Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Penelusuran Senyawa Metabolit Sekunder Akar Tumbuhan Mangrove Pedada (Sonneratia Caseolaris) Muharram Muharram; Netti Herawati; Sitti Faika; Hasri Hasri
Indonesian Journal of Fundamental Sciences Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (552.193 KB) | DOI: 10.26858/ijfs.v8i1.33173

Abstract

Abstrak. Telah diisolasi dua senyawa dari ekstrak akar tumbuhan mangrove S. caseolaris yang berasal dari muara sungai Waetuo, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. senyawa pertama (1) berupa kristal putih berbentuk jarum dan positif terhadap pereaksi Liebermann-Burchard. Hasil identifikasi dengan FTIR menunjukkan adanya gugus fungsi O-H, CH alifatik (CHsp2 dan CHsp3), C=C, dan C-O. Senyawa kedua (2): berupa serbuk berwarna putih dan positif terhadap pereaksi Wagner dan Dragendorff. Hasil identifikasi dengan FTIR menunjukkan adanya gugus fungsi N-H sekunder, C-H alifatik (-CH2- dan -CH3), C=C, dan C-N. Berdasarkan data tersebut, disimpulkan bahwa senyawa pertama termasuk golongan terpenoid dan senyawa kedua adalah golongan alkaloid. Kata Kunci: Pedada, Sonneratia caseolaris, terpenoid, alkaloid
PERAN GURU PAUD MEMBUAT LINGKUNGAN BELAJAR MULTILITERASI YANG BERIORENTASI BERPIKIR DESAIN TATA RUANG DI RA AL-NISA LABSCHOOL PRODI PIAUD FAKULTAS TARBIYAH IAIN BONE Muharram Muharram; Herman Herman; Putri Ramadhani; Sitti Ardianti; Darmina Adian Nur S. Putri; Siti Nurdifa Birizqin Achmad; Andi Kasliati; Armina M
JURNAL PAUD AGAPEDIA Vol 6, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpa.v6i1.50424

Abstract

The discussion about multiliteracies showing in youth training has caught consideration for educators. Educators should reconsider multiliteracies instructional method and multiliteracies learning conditions to plan inventive and significant instructive spaces for small kids. By tending to the topic of the issue of how the conceptualizations of youth homerooms as a genuine transformation of reasoning on the one of a kind spatial preparation of RA Al-Nisa lab school PIAUD Study Program, Faculty of Tarbiyah IAIN Bone. The review means to propose to reconceptualize youth homerooms as a genuine site of an extraordinary spatial plan thought unrest In RA Al-Nisa lab school PIAUD Study Program, Faculty of Tarbiyah IAIN Bone. Research a remarkable space to speculate the new forms of education instructional method. This exploration investigates and draws out the reasoning of youth instructors and establishes a multiliteracies of learning conditions, a sort of subjective examination with an ethnographic methodology, this examination was set ra Al-Nisa lab school PIAUD Study Program, Faculty of Tarbiyah IAIN Bone. Information assortment through Observation, meetings and documentation the discoveries show that the course of educators planning thinking styles lies in culture and is driven by kids' inclinations permitting some youngster organizations in fake spatial importance as co-creators of the multiliteracies learning climate they possess. The plan thinking process unfurls through a ceaseless circle of rehashed and cooperative four-stage cycles. Instructors make thoughts and ponder multiliteracies and spot settling on choices that epitomized a learning climate in light of the universe of youngsters. At the point when the job of the educator establishes a multiliteracies climate through the plan manner of thinking the instructor will be engaged as a fashioner where variety of individuals, texts, practices, implications, and social settings meet to lay out correspondence Pebincangan tentang pengajaran multiliterasi dalam pendidikan anak usia dini telah menyita perhatian bagi guru. Guru harus memikirkan kembali pedagogi multiliterasi dan lingkungan belajar multiliterasi untuk merancang ruang pendidikan yang inovatif dan bermakna untuk anak kecil. Dengan mengankat pokok permasalaha bagaiamana konsptualisasi ruang kelas anak usia dini sebagai nyata revolusi pemikiran desai tata ruang unik Di RA Al-Nisa labschool Prodi PIAUD Fakultas Tarbiyah IAIN Bone. Penelitian bertujuan menawarkan mengkonseptualisasikan kembali ruang kelas anak usia dini sebagai nyata situs revolusi pemikiran desai tata ruang yang unik Di RA Al-Nisa labschool Prodi PIAUD Fakultas Tarbiyah IAIN Bone. Penelitian ruang unik untuk berteori kontur baru pedagogi literasi. Penelitian ini mengeksplorasi dan memunculkan pemikiran guru anak usia dini dan membuat multiliterasi lingkungan belajar, jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi, penelitian ini ditempatkan RA Al-Nisa labschool Prodi PIAUD Fakultas Tarbiyah IAIN Bone. Pengumupulan data melalui Observasi, wawancara dan dokukmentasi Hasil temuan menunjukkan bahwa proses guru mendesain gaya berpikir terletak pada budaya dan didorong oleh minat anak memungkinkan beberapa agensi anak di buatan bermakna spasial sebagai rekan penulis lingkungan belajar multiliterasi yang mereka tempati. Proses berpikir desain terungkap melalui siklus empat fase berulang dan kolaboratif yang berkelanjutan. Guru membuat ide dan merefleksikan multiliterasi dan keputusan pengambilan tempat yang terwujud lingkungan belajar berdasarkan dunia anak-anak. Saat peran guru membuat lingkungan multiliterasi melalui proses berpikir desain guru akan diberdayakan sebagai desainer di mana keragaman orang, teks, praktik, makna, dan konteks budaya bersinggungan untuk membangun komunikasi.
Masih Tabu, Pendidikan Seks Untuk Anak Usia Dini Alia Nilawati; Batari Toja; Nur Fathirunnisa; Nurbaeti Syam; Andi Al Muhammad Ardiansyah; Muharram Muharram; Herman Herman
Jurnal Jendela Bunda Program Studi PG-PAUD Universitas Muhammadiyah Cirebon Vol. 10 No. 1 (2022): Maret 2022 - Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan seksualitas masih merupakan pembicaraan yang porno atau cabul dalam keluarga. Orang tua masih enggan membicarakan seksualitas pada anak karena merasa risih dan tidak tahu cara menyampaikannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan memberi gambaran tentang pentingnya pendidikan seks untuk anak usia dini. Berkaitan dengan tujuan tersebut, penelitian ini diharapkan dapat memberi pemahaman yang baik terkait pendidikan seks untuk anak usia dini kepada masyarakat, khususnya orang tua. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara mengumpulkan dan menelaah berbagai data, seperti artikel jurnal yang telah dipublikasi, naskah ilmiah skripsi, tesis, atau disertasi, literatur-literatur, dan data lainnya yang dapat menjelaskan atau menggambarkan pentingnya pendidikan seks untuk anak usia dini. Hasil dari penelitian ini adalah memberikan berbagai cara dan tips yang dapat dilakukan dalam memberikan pendidikan seks kepada anak usia dini. Sehingga orang tua tidak lagi menganggap tabu hal tersebut.
Peningkatan Profesionalisme Guru Kabupaten Majene Provinsi Sulawesi Barat Melalui Pelatihan Penelitian Tindakan Kelas Muharram Muharram; Ahmad Fudhail Majid; Ryan Rayhana Sofyan
IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2022): IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.412 KB)

