Claim Missing Document
Check
Articles

Rancang Bangun Mesin Pemanggang Multifungsi Semi Otomatis dengan Sistem Penggerak Berbasis Dimmer Menggunakan Motor Listrik Daya 190 Watt Al Falaq, Mochammad Rama; Sakti, Arya Mahendra; Abdi, Ferly Isnomo; Ganda, Andita Nataria Fitri
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 9 No 01 (2024): JRM April 2024
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrm.v9i01.61512

Abstract

Memanggang merupakan proses memasak menggunakan metode panas kering (dry heat) dengan sumber panas dari arang atau dapat menggunakan listrik dan gas seiring perkembangan jaman. Di Indonesia, proses memanggang telah melekat dengan adat kebiasaan serta dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat Indonesia sebagai ladang bisnis yang menghasilkan keuntungan. Kekurangan dari proses memanggang adalah banyak menguras tenaga, dikarenakan harus membolak-balikkan objek yang dipanggang secara konsisten untuk menghindari kegosongan. Tujuan penelitian ini adalah merancang mesin pemanggang multifungsi semi otomatis dengan fokus perancangan pada sistem penggeraknya agar dapat memudahkan proses membolak-balikan objek pada saat memanggang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimental. Proses penelitian dimulai dengan melakukan pengambilan data tingkat kematangan bahan yang digunakan sebagai acuan, kemudian melakukan pengujian sistem penggerak dari mesin pemanggang multifungsi semi otomatis dengan memberikan 3 variabel kecepatan putaran senilai 50 rpm, 60 rpm, dan 70 rpm dengan pengujian dilakukan sebanyak 3 kali disetiap kecepatan. Hasil penelitian yaitu menghasilkan mesin pemanggang semi otomatis yang memiliki komponen sistem penggerak seperti motor listrik dengan kecepatan putar 3000 rpm dan torsi sekitar 0,53 Nm. Menggunakan rasio perbandingan sprocket 2:1 dengan panjang rantai 1.524 mm. Umur dari bantalan yang digunakan diprediksi sekitar 15.826.492,83 jam kerja pada kecepatan rendah dan 11.380.848,77 jam kerja pada kecepatan tinggi. Waktu pemanggangan terbaik yang didapatkan setelah menggunakan mesin ini adalah 15 menit 37 detik pada kecepatan 50 rpm.
Analisis Material Komposit Berbasis Serat Tebu dan Matriks Polyester sebagai Bahan Pembuatan Helm Nugroho, Cahyo; Wulandari, Diah; Sakti, Arya Mahendra; Ganda, Andita Nataria Fitri
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 9 No 01 (2024): JRM April 2024
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrm.v9i01.61980

Abstract

Pemanfaat serat tebu di Indonesia yang belum banyak dimanfaatkan menyebabkan limbah serat tebu hanya terbuang dan akan dibakar dengan begitu saja. Dengan potensi serat tebu yang melimpah di Indonesia tentu membuka peluang untuk memanfaatkan limbah serat tebu. Peneliti melakukan pemanfaatan limbah serat tebu untuk dijadikan sebagai salah satu bahan dasar dalam pembuatan cangkang helm. Bahan pendukung lainnya matriks polyester dan katalis dengan perbandingan 10:1 yang berfungsi sebagai perekat dan pengeras dari limbah serat tebu yang akan dicampurkan dan dijadikan cangkang helm. Penulis menggunakan metode Hand lay-up dengan variasi arah serat 0°, 45° dan 90° yang dilakukan pengujian impak. Peneliti menggunakan jenis kualitatif untuk menyajikan data dan jenis kuantitatif untuk penelitian eksperimen. Perbandingan yang digunakan 60% serat dan 40% resin dan katalis serta melakukan perendaman serat dengan NaOH 5% selama 2 jam. Spesimen terbaik dari setiap pengujian dihasilkan dari variasi arah serat 0° dengan menghasilkan nilai spesimen meliputi, uji impak dengan nilai 0.093 J/mm².
Rancang Bangun Pembuatan Helm dengan Material Komposit Berbasis Serat Tebu dan Matriks Polyester Hermawan, Dedy Andy; Wulandari, Diah; Sakti, Arya Mahendra; Riandadari, Dyah
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 9 No 01 (2024): JRM April 2024
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrm.v9i01.62121

