Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

IDENTIFIKASI PERSEPSI LITERASI MATEMATIKA GURU SMP DI YOGYAKARTA: TANTANGAN DAN PELUANG Melissa, Margaretha Madha; Niluh Sulistyani; Kintan Limiansih
Kadikma Vol. 16 No. 1 (2025): APRIL, 2025
Publisher : Department of Mathematics Education , University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil PISA menunjukkan bahwa skor literasi matematika siswa Indonesia secara konsisten berada di bawah rata-rata negara peserta OECD, sehingga perlu perhatian lebih dari guru dan siswa. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan persepsi guru terhadap literasi matematika. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan melibatkan 181 guru matematika SMP di Yogyakarta, dengan teknik voluntary sampling. Instrumen angket digunakan untuk mengetahui pemahaman guru dan pentingnya literasi matematika, serta kualitas literasi matematika siswa. Kesimpulan penelitian ini yaitu 1) sebanyak 71% guru telah mengenal konsep literasi matematika, namun 39% guru masih merasa ragu-ragu atau belum mengenal; 95% guru setuju bahwa literasi matematika penting dikembangkan di sekolah; hanya 38% guru yang mengetahui kualitas literasi matematika siswa. 2) Tantangan dalam pengembangan literasi matematika dari faktor guru adalah pemahaman dan pentingnya pengembangan literasi matematika, serta banyak guru belum mengetahui kualitas literasi matematika siswa, kesulitan dalam mengklasifikasikan konten literasi matematika. Peluang untuk mengatasinya melalui upaya pemberian contoh pembelajaran literasi dari pemerintah, penggunaan soal diagnostik seperti AKM, integrasi literasi matematika dalam berbagai mata pelajaran, penerapan pembelajaran berbasis masalah dan proyek, lingkungan belajar yang mendukung, pemodelan pemecahan masalah, pembelajaran kontekstual, inkuiri, soal berbasis budaya, dan pemanfaatan media pembelajaran interaktif.
Pengembangan Media Augmented Reality Gerhana Matahari untuk Melatih Literasi Sains Siswa Kelas IV SD Nainggolan, Fransiska Nauli Adventine Br.; Limiansih, Kintan
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 8 No. 1 (2025): Januari - Maret 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.8.1.2025.5483

Abstract

Permasalahan yang mendasari penelitian ini adalah rendahnya kemampuan literasi sains berdasarkan dari data PISA dan kurangnya media pembelajaran interaktif guna meningkatkan literasi sains siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan suatu media pembelajaran augmented reality topik gerhana matahari guna melatih kemampuan literasi sains siswa kelas IV di SDN Sokowaten Baru, serta untuk mengetahui kualitas dari media augmented reality. Penelitian ini menggunakan metode Resecearch and Development (RnD) dengan model ADDIE. Penilaian validasi dilakukan oleh ahli media, ahli praktisi (guru kelas IV), ahli materi (guru IPA)dan dilakukan uji coba kepada siswa kelas IV yang berjumlah 12 siswa terdiri dari 6 siswa perempuan dan 6 siswa laki-laki. Hasil dari penilaian validasi mendapatkan rerata sebesar 93% maka dapat disimpulkan masuk dalam kriteria media pembelajaran sangat baik. Hasil implementasi sebelum dan sesudah menggunakan media augmented reality yang diperoleh dari pretest dan post test mendapatkan hasil peningkatan sebesar 43% dengan hasil pretest 40% dan post test 83%. Adanya juga peningkatan dalam tiap kompetensi literasi sains hingga dapat disimpulkan dari hasil poin tes siswa adanya peningkatan yang optimal pada kompetensi menjelaskan fenomena secara ilmiah (C1), disusul dengan mengontruksi dan mengevaluasi desain-desain untuk penyelidikan ilmiah serta menginterpretasikan data dengan bukti ilmiah secara kritis (C2), hingga yang belum optimal telihat pada kompetensi meneliti, mengevaluasi, dan meggunakan informasi ilmiah untuk pengambilan keputusan dan tindakan (C3). Kesimpulannya bahwa media augmented reality topik gerhana matahari dapat meningkatkan kemampuan literasi sains siswa kelas IV SDN Sokowaten Baru.
Scientific Literacy in Hybrid Learning with the STEM Approach for the Students of Primary School Teacher Education Santos, Belmira Sagrada Ferrao; Murti, Rahayu Condro; Limiansih, Kintan; Tahu, Gregorius Paulus
QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Vol. 15 No. 2 (2023): Qalamuna - Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Program Pascasarjana IAI Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/qalamuna.v15i2.2839

