Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Model Matematika SEIR Pada Penyakit Diabetes Mellitus Tipe 2: Model Matematika SEIR Pada Penyakit Diabetes Mellitus Tipe 2 Siti Nurazizah; Asrul Sani; Muhammad Kabil Djafar; Wayan Somayasa; La Gubu
Jurnal Matematika Komputasi dan Statistika Vol. 4 No. 1 (2024): Januari-April
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jmks.v4i1.83

Abstract

Diabetes mellitus adalah penyakit metabolisme karbohidrat, protein dan lemak yang tidak normal. Penyakit ini disebabkan oleh kurangnya sensitivitas otot dan jaringan terhadap insulin, yang disebut resistensi insulin, atau kekurangan hormon insulin. Diabetes mellitus tipe 2, pankreas masih dapat membuat insulin, tetapi insulin tersebut berkualitas buruk dan tidak dapat berfungsi dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk membahas model epidemik untuk penyakit diabetes mellitus tipe 2. Dari hasil analisis model diperoleh dua titik kesetimbangan yaitu titik kesetimbangan bebas penyakit dan titik kesetimbangan endemik. Analisis kestabilan titik kesetimbangan bebas penyakit menggunakan linearisasi disekitar titik kesetimbangan. Untuk mencari bilangan reproduksi dasar juga dilakukan dengan metode matriks generasi selanjutnya. Hasilnya, titik kesetimbangan bebas penyakit stabil asimtotik jika bilangan reproduksi dasar kurang dari satu, artinya penyakit akan menghilang setelah jangka waktu tertentu, sedangkan titik kesetimbangan endemik stabil jika bilangan reproduksi dasar lebih dari satu, artinya penyakit akan tetap ada. Simulasi numerik model untuk penyakit diabetes mellitus tipe 2 yang dilakukan sejalan dengan analisis perilaku model.
PENERAPAN METODE TRIPLE EXPONENTIAL SMOOTHING WINTER’S DALAM MERAMALKAN LAJU INFLASI: METODE TRIPLE EXPONENTIAL SMOOTHING WINTER’S Wa Ode Israwati; Ruslan; Muhammad Kabil Djafar
Jurnal Matematika Komputasi dan Statistika Vol. 4 No. 2 (2024): Mei-Agustus
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jmks.v4i2.89

Abstract

Inflasi adalah suatu indikator untuk melihat stabilitas ekonomi suatu wilayah yang menunjukkan perkembangan harga barang dan jasa secara terus menerus. Kestabilan laju Inflasi merupakan hal yang sangat penting karena berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi yang akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Salah satu cara mengendalikan inflasi dengan menggunakan peramalan. Peramalan adalah kegiatan yang digunakan untuk memperkirakan sesuatu yang belum terjadi atau yang akan terjadi di masa yang akan datang. Penelitian ini bertujuan untuk meramalkan laju inflasi di Indonesia pada tahun 2023. Data yang digunakan adalah data Inflasi di Indonesia pada tahun 2016-2023. Metode yang digunakan untuk meramalkan laju inflasi adalah Metode Triple Exponential Smoothing Holt-Winter’s. Metode tersebut memiliki tiga parameter yaitu dan dipilih dengan melihat nilai akurasi peramalan Mean Squared Error (MSE) yang terkecil. Pada Metode Triple Exponential Smoothing Winter’s terdapat dua model yaitu model aditif dan model multiplikatif, untuk pemilihan model terbaik akan dibandingkan dengan melihat nilai akurasi peramalan Mean Absolute Percentage Error (MAPE) yang terkecil. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai parameter dan , dengan nilai akurasi peramalan MSE sebesar . Serta diperoleh model terbaik adalah Triple Exponential Smoothing Winter’s model Multiplikatif dengan nilai akurasi peramalan MAPE sebesar
MODEL SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN MULTIPLE ATTRIBUTE DECISION MAKING (MADM) DENGAN PENDEKATAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING (SAW): METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING (SAW) Putu Yudiani; Gusti Ngurah Adi Wibawa; Muhammad Kabil Djafar; Bahriddin Abapihi; Rita Ayu Ningtyas
Jurnal Matematika Komputasi dan Statistika Vol. 4 No. 2 (2024): Mei-Agustus
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jmks.v4i2.91

