Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search
Journal : eProceedings of Engineering

Kapasitas Sistem Noma-vlc Dengan Perubahan Metode Alokasi Daya Pada Kanal Propagasi NLOS Rana Ayunda Salsabila; Brian Pamukti; Nachwan Mufti Adriansyah
eProceedings of Engineering Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu kekurangan dalam sistem visible light communication (VLC) yaitu sempitnya bandwidth modulasi yang dapat mengurangi kapasitas yang dicapai sistem. Pada penelitian ini, diimplementasikan nonorthogonal multiple access (NOMA) untuk meningkatkan kapasitas sistem. NOMA merupakan suatu teknik penggabungan beberapa sinyal yang dilakukan berdasarkan daya tiap user. Dalam sistem NOMA, terdapat superposition coding pada sisi pengirim dan successive interference cancellation (SIC) di sisi penerima. Tugas Akhir ini membandingan dua metode alokasi daya, gain ratio power allocation (GRPA) yang mempertimbangkan perbedaan kondisi kanal setiap user dengan metode alokasi daya static power allocation (SPA). Selain itu, dilakukan juga penelitian tentang pengaruh jumlah residu yang terjadi pada proses SIC dan pertambahan jumlah user terhadap performansi sistem dengan kondisi kanal NLOS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan alokasi daya GRPA lebih efektif digunakan dalam sistem NOMA-VLC dibandingkan dengan SPA. Dalam simulasi diperoleh bahwa penggunaan GRPA dapat meningkatkan kapasitas hingga 4.323% dari penerapan alokasi daya SPA. Selain itu, bertambahnya jumlah residu yang terjadi dalam proses SIC dan semakin banyak jumlah user dalam sistem NOMA-VLC berdampak pada penurunan performansi sistem.Kata Kunci: VLC, NOMA, NLOS, Alokasi Daya, SIC
Feasibility Study of LTE Network Implementation on Working Frequency 700 MHz, 2100 MHz, and 2300 MHz in Indonesia Feralia Fitri; Rendy Munadi; Nachwan Mufti Adriansyah
eProceedings of Engineering Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The increasing density of data traffic leads to an increase in the demand for telecommunication services. Therefore, in this study, the LTE network expansion was carried out using a choice of frequencies of 700 MHz, 2100 MHz, and 2300 MHz. The analysis was carried out from the technical, economic, and sensitivity aspects. Sensitivity analysis was used to determine the minimum ARPU for each candidate frequency. This research was conducted using a case study of the city of Yogyakarta. Based on the simulation results, the average RSRP values for the three candidate frequencies are in the very good range. The SINR values for the three candidate frequencies are in the normal category and the throughput values are in the very good category. The techno-economic calculations of IRR, NPV and payback period for the frequencies of 2100 MHz and 2300 are included in a feasible business, while at a frequency of 700 MHz it is not feasible to do so. The results of the sensitivity analysis show that the frequency of 2300 MHz is a feasible frequency to be implemented for LTE networks with the minimum ARPU and the minimum number of users. This research can be used for the operator as a consideration for the implementation of other frequencies on LTE networks. Keywords— capacity planning, coverage planning, LTE, techno economy, sensitivity analysis
Alokasi Sumber Daya Dengan Orientasi Acak Menggunakan Metode Algoritma Greedy Pada Visible Light Communication Raga Filydevilia Putra; Nachwan Mufti Adriansyah; Brian Pamukti
eProceedings of Engineering Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi Visible Light Communication (VLC) adalah teknologi komunikasi yang memiliki kapasitas besar. Dalam pengimpelemantasiannya diperlukan proses pengalokasian untuk meningkatkan kualitas sistem. Pengujian akan berfokus pada proses pengalokasian time slots ke User Equipment (UE) menggunakan penjadwalan algoritma Greedy. Penyebaran UE disebar secara acak di dalam ruangan ukuran 5x5x4 meter dengan jumlah dari 6 hingga 24 UE dan setiap orientasi UE diubah sudutnya secara bertahap antara 0â—¦, 15â—¦, dan 30â—¦. Pada hasil pengujian, nilai rata - rata kenaikan total throughput sistem terhadap variasi jumlah UE meningkat sebesar 0.034% jika sistem menggunakan penjadwalan algoritma Greedy dan power consumption yang dibutuhkan 2.19 kali lebih hemat dibandingkan tanpa penjadwalan algoritma Greedy. Perubahan orientasi sudut penerima ke 30â—¦ menghasilkan nilai rata rata total throughput terkecil yaitu sebesar 1444.096 Mbps dan terbesar pada sudut 0â—¦ dengan 1503.478 Mbps dalam variasi jumlah UE. Kemudian nilai fairness sistem dipengaruhi oleh jumlah UE yang tersedia dengan nilai fairness tertinggi sebesar 0.833 ketika jumlah terdapat 6 UE dan nilai fairness terkecil sebesar 0.208 ketika terdapat 24 UE dalam sistem. Hal tersebut membuktikan bahwa dengan penambahan jumlah UE dapat menaikkan total throughput dan menurunkan nilai fairness sistem. Kata kunci: Visible Light Communication, Resource Allocation, Channel State Information, Fairness