Abstract

Scientific literacy is essential in improving students' skills to deal with the rapid development of science and technology. This quantitative descriptive research aims to: obtain information about the scientific literacy skills of prospective elementary school teacher students in hybrid learning with a STEM approach at a university in Indonesia. The sampling technique in this research applied convenience sampling involving 101 students of semester two as the subjects. The scientific literacy of primary school teacher candidates was collected using a self-developed, multiple-choice questionnaire following the scientific literacy competence of PISA, and it has been validated, achieving a score of 3.50 (perfect category). The results of this research show that scientific literacy of the 2nd-semester students of the primary elementary school teacher department is categorized as low with an average value of competency one is 53.96% (low category), competency 2 is 56.19% (low category), and competency 3 of 63.61% (medium category) so that the overall average of the three competencies is 57.92% (low category). Following up on the findings of this research, the scientific literacy of primary school teacher candidates in hybrid learning with a STEM approach can be further optimized by paying attention to the design of lesson plans, learning modules, and the implementation of a STEM-based learning approach.
Persepsi Guru SMP terhadap Literasi Sains dan Implikasinya pada Pembelajaran Sains di Sekolah Kintan Limiansih; Niluh Sulistyani; Margaretha Madha Melissa
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 3 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v14i3.1858

Abstract

Kemampuan literasi sains siswa di Indonesia masih belum mencapai tingkat yang diharapkan. Pemahaman guru tentang literasi sains memainkan peran krusial dalam pengembangan literasi sains siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi persepsi guru mengenai makna dan pentingnya literasi sains, serta pemahaman mereka tentang kualitas literasi sains di kalangan siswa di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei yang melibatkan guru IPA di SMP se-DIY. Sebanyak 62 guru berpartisipasi dalam penelitian ini, dipilih melalui teknik voluntary sampling. Instrumen dalam penelitian ini difokuskan pada pertanyaan tentang tingkat pemahaman guru terhadap arti dan pentingnya literasi sains serta tingkat pemahaman guru tentang kualitas literasi sains siswa di Indonesia. Data dianalisis secara deskriptif dengan melihat frekuensi jawaban setiap responden dan menguraikannya menggunakan kajian teori literasi sains dari OECD. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa mayoritas guru (74%) menyatakan diri telah mengenal konsep literasi sains; sebanyak 95% guru sangat menyetujui bahwa literasi sains penting untuk dikembangkan di sekolah, dan sebagian guru telah mengetahui kualitas literasi sains siswa di Indonesia (40%) namun sebagian pula masih ragu-ragu tentang hal ini (40%). Guru perlu secara kritis membedakan kemampuan antar level/tingkat kompetensi dalam literasi sains sehingga dapat mengevaluasi kondisi siswa di kelas dan melakukan perbaikan. Pembelajaran inkuiri baik terbimbing maupun mandiri dapat menjadi salah satu cara mengoptimalkan kemampuan literasi sains karena siswa dapat belajar menjelaskan fenomena secara ilmiah, mengevaluasi proses penyelidikan yang dilakukan, serta menginterpretasi data secara ilmiah.
Peningkatan Peningkatan Hasil Belajar Materi Pengamalan Sila Pancasila Melalui Media Pembelajaran Berbasis ICT: Peningkatan Hasil Belajar Materi Pengamalan Sila Pancasila Melalui Media Pembelajaran Berbasis ICT Kardiyanto, Anton; Limiansih, Kintan; Suyatini, Maria Magdalena; Kusumawati, Ika
Jurnal Ilmiah Profesi Guru (JIPG) Vol 5 No 1 (2024): Volume 5 No 1 Februari 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Profesi Guru, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/jipg.vol5.no1.a15402

