Claim Missing Document
Check
Articles

Mereduksı Kecemasan Akademık Melaluı Konselıng Kelompok Teknık Relaksası Ilmi, Yanal; Kiswantoro, Arista; Zamroni, Edris
Indonesian Journal of Educational Counseling Vol 9 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/001.202591.413

Abstract

The demands of competence felt by students at the vocational high school level make many vocational high school students feel academic anxiety. They are anxious because they feel that their abilities cannot meet all the standards held by vocational high schools. The objective to be achieved by implementing this research is to describe academic anxiety in students of SMK 2 Jepara after the application of group counseling with relaxation techniques. The type of research used is Guidance and Counseling Action Research. Data collection techniques: observation and interviews. Descriptive quantitative data analysis techniques. Academic anxiety in students has been successfully reduced. The condition of the research subjects has "Very High" academic anxiety with an average score of 89.73% in the pre-cycle period. Cycle I experienced a decrease of 66.11% with the "High" category. Continuing to cycle II experienced a decrease of 46.42% with the "Low" category.
PEMBINAAN MENTAL BAGI ATLET PEMULA UNTUK MEMBANTU PENGENDALIAN AGRESIFITAS Kiswantoro, Arista
JURNAL KONSELING GUSJIGANG Vol 2, No 1 (2016): Jurnal Konseling Gusjigang Juni 2016
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.684 KB) | DOI: 10.24176/jkg.v2i1.560

Abstract

Sifat agresif merupakan salah satu sifat dari setiap individu. Agresi didefinisikan secara negatif sebagai tingkah laku yang bermaksud mengakibatkan luka/kerugian pada pihak lain. Mental yang kuat, teknik dan fisik akan didapat melalui latihan yang terencana, teratur, dan sistematis. Dalam membina mental atlet, pertama yang perlu disadari bahwa setiap atlet berbeda satu dengan yang lainnya. Untuk membantu mengenal profil setiap atlet dapat dilakukan pemeriksaan psikologis. Profil psikologis atlet ini berupa gambaran kepribadian secara umum, potensi intelektual dan fungsi daya pikimya yang dihubungkan dengan olahraga. Semua latihan ketrampilan mental dan penguatan mental membutuhkan waktu yang dapat dikatakan tidak ada batas akhirnya. Hal ini dikarenakan kondisi mental atlet yang selalu berubah berubah setelah menghadapi berbagai situasi dan beban mental yang berbeda-beda. Latihan ketrampilan dan ketahanan mental juga harus terarah pada tiga aspek psikologis atlet, yaitu aspek akal, aspek kemauan, dan aspek emosional. Dari ketiga aspek psikologis tersebut harus selalu diupayakan hubungan yang serasi dan harmonis.
MODEL BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK LIFE MODEL UNTUK MENINGKATKAN RASA PERCAYA DIRI ATLET PERSINAS ASAD KABUPATEN KUDUS TAHUN 2015 Kiswantoro, Arista
JURNAL KONSELING GUSJIGANG Vol 1, No 2 (2015): Jurnal Konseling Gusjigang Desember 2015
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.978 KB) | DOI: 10.24176/jkg.v1i2.402

Abstract

Bimbingan Kelompok adalah Salah Satu jenis Layanan Bimbingan dan Konseling yang memungkinkan setiap anggota kelompok untuk berinteraksi dalam sebuah dinamika layanan sehingga terjadi transfer pengetahuan satu dengan yang lain. Teknik Life Model digunakan sebagai alat penguatan informasi yang diperoleh melalui interaksi kelompok sehingga semakin terinternalisasi dalam sikap dan perilaku anggota kelompok. Kepercayaan Diri adalah factor penting yang dapat menunjang pencapaian prestasi seorang atlit. Bimbingan Kelompok dengan Teknik Modeling memungkinkan atlit yang tergabung dalam kegiatan bimbingan kelompok belajar cara menumbuhkan kepercayaan diri sehingga dapat termotivasi untuk menvapai prestasi terbaik.
Peningkatan Mental ATLIT Melalui Layanan Bimbingan Kelompok Teknik Permainan Simulasi Hidayati, Richma; Kiswantoro, Arista; Kusmanto, Agung Slamet; Fadkhurosi, Adnan
JURNAL KONSELING GUSJIGANG Vol 10, No 1 (2024): Jurnal Konseling Gusjigang Juni 2024
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jkg.v10i1.11297