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui model sistem pendukung keputusan dalam menentukan pegawai teladan di Bidang Perumahan Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Kota Kendari Tahun 2022 dan mengetahui hasil keputusan dalam menentukan pegawai teladan dengan Multi-Attribute Decision Making (MADM) menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW). Penelitian ini dilakukan dengan menentukan kriteria dan bobot kriteria, kemudian akan dibuatkan matriks keputusan yang akan dilakukan normalisasi matriks. Proses normalisasi matriks keputusan ke suatu skala yang dapat diperbandingkan dengan semua penilaian alternatif yang ada dengan dua atribut yaitu kriteria keuntungan (benefit) dan kriteria biaya (cost). Kemudian dilakukan proses perankingan dengan menghitung hasil akhir nilai preferensi diperoleh dari penjumlahan dari perkalian elemen baris matriks ternormalisasi dengan bobot preferensi . Hasil yang diperoleh dari penentuan pegawai teladan dengan Multi-Attribute Decision Making (MADM) dengan menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW), maka yang layak menjadi pegawai teladan adalah pegawai pada alternatif ke 1 (Pegawai 1) dengan nilai 0,994886364
PENERAPAN METODE CUTTING PLANE UNTUK OPTIMALISASI KEUNTUNGAN (Studi Kasus: Aura Laundry House): METODE CUTTING PLANE UNTUK OPTIMALISASI KEUNTUNGAN Siska Andiaga; Asrul Sani; Herdi Budiman; Wayan Somayasa; Muhammad Kabil Djafar; Arman
Jurnal Matematika Komputasi dan Statistika Vol. 4 No. 2 (2024): Mei-Agustus
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jmks.v4i2.93

Abstract

Penelitian ini membahas tentang penerapan metode cutting plane untuk optimalisasi keuntungan pada Aura Laundry House. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model matematika optimalisasi keuntungan pada Aura Laundry House dan mengetahui penyelesaian optimalisasi keuntungan dengan menerapkan metode cutting plane pada Aura Laundry House. Metode cutting plane merupakan salah satu metode penyelesaian optimum yang menggunakan penambahan batas baru yang disebut gomory untuk menyelesaikan persamaan linear yang memiliki solusi tidak bulat atau pecahan agar bernilai bulat. Metode ini dipilih karena merupakan salah satu prosedur matematis yang dapat diterapkan untuk memaksimumkan keuntungan. Berdasarkan hasil yang diperoleh, jumlah pencucian yang optimal yaitu sebanyak 127 pasang sepatu, 6 pcs boneka, 183 kg pakaian, 20 pcs bedcover, 11 pcs karpet, dan 20 pcs selimut dengan keuntungan sebesar Rp3.338.489,00 sedangkan sebelum menggunakan metode cutting plane keuntungan yang diperoleh yaitu sebesar Rp1.213.809,00 sehingga tingkat selisih keuntungan yaitu sebesar Rp2.124.680,00.
MENENTUKAN PANJANG BUSUR TERPENDEK DARI LINGKARAN YANG MENGHUBUNGKAN SEBARANG DUA TEMPAT DI PERMUKAAN BUMI MENGGUNAKAN KEMONOTONAN FUNGSI YANG TERDIFERENSIALKAN: PANJANG BUSUR TERPENDEK YANG MENGHUBUNGKAN SEBARANG DUA TEMPAT DI PERMUKAAN BUMI Muhammad Indra Alamsyah; Muhammad Kabil Djafar; Herdi Budiman; Wayan Somayasa; Rita Ayu Ningtyas; Aswani
Jurnal Matematika Komputasi dan Statistika Vol. 4 No. 2 (2024): Mei-Agustus
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jmks.v4i2.94

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menentukan panjang busur terpendek dari lingkaran yang menghubungkan sebarang dua empat di permukaan bumi dengan menggunakan sifat kemonotonan fungsi yang terdiferensialkan. Penelitian ini dilakukan dengan mengasumsikan bumi berbentuk bola sempurna yang mengimplikasikan setiap irisan bumi membentuk lingkaran besar atau lingkaran kecil. Dua titik dan pertama-tama ditentukan dalam koordinat lintang dan bujur. Setelah itu, koordinat lintang dari dan ditransformasi sedemikian sehingga keduanya berada pada lintang yang sama. Kedua titik itu kemudian dikonversi ke dalam sistem koordinat kartesius tiga dimensi. Tiga jenis lingkaran ditentukan sebagai lingkaran kecil , lingkaran sedang , dan lingkaran besar . Ditemukan bahwa ada tak hingga banyaknya lingkaran yang melalui dan . Panjang busur pada masing-masing lingkaran ditentukan dengan bantuan geometri analitik yaitu berturut-turut , , dan . Dua fungsi dari didefinisikan sebagai dan , di mana menyatakan bujur dari titik . Turunan dari dan dievaluasi dan dianalisis. Hasil menunjukkan bahwa dan monoton dan mengimplikasikan bahwa . Ini berarti bahwa panjang busur yang terpendek adalah busur lingkaran besar yaitu .
ANALISIS MODEL MATEMATIKA SITR PADA PENYEBARAN PENYAKIT DEMAM TIFOID: Model Matematika SITR Pada Penyebaran Penyakit Demam Tifoid Fifin Siti Indrawati; Asrul Sani; Wayan Somayasa; Muhammad Kabil Djafar; Herdi Budiman; Arman
Jurnal Matematika Komputasi dan Statistika Vol. 4 No. 2 (2024): Mei-Agustus
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jmks.v4i2.99