Abstract

Along with the times, the helmet industry continues to innovate to develop lighter and stronger materials to improve performance and comfort for users. This study aims to find out the results of the analysis of the design of composite and polycarbonate helmets in impact testing on solidwork and to determine the results of compression testing of helmets using sugarcane fiber composite materials and polyester matrix. The experimental method used hand lay-up with a composition of 60% sugarcane fiber and 40% resin, a ratio of 10:1 between sugarcane fiber 1286 grams (length 15 cm), resin 105 grams, and catalyst 18.18 grams, as well as a variation in helmet thickness of 5 mm. The results of this research are a simulation of impact tests on helmets with composite materials with a load mass of 5 kg showing the highest impact deformation results of 6.551 x 10-02 mm, the highest impact equivalent strain of 9.197 x 10-05 MPa, and the highest impact von mises stress of 4.377 x 10+06 N/m2 and the results of the compression test with a helmet thickness of 5 mm, Fiber direction 0º, diameter 180 mm, and using ASTM D695 standard produces a maximum force of 0.86 kN, yield force 0.39 kN.
Rancang Bangun Mesin Pemanggang Berkapasitas 1 Kg Multifungsi Semi Otomatis Kurniawan, Prasetyo Tri; Sakti, Arya Mahendra; Riandadari, Dyah; Ganda, Andita Nataria Fitri; Laksono, Alif Rahman
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 9 No 01 (2024): JRM April 2024
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrm.v9i01.62137

Abstract

Memanggang adalah proses pengolahan makanan dengan cara diletakkan di atas sumber panas hingga terjadi perubahan warna, bentuk, rasa dan tekstur serta mengeluarkan aroma yang khas. Di Indonesia, makanan panggang merupakan salah satu olahan makanan yang sangat disukai oleh banyak orang sehingga, dapat menjadi peluang untuk membuka usaha di bidang kuliner. Memanggang dengan cara konvensional memiliki kekurangan diantaranya matang tidak merata dan menghabiskan banyaktenaga. Penelitian ini bertujuan untukmerancang bangun mesin pemanggang multifungsi semi otomatis berkapasitas 1 kg.Dengan kapasitas kecil, hasil penelitian ini diharapkan dapat menghemat energi listrik dan biaya perancangan sehingga terjangkau oleh banyak orang,khususnya para UMKM. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengn jenis penelitian eksperimental.Hasilpenelitian ini adalah menciptakan mesin pemanggang dengan dimensi panjang 70 cm, lebar 30cm, dan tinggi 25cm yang dapatmemuat1 kg objek panggangan,sedangkan energi listrik yang dihabiskan pada kecepatan putaran 50 rpm rata-ratasebanyak 0,0347 kWh dengan lama pemanggangan 16,20 menit, pada kecepatan putaran 60 rpm rata-rata sebanyak 0,0275 kWh dengan lama pemanggangan 18,13menit, dan pada kecepatan putaran 70 rpm rata-rata sebanyak 0,0229 kWh dengan lama pemanggangan 20,28 menit. Dari hasil tersebut maka penggunaan mesin pemanggang yang paling hemat konsumsi energi listriknya pada kecepatan putaran 70 rpm.
Rancang Bangun Mesin Semi Otomatis pada Alat Pengupas Serabut Kelapa Tua Hidayaturrahman, Hidayaturrahman; Sakti, Arya Mahendra; Abdi, Ferly Isnomo; Riandadari, Dyah
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 9 No 02 (2024): JRM Agustus 2024
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrm.v9i02.62255

Abstract

Perancangan Mekanisme Komponen Automatic Switch Vertical Drilling Machine KTK LGT-360 Firmansyah, Rian; Utama, Firman Yasa; Sakti, Arya Mahendra; Wulandari, Diah
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 9 No 01 (2024): JRM April 2024
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrm.v9i01.62557