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar mata pelajaran mata pelajaran PPKn materi Sila Pancasila melalui media pembelajaran berbasis ICT di kelas V. Pengumpulan data hasil belajar siswa menggunakan observasi, metode, sedangkan data hasil belajar siswa melalui tes PPKn. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa pada mata pelajaran PPKn  materi Sila Pancasila dapat meningkat melalui media pembelajaran berbasis ICT. Pada tahap pra siklus nilai rata rata siswa 57 dari 26 siswa, ketuntasan 19% sejumlah 5 dari 26 siswa, dan ketidaktuntasan 81% sejumlah 21 dari 26 siswa . Hasil ini menunjukkan bahwa sebagian besar siswa belum mencapai kriteria ketuntasan minimal (KKM) 75, sehingga perlu diberikan perlakuan/tindakan untuk mengatasinya.  Dengan media ICT, adanya peningkatan hasil belajar pada materi sila pancasila nilai rata-rata siswa dikelas V pada masing-masing tahapan setiap proses siklus yaitu dengan persentase kentuntasan 38% dan ketidaktuntasan 62% dengan nilai rata rata 63 sejumlah 10 dari 26 siswa telah mencapai ketuntasan hasil belajar belajar pada siklus I dan persentase ketuntasan 62% dan ketidaktuntasan 38% dengan nilai rata rata 78 sejumlah 16 dari 26 siswa telah mencapai ketuntasan hasil belajar pada siklus II.  Berdasarkan data tersebut melalui media pembelajaran berbasis ICT dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi sila Pancasila.
Manajemen Emosi Guru Dalam Pengelolaan Kelas: Studi Kualitatif Tentang Strateg Mengatasi Perilaku Agresif Peserta Didik Vicensia Araya; Kintan Limiansih; Budiono, Gracendy Aluz Clarita
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02` (2025): Volume 10 No. 2 Juni 2024 In Built
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i2.25718

Abstract

Penelitian ini berfokus pada strategi pengelolaan emosi guru dalam menghadapi perilaku agresif siswa di kelas, khususnya pada jenjang sekolah dasar. Permasalahan yang dipecahkan adalah bagaimana guru mengaplikasikan kelima indikator pengelolaan emosi menurut Daniel Goleman, yakni kesadaran diri, pengaturan diri, motivasi, empati, dan keterampilan sosial, dalam menghadapi perilaku agresif yang sering terjadi di lingkungan belajar. Penelitian ini menerapkan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode observasi dan wawancara mendalam terhadap tiga orang guru di salah satu sekolah dasar swasta di Daerah Istimewa Yogyakarta. Untuk menjaga keabsahan data, digunakan teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru mampu mengenali dan mengelola emosi pribadi melalui strategi seperti melakukan tarik napas, berdiam diri, atau melakukan pendekatan personal kepada siswa. Motivasi intrinsik yang bersumber dari nilai-nilai spiritual, profesional, dan moral menjadi kekuatan utama dalam mengendalikan emosi. Guru juga menunjukkan empati dengan memahami latar belakang siswa dan membangun komunikasi yang suportif dan personal. Keterampilan sosial ditampilkan melalui pendekatan yang fleksibel dan adaptif dalam menjalin hubungan yang positif dengan siswa yang agresif. Sebagai kesimpulan, kelima indikator manajemen emosi berperan penting dalam membantu guru menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan mengelola ketahanan emosi di kelas. Disarankan agar pelatihan manajemen emosi dan dukungan kelembagaan terus ditingkatkan untuk memperkuat profesionalisme guru.
HUBUNGAN PENDIDIKAN ORANG TUA TERHADAP REGULASI DIRI SISWA DALAM PERTEMANAN DI KELAS IV Amelia, Pricilla Bertha; Beatrix Paskalia Pakidi; Kintan Limiansih; Agatha Ririn
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10 No. 02 Juni 2025 In Build
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.26096