Konfigurasi Localhost pada Jaringan WiFi di Hotel Situmorang, Holan Mikhael S. B.; Adriansyah, Nachwan Mufti; Hantoro, Gunadi Dwi
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam industri perhotelan, pengelolaan jaringan WiFi menjadi faktor krusial untuk memastikan pengalaman optimal bagi para tamu. Kualitas layanan yang baik, termasuk akses internet yang cepat dan stabil, dapat meningkatkan kepuasan pengunjung. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan pengelolaan jaringan WiFi di Grand Hotel Preanger dengan menggunakan server lokal (localhost). Server lokal yang terprogram pada Mini PC akan dihubungkan ke pusat jaringan nirkabel di hotel. Dengan demikian, pemantauan jaringan WiFi dapat dilakukan secara efisien. Beberapa aspek yang dipantau meliputi kekuatan sinyal, kecepatan transfer data, dan penggunaan bandwidth. Manfaat menggunakan server lokal pada pusat jaringan antara lain kemandirian (tanpa mengandalkan layanan pihak ketiga), efisiensi (pemantauan langsung mengurangi latensi), dan akurasi (data yang ditampilkan berasal dari pusat jaringan hotel sehingga langsung ditampilkan pada website). Dengan menggabungkan teknologi server lokal dan pemantauan realtime, penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan WiFi di Grand Hotel Preanger. Data yang dikirimkan melalui komputer akan tampil pada website, memudahkan pengelolaan dan pengambilan keputusan. Kata kunci — Grand Hotel Preanger, Server Monitoring.
Rancang Bangun Monitoring Smart Power System Farhan, Mhd Althalif; Raharjo, Jangkung; Adriansyah, Nachwan Mufti
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan penduduk yang pesat di Indonesia telah meningkatkan kebutuhan listrik sebagai sumber energi utama. Saat ini, distribusi listrik di Indonesia masih menggunakan sistem terpusat, yang menyebabkan beberapa wilayah sulit dijangkau oleh jaringan listrik dan menghadapi masalah kestabilan pasokan. Untuk mengatasi masalah ini, Smart Grid, yang mengintegrasikan teknologi informasi dan komunikasi (ICT) serta perangkat lunak, menawarkan solusi dengan memungkinkan pemantauan dan pengendalian sistem tenaga listrik secara otomatis dan real-time. Telkom University, sebagai green campus, dengan mengadopsi konsep Smart Grid dan sumber energi terbarukan. Pembangkit listrik alternatif yang dimiliki, seperti PLTS, PLTB, PLTBIO, PLPICOHIDRO, PLTHH, dan PLTD, masih menggunakan sistem monitoring manual yang tidak efisien. Oleh karena itu, proyek ini bertujuan untuk merancang sistem monitoring berbasis Internet of Things (IoT) yang dapat memantau daya, arus, dan tegangan secara real-time melalui web dan aplikasi android. Sistem ini memungkinkan pengguna untuk memantau penggunaan daya listrik dari jarak jauh, sehingga distribusi daya dapat dilakukan secara merata dan efisien. Kata kunci— Energi alternatif, Monitoring, Internet of Things (IoT), Smart grid.
Rancang Bangun Monitoring Smart Power System Silviana, Rena; Raharjo, Jangkung; Adriansyah, Nachwan Mufti
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan penduduk yang pesat di Indonesia telah meningkatkan kebutuhan listrik sebagai sumber energi utama. Saat ini, distribusi listrik di Indonesia masih menggunakan sistem terpusat, yang menyebabkan beberapa wilayah sulit dijangkau oleh jaringan listrik dan menghadapi masalah kestabilan pasokan. Untuk mengatasi masalah ini, Smart Grid, yang mengintegrasikan teknologi informasi dan komunikasi (ICT) serta perangkat lunak, menawarkan solusi dengan memungkinkan pemantauan dan pengendalian sistem tenaga listrik secara otomatis dan real-time. Telkom University, sebagai green campus, dengan mengadopsi konsep Smart Grid dan sumber energi terbarukan. Pembangkit listrik alternatif yang dimiliki, seperti PLTS, PLTB, PLTBIO, PLPICOHIDRO, PLTHH, dan PLTD, masih menggunakan sistem monitoring manual yang tidak efisien. Oleh karena itu, proyek ini bertujuan untuk merancang sistem monitoring berbasis Internet of Things (IoT) yang dapat memantau daya, arus, dan tegangan secara real-time melalui web dan aplikasi android. Sistem ini memungkinkan pengguna untuk memantau penggunaan daya listrik dari jarak jauh, sehingga distribusi daya dapat dilakukan secara merata dan efisien. Kata kunci— Energi alternatif, Monitoring, Internet of Things (IoT), Smart grid.
