Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS PERBEDAAN PERSEPSI ENVIRONMENTAL KNOWLEDGE DALAM PERPEKTIF GENDER GENERASI Z DEMI MENDUKUNG TERCAPAINYA SUSTAINABLE CONSUMPTION BEHAVIOR Pranatasari, Fransisca Desiana
JURNAL EKOBIS DEWANTARA Vol 7 No 2 (2024): JURNAL EKOBIS DEWANTARA
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi UST

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/ed_en.v7i1.3970

Abstract

Isu global warming telah banyak dibahas berbagai bidang. Beberapa tindakan juga telah dilakukan untuk mengurangi dampak negatif dari global warming itu sendiri. Dalam konteks manajemen, salah satu topik hangat untuk mengurangi dampak negatif tersebut adalah mengenai perilaku konsumen terutama perilaku konsumsi berkelanjutan. Para ahli percaya hal ini dapat menjadi solusi yang baik dimasa depan. Maka untuk mencapai hal tersebut, perlu pengetahuan yang cukup mengenai lingkungan atau environmental knowledge agar bumi kita terjaga oleh siapapun kita baik laki-laki maupun perempuan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan environmental knowledge ditinjau dalam perspektif gender pada Generasi Z. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Unit analisis individu. Populasi WNI yang sudah menggunakan produk berkelanjutan atau ramah lingkungan dengan rentang usia termasuk dalam Generasi Z. Data primer didapat dari pengisian kuesioner. Teknik penentuan sampel yang digunakan adalah accidental sampling. Hal uji didapatkan data tidak normal (statistika non parametrik) sehingga dilakukan uji beda mann whitney. Hasil penelitian menyatakan bahwa terdapat perbedaan environmental knowledge antara laki-laki dan perempuan pada Generasi Z.
AGILE MARKETING SEBAGAI SOLUSI BUSINESS DISRUPTION MENUJU KEBANGKITAN BISNIS UMKM PASCA COVID-19 Pranatasari, Fransisca Desiana
Modus Vol. 33 No. 2 (2021): MODUS
Publisher : Faculty of Business and Economics Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/modus.v33i2.4662

Abstract

ABSTRACTMost of the business organizations in Indonesia experienced business disruption due to the Covid-19 pandemic. Not a few also end up going bankrupt and unable to survive. Business resilience is very necessary in order to achieve a revival of the small and medium enterprises (SME) business because of its strategic role in the national economy. For that, we as marketers need to manage marketing activities that are adaptive and flexible in accordance with the potential of SME themselves through agile marketing. The aim of this research is to formulate a framework for business revival during and after a crisis such as Covid-19. This research allows for making suggestions for effective marketing division procedures for business organizations in dealing with this business disruption. The descriptive qualitative approach was carried out by the researcher to get a picture of the situation experienced by SME. The method of data collection was carried out by interview, observation and documentation with purposive sampling as a method of selecting research sources. Triangulation of sources and triangulation of techniques were chosen by the researcher to ensure the validity of the data. The sources of this research were 5 SME actors (owners). As a result, agile marketing can be used as a business disruption solution. Thus, SME can slowly restore the condition of their business organizations so that they can rise after Covid-19.Keywords:    agile marketing; business disruption; business revival; small and medium enterprises; Covid-19ABSTRAKBanyak organisasi bisnis di Indonesia yang mengalami disrupsi yang disebabkan oleh pandemi Covid-19. Tidak sedikit pula yang akhirnya bangkrut dan tidak mampu bertahan. Ketahanan bisnis sangat penting untuk mencapai kebangkitan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), karena peran penting mereka dalam perekonomian nasional. Untuk itu, para pemasar (marketers) perlu melakukan manajemen aktivitas pemasaran yang adaptif dan fleksibel sesuai dengan potensi dari UMKM melalui agile marketing. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan kerangka kerja untuk kebangkitan bisnis selama dan sesudah krisis seperti Covid-19. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan mengenai prosedur divisi pemasaran yang efektif bagi organisasi bisnis di dalam menangani disrupsi bisnis tersebut. Pendekatan deskriptif kualitatif digunakan dalam penelitian ini untuk memperoleh gambaran mengenai situasi yang dialami oleh UMKM. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan menggunakan metode purposive sampling dalam memilih sumber penelitian. Metode triangulasi sumber dan triangulasi teknik digunakan dalam penelitian ini untuk memastikan validitas data. Sumber data penelitian ini adalah lima pelaku UMKM (pemilik). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa agile marketing dapat digunakan sebagai solusi untuk menghadapi disrupsi bisnis. Dengan demikian, UMKM dapat memulihkan kondisi usaha mereka secara perlahan-lahan dan dapat bangkit kembali setelah pandemi Covid-19.Kata kunci:     agile marketing; disrupsi bisnis; kebangkitan bisnis; usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM); Covid -19
ENTREPRENEURIAL MARKETING DAN KINERJA ORGANISASI PADA UMKM DI TENGAH KETIDAKPASTIAN FAKTOR LINGKUNGAN Pranatasari, Fransisca Desiana; Wadyatenti, Maria Angela Diva Vilaningrum
Modus Vol. 34 No. 1 (2022): MODUS
Publisher : Faculty of Business and Economics Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/modus.v34i1.5175