Abstract

Abstrak. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) berperan penting dalam meningkatkan kemampuan profesional guru. Dengan PTK diharapkan guru dapat melakukan observasi yang dapat dijadikan sebagai saran, teori, yang dapat membantu peserta didik dalam belajar. Selain itu, PTK dapat membantu lebih meningkatkan kualitas hasil pembelajaran. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini diselenggarakan di SMAN 1 Tammerodo Desa Seppong Kec.Tammerodo Sendana Kab. Majene Prov. Sulawesi Barat. Kegiatan PkM ini bertujuan melatih para guru untuk menyelesaikan PTK. Pada awalnya guru yang mengikuti pelatihan tersebut tidak begitu memahami langkah-langkah untuk menyelesaikan PTK, namun setelah pelatihan mereka paham. Selama 32 jam yang terbagi dalam beberapa sesi, para guru memahami langkah-langkah melakukan PTK. Pendampingan diselenggarakan sebagai metode pelatihan untuk menjelaskan dan membimbing para guru tersebut dalam melaksanakan PTK. Kata Kunci: Penelitian Tindakan Kelas, Guru Profesional,  Sulawesi Barat
Communication Techniques for Persuasion of Students and Lecturers In Shaping Behavior Nasiratunnisaa Mallappiang; Muharram Muharram
SITEKIN: Jurnal Sains, Teknologi dan Industri Vol 20, No 2 (2023): June 2023
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sitekin.v20i2.22710

Abstract

Many factors influence a student's success in the academic world. One of them is the role of the lecturer in providing direction or guidance on the problems experienced by students while on campus. Lecturers who act like this are called academic advisors. Lecturers in the formation of student behavior are strongly influenced by the ability of lecturers to communicate. Persuasive communication is an effective communication technique in shaping behavior because by using this communication, students can do something they want without feeling burdened and afraid. Forming behavior is an activity of communication and social interaction between lecturers and students to convey their knowledge in small and large groups. In learning activities, there are teaching techniques so that learning objectives can be achieved. Persuasive communication, in this case, is effective enough to influence or shape behavior.
Efektivitas Model Learning Cycle 5E dengan Teknik Make a Match Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Kelas XI MIPA 3 SMA Negeri 6 Bone Wardani H. Abidin; Muharram Muharram; Netti Herawati
ChemEdu Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/chemedu.v4i1.34259