Abstract

Peningkatan Mental Atlit Melalui Layanan Bimbingan Kelompok Teknik Permainan Simulasi. Masalah penelitian ini percaya diri atlit yang rendah.Tujuan penelitian untuk mengetahui peningkatan percaya diri dengan layanan bimbingan kelompok teknik permainan simulasi pada atlit tarung drajat0.Metode penelitian ini adalah Eksperiment.Subjek penelitian sebanyak 20 orang atlit yang dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok kontrol dan kelompok eksperimen.Teknik pengumpulan data menggunakan Skala Percaya Diri.Hasil penelitian menunjukan adanya perubahan percaya diri atlit setelah diberikan layanan bimbingan kelompok teknik permainan simulasi. Hal ini ditunjukan dengan peningkatan rata – rata 8,04% serta hasil analisis data menggunakan uji Wilcoxon Matched Pairs Test, diperoleh -2.803 = 1.645 maka Ho ditolak dan Ha diterima Kesimpulan penelitan adalah bimbingan kelompok teknik permainan simulasi dapat digunakan untuk meningkatkan percaya diri pada atlit. 
THE IMPACT OF LOCAL CULTURAL UNDERSTANDING ON COUNSELING QUALITY: A MEDIATION ANALYSIS OF CLIENT ENGAGEMENT AS A MEDIATING VARIABLE Lestari, Indah; Marwiyah, Marwiyah; Santoso, Santoso; Gudnanto, Gudnanto; Kiswantoro, Arista; Sari, Siwi Villa Intan; Zamroni, Edris; Kusmanto, Agung Slamet; Hidayati, Richma; Fadhurosi, Adnan; Ardianti, Sekar Dwi; Kurniati, Diah
Counsenesia Indonesian Journal Of Guidance and Counseling Vol 6 No 1 (2025): COUNSENESIA 2025
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/cijgc.v6i1.4751

Abstract

This study aims to explore the impact of local cultural understanding on counseling quality, with client engagement as a mediating variable. The background of this research is based on the importance of cultural understanding in counseling practice. The research design used is a correlational design with a quantitative approach. The subjects of the study consist of 100 respondents, including 50 counselors and 50 clients who have previously been involved in counseling (purposive sampling). The research instruments used include questionnaires that measure local cultural understanding, counseling quality, and client engagement, which have been tested for validity and reliability. Data analysis was conducted using multiple regression to test the effect of local cultural understanding on counseling quality, as well as mediation analysis to evaluate the role of client engagement. The results of the study indicate that local cultural understanding has a positive and significant effect on counseling quality (? = 0.45, p < 0.01), and client engagement serves as a mediator in this relationship. This study recommends that counselors develop a deeper understanding of their clients' local cultures and encourage active client engagement in the counseling process to enhance service effectiveness.
PENERAPAN TEKNIK RATIONAL EMOTIVE BAHAVIOUR THERAPY DALAM MENGATASI SISWA YANG KECANDUAN MINUMAN BERALKOHOL Ferdiyani, Roseli Septyanada; Gudnanto, Gudnanto; Kiswantoro, Arista
Jurnal Muria Research Guidance and Counseling (MRGC) Vol 3, No 1 (2024): JURNAL MURIA RESEARCH GUIDANCE AND COUNSELING APRIL 2024
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/mrgc.v3i1.13187