Abstract

Demam Tifoid merupakan penyakit infeksi yang biasanya terjadi di usus halus yang disebabkan oleh Salmonella Typhi. Penelitian ini bertujuan menentukan model matematika pada penyebaran penyakit Demam Tifoid dan perilaku selesaiannya. Dari analisis model matematika diperoleh dua titik kesetimbangan yaitu titik kesetimbangan bebas penyakit dan titik kesetimbangan endemik penyakit. Analisis kestabilan titik kesetimbangan bebas penyakit menggunakan linearisasi disekitar titik kesetimbangan. Hasilnya diperoleh titik kesetimbangan bebas penyakit stabil asimtotik jika artinya penyakit akan menghilang seiring berjalannya waktu dan titik kesetimbangan endemik penyakit stabil jika artinya penyakit akan selalu ada. Simulasi numerik model pada penyebaran penyakit Demam Tifoid dilakukan sejalan dengan analisis perilaku model
PENCOCOKAN DATA (DATA FITTING) DALAM MENENTUKAN PARAMETER FUNGSI LOGISTIK SEBAGAI POLA PERTUMBUHAN BIOMASSA IKAN : PENCOCOKAN FUNGSI LOGISTIK SEBAGAI POLA PERTUMBUHAN BIOMASSA IKAN Hardin Sukiyatno; Norma Muhtar; Muhammad Kabil Djafar; Edi Cahyono; Alfian
Jurnal Matematika Komputasi dan Statistika Vol. 4 No. 2 (2024): Mei-Agustus
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jmks.v4i2.102

