Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : eProceedings of Art

FEMINISME DALAM BUDAYA MINANGKABAU PADA FILM SERIAL MUSIKAL NURBAYA Anggi Ayu Lestari; Riksa Belasunda; Ardy Aprilian Anwar
eProceedings of Art & Design Vol 10, No 2 (2023): April 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Film Serial Musikal Nurbaya merupakan film yang menjelaskan mengenaidiskriminasi yang terjadi pada kaum perempuan Minangkabau, tentu hal ini sangatbertentangan di dalam kebudayaan Minangkabau yang menganut sistem matrilineal,dimana perempuan adalah figur sentral dalam keluarga maupun masyarakat. Kondisiseperti ini mendorong munculnya kelompok feminisme dalam film tersebut untukmengembalikan kedudukan perempuan Minangkabau. Tujuan dilakukannya penelitian iniadalah untuk mengetahui feminisme yang terjadi dalam budaya Minangkabau sertapenentangan terhadap diskriminasi yang dialami kaum perempuan dalam lingkup budayaMinangkabau pada Serial Musikal Nurbaya. Metode yang digunakan pada penelitian iniadalah metode analisis semiotika Roland Barthes untuk menemukan unsur feminismedalam film Serial Musikal Nurbaya. Sumber data dalam penelitian ini adalah unsursinematik yaitu mise en scene dan unsur naratif pada film Serial Musikal Nurbaya yangdimulai dari Episode 1 sampai 6 dan didukung oleh studi pustaka serta wawancara untukmendapatkan informasi yang berkaitan dengan penelitian. Adapun hasil dari penelitianini feminisme dalam budaya Minangkabau terjadi dikarenakan adanya sistem patriarkiyang memicu terjadinya dominasi kekuasaan terhadap perempuan.Kata Kunci: Serial Musikal Nurbaya, feminisme, budaya Minangkabau
ANALISIS SINEMATOGRAFI INKLUSIF: STUDI KASUS FILM "SEJAUH KUMELANGKAH" UNTUK MEMBENTUK PERSEPSI MASYARAKAT SUKABUMI TERHADAP DISABILITAS Permana, Agus; Belasunda, Riksa; Ersyad, Firdaus Azwar
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Disabilitas merupakan salah satu isu sosial yang masih menghadirkantantangan besar bagi masyarakat global, termasuk di Indonesia. Film, sebagai mediakomunikasi yang efektif, memiliki potensi untuk meningkatkan kesadaranmasyarakat terhadap isu disabilitas, terutama melalui penerapan konsepsinematografi inklusif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis elemensinematik dalam film <Sejauh Kumelangkah= yang digunakan untuk mengkonstruksinarasi inklusi disabilitas, mengidentifikasi persepsi masyarakat Sukabumi terhadaprepresentasi inklusi disabilitas yang dibangun melalui film tersebut, sertamengeksplorasi penerapan konsep sinematografi inklusif dalam proses produksifilm tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan desain yang mencakup tigaaspek utama dalam pengumpulan data, yaitu: (1) aspek imaji yang diperolehmelalui observasi visual; (2) aspek pembuat yang dikaji melalui wawancara denganpembuat film; dan (3) aspek pemirsa yang diteliti melalui kuesioner dan diskusikelompok terfokus (FGD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa film ini telahberhasil membentuk persepsi positif terhadap inklusi disabilitas melaluipenggunaan teknik narasi visual yang inklusif, serta penerapan fitur aksesibilitasseperti audio description dan closed caption. Konsep sinematografi inklusifdirumuskan melalui relasi antara elemen person, research, filmmaker, production,dan audience dengan memperhatikan aspek humanity, impact, dan accessibility.Penelitian ini memberikan gambaran tentang bagaimana sinematografi inklusifdapat dilakukan untuk membentuk persepsi dan meningkatkan kesadaran terhadapisu inklusi disabilitas, serta membuka ruang bagi langkah-langkah lebih lanjut untukmewujudkan inklusi dalam kehidupan sehari-hari. Kata kunci: sinematografi inklusif, film Sejauh Kumelangkah, inklusi disabilitas,persepsi masyarakat