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi dampak negatif kecanduan minuman beralkohol pada siswa, seperti mengantuk di kelas, mata merah, ketidakfokusan dalam pembelajaran, perubahan suasana hati, dan penurunan prestasi akademik, dengan memberikan layanan konseling individual menggunakan pendekatan Rational Emotive Behavior Therapy (REBT). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen, melibatkan siswa yang mengalami kecanduan alkohol sebagai subjek penelitian. Instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data adalah wawancara, observasi, dan kuesioner, yang berfokus pada perubahan perilaku siswa sebelum dan setelah layanan konseling. Analisis data dilakukan dengan membandingkan hasil sebelum dan sesudah intervensi menggunakan teknik analisis deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan konseling berbasis REBT efektif dalam membantu siswa mengurangi dampak negatif kecanduan alkohol, termasuk mengurangi gejala mengantuk di kelas, mata merah, dan penurunan prestasi akademik, serta meningkatkan konsentrasi belajar.
Layanan Informasi Melalui Media Animasi Untuk Meningkatkan Kematangan Karir Peserta Didik Nindya, Nazulla Niftyra; Kiswantoro, Arista; Hidayati, Richma
Journal Prakarsa Paedagogia Vol. 2 No. 2 (2019): Desember 2019
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jpp.v2i2.4504

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: 1. Mendeskripsikan pelaksanaan layanan informasi media animasi untuk meningkatkan kematangan karir peserta didik kelas XII MIPA 3 SMA Negeri 1 Karanganyar Demak Tahun Pelajaran 2018/2019, 2. Mendeskripsikan kematangan karir peserta didik kelas XII MIPA 3 SMA Negeri 1 Karanganyar Demak Tahun Pelajaran 2018/2019 setelah diberikan layanan informasi melalui media animasi. Mengetahui efektifitas Layanan Informasi Melalui Media Animasi Untuk Meningkatkan Kematangan Karir Peserta Didik kelas XII MIPA 3 SMA Negeri 1 Karanganyar Demak Tahun Pelajaran 2018/2019. Hasil penelitian kematangan karir peserta didik pada pra siklus memperoleh persentase 45,5% dalam kategori tidak sesuai. Pada siklus I menjadi rata-rata persentase 60%. Dengan kategori ragu-ragu dan mengalami peningkatan siklus II memperoleh rata-rata persentase 90% dalam kategori sesuai. Dengan demikian layanan informasi media animasi meningkatkan kematangan karir peserta didik. Simpulan hasil penelitian ini adalah Terjadi Peningkatan pada Kematangan Karir setelah diberi Layanan Informasi Melalui Media Animasi Untuk Meningkatkan Kematangan Karir Peserta didik Kelas XII MIPA 3 SMA Negeri 1 karanganyar Demak dapat diterim, hal ini terbukti kematangan karir siswa mengalami peningkatan sebesar 30% dari siklus I ke siklus II.
Bimbingan Kelompok Teknik Role playing Untuk Mengatasi Dampak Negative Bulliying Terhadap Emosi Siswa Ristiyana, Lia Anggun; Kiswantoro, Arista; Hidayati, Richma
Journal Prakarsa Paedagogia Vol. 3 No. 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jpp.v3i1.5150

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Untukmendeskripsikan tindakan penelitian dalam pemberian layanan bimbingan kelompok dengan teknik role playing untuk mengatasi dampak dari perilaku bullying. 2)Untuk mengetahui peran pelaksanaan layanan bimbingan kelompok teknik role playing untuk mengatasi dampak negative bullying terhadap emosi siswa. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan bimbingan konseling. Dengan kata lain penerapan penelitian tindakan di dalam kelas diharapkan mampu mendorong guru untuk mempunyai kesadaran diri melakukan refleksi diri atau kritik diri terhadap aktivitas pembelajaran yang diselenggarakan. Berdasarkan hasil penelitian ketrampilan peneliti dalam layanan bimbingan kelompok dengan teknik role playing Pada siklus I pertemuan I mendapat skor 52 dalam kategori cukup. Siklus I pertemuan II mendapat skor 61 dalam kategori cukup. Siklus I pertemuan III mendapatkan skor 70 dalam kategori baik. Pada siklus II pertemuan I mendapatkan skor 79 dalam kategori baik. Siklus II pertemuan II mendapatkanskor 83 dalamkategoribaik.Siklus II pertemuan III mendapatkan skor 93 dalam kategori sangat baik. Berdasarkan hasil penelitian mengatasi dampak bullying melalui bimbingan kelompok dengan teknik role playing menunjukkan hasil pada pra siklus memperoleh rata – rata skor 17,75 dengan kategori sangat kurang, siklus I siswa 26,25dalam kategori cukup, yang artinya siswa dalam mengikuti bimbingan kelompok sudah cukup baik. Pada siklus II siswa memperoleh skor 38,2 dalam kategori baik, yang artinya siswa sudah mampu mengikuti bimbingan kelompok dengan baik.
Meningkatkan Kematangan Pemilihan Karir Melalui Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Problem Solving Safitri, Elfa; Kiswantoro, Arista; Zamroni, Edris
Journal Prakarsa Paedagogia Vol. 3 No. 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jpp.v3i1.5151

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: 1. Mendiskripsikan pelaksanaan Bimbingan Kelompok dengan teknik Problem Solving untuk meningkatkan kematangan pemilihan karir, 2. Mendiskripsikan peningkatan kematangan pemilihan karir melalui Bimbingan Kelompok dengan teknik Problem Solving siswa kelas XII SMA PGRI 1 Pati tahun pelajaran 2018/2019. Jenis Penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Bimbingan dan Konseling. Subjek yang diteliti adalah siswa kelas XII, sebanyak 9 siswa yang mempunyai kematangan pemilihan karir yang belum matang. Analisis data diperoleh dari data kualitatif yang dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian pra siklus dengan meningkatkan kematangan pemilihan karir siswa diperoleh persentase 59% masuk dalam kategori kurang. Setelah diberikan layanan bimbingan kelompok dengan teknik problem solving siklus I dengan memperoleh persentase 81% masuk dalam kategori baik dan mengalami peningkatan sebesar 22% dari pra siklus. Siklus II memperoleh persentase 87% dengan kategori sangat baik dan mengalami peningkatan sebesar 6%. Berdasarkan hasil siklus I dan siklus II menunjukkan bahwa bimbingan kelompok dengan teknik problem solving dapat meningkatkan kematangan pemilihan karir siswa kelas XII SMA PGRI 1 Pati tahun pelajaran 2018/2019.
Bimbingan Kelompok Teknik Psikodrama Untuk Meningkatkan Kecerdasan Emosional Siswa Dalam Bergaul Dengan Teman Sebaya Octaviana, Ita Nur; Kiswantoro, Arista; Hidayati, Richma
Journal Prakarsa Paedagogia Vol. 3 No. 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jpp.v3i1.5153

Abstract

Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Bimbingan dan Konseling (PTBK). Subjek yang diteliti adalah siswa kelas XI IPS - 3 SMA Negeri 1 Mejobo Kudus, sebanyak 8 siswa yang mempunyai kecerdasan emosi dalam bergaul dengan teman sebaya rendah. Variabel penelitian yang digunakan dua variabel yaitu: variabel bebas (X) adalah layanan bimbingan kelompok teknik psikodrama, variabel terikat (Y) adalah Meningkatkan kecerdasan emosional siswa dalam bergaul dengan teman sebaya. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi dan wawancara. Analisis data yang digunakan adalah teknik observasi dan wawancara. Analisis data yang digunakan adalah analisis data kulitatif deskriptif. Hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti adalah kondisi dari 8 siswa yang mempunyai kecerdasan emosional siswa dalam bergaul dengan teman sebaya rendah pada pra siklus memperoleh jumlah rata-rata skor 48 dengan dalam kategori sangat kurang. Pada akhir siklus I jumlah skor kecerdasan emosional siswa dalam bergaul dengan teman sebaya yaitu 72 dalam kategori kurang dan akhir kegiatan siklus II jumlah kondisi kecerdasan emosional siswa dalam bergaul dengan teman sebaya dari 8 siswa kelas XI IPS-3 SMAN 1 Mejobo Kudus adalah 100 dalam kategori sangat baik. Selain itu juga dapat disimpulkan bahwa hipotesis tindakan yang telah dibuat oleh peneliti pada bab II yang berbunyi “ Layanan Bimbingan Kelompok Teknik Psikodrama Dapat Meningkatkan Kecerdasan Emosional Siswa Kelas XI IPS-3 SMAN 1 Mejobo Kudus Dalam Bergaul Dengan Teman Sebaya”, dinyatakan diterima.