Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH METODE LATIHAN SMALL SIDED GAMES TERHADAP KEMAMPUAN PASSING DALAM PERMAINAN SEPAKBOLA Ellen B Lomboan; Nofrie Sondakh; Ridel Wantania
OLYMPUS: Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 2 No. 01: Juni 2021
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (655.851 KB) | DOI: 10.53682/jo.v2i01.2309

Abstract

Berdasarkan hasil pengamatan peneliti ditemukan masalah dalam penelitian ini adalah melalui kegiatan ekstrakulikuler siswa SMA Negeri 1 Dimembe ditemukan siswa banyak melakukan kesalahan passing dan secara umum tingkat akurasi pemain masih kurang sehingga bola sering tidak tepat sasaran. Metode eksperimen merupakan metode yang dipakai peneliti dalam pelasanaan penelitian ini dengan jumlah populasi sebesar 26 siswa. Adapun pengambilan data disesuaikan dengan instrument penelitian yang ada yaitu tes menyepak dan menghentikan bola dalam permainan sepak bola. Sedangkan untuk teknik pengolahan data peneliti memakai teknik statistic uji t 95% tingkat kebenaran pada hasil penelitian oleh sebab itu hipotesis penelitian adalah terdapat pengaruh metode latihan small sided games terhadap keemampuan passing dalam permainan sepak bola pada mahasiswa Jurusan PKL FIK Unima.
PENGARUH LATIHAN KOORDINASI MATA TANGAN TERHADAP KEMAMPUAN DROPSHOT DALAM PERMAINAN BULUTANGKIS PADA SISWA SMA KRISTEN TANAWANGKO Marchello Walewangko; Ellen Lomboan; M. Mumekh
OLYMPUS: Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 2 No. 02: Desember 2021
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (67.559 KB) | DOI: 10.53682/jo.v2i02.2959

Abstract

Jika melihat kemampuan siswa SMA Kristen Tanawangko, masih banyak yang belum mampu melakukan pukulan dropshot dengan baik. Hal ini sangat nampak dalam permainan maupun dalam pelaksanaan pembelajaran, siswa sebagian besar dalam melakukan pukulan dropshot ada yang tidak bisa melewati net dan ada juga yang hasil pukulan dropshot yang tinggi di atas net sehingga akam ,eudahan bagi lawan untuk mematikan cock dengan pukulan smash. Bulutangkis merupakan salah satu bentuk permainan yang bertujuan untuk berusaha mematikan cock di daerah lawan dan juga untuk menghindar agar cock tidak jatuh di lapangan sendiri. Koordinasi mata tangan dalam penelitian ini adalah latihan yang akan diberikan kepada siswa dalam usaha meningkatkan kemampuan pukulan dropshot dalam permainan bulutangkis. Adapun bentuk-bentuk latihan yang dimaksud antara lain: latihan melempar bola tenis ke dinding, melakukan pukulan ke dinding dan melakukan dropshot
HUBUNGAN KEKUATAN LENGAN KEMAMPUAN SERVIS ATAS PERMAINAN BOLA VOLI MAHASISWA JURUSAN KEPELATIHAN FIK UNIMA Rifan Kaunang; Nofrie Sondakh; Ellen Lomboan
OLYMPUS: Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 2 No. 02: Desember 2021
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.042 KB) | DOI: 10.53682/jo.v2i02.2962

Abstract

Untuk dapat melakukan servis dengan baik seorang pemain di tuntut untuk memiliki daya ledak otot lengan yang baik, peranan daya ledak otot lengan dalam melakukan servis terutama servis atas, yakni pada saat impact antara bola dengan telapak tangan dan jari-jari tangan, menghasilkan bobot pukulan servis yang kuat dan cepat, disamping itu dapat mengarahkan pukulan servis ke sasaran yang diinginkan. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan teknik korelasi. Hipotesa dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan lengan kemampuan servi atas permainan bola voli mahasiswa jurusan kepelatihan FIK UNIMA. Berdsarkan hasil penelitian dan pembahasan maka dapat di tarik kesimpulan bahwa, terdapat hubungn yang positif dan signifikan antara power lengan dengan kemampuann servis atas permainan bola boli pada mahasiswa PKL FIK UNIMA.
PENGARUH LATIHAN DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI TERHADAP KEMAMPUAN MENAPAK DALAM PERMAINAN SEPAK TAKRAW Josua Mirah; Djajaty Loloang; Ellen Lomboan
OLYMPUS: Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 3 No. 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.024 KB) | DOI: 10.53682/jo.v3i1.4231

Abstract

Yosua Mirah NIM 17 703 106. Judul Pengaruh Latihan Daya Ledak Otot Tungkai Terhadap Kemampuan Menapak Dalam Permainan Sepak Takraw Pada Mahasiswa Jurusan PKL FIK Unima.Masalah dalam penelitian ini adalah Apakah terdapat pengaruh latihan daya ledak otot tungkai terhadap kemampuan menapak dalam permainan sepak takraw untuk mahasiswa putra semester VI Jurusan PKL FIK UNIMA. Maksud pengkajian supaya memahami dampak latihan daya ledak otot tungkai tentang meningkatkan menapak pada cabang olahraga sepak takraw. Tesis pengkajian didapati adanya efek dari latihan daya ledak otot tungkai kemampuan menapak permainan sepak takraw. Cara pemeriksaan yang dipakai yaitu gaya riset eksperimental memakai taksiran “randomized control group pre-test and post-test design”. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa putera semester VI Jurusan PKLO. Sampel penelitian ini berjumlah 20 orang sesuai jumlah populasi dan dibagi dua kelompok menjadi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dengan cara random. Instrument pengumpulan data menggunakan tes keterapilan menapak dari Nurhasan. Tehnik analisa data yang digunakan yaitu uji statistik t, dimana hasil tob, = 7,577 > ttab = 2,101 sehingga Ho ditolak dan meerima Ha yang menyatakan bahwa rata-rata kemampuan menapak bola pada kelompok eksperimen yang diberikan program latihan daya ledak otot tungkai lebih besar peningkatannya dari pada rata-rata kemampuan menapak bola dalam permainan sepak takraw pada kelompok kontrol.
PENGARUH METODE DEMONSTRASI TERHADAP KEMAMPUAN SERVIS PENDEK DALAM PERMAINAN BULU TANGKIS PADA SISWA SMP NEGERI 3 TONDANO Mardiyanto Lokiman; Ellen B Lomboan; Barcilius Sukadana
OLYMPUS: Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 3 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jo.v3i2.5558

Abstract

Permasalahan dalam tinjauan ini adalah: Apakah ada pengaruh strategi show terhadap kemampuan short serve pada pertandingan bulu tangkis siswa SMP Negeri 3 Tondano. Tujuan Pengujian : Untuk mengetahui pengaruh teknik ekshibisi terhadap kemampuan short serve pada pertandingan bulu tangkis siswa SMP Negeri 3 Tondano. Teori pengujian: Ada pengaruh teknik pukulan terhadap kemampuan servis pendek pada pertandingan bulu tangkis siswa SMP Negeri 3 Tondano. Teknik pemeriksaan yang digunakan adalah strategi uji coba dengan perlakuan sebagai strategi pertunjukan yang dibiarkan cukup lama. Populasinya adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 3 Tondano ke atas sebanyak 24 orang dan contohnya dibagi menjadi dua kelompok, masing-masing 12 pada pertemuan tes dan 12 pada kelompok patokan. .Instrumen bermacam-macam informasi: Tes Servis Singkat dalam Permainan Bulu Tangkis. Konfigurasi pemeriksaan yang digunakan: Kelompok benchmark acak rencana pre-test dan post-test. Pengujian spekulasi menggunakan metode terukur dengan uji t. Hasil pengujian spekulasi, diperoleh t persepsi sebesar 5,60 sedangkan t tabel yang didapat dari tingkat peluang n-1 + n2 - 2 adalah 12 + 12 - 2 = 22 dan derajat kepastian = 0,05 adalah 1,717. Sesuai model uji mengakui Ho jika t persepsi lebih sederhana dari t tabel dan menolak Ho jika persepsi t lebih menonjol dari t tabel. Karena persepsi t lebih penting daripada t tabel, konsekuensi pengujian menunjukkan bahwa Ho menolak dan mengakui Ha. Akhir dari review: Ada pengaruh strategi show terhadap kemampuan short serve dalam pertandingan bulu tangkis siswa SMP Negeri 3 Tondano,.
PENGARUH LATIHAN KEKUATAN OTOT LENGAN TERHADAP KEMAMPUAN SERVIS PANJANG DALAM PERMAINAN BULUTANGKIS PADA SISWA SMA NEGERI 1 GURU LOMBOK KALAWAT Ellen B. Lomboan; Jeanne R. Malonda; Pramacella C. I Sigarlaki
OLYMPUS: Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 4 No. 1 (2023): Juli 2023
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jo.v4i1.7125

Abstract

Dalam penelitian ini, pertanyaan yang diajukan adalah apakah latihan kekuatan otot lengan berpengaruh terhadap kemampuan servis panjang dalam permainan bulu tangkis siswa SMA Negeri 1 Guru Lombok Kalawat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak dari latihan kekuatan otot lengan terhadap kemampuan servis panjang dalam permainan bulu tangkis siswa SMA Negeri 1 Guru Lombok Kalawat. Hipotesis penelitian menyatakan bahwa terdapat pengaruh antara latihan kekuatan otot lengan dengan kemampuan servis panjang dalam permainan bulu tangkis siswa SMA Negeri 1 Guru Lombok Kalawat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Populasi penelitian terdiri dari 24 siswa putra yang berada di kelas X SMA Negeri 1 Guru Lombok Kalawat. Sampel penelitian menggunakan seluruh populasi dengan total 24 orang, yang dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok eksperimen dengan 12 orang dan kelompok kontrol dengan 12 orang lainnya. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah tes servis panjang dalam permainan bulu tangkis. Desain penelitian melibatkan pre-test dan post-test dengan penggunaan kelompok acak. Untuk menguji hipotesis, digunakan teknik statistik uji t. Hasil perhitungan dengan uji t menunjukkan bahwa nilai t observasi (tob) adalah 5,77. Dari tabel nilai kritis t dengan tingkat signifikansi α = 0,05 dan derajat kebebasan n_1 + n_2 - 2, diperoleh nilai t tabel (ttab) sebesar 2,074. Dalam hal ini, nilai tob = 5,77 > ttab = 2,074, sehingga hipotesis nol (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima.
PEMBINAAN SASANA TINJU DI SARIO BOXING DI KOTA MANADO Rafli Bondi Rafli; Ellen B. Lomboan; Nolfie Piri
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 4 No. 1 (2023): (JUNI 2023) JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpjsre.v4i1.6320

Abstract

This study aims to reveal how coaching in order to get a boxing athlete who has a winning mentality. My research uses a qualitative approach, which uses information gathering methods through observation, interviews. The results of the study are as follows: (1) Cadre training and Talent Direction, have been running according to what the gym administrators wanted, (2) The training program is determined by the coaches of the Sario boxing boxing gym in accordance with the situation and conditions (3) each trainer is very Playing a role in increasing the performance of a boxing athlete in the gym, even though there are only two coaches who are certified coaches and the rest do not have trainer certificates, and they are former boxing athletes, (4) the facilities and infrastructure in the gym and sario boxing are very adequate ( 5), Community support for the Sario Boxing gym is mostly very very supportive, (6), the achievements of the athletes in the Sario Boxing gym are very good because it can be proven by the achievements they have achieved
GAMBARAN POLA TIDUR MAHASISWA ILMU KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS NEGERI MANADO SELAMA PANDEMI COVID-19 Ellen Bernadet Lomboan; Jeane Roosye Malonda; Anatasya Rawis; Richard Palilingan
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.14493

Abstract

Tidur didefinisikan sebagai suatu keadaan bawah sadar saat orang tersebut dapat dibangunkan dengan pemberian rangsang sensorik atau dengan rangsang lainnya. Tidur juga merupakan kebutuhan dasar yang mempengaruhi kualitas hidup, fisik, juga mental seseorang dan merupakan aktivitas harian yang terbukti berhubungan dengan pengaturan energi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pola tidur sehat mahasiswa program studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Manado selama pandemi COVID-19. Jenis penelitian yang digunakan, yaitu penelitian survey deskriptif yaitu penelitian yang dilakukan untuk mendeskripsikan atau menggambarkan keadaan mahasiswa, dengan menggunakan pendekatan cross-sectional. Yaitu untuk dilakukan analisa mengenai gambaran pola tidur sehat terhadap mahasiswa Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Manado. Lokasi penelitian pada mahasiswa Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Manado. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei 2022, Populasi dalam penelitian ini yaitu Mahasiswa Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat di Universitas Negeri Manado yang berjumlah 542 orang,sampel yang dipakai berjumlah 84 responden Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan mengenai Gambaran Pola Tidur Sehat Mahasiswa Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Manado Selama Pandemi Covid-19, maka dapat di ambil kesimpulan bahwa Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian responden mengalami pola tidur sehat yang tidak baik. Responden yang masuk dalam kategori Baik berjumlah 32 orang (38,1%), dan responden yang masuk dalam kategori Tidak Baik berjumlah 52 orang (61,9%)
The Effect of Exercise and Balance on the Accuracy of the Service Corner in the Takraw Game on Tondano 3 High School Students Alen Inlans Lanongbuka; Ellen Lomboan
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 5 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research uses a quantitative approach with an experimental method. This study aims to determine the ability of the service corner between plyometric training and weight training, find out the interaction between training and balance of the ability of the service corner, know the ability of the service corner between plyometric training and weight training for those who have high balance and know the ability of the service corner between plyometric training and weight training for those who have low balance in students of SMA Negeri 3 Tondano. In this study, the instrument was used as a data collection tool, namely the accuracy of the service corner test. To test the research hypothesis two-way ANAVA analysis was used as a factorial design with a significance level of α = 0.05 which was then followed by the Tukey test to find out which groups were superior. The results showed no difference in the effect of plyometric training and weight training. There is no interaction between training and balance of corner service abilities in the soccer takraw game. For groups of students who have high balance it is better to use weight training compared to plyometric training to improve corner service abilities. For groups of students who have a low balance, it is better to use plyometric training than weight training to improve corner service ability.
Pengaruh Tingkat Koordinasi dalam Menentukan Metode Latihan yang Relevan pada Keterampilan Lompat Jangkit Mahasiswa FIK UNIMA Tondano Lomboan, Ellen Bernadet
Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran Vol 2, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.237 KB) | DOI: 10.17977/um031v2i12015p262

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah tingkat koordinasi dapat menentukan metode latihan yang relevan untuk menghasilkan ketrampilan lompat jangkit. Populasinya adalah seluruh mahasiswa putera FIK Unima Program Studi Pendidikan Kepelatihan yang lulus mata kuliah atletik. Untuk menentukan kelompok yang mewakili koordinasi tinggi dan koordinasi rendah, digunakan teknik prosentase yaitu 27 % untuk batas atas dan 27 % untuk batas bawah. Maka diperoleh sampel mahasiswa dengan koordinasi tinggi sebanyak 20 orang dan sampel diacak 10 orang untuk perlakuan A (metode latihan pliometrik) dan 10 orang untuk perlakuan B (metode latihan beban). Mahasiswa dengan koordinasi rendah sebanyak 20 orang dan sampel diacak 10 orang untuk perlakuan A (metode latihan pliometrik) dan 10 orang untuk perlakuan B (metode latihan beban). Untuk pengujian hipotesis penelitian digunakan analisis varians dua-jalan (two-way ANAVA) seperti pada rancangan faktorial dengan taraf signifikansi α = 0,05 dan dilanjutkan dengan uji Tukey untuk mengetahui kelompok eksperimen mana yang lebih unggul. Hasil analisis menunjukkan jika terdapat interaksi antara metode latihan dan koordinasi terhadap hasil keterampilan lompat jangkit. Bagi mahasiswa yang memiliki koordinasi tinggi dengan metode latihan pliometrik lebih baik dibandingkan dengan metode latihan beban terhadap hasil keterampilan lompat jangkit. Bagi mahasiswa yang memiliki koordinasi rendah dengan metode latihan beban lebih baik dibandingkan dengan metode latihan pliometrik terhadap hasil keterampilan lompat jangkit. Abstract: This study aims to determine whether the level of coordination can determine the relevant training methods to produce infectious jump skills. The population is all FIK male students Unima Coaching Education Study Program who passed athletic courses. To determine the group that represents high coordination and low coordination, the percentage technique is 27% for the upper limit and 27% for the lower limit. Then a sample of 20 highly coordinated students was obtained and 10 people were randomized to treatment A (plyometric training method) and 10 people to treatment B (weight training method). 20 students with low coordination and 10 people randomized to treatment A (plyometric training method) and 10 people to treatment B (weight training method). To test the research hypothesis used two-way ANOVA analysis as in the factorial design with a significance level of α = 0.05 and followed by the Tukey test to find out which experimental group was superior. The results of the analysis show if there is an interaction between the training method and the coordination of the results of the infection jump skill. For students who have high coordination with the plyometric training method, it is better than the weight training method for the results of the infectious jump skill. For students who have low coordination with the weight training method, it is better than the plyometric training method for the results of infectious jump skills.