Abstract

Model pertumbuhan logistik merupakan salah satu model matematika yang sangat menarik untuk dipelajari dan terus dikaji dikarenakan masalah yang berkaitan dengan pertumbuhan populasi selalu mengalami perkembangan dan perubahan seiring dengan berjalannya waktu sehingga banyak menarik perhatian para peneliti untuk terus mengkaji, mengembangkan dan bahkan memodifikasi model yang berkaitan dengan masalah petumbuhan populasi dalam model logistik. Penelitian ini berfokus pada aspek penentuan parameter fungsi logistik, yaitu terkait tentang pencocokan data pertumbuhan berat biomassa ikan. Pencocokan data (Data Fitting) merupakan suatu proses menemukan parameter fungsi matematika atau model statistik yang paling baik untuk mewakili pola atau tren dalam kumpulan data. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh tren fungsi logistik dari data pertumbuhan berat biomassa ikan. Penentuan parameter fungsi logistik dicari dengan menggunakam metode kuadrat terkecil. Tujuan metode ini adalah untuk menemukan nilai parameter fungsi logistik, yaitu parameter dan yang paling sesuai dengan data pertumbuhan berat biomassa ikan. Hasil analisis metode ini menghasilkan persamaan non-linear yang sulit diselesaikan secara analitik melainkan dengan penyelesaian secara numerik. Penyelesaian tersebut dijalankan dengan bantuan sofware maple, sehingga diperoleh nilai parameter dan
ANALISIS KETEPATAN MODEL EKSPONENSIAL SMOOTHING DAN TREND DALAM MENGESTIMASI DAN MERAMALKAN VOLUME CURAH HUJAN DI KOTA KENDARI Raden Mohammad Reski Imam Dwiyanto; La Pimpi; Muhammad Kabil Djafar; Bahriddin Abapihi
Jurnal Matematika Komputasi dan Statistika Vol. 4 No. 3 (2024): September-Desember
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pentingnya informasi tentang cuaca, khususnya informasi tentang curah hujan yang lebih tepat sangat diperlukan sehingga perlu adanya penelitian untuk mengestimasi dan meramalkan terjadinya hujan. Telah banyak penelitian yang melaporkan bagaimana mengidentifikasi prakiraan curah hujan, namun masih memiliki keterbatasan terutama untuk mengidentifikasi secara detail curah hujan di setiap provinsi di Indonesia. Di dalam tulisan ini dilakukan peramalan curah hujan di Kota Kendari dengan menggunakan dua metode time series yang berbeda yaitu metode trend dan exponential smoothing. Penggunaan dua metode yang berbeda ini dilakukan dengan tujuan untuk mem-bandingkan ketepatan kedua model tersebut dalam meramalkan data time series, khususnya data curah hujan di Kota Kendari. Penelitian ini dilaksanakan sejak Januari 2023 sampai Juni 2023, dengan menggunakan data curah hujan Kota Kendari
MODEL SVEITR PADA PENYEBARAN PENYAKIT TUBERCULOSIS DENGAN FAKTOR VAKSINASI DAN TREATMENT Muhammad Sarman Hamdin; Asrul Sani; Muhammad Kabil Djafar
Jurnal Matematika Komputasi dan Statistika Vol. 4 No. 3 (2024): September-Desember
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuberculosis adalah penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri basil Mycobacterium tuberculosis. Tuberculosis menular dari manusia ke manusia melalui percikan ludah (droplet) ketika penderita berbicara, bersin atau batuk. Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan Model SVEITR pada penyebaran penyakit Tuberculosis dengan faktor vaksinasi dan treatment serta perilaku selesainnya. Pembentukan model diawali dengan membuat diagram alur penyebaran penyakit tuberculosis dengan faktor vaksinasi dan tretment menggunakan model SVEITR. Dari Hasil analisis diperoleh dua titik kesetimbangan yaitu titik kesetimbangan bebas penyakit dan titik kesetimbangan endemik. Analisis kestabilan titik kesetimbangan bebas penyakit menggunakan linearisasi disekitar titik kesetimbangan, hasilnya diperoleh titik kesetimbangan bebas penyakit memiliki dua sifat kestabilan yaitu stabil asimtotik dan spiral (tidak stabil). Stabil asimtotik akan terjadi jika , artinya penyakit akan menghilang setelah jangka waktu tertentu dengan nilai . Sedangkan apabila maka titik kesetimbangan bebas penyakit tidak stabil (Spiral) dan sebaliknya apabila titik kesetimbangan endemik positif akan bersifat spiral stabil. Pada penelitian ini dilakukan simulasi numerik untuk melihat dinamika populasi dengan melakukan variasi pada nilai-nilai parameter
ALGORITMA UNTUK MENYELESAIKAN MODEL LOTKA-VOLTERRA TIGA SPESIES MENGGUNAKAN METODE RUNGE-KUTTA FEHLBERG Wa Ode Ade Krisiana; Asrul Sani; Muhammad Kabil Djafar
Jurnal Matematika Komputasi dan Statistika Vol. 4 No. 3 (2024): September-Desember
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem persamaan diferensial Lotka-Volterra tiga spesies tidak bisa di selesaikan secara eksplisit atau analitik, artinya tidak mempunyai solusi eksak, sehingga penyelesaian secara numerik dapat digunakan untuk memperoleh sulusi persamaan diferensial non linear tersebut. Dalam penelitian ini akan dijelaskan tentang bagaiman mencari solusi numerik model Lotka-Volterra dengan menggunakan metode Runge-Kutta Fehlberg (RKF). Metode ini dipandang cukup baik digunakan dalam mencari solusi numerik karena memiliki ketelitian yang tinggi. Penelitian Ini dilakukan dengan menghitung nilai sampai , sampai dan sampai dengan menggunakan formulasi rumus yang telah ditentukan, kemudian menghitung solusi , , , , dan dengan mensubtitusikan variabel-variabel yang telah didapatkan ke dalam formulasi rumus metode RKF. Setelah itu menganalisi hasil penyelsaian numerik. Hasil dari penyelesaian numerik pada saat t = 15 dan h = 0.05 dengan metode RKF orde-4 diperoleh solusi x, y dan z berturut-turut yaitu 612.4778414559795, , 2.8497040826749, dan solusi , , w pada metode RKF orde-5 berturut-turut yaitu 612.3976830426056, , 2.8501931780485. Sehingga galat relatif yang diperoleh yaitu < 0.0001. Maka dapat disimpulkan bahwa metode RKF merupakan metode numerik yang efisien dan memiliki ketelitian tinggi dan dapat diterapkan untuk menyelesaikan sistem persamaan diferensial Lotka-Volterra tiga spesies.