Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pengaruh persepsi kemudahan dan persepsi kemanfaatan terhadap niat perilaku untuk menggunakan SIPEJAR pada mahasiswa program studi S1 pendidikan ekonomi Universitas Negeri Malang angkatan 2020 Riska Alifah Amalia; Rizza Megasari
Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Pendidikan (JEBP) Vol. 1 No. 8 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (828.537 KB) | DOI: 10.17977/um066v1i82021p776-783

Abstract

Abstract SIPEJAR (Sistem Pengelolaan Pembelajaran) is an official e-learning implemented by Universitas Negeri Malang in supporting the distance learning. For the new students, SIPEJAR is a system that is considered new. Because the freshmans are in a transition period perceived ease of use and perceived usefulness. This study aims to measure and analyze students behavioral intention to use SIPEJAR which is influenced by perceived ease of use and perceived usefulness. The method used in this research is a quantitative method. The subjects of this study were students of the Economic Education Program, Universitas Negeri Malang Class of 2020, who were taken using proportional sampling of 104 students. The research data was obtained from the results of the answers to the questionnaire by the the Economic Education Program, Universitas Negeri Malang Class of 2020. The results of this study indicate that perceived ease of use and perceived usefulness have a positive and significant effect on student behavioral intentions to use SIPEJAR either partially or simultaneously. Based on the results of the calculation of the effective contribution, it was found that the perceived usefulness gave a greater influence than the perceived convenience, which was 37.3 percent of the 54.6 percent of the total influence exerted by the two variables. The results of this study can be used as material for consideration for State University of Malang in developing SIPEJAR and can encourage lecturers and students to use and utilize SIPEJAR in their study. Abstrak SIPEJAR atau Sistem Pengelolaan Pembelajaran merupakan e-learning resmi yang diterapkan Universitas Negeri Malang dalam mendukung proses pembelajaran jarak jauh. Dalam penerapannya pada mahasiswa baru, SIPEJAR merupakan sistem yang dianggap baru. Hal ini dikarenakan mahasiswa baru berada pada masa transisi dari sekolah menengah dan belum terlalu mengenal sistem e-learning dalam pembelajarannya, sehingga perlu diketahui kecenderungannya terhadap penggunaan SIPEJAR. Kecenderungan atau niat perilaku tersebut dapat dipengaruhi oleh persepsi kemudahan dan persepsi kemanfaatan. Oleh sebab itu, penelitian ini dilakukan untuk menganalisis niat perilaku mahasiswa untuk menggunakan SIPEJAR yang dipengaruhi oleh persepsi kemudahan dan persepsi kemanfaatan. Pengujian dilakukan dengan mengukur pengaruh persepsi kemudahan dan persepsi kemanfaatan terhadap niat perilaku untuk menggunakan SIPEJAR baik secara parsial maupun secara simultan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah Mahasiswa Program Studi S1 Pendidikan Ekonomi Universitas Negeri Malang Angkatan 2020 yang diambil menggunakan proportional sampling sejumlah 104 mahasiswa. Data penelitian diperoleh dari dari hasil jawaban kuesioner oleh Mahasiswa S1 Pendidikan Ekonomi Universitas Negeri Malang Angkatan 2020. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi kemudahan dan persepsi kemanfaatan berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat perilaku mahasiswa untuk menggunakan SIPEJAR baik secara parsial maupun secara simultan. Lebih lanjut, berdasarkan hasil perhitungan sumbangan efektif diperoleh bahwa persepsi kemanfaatan memberikan pengaruh lebih besar dibanding persepsi kemudahan yaitu sebesar 37,3 persen dari 54,6 persen total pengaruh yang diberikan oleh kedua variabel. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan untuk Universitas Negeri Malang dalam mengembangan SIPEJAR serta dapat mendorong dosen dan mahasiswa untuk menggunakan dan memanfaatkan SIPEJAR dalam kegiatan perkuliahannya.
Pemberdayaan penyandang disabilitas melalui community development KSM batik percik Shindi Yana Desi Rahma Sari; Rizza Megasari
Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Pendidikan (JEBP) Vol. 1 No. 8 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (704.39 KB) | DOI: 10.17977/um066v1i82021p799-805

Abstract

The existence of Persons with Disabilities with Diversity of Deafness and Mental Limitations is still often regarded as weak, helpless, unable to work and can even be said to be troublesome for others. With this assumption, a negative assessment emerges which causes some people with disabilities to feel inferior and lack self-confidence. When in fact they have skills that if developed will have a positive impact on them, for example to meet their needs. One of the efforts to improve the economic welfare of persons with disabilities is empowerment through community development of Batik Percik KSM. With this KSM, it will help people with disabilities to meet their daily needs. Persons with disabilities at this KSM will be given special training to create a product, namely batik percik. In the batik training, people with disabilities will be guided by the assistants at the Harapan Makmur KSM. Abstrak Keberadaan Penyandang Disabilitas dengan Ragam Tuna Rungu dan Keterbatasan mental ini masih sering dianggap sebagai kaum yang lemah, tidak berdaya, tidak bisa bekerja bahkan bisa hanya dikatakan menyusahkan orang lain. Dengan adanya anggapan tersebut muncul penilaian negatif yang mengakibatkan sebagian penyandang disabilitas ini merasa minder dan kurang percaya diri. Padahal sebenarnya mereka mempunyai keterampilan yang jika dikembangkan akan memberikan dampak yang positif bagi mereka misalnya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Salah satu upaya untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi penyandang disabilitas ini adalah pemberdayaan melalui community development KSM batik percik. Dengan adanya KSM ini akan sedikit membantu penyandang disabilitas tersebut untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Penyandang disabilitas pada KSM ini akan diberikan pelatihan secara khusus untuk menciptakan sebuah produk yakni batik percik. Dalam pelatihan membatik penyandang disabilitas akan dibimbing oleh para pendamping di KSM Harapan Makmur tersebut.
Pelatihan konten media sosial sebagai upaya branding dan digitalisasi desa Rizza Megasari; Fatihatin Nushroh; Fardian Novandi Rahman; Muhammad Lingga Andana
Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Pendidikan (JEBP) Vol. 1 No. 10 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (736.084 KB)

Abstract

Abstract In the current digital era, most activities require technological sophistication, one of which is activities in branding a village and digitalizing the village. The existence of technology today is very much needed, one of which is in village development. One way to show the potential of the village is through social media, a village can show its potential such as its natural resources, its MSMEs and activities held in the village. However, some villages do not yet have official social media accounts. Then this social media content creation training activity aims to train village officials to be more skilled in creating village social media content. This activity is carried out by means of interactive socialization, discussion, and practice. The results of this training help village officials in planning to develop village social media content for village branding and digitization. Abstrak Pada era digital saat ini sebagian besar kegiatan membutuhkan kecanggihan teknologi salah satunya yaitu kegiatan dalam membranding sebuah desa dan digitalisasi desa. Keberadaan teknologi saat ini sangat dibutuhkan salah satunya dalam pengembangan desa. Salah satu cara dalam memperlihatkan potensi desa yaitu melalui media sosial, sebuah desa dapat menunjukkan potensi yang dimiliki seperti sumber daya alamnya, UMKM nya dan kegiatan-kegiatan yang diadakan di desa. Namun sebagian desa belum memiliki akun resmi media sosial. Kemudian kegiatan pelatihan pembuatan konten media soasil ini bertujuan untuk melatih para perangkat desa lebih terampil dalam membuat konten media sosial desa. Kegiatan ini dilakukan dengan cara sosialisasi interaktif, diskusi, dan praktik. Hasil dari pelatihan ini membantu para perangkat desa dalam perencanaan mengembangkan konten sosial media desa untuk membranding dan digitalisasi desa.
WARALABA SEBAGAI SARANA EKSPANSI USAHA FOOD STREET MIE AYAM WONOGIRIAN Megasari, Rizza; Rachmawati, Dian; Putri, Rizky Dwi
Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi (JP2T) Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um080v3i22022p130-134

Abstract

Permasalahan yang dihadapi oleh UKM Mie Ayam Wonogirian dapat dijabarkan sebagai berikut: (1) Aspek Manajemen, setelah membuka cabang kemudian menutupnya dan membuka cabang kembali pada lokasi yang berbeda, terlihat perlunya pengaturan pengelolaan manajerial pada UKM Mie Ayam Wonogirian terhadap keberlangsungan usaha. (2) Aspek Pemasaran dan Produksi, pemasaran dari mulut ke mulut memang menambah pelanggan, namun karena persaingan dalam industri makanan yang ketat perlu adanya pemasaran yang gencar melalui sosial media dengan memanfaatkan endorsement kuliner lokal di Kota Malang. Berdasarkan permasalahan diatas, maka solusi yang ditawarkan diantaranya adalah melakukan pendampingan pembuatan Waralaba Mie Ayam Wonogirian untuk menarik investor sebagai langkah dalam peningkatan dan perluasan usaha. kegiatan pendampingan Waralaba dilakukan dengan pembuatan prospektus usaha, pembuatan struktur organisasi yang jelas, pendaftaran merek untuk meningkatkan kepercayaan konsumen dan investor terhadap keberlangsungan usaha. Metode pelaksanaan kegiatan pengembangan UKM ini dilakukan melalui FGD (Focus Group Discussion), pendampingan dan sosialisasi untuk mencapai target pelaksanaan pengembangan UKM Mie Ayam Wonogirian.
PELATIHAN PENYUSUNAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) BERBASIS STEM Annisya, Annisya; Handayani, Sri; Megasari, Rizza; Satrio, Yogi Dwi
Jurnal Terapan Abdimas Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v7i1.9011

Abstract

Abstract. The industrial revolution era is an era where cyber-physical and manufacturing collaborations mark the change. The challenges that exist must be faced by various parties, including the world of education. The world of education, which is at the core of human resource development, must prepare a learning design that is able to answer these challenges. STEM is considered capable of being an alternative method used in learning. This method integrates Science, Technology, Engineering, and Mathematics. The aim of the training carried out at the Economic MGMP in Kediri Regency is to improve the professional skills of teachers in making STEM-based lesson plans. The results of the activities that have been carried out are that the teachers are very enthusiastic about participating in the training activities well and as many as 80% of the teachers already understand and can make STEM-based lesson plans well. The hope in the future is that teachers will always use STEM-based lesson plans according to the subject matter they teach so that learning activities can be well integrated and can achieve maximum learning objectives.Abstrak. Era revolusi Industri merupakan sebuah era dimana cyber fisik dan kolaborasi manufaktur yang menandai perubahannya. Tantangan yang ada harus dihadapi oleh berbagai pihak tidak terkecuali dunia pendidikan. Dunia Pendidikan yang mana merupakan sebuah inti dari pembangunan sumberdaya manusia harus menyiapkan rancangan pembelajaran yang mampu menjawab tantangan tersebut. STEM dianggap mampu menjadi salah satu alternatif metode yang digunakan dalam pembelajan. Metode ini  mengintegrasikan antara Science, Technology, Engineering, and Mathematics. Tujuan pelatihan yang dilaksanakan pada MGMP Ekonomi di Kabupaten Kediri ini adalah meningkatkan ketrampilan professional para guru dalam pembuatan RPP berbasis STEM. Hasil dari kegiatan yang telah dilakukan adalah para guru sangat antusias dalam mengikuti kegiatan pelatihan tersebut dengan baik dan sebanyak 80% guru sudah memahami dan dapat membuat RPP berbasis STEM dengan baik. Harapan kedepannya adalah, para guru selalu menggunakan RPP berbasis STEM disesuaikan dengan materi pelajaran yang diajarkannya sehingga kegiatan pembelajaran dapat terintegrasi dengan baik serta dapat mencapai tujuan pembelajaran secara maksimal. 
Penerapan Gamification Pada Pembelajaran Ekonomi Di SMA Annisya'; Annisya', Annisya'; Megasari, Rizza; Satrio, Yogi Dwi; Putri, Rizky Dwi
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 5 No 1 (2021): Volume 5 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v5i1.14900

Abstract

This gamification training for SMAN 3 Nganjuk teachers aims to improve teachers' understanding and skills in utilizing mobile learning in learning activities carried out especially during the pandemic era. Student learning activities are expecting not only to be carried out through the WA group or Google Classroom, but can also doing by using other applications that can attract students' learning interest. This service activity carried out in 3 stages, namely, 1) the preparation stage, 2) the implementation stage, 3) the mentoring stage using the lecture method and FGD (Focus Group Discussion). The enthusiasm of the teacher in participating in this training activity looks very big, so that the results obtained from this service are as many as 85% of the teachers have mastered the use of applications well and are ready to practice it in classroom learning.