Rancang Bangun Monitoring Smart Power System Salsabila, Siti Marwa; Raharjo, Jangkung; Adriansyah, Nachwan Mufti
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan penduduk yang pesat di Indonesia telah meningkatkan kebutuhan listrik sebagai sumber energi utama. Saat ini, distribusi listrik di Indonesia masih menggunakan sistem terpusat, yang menyebabkan beberapa wilayah sulit dijangkau oleh jaringan listrik dan menghadapi masalah kestabilan pasokan. Untuk mengatasi masalah ini, Smart Grid, yang mengintegrasikan teknologi informasi dan komunikasi (ICT) serta perangkat lunak, menawarkan solusi dengan memungkinkan pemantauan dan pengendalian sistem tenaga listrik secara otomatis dan real-time. Telkom University, sebagai green campus, berupaya mengurangi penggunaan energi fosil dan memastikan distribusi listrik yang efisien dengan mengadopsi konsep Smart Grid dan sumber energi terbarukan. Pembangkit listrik alternatif yang dimiliki, seperti PLTS, PLTB, PLTBIO, PLPICOHIDRO, PLTHH, dan PLTD, masih menggunakan sistem monitoring manual yang tidak efisien. Oleh karena itu, proyek ini bertujuan untuk merancang sistem monitoring berbasis Internet of Things (IoT) yang dapat memantau daya, arus, dan tegangan secara real-time melalui web dan aplikasi android. Sistem ini memungkinkan pengguna untuk memantau penggunaan daya listrik dari jarak jauh, sehingga distribusi daya dapat dilakukan secara merata dan efisien. Kata kunci— Energi alternatif, Internet of Things (IoT), Monitoring,Smart grid.
Rancang Bangun Monitoring Smart Power System Arafah, M. Ilmil Madya Noor; Raharjo, Jangkung; Adriansyah, Nachwan Mufti
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan penduduk yang pesat di Indonesia telah meningkatkan kebutuhan listrik sebagai sumber energi utama. Saat ini, distribusi listrik di Indonesia masih menggunakan sistem terpusat, yang menyebabkan beberapa wilayah sulit dijangkau oleh jaringan listrik dan menghadapi masalah kestabilan pasokan. Untuk mengatasi masalah ini, Smart Grid, yang mengintegrasikan teknologi informasi dan komunikasi (ICT) serta perangkat lunak, menawarkan solusi dengan memungkinkan pemantauan dan pengendalian sistem tenaga listrik secara otomatis dan real-time. Telkom University, sebagai green campus, dengan mengadopsi konsep Smart Grid dan sumber energi terbarukan. Pembangkit listrik alternatif yang dimiliki, seperti PLTS, PLTB, PLTBIO, PLPICOHIDRO, PLTHH, dan PLTD, masih menggunakan sistem monitoring manual yang tidak efisien. Oleh karena itu, proyek ini bertujuan untuk merancang sistem monitoring berbasis Internet of Things (IoT) yang dapat memantau daya, arus, dan tegangan secara real-time melalui web dan aplikasi android. Sistem ini memungkinkan pengguna untuk memantau penggunaan daya listrik dari jarak jauh, sehingga distribusi daya dapat dilakukan secara merata dan efisien. Kata kunci— Energi alternatif, Internet of Things (IoT), Monitoring, Smart grid.
Pemanfaatan Automatic Transfer Switch (ATS) untuk Pengendalian Beban Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Berbasis Website Aisy, Naura Safina Rahadatul; Raharjo, Jangkung; Adriansyah, Nachwan Mufti
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan prototipe alat kontrol untuk sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) menggunakan Automatic Transfer Switch (ATS). Saat ini, sistem PLTS di Universitas Telkom belum memiliki kontrol dan pemantauan terintegrasi, yang mengurangi efisiensi penggunaannya. Prototipe ini memanfaatkan ATS untuk secara otomatis beralih dari sumber daya PLTS utama ke cadangan ketika tegangan baterai turun di bawah 10,8 Volt. Hasil pengujian menunjukkan waktu switching otomatis rata-rata sebesar 4,9 detik. Dengan sistem ini, PLTS dapat dipantau dan dikendalikan secara real-time, meningkatkan efisiensi operasional dan deteksi masalah lebih awal. Pengujian menunjukkan waktu rata-rata pengisian baterai dari panel surya adalah 60 menit dan waktu pengosongan baterai sebesar 40,2 menit. Kata Kunci : Automatic transfer switch (ATS), energi terbarukan, internet of things (IoT), pembangkit listrik tenaga surya (PLTS), sistem kontrol energi.
