Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : J-CEKI

Membedah Proses Review dan Publikasi Ilmiah di Indonesia: Tantangan, Etika, dan Solusinya Abdul Azis Muslimin; Arsyad, Mujahid Mallombasi; Dwi Cahya Oktianto; Jihan Fahira; Muhammad Zain
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 5: Agustus 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i5.10630

Abstract

Publikasi ilmiah merupakan instrumen utama dalam diseminasi pengetahuan dan pengukuran kinerja akademik. Di Indonesia, implementasi proses review ilmiah masih menghadapi berbagai kendala, mulai dari kualitas reviewer yang rendah, lemahnya penerapan etika akademik, hingga komersialisasi jurnal melalui biaya publikasi yang tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan metode studi pustaka dan studi kasus, guna mengidentifikasi tantangan serta merumuskan solusi terhadap praktik publikasi ilmiah yang belum ideal. Temuan menunjukkan bahwa sistem peer review sering kali dilakukan secara terburu-buru, tidak objektif, dan tidak memberikan umpan balik konstruktif. Selain itu, pelanggaran etika seperti plagiarisme dan salami slicing masih marak terjadi, baik di kalangan mahasiswa maupun dosen. Artikel ini menawarkan beberapa rekomendasi, seperti pelatihan intensif etika publikasi, sertifikasi reviewer, optimalisasi platform digital seperti OJS, serta pemberian insentif akademik yang adil. Penguatan peran editor dan dewan etik jurnal juga menjadi strategi kunci untuk menjamin integritas dan mutu publikasi ilmiah. Diharapkan, upaya ini dapat mendorong terbentuknya budaya akademik yang profesional, jujur, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun global.
Konsep dan urgensi publikasi ilmiah serta jenis dan ruang lingkup artikel ilmiah Abdul Azis Muslimin; Abdurrahman; Waode Rohis Zauman; Karmalah
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 5: Agustus 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i5.10656

Abstract

Tulisan ini bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh mengenai konsep, urgensi, jenis, dan ruang lingkup publikasi ilmiah dalam konteks akademik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka terhadap berbagai literatur terkait publikasi ilmiah. Hasil kajian menunjukkan bahwa publikasi ilmiah memiliki peran strategis dalam pengembangan ilmu pengetahuan, penguatan reputasi akademik, dan sebagai indikator kinerja ilmiah individu maupun institusi. Jenis publikasi meliputi jurnal ilmiah, prosiding, buku ilmiah, dan artikel populer. Artikel ilmiah berkualitas mencerminkan orisinalitas, relevansi, metodologi yang kuat, dan mengikuti struktur penulisan ilmiah standar. Penulisan ini penting untuk membangun budaya akademik yang bertanggung jawab dan etis. Dengan memahami ruang lingkup dan mekanisme publikasi, mahasiswa dan dosen diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas karya ilmiah mereka.
Analisis Kebijakan Pendidikan Pada Sekolah Dasar dan Menengah Candra Swandi; Aiman Abu Khair; Rezki Siti Hajar; Nurfadillah, Nurfadillah; Abdul Azis Muslimin
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 6: Oktober 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i6.10673

Abstract

Pendidikan dasar dan menengah merupakan pilar utama dalam sistem pendidikan nasional yang berperan penting dalam membentuk karakter, keterampilan dasar, serta kesiapan peserta didik untuk melanjutkan pendidikan atau memasuki dunia kerja. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan pendidikan pada jenjang sekolah dasar (SD) dan menengah (SMP/SMA) di Indonesia, dengan fokus pada implementasi kebijakan, faktor-faktor yang memengaruhi pelaksanaannya, serta tantangan dan solusi yang muncul dalam proses tersebut. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis literatur terhadap berbagai sumber akademik terkini. Hasil kajian menunjukkan bahwa keberhasilan implementasi kebijakan pendidikan sangat dipengaruhi oleh desain kebijakan yang jelas, kompetensi sumber daya manusia, infrastruktur pendidikan, serta dukungan lingkungan sosial dan geografis. Tantangan utama meliputi kesenjangan mutu antarwilayah, rendahnya kualitas guru, keterbatasan sarana teknologi, serta perubahan kebijakan yang tidak konsisten. Artikel ini menyimpulkan bahwa implementasi kebijakan pendidikan memerlukan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, sekolah, masyarakat, dan sektor swasta. Diperlukan kebijakan yang adaptif, berbasis data, dan kontekstual agar pendidikan dasar dan menengah di Indonesia dapat berkembang secara merata dan berkelanjutan.
Transformasi Kebijakan Kurikulum di Indonesia: Telaah Historis dan Perspektif Pendidikan Islam Abdul Azis Muslimin; Muhammad Taufiqul Hidayat; Zhalfa Luthfi Fauza; Lilis Permata Sari; Yuliawati Ningsih
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 6: Oktober 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i6.10716

Abstract

Artikel ini membahas transformasi kebijakan kurikulum di Indonesia dalam lintasan historis dan menelaahnya dari perspektif pendidikan Islam. Perubahan kurikulum dari masa ke masa mulai dari Kurikulum 1947 hingga Kurikulum Merdeka menunjukkan upaya negara dalam merespons dinamika sosial, politik, dan globalisasi pendidikan. Namun, implementasi kebijakan ini kerap menghadapi tantangan seperti ketimpangan sumber daya, kurangnya kesiapan guru, dan lemahnya sistem evaluasi berkelanjutan. Dalam perspektif pendidikan Islam, kurikulum ideal tidak hanya berorientasi pada penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan akhlak dan spiritualitas peserta didik. Pendidikan Islam menempatkan tujuan pembelajaran pada terbentuknya insan kāmil manusia paripurna yang seimbang antara intelektualitas dan iman. Oleh karena itu, integrasi nilai-nilai Islam dalam kurikulum nasional menjadi strategi penting untuk memperkuat karakter dan identitas bangsa. Integrasi ini dapat dilakukan melalui muatan lokal, pendidikan karakter berbasis akhlak, keteladanan guru, serta pendekatan lintas mata pelajaran yang bersifat tauhid-sentris. Artikel ini menyimpulkan bahwa rekonstruksi kurikulum perlu didesain secara inklusif, progresif, dan berbasis nilai, agar mampu menjawab tantangan zaman tanpa kehilangan akar spiritual dan budaya bangsa