Abstract

ABSTRACTMicro, small & medium enterprises (MSMEs) are the main actors that have become one of the pillars of the national economy in developing countries, especially Indonesia. The contribution of MSMEs to the national economy (GDP) is 61.1% and it is able to absorb productive workers in Indonesia. However, the Covid-19 pandemic has had a significant impact on MSME players, which resulted in a decline in Indonesia's GDP and indicated a global economic recession. In this uncertain condition, MSMEs are required to survive with all the resources that they have to maintain their performance and even expected to achieve growth. Entrepreneurial marketing (EM) is a right conceptual approach to implemented in MSMEs in order to maintain MSME performance in uncertain conditions, especially on external environmental factors. The concept of Entrepreneurial Marketing had replaced the traditional marketing concept which had been a business solution. This study provides a conceptual framework and analysis that discusses the role of entrepreneurial marketing that improves organizational performance in the middle of this uncertainty environmental factors in MSMEs from a literature review. Previous research has shown that entrepreneurial marketing has a positive impact on organizational performance in the middle of uncertain environment. Thus, it is hoped that the conceptual model of entrepreneurial marketing can improve the performance of SMEs in the middle of uncertain environment so as to achieve competitive advantage.Keywords:  entrepreneurial marketing (EM); organizational performance; uncertainty;    environmental factors; micro, small & medium enterprises (MSMEs)ABSTRAKUsaha mikro, kecil & menengah (UMKM) merupakan aktor utama yang menjadi salah satu tonggak perekonomian nasional di negara berkembang khususnya Indonesia. Kontribusi UMKM terhadap perekonomian nasional (PDB) sebesar 61,1% dan mampu menyerap tenaga kerja produktif di Indonesia. Namun, pandemi Covid-19 memberikan dampak yang signifikan bagi pelaku UMKM yang berdampak pada turunnya PDB Indonesia dan mengindikasikan adanya resesi perekonomian global. Dalam kondisi ketidakpastian ini, UMKM dituntut untuk mampu bertahan dengan segala sumber daya yang dimilikinya untuk mempertahankan kinerja mereka bahkan diharapkan mampu mencapai pertumbuhan. Entrepreneurial marketing (EM) merupakan pendekatan konsep yang sesuai untuk diimplementasikan pada UMKM dalam rangka mempertahankan kinerja UMKM dalam kondisi ketidakpastian terutama pada faktor lingkungan eksternal. Konsep entrepreneurial marketing telah meninggalkan konsep pemasaran tradisional yang selama ini menjadi solusi usaha. Penelitian ini memberikan kerangka konseptual dan analisis yang membahas bagaimana peran entrepreneurial marketing terhadap peningkatan kinerja organisasi di tengah ketidakpastian faktor lingkungan pada UMKM melalui literature review. Penelitian terdahulu menunjukkan entrepreneurial marketing mampu memberikan dampak positif pada kinerja organisasi di tengah ketidakpastian lingkungan. Diharapkan model konseptual entrepreneurial marketing pada UMKM dapat meningkatkan kinerja UMKM di tengah ketidakpastian lingkungan sehingga mencapai keunggulan kompetitif.Kata kunci:    entrepreneurial marketing (EM); kinerja organisasi; ketidakpastian; faktor lingkungan; usaha mikro, kecil & menengah (UMKM)