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh observasi peneliti terhadap keberagaman karakter siswa kelas IV, dengan fokus khusus pada aspek regulasi diri yang tampak kurang optimal. Regulasi diri, sebagai kemampuan individu untuk mengelola emosi, perilaku, dan motivasi dalam konteks pembelajaran, menjadi krusial dalam mendukung perkembangan akademik dan sosial siswa. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui dampak pendidikan orang tua di rumah terhadap karakter regulasi diri siswa kelas IV SD Cahaya Bangsa Utama. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif semi terstruktur dengan menggunakan wawancara dan hasil observasi terhadap tiga siswa kelas IV. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ketiga anak memiliki ketabahan emosional yang kuat dalam menanti kepuasan atau resolusi, meskipun dipengaruhi oleh konteks seperti keterbatasan orang tua atau dinamika keluarga, mencerminkan kemampuan adaptasi yang kontekstual. Menahan diri bervariasi, dengan anak pertama dan kedua menunjukkan pengendalian emosi yang terbatas oleh frustrasi terhadap orang tua atau saudara, sementara anak ketiga menunjukkan kesadaran kesalahan meskipun impulsif, mengindikasikan tahap perkembangan yang berbeda dalam regulasi emosi.
Identifikasi Kemampuan Berpikir Kreatif Dalam Penggunaan Aplikasi Canva Untuk Siswa SD Kalysa Nenotek; Kintan Limiansih
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10 No. 02 Juni 2025 In Build
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.27150

Abstract

This study aims to identify elementary school students creative thinking skills in using the Canva digital application. The background of this research lies in the importance of developing creative thinking skills in 21st-century learning, as well as the implementation of the Merdeka Curriculum which emphasizes the Pancasila Student Profile dimensions, one of which is creative thinking. This research employed a qualitative approach with data collection conducted through interviews with four sixth-grade students at an elementary school in Yogyakarta. Data analysis followed the interactive model of Miles and Huberman, involving data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results indicate that the four indicators of creative thinking—fluency, flexibility, originality, and elaboration—are present among the students. The students demonstrated the ability to generate ideas using Canva templates, develop and modify initial designs, create unique designs relevant to the subject matter, and explain their design processes, although some students still faced issues with self-confidence. The use of Canva proved to be an effective medium for enhancing students’ creative thinking abilities and promoting innovation and exploration in learning activities. This study recommends the use of Canva as a supportive educational tool to foster students' creative and digital competencies.
SCIENCE PROCESS SKILLS ANALYSIS OF CLASS IV STUDENTS OF KANISIUS SENGKAN YOGYAKARTA ELEMENTARY SCHOOL IN SCIENCE LEARNING CONTENT Ginting, Barnabas; Limiansih, Kintan; Hadiyanti, Agnes Herlina Dwi
JPPIPA (Jurnal Penelitian Pendidikan IPA) Vol. 8 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Universitas Negeri Surabaya in collaboration with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia (PPII)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jppipa.v8n2.p73-79

Abstract

This study aims to determine the level of proficiency in science process skills of fourth grade students at Kanisius Sengkan Elementary School, Yogyakarta. This type of research is descriptive quantitative. The subjects of this study were 4th grade students of Kanisius Sengkan Elementary School, Yogyakarta. The research method used is an investigative method using simple statistical analysis techniques. The population used was fourth grade students at Kanisius Sengkan Elementary School, Yogyakarta. The sample was obtained using voluntary sampling method, so that the sample obtained was 82 students. Data collection using a test engine with a total of 25 multiple choice questions. The results showed that the science process skills (SPS) of the 4th graders of Kanisius Sengkan Primary School Yogyakarta in terms of the content of scientific learning were very high, because the science process skills of each school were mostly high with an overall score of 66%. The science process skills (SPS) that are best mastered by students in each school are grouping, interpreting, predicting, using tools and materials, asking questions, and communicating. The science progress skills (SPS) of the 4th grade students of Kanisius Sengkan Primary School Yogyakarta in terms of learning science content are relatively high. However, some scientific process skills (competencies) have not been mastered optimally by students in each school, such as observation, planning experiments, conducting experiments and forming hypotheses.