Sistem Kontrol Energi Pintar Menggunakan IoT dan Automatic Transfer Switch untuk Optimalisasi PLTS Sambono, Oranda Aracelly; Raharjo, Jangkung; Adriansyah, Nachwan Mufti
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengembangkan prototipe sistem kontrol energi pintar yang memanfaatkan teknologi Internet of Things (IoT) dan Automatic Transfer Switch (ATS) untuk mengelola pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Universitas Telkom. Sistem ini menggunakan database Firebase untuk menyimpan data real-time dari sensor dan perangkat kontrol, memungkinkan analisis data untuk mengidentifikasi pola penggunaan energi dan mendeteksi masalah lebih awal. Pengujian sistem menunjukkan bahwa pengisian daya dari panel surya konsisten dengan waktu rata-rata 60 menit untuk mencapai tegangan akhir 13,4 Volt. ATS DC berfungsi dengan baik, melakukan switching otomatis dalam rata-rata 4,9 detik. Respons relay untuk kontrol beban menunjukkan performa memadai, dengan rata-rata waktu 5,273 detik untuk mengaktifkan dan 4,187 detik untuk mematikan beban. Website kontrol energi dinilai "Acceptable" dengan kinerja QoS yang baik dalam throughput, packet loss, delay, dan jitter. Hasil ini menunjukkan bahwa sistem kontrol energi pintar yang dikembangkan efektif untuk pengendalian dan pemantauan energi terbarukan, meskipun masih memerlukan beberapa perbaikan untuk meningkatkan keandalan dan kinerja sistem. Kata kunci— Automatic Transfer Switch (ATS), Internet of Things (IoT), Sistem kontrol energi pintar.
Co-Authors Adhiatma, Fachri Nugraha Aditya , Reza Afifah, Syifa Hana Agus Dwi Prasetyo Ahmad Tri Hanuranto Aisy, Naura Safina Rahadatul Akbar Rozak Akhmad Hambali Andi Fadil Mappareppa Andi Kahfi Basofi Aprian Firlanda Imani Arafah, M. Ilmil Madya Noor Arfianto Fahmi Ariati Diah Wardhany Arum Rachmapramita Arum Rachmapramita, Arum Astri Wulandari Averrous Cendikia Islami Bagio Budiardjo Bambang Setia Nugroho Bayu Ardiansyah Rahmadhani Brian Pamukti Brian Pramukti Budi Syihabuddin Desi Nurqamarina Ramadhani DHONI PUTRA SETIAWAN Doan Perdana Edgar Giovanni Ariestawan EDWAR EDWAR Erna Sri Sugesti Fachri Nugraha Adhiatma Fahrizal Mohamad Fadli Fairuzh Shalma Nabila Farhan, Mhd Althalif Febri Zenti Ramadhani Feralia Fitri Fitri Imansyah Hafidudin . Hanifah, Dyatisa Hantoro, Gunadi Dwi Harfan Hian Ryanu Herlina, Lisye Hibatullah, Helmi Putra Hikmah, Indah Nurul Jangkung Raharjo KHOIRUL ANWAR Kris Sujatmoko Kusumawardhani, Eka Lista Anggayani Martinus Erico Noktafianus Hindarto Maulana, M. Irfan Miftakhul Meiliana Rahmawati Muhamad Asvial Muhammad Dzaky Ivansyah Muhammad Fawwaz Nesta Radha Muhammad Irfan Maulana NILADBRATA, REYVALDO FAHREZY Ningrum, Nadhifah Puspita Nisa Noor Amalia Nur Andini Nur Izza Rahma Nurain Silalahi PRATAMA, BIMA SURYA Pratama, Faris Candra Yoga Putra, Leonardus Sandy Ade putri angelia Putri, Aquila Anandya Putu Riyana Paramita Raga Filydevilia Putra Raharjo, Risqi Herlambang Raihansyah, Muhammad Rafli Rana Ayunda Salsabila Rayhan Nauvaldi Rendy Munadi Rezha Aulia Riyanda Ridha Muldina Negara Rina Pudji Astuti Risqi Herlambang Raharjo Robby Aris Cahyadi Robby Awaludin Rozak, Akbar Salsabila, Siti Marwa Sambono, Oranda Aracelly Sari, Nunung Puspa Shilvy Fatma Fitria Rachmawati Silviana, Rena Situmorang, Holan Mikhael S. B. Sutari, Wiyono Syifa Hana Afifah Uke Kurniawan Usman Vika Oktavia Vinsensius Sigit Widhi Prabowo Yusri, Alvin