p-Index From 2021 - 2026
6.641
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Economic Education Analysis Journal Jurnal Mirai Management JURNAL EKONOMI PENDIDIKAN DAN KEWIRAUSAHAAN SEIKO : Journal of Management & Business EQIEN - JURNAL EKONOMI DAN BISNIS Almana : Jurnal Manajemen dan Bisnis Inovasi: Jurnal Ilmiah Ilmu Manajemen JPEK (Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Kewirausahaan) Revitalisasi : Jurnal Ilmu Manajemen BENING JPEKA: Jurnal Pendidikan Ekonomi, Manajemen dan Keuangan Journal of Management and Bussines (JOMB) EKOMABIS: Jurnal Ekonomi Manajemen Bisnis Otonomi ARBITRASE: JOURNAL OF ECONOMICS AND ACCOUNTING MASTER: Jurnal Manajemen Strategik Kewirausahaan Jurnal Ilmu Manajemen, Ekonomi dan Kewirausahaan Jurnal Multidisiplin Madani (MUDIMA) Jurnal Ilmiah Manajemen, Bisnis dan Kewirausahaan Abdimas Indonesian Journal Jurnal Masyarakat Mengabdi Nusantara Jurnal Kabar Masyarakat Jurnal Pengabdian Bersama Masyarakat Indonesia Jurnal Lentera Pengabdian Jurnal Manuhara: Pusat Penelitian Ilmu Manajemen Dan Bisnis Karunia: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Indonesia Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pelita Pengabdian Economic Education Analysis Journal Bumi: Jurnal Hasil Kegiatan Sosialisasi Pengabdian Kepada Masyarakat Panggung Kebaikan : Jurnal Pengabdian Sosial Karya Nyata: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Inovasi Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global Leadership Organizational Research in Management Aksi Kita: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JIMEK Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia
Claim Missing Document
Check
Articles

The Influence of Financial Literacy and Financial Socialization on the Financial Management Behavior of Investors in Indonesia After the Covid 19 Pandemic Muhamad Syahwildan; Erin Soleha
Jurnal Multidisiplin Madani Vol. 3 No. 11 (2023): November, 2023
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/mudima.v3i11.6928

Abstract

Financial intelligence is a term used to describe the capacity to organize and manage money that is determined as one of the indicators of a person's success in managing their finances. Maximizing the value of money that a person has is being able to manage their finances well. In addition, good money management will protect a person from possible difficulties that occur. The purpose of this study is to determine the effect of financial literacy and financial socialization on the financial management behavior of investors in the Greater Bekasi area after the Covid-19 pandemic. This study uses a quantitative approach and data sources from distributing questionnaires to all investors in the Greater Bekasi area as many as 100 respondents to determine the impact of financial literacy and financial socialization on the financial management behavior of investors in the Greater Bekasi area after the Covid-19 pandemic. With the help of the SmartPLS software program and testing the outer model and inner model, data analysis was carried out using the SEM method. The results of this study indicate that financial literacy and financial socialization have an influence on financial management behavior, with P-values of 0.000 and 0.093, respectively
PREPARATION FOR THE FUTURE WITH INVESTMENT AND COMPETENCE Fiqih Maria Rabiatul Hariroh; Erin Soleha; Muhammad Kosim
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Indonesia (JPKMI) Vol. 1 No. 3 (2021): Desember: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia (JPKMI)
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpkmi.v1i3.172

Abstract

Investasi keuangan dan mengembangkan kompetensi diri menjadi salah satu perencanaan mempersiapkan masa depan yang lebih baik. Tujuan yang ingin dicapai dalam kegiatan pengabdian ini adalah memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada pengurus dan tenaga pengajar Lembaga Pendidikan Anak Hebat Sukaraya tentang investasi dan kompetensi diri sehingga mereka lebih siap menghadapi masa depan dengan perencanaan dan persiapan keuangan serta kompetensi yang baik.
Fenomena Utang Digital: Mengupas Peran Fintech, Lifestyle, dan Self-Control dalam Perilaku Utang Milenial berdasarkan Gender Zulfa Zakiatul Hidayah; Erin Soleha
Jurnal Manuhara : Pusat Penelitian Ilmu Manajemen dan Bisnis Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Manuhara: Pusat Penelitian Ilmu Manajemen dan Bisnis
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Manajemen Kewirausahaan dan Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/manuhara.v4i1.2496

Abstract

Millennials aged 25 to 40 are currently the largest consumer group. Their dynamic lifestyles and social demands make them highly consumptive. The ease of obtaining credit, such as loans and credit cards, through advances in financial technology (FinTech) has further accelerated this trend. Unfortunately, exposure to social media that portrays a consumptive lifestyle encourages many of them to follow trends and buy non-essential items. The lack of financial literacy among young Indonesians often makes them unaware of the consequences of debt, which ultimately erodes the financial independence that is so badly needed in this era. This study aims to prove the relationship between Financial Technology, Lifestyle, and Self-Control that influence Debt Behavior. In addition, it is seen that men and women have different levels of self-control, and this is input for researchers to add gender as a moderating variable in their research. The research method used is a mixed method, more precisely a Sequential Explanatory Design, in which quantitative data is collected and analyzed, then combined with qualitative data to explain or enhance quantitative findings. Primary data was collected through questionnaires and interviews with experts, while secondary data was collected from articles and other reference data. The population used was the community in the city of Jakarta. The sample was collected using accidental sampling techniques, and the statistical test tool used Structural Equation Modeling (SEM) with SmartPLS software.
Analisis Personal Financial Management Behavior: Integrasi Financial Literacy, Financial Attitude, dan Self-Control Zulfa Zakiatul Hidayah; Erin Soleha; Rizka Estisia Pratiwi; Laras Hinda Mulia Fadjri
Jurnal Mirai Management Vol 11, No 2 (2026)
Publisher : STIE AMKOP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/mirai.v11i2.12450

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh financial literacy, financial attitude, dan self-control terhadap Personal Financial Management Behavior pada Generasi Z di Kabupaten Bekasi. Penelitian ini didasarkan pada meningkatnya penggunaan layanan keuangan digital di kalangan Generasi Z yang di satu sisi memberikan kemudahan dalam pengelolaan keuangan, namun di sisi lain juga meningkatkan risiko perilaku konsumtif. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan teknik non-probability sampling melalui accidental sampling. Data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 245 responden Generasi Z di Kabupaten Bekasi. Analisis data dilakukan menggunakan metode Partial Least Square (PLS) dengan bantuan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa financial literacy berpengaruh positif dan signifikan terhadap Personal Financial Management Behavior dengan koefisien jalur 0,256 dan p-value 0,005. Financial attitude juga berpengaruh positif dan signifikan dengan koefisien jalur 0,807 dan p-value 0,000, serta menjadi variabel yang paling dominan. Sementara itu, self-control berpengaruh signifikan terhadap Personal Financial Management Behavior dengan p-value 0,000, namun menunjukkan arah hubungan negatif dengan koefisien jalur -0,361. Secara simultan, ketiga variabel mampu menjelaskan 50,2% variasi Personal Financial Management Behavior. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan literasi keuangan, pembentukan sikap keuangan yang positif, dan pengembangan kontrol diri dalam meningkatkan perilaku pengelolaan keuangan pribadi Generasi Z.
Pembentukan Kelompok Masyarakat dan Inovasi Alat Pembakaran Sampah Minim Asap di Desa Karangbahagia Erin Soleha; Prada Setyawan; Elmawati Elmawati; Nalisa Fazrin Nurazizah; Muhammad Farhan
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2025): JULI-AGUSTUS
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/4htgd969

Abstract

KKN 2025 Universitas Pelita Bangsa tahun 2025 di Desa Karangbahagia bertujuan untuk membentuk kelembagaan masyarakat dalam bidang UMKM, pertanian, dan pengelolaan limbah. Selain itu, dikembangkan pula inovasi berupa pembuatan alat pembakaran sampah minim asap sebagai solusi pengelolaan sampah ramah lingkungan. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui sosialisasi, musyawarah desa, pembentukan struktur organisasi, hingga implementasi teknologi tepat guna. Hasil kegiatan menunjukkan terbentuknya tiga kelompok resmi masyarakat serta adanya prototipe alat pembakaran minim asap yang dapat dimanfaatkan masyarakat. Kegiatan ini memberikan manfaat dalam peningkatan ekonomi, pertanian, serta kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan. Dengan demikian, program KKN ini mampu berkontribusi pada pembangunan desa berkelanjutan.
Pemberdayaan Masyarakat Desa Karang Bahagia melalui Workshop Kewirausahaan Kerajinan Tangan dan Pendampingan Branding Digital UMKM Erin Soleha; Prada Setyawan; Dea Islamey; Rahmania Azzahra; Siti Nurhaliza Amelia P
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 5 (2025): SEPTEMBER-OKTOBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/hhq16v26

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan kewirausahaan dan kapasitas pemasaran pelaku UMKM Desa Karang Bahagia melalui dua program utama: (1) Workshop Kewirausahaan Kerajinan Tangan Merajut bagi ibu-ibu PKK dan Posyandu, serta (2) Pendampingan Edukasi Branding Produk dan Digital Marketing bagi UMKM lokal. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan praktik langsung, penyampaian materi teoritis, simulasi pemasaran, serta pendampingan personal. Kegiatan dilaksanakan pada 26 Juli–10 Agustus 2025, melibatkan masyarakat desa, pengrajin, dan pelaku UMKM setempat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan teknis peserta dalam memproduksi produk kerajinan bernilai jual, kemampuan membangun identitas merek, dan keterampilan mengelola pemasaran digital. Program ini diharapkan dapat memperkuat daya saing UMKM desa, mendorong terciptanya wirausahawan baru, serta meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga.
Meningkatkan Peran Industri dalam Pengelolaan Utang dan Penanganan Global Warming Sunita Dasman; Supriyanto Supriyanto; Fiqih Maria; Erin Soleha; Indra Setiawan
Jurnal Pelita Pengabdian Vol. 3 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The industry plays a central role as the primary driver of the global economy and has significant potential to reduce carbon emissions through technological innovation, energy efficiency, and transitioning to a low-carbon economy. However, financial challenges often become major obstacles in realizing technological innovation transformation. Wise debt management is necessary to ensure the operational sustainability of industries while supporting investments in green initiatives. The initial situational analysis required includes: 1) Identifying the company’s debt profile and repayment capacity, 2) Conducting an inventory of greenhouse gas (GHG) emissions generated by industrial operations, 3) Structuring opportunities for the use of renewable energy and low-carbon technologies. Companies need to establish internal policies to redirect debt refinancing to instruments that support sustainability, such as green bonds or sustainability-linked loans. They should also set carbon emission reduction targets for the short, medium, and long term. Optimizing the use of a "Green Crowdfunding Platform" that connects companies with investors interested in funding environmentally friendly projects through application-based technology is crucial. Environmental management requires the involvement of all stakeholders, including the government, industry, academics, communities, and the media.