Abstract

Dalam penelitian ini, mesin bor yang digunakan yaitu mesin bor KTK LGT-360 dengan kondisi sistem kerja mesin yang masih berbentuk manual. Penelitian ini bertujuan untuk merancang komponen automatic switch dan perakitan pada mesin bor vertikal semi otomatis KTK LGT-360. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) yang bertujuan untuk memastikan bahwa produk yang dihasilkan tidak hanya inovatif tetapi juga dapat diimplementasikan sesuai fungsi. Proses perancangan hanya melibatkan tiga komponen utama pada vertical drilling machine KTK LGT-360 semi otomatis, yaitu motor listrik, automatic switch, dan pulley v-belt. Adapun hasil uji fungsi menunjukkan bahwa setelah proses perancangan, mesin dapat melakukan pengeboran pada baja karbon ST-37 dengan baik pada berbagai kecepatan transmisi pulley. Berdasarkan hasil yang di dapatkan, vertical drilling machine KTK LGT-360 semi otomatis memiliki spesifikasi akhir mesin, yaitu 640 mm x 330 mm x 1129 mm, tegangan 380 VAC/1 HP, dengan sistem kelistrikan 1 phase. Fitur semi otomatis yang telah melalui proses redesain berfungsi dengan baik. Hasil dari perhitungan kecepatan transmisi pulley yaitu, 1333,33 Rpm, 1112,97 Rpm, 770,54 Rpm. Hasil dari pengukuran kecepatan transmisi pulley menggunakan tachometer sebesar 1920 Rpm, 1292,7 Rpm, 828,6 Rpm.
Rancang Bangun Pembangkit Listrik Berbasis Generator Termoelektrik pada Alat Pengolah Limbah Sampah Arruafy, Mohammad Ghithrof; Wulandari, Diah; Sakti, Arya Mahendra; Ganda, Andita Nataria Fitri
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 9 No 02 (2024): JRM Agustus 2024
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrm.v9i02.62610

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan panel energi listrik berbasis generator termoelektrik pada alat pengolahan limbah sampah di tempat pembuangan sementara. Dengan memanfaatkan teknologi termoelektrik, alat ini mengonversi limbah menjadi energi listrik, menyediakan solusi praktis yang efisien dan berkelanjutan untuk pengelolaan limbah. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan Research and Development (R&D), yang meliputi perancangan, pengembangan prototipe, pengujian, evaluasi, dan penyempurnaan panel energi listrik. Penelitian ini mempertimbangkan variabel seperti volume dan jenis limbah, serta konfigurasi pemasangan Peltier (seri dan paralel). Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan volume sampah dan konfigurasi rangkaian (seri atau paralel) mempengaruhi efisiensi konversi energi. Pada konfigurasi seri, tegangan yang dihasilkan lebih tinggi dibandingkan dengan konfigurasi paralel, namun arusnya lebih rendah. Sebaliknya, pada konfigurasi paralel, arus yang dihasilkan lebih tinggi, tetapi tegangannya lebih rendah. Misalnya, total daya yang dikumpulkan untuk 200 liter sampah dalam rangkaian seri adalah sekitar 2.04 Wh, sementara dalam rangkaian paralel sekitar 1.96 Wh. Rancang bangun tungku pembakaran dan kompor bahan bakar oli pada alat pengolahan limbah sampah dapat menghasilkan energi listrik secara berkelanjutan. Hasil terbaik diperoleh dari penggunaan konfigurasi paralel, yang menunjukkan efisiensi tinggi dalam mengkonversi panas menjadi energi listrik. Penelitian ini dapat menyelaraskan kebutuhan pengelolaan limbah dengan keberlanjutan lingkungan serta meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan secara lokal. Kata kunci: termoelektrik, rancang bangun, generator termoelektrik, energi listrik This research aims to design and develop an electrical energy panel based on thermoelectric generators for waste processing devices at temporary disposal sites. By utilizing thermoelectric technology, this device converts waste into electrical energy, providing a practical, efficient, and sustainable solution for waste management. The research method used is the Research and Development (R&D) approach, which includes designing, developing prototypes, testing, evaluating, and refining the electrical energy panel. The research considers variables such as the volume and type of waste, as well as the configuration of the Peltier installation (series and parallel). The results indicate that the increase in waste volume and the circuit configuration (series or parallel) affect energy conversion efficiency. In a series configuration, the generated voltage is higher compared to the parallel configuration, but the current is lower. Conversely, in a parallel configuration, the generated current is higher, but the voltage is lower. For example, the total power collected for 200 liters of waste in a series circuit is about 2.04 Wh, while in a parallel circuit it is about 1.96 Wh. The design of the combustion furnace and oil-fueled stove in the waste processing device can generate sustainable electrical energy. The best results were obtained from the use of the parallel configuration, which shows high efficiency in converting heat into electrical energy. This research can align the need for waste management with environmental sustainability and increase community awareness and participation in maintaining the local environment. Keywords: thermoelectric, design and construction, thermoelectric generator, electrical energy
Rancang Bangun Mesin Pompa Air untