata cara penggunaan media sosial, design packaging, logo dan lain sebagainya. Para pelaku UMKM saat ini sudah beradaptasi dengan eksositem digital, yang membawa pengaruh signifikan dalam income mereka. Kemasan merupakan salah satu senjata dalam dunia bisnis. melalui kemasan produsen mampu menyampaikan nilai, isi, dan manfaat sebuah produk, sehingga mempengaruhi konsumen dalam mengambil keputusan pembelian oleh sebab itu kemasan sering dikatakan sebagai silent salesman. Membranding produk melalui kemasan merupakan upaya dalam memperkuat citra produk menggunakan desain kemasan. Desain kemasan harus mempertimbangkan 2 (dua) hal, yaitu: Daya tarik visual, dan Daya tarik fungsional, lebih menekankan pada kepraktisan Menanggapi hal tersebut, tim pengabdian merencakan untuk melaksanakan pengabdian yang lebih menekankan pada pelatihan merancang kemasan sebagai salah satu unsur yang dapat meningkatkan penjualan bagi UMKM.
Pelatihan Public Speaking dan Penulisan Media di SMA Kesatrian 2 Semarang Sinta Pramucitra; Retno Manuhoro; Tika Ristia Djaya; Ami Saptiyono; Gita Aprinta EB
Jurnal DIMASTIK Vol. 4 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/dimastik.v4i1.13184

Abstract

Pentingnya penguasaan dalam bidang public speaking dan penulisan media menjadi satu hal yang harus menjadi nilai tambah di era saat ini, bertujuan meningkatkan keterampilan komunikasi siswa SMA, khususnya dalam bidang public speaking dan penulisan media. Pelatihan ini berangkat dari kebutuhan siswa untuk memiliki kemampuan komunikasi yang lebih baik di era informasi, di mana kepercayaan diri, kemampuan menyampaikan gagasan secara terstruktur, serta keterampilan menulis menjadi modal penting dalam menghadapi dunia akademik maupun dunia kerja. Materi pelatihan difokuskan pada peningkatan pemahaman konsep dasar komunikasi, teknik berbicara di depan umum, penggunaan bahasa tubuh yang efektif, serta keterampilan menulis artikel populer dan berita sederhana sesuai kaidah jurnalistik, termasuk penerapan unsur 5W+1H. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan secara interaktif melalui kombinasi penyampaian materi, simulasi praktik berbicara, latihan menulis, serta umpan balik langsung dari fasilitator. Pendekatan ini dipilih untuk memastikan peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam konteks nyata. Selama kegiatan berlangsung, siswa menunjukkan partisipasi aktif dan antusiasme yang tinggi, terutama ketika melakukan praktik presentasi dan penulisan artikel. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada beberapa aspek, antara lain pemahaman siswa mengenai prinsip dasar komunikasi, kemampuan menyusun gagasan secara sistematis, kepercayaan diri saat berbicara di depan publik, serta ketepatan dalam menulis artikel sesuai kaidah jurnalistik. Selain itu, siswa merasa terbantu dengan contoh-contoh praktis dan kesempatan untuk berlatih yang diberikan selama kegiatan. Secara keseluruhan, program ini memberikan kontribusi positif dalam penguatan literasi komunikasi siswa dan diharapkan dapat menjadi model pembelajaran praktis yang dapat diterapkan oleh sekolah dalam mendukung peningkatan kompetensi komunikasi generasi muda Kata kunci: Public speaking, penulisan media, komunikasi efektif, literasi digital