Abstract

This research is a descriptive research that aims to determine the effectiveness of the 5E learning cycle model with the make a match technique on the learning outcomes of students in class XI MIPA SMA Negeri 6 Bone on the subject matter of acids and bases. The research was conducted by giving a pretest before treatment and giving a posttest after treatment. The subject of this research is class XI MIPA 3 which consists of 36 students. Data were collected using learning outcomes tests and observation sheets which were analyzed descriptively. The results of the study are: (1) Class completeness of students achieved is 83.33%. (2) The average value of normalized gain in learning outcomes of students is 0.78 which is in the high category. (3) The average activity of students in the learning process is 91.49% and is in the very good category. Based on normalized gain, it can be concluded that the application of the 5E learning cycle model with the make a match technique is effective on the learning outcomes of students of class XI MIPA SMA Negeri 6 Bone on the subject matter of acids and bases.
Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Inkuiri Terbimbing pada Materi Pokok Kesetimbangan Kimia Imtihanal Wafiqah Irwan; Muharram Muharram; Muhammad Jasri Djangi
ChemEdu Vol 3, No 3 (2022)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/chemedu.v3i3.39336

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Development Research) yang bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis inkuiri terbimbing untuk SMA kelas XI berdasarkan KTSP yang dapat dipakai sebagai alternatif media bagi guru dalam pembelajaran kimia sekaligus dapat dipakai siswa sebagai sumber belajar. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA 1 SMA Negeri 4 Pinrang sebanyak 33 orang. Pengembangan media pembelajaran ini mengacu pada model pengembangan ADDIE yang memiliki langkah-langkah sebagai berikut analysis (analisis), design (perancangan), development (pengembangan), implementation (implementasi) dan evaluation (evaluasi). Media pembelajaran ini telah divalidasi oleh validator dan telah melalui uji coba terbatas. Media pembelajaran yang dikembangkan telah memenuhi kriteria valid, efektif dan efisien. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) nilai rata-rata tes hasil belajar siswa yaitu 80 dengan persen ketuntasan kelas sebesar 87,88%; (2) umumnya siswa memberikan respon positif terhadap media pembelajaran yang dikembangkan dengan persentase yang menyatakan sangat baik dan baik berturut-turut sebesar 93,94% dan 6,06%, begitupun dengan respon guru yang secara keseluruhan memberikan respon yang sangat positif dengan persentase 100% yang menyatakan sangat baik. Sehingga, media pembelajaran dapat digunakan dalam pembelajaran kimia. ABSTRACT This development research is aimed to develop an interactive learning media based on guided inquiry for Senior High School grade XI refers to KTSP that can be used as an alternative media for teacher in chemistry instruction and it also can be used by students as learning source. The subject is students of class XI Exact 1 SMA Negeri 4 Pinrang with 33 students. The development of this learning media refers to ADDIE model that consist of several phases: analysis, design, development, implementation and evaluation. This learning media has been validated by validator and through limited trial. The learning media developed is categorized as valid, effective and practical. This research showed that: (1) average value of students learning achievement is 80 with class completeness is 87,88%; (2) commonly students gave positive responses toward learning media developed with percentage that expressed very good and good are in the amount of 93,94% and 6,06%, in a series, as are teache rs responses which gave very positive responses totality with percentage 100% expressed very good. So, the learning media can be used in chemistry instruction.
Analisis Miskonsepsi Siswa Kelas X.3 SMAN 1 Belopa pada Materi Pokok Ikatan Tutiana Tutiana; Muharram Muharram; Halimah Husain
ChemEdu Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/chemedu.v3i1.32496

Abstract

This study is a descriptive research which aimed to find out the misconceptions study on chemical bond. The samples in this research is the class X.3 SMA Negeri 1 Belopa as much 36 students. The data was collected by instrument which has 20 items two-tier multiple choice, observation page for teacher, student, and study source and interview to identified cause of misconception. The data was analyzed by descriptive statistic method to obtain percentage of the misconceptions in each item. There is six subconcept that analyzed. The result of this research showed that percentage misconceptions of students average to learning of chemical bond is 11,29 % and low category. Percentage misconceptions of students to element preference to stable is 18,52%; draw of Lewis structure is 9,26%; formation of ion bond is 11,11%; formation of covalent bond is 15,00 %; formation of covalent coordination is 13,89%. The result research show that misconception causes by, 1) teacher not give detailed explanation and 2) student is praconception is wrong