Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PENGEMBANGAN MATERI DENGAN PPT INTERAKTIF BERBASIS MODEL PEMBELAJARAN TPS (THINK-PAIR-SHARE) UNTUK PEMBELAJARAN MAHARAH QIROAH DI MTsN 2 MALANG Waridatul Maulida Rumdina; Abdul Aziz; Slamet Daroini
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 02, Juni 2026 Produce
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.46757

Abstract

Penelitian ini berangkat dari permasalahan rendahnya penggunaan media digital interaktif dalam proses pembelajaran maharah qirā’ah, yang berimplikasi pada minimnya partisipasi serta pemahaman siswa. Sejalan dengan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran berupa PowerPoint interaktif yang dikembangkan berdasarkan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS), sekaligus mengkaji tingkat kelayakan dan efektivitasnya dalam pembelajaran bahasa Arab. Metode yang diterapkan adalah Research and Development (R&D) dengan mengacu pada model ADDIE yang mencakup lima tahapan, yaitu analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek dalam penelitian ini melibatkan ahli materi, ahli media, guru, serta siswa kelas VIII MTsN 2 Malang. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, penyebaran angket, serta tes hasil belajar. Selanjutnya, data dianalisis menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif untuk mengetahui tingkat validitas, kepraktisan, dan efektivitas media yang dikembangkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang dihasilkan termasuk dalam kategori sangat layak berdasarkan penilaian ahli materi dengan persentase 82,5% dan ahli media sebesar 92,3%. Dari segi kepraktisan, media ini juga memperoleh kategori sangat baik berdasarkan tanggapan guru sebesar 94% dan siswa sebesar 88,97%. Di samping itu, efektivitas media terlihat dari peningkatan rata-rata nilai pada kelas eksperimen serta hasil uji N-Gain sebesar 81,07% yang berada pada kategori tinggi, disertai adanya perbedaan yang signifikan dibandingkan dengan kelas kontrol. Oleh karena itu, media PowerPoint interaktif berbasis model TPS dapat dinyatakan layak dan efektif untuk digunakan dalam pembelajaran maharah qirā’ah, serta berpotensi menjadi salah satu inovasi dalam pembelajaran bahasa Arab.
ANALISIS OTONOMI BELAJAR BAHASA ARAB SANTRI BERDASARKAN SELF-DETERMINATION THEORY: STUDI KASUS DI PPTQ AS-SA’ADAH Fiqi Rihadatul Aisy; Slamet Daroini; Abul Ma’ali
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 02 Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.48102

Abstract

This study aims to describe and analyze the fulfillment of autonomy needs in students’ motivation to learn Arabic at PPTQ As-Sa’adah Malang based on the perspective of Self-Determination Theory (SDT). This research was motivated by the importance of motivation in language learning and the differences in students’ learning independence within the structured environment of Islamic boarding schools. This study employed a qualitative approach with a case study design. Data were collected through in-depth interviews with students and boarding school caregivers, participatory observation, and documentation. Data analysis was conducted through data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings revealed that the students’ autonomy needs were reflected in their freedom to choose learning strategies, involvement in determining learning methods, ability to motivate themselves when experiencing laziness, and personal goals in learning Arabic. Some students demonstrated independent learning initiatives through muhadasah practices, self-directed vocabulary searching, and peer discussions. However, other students still depended heavily on teachers’ guidance during the learning process. Furthermore, Arabic learning at PPTQ As-Sa’adah remains within a compulsory and structured boarding school system, causing autonomy implementation to coexist with teacher control and direction. This study indicates that the fulfillment of autonomy needs contributes to increasing students’ engagement and motivation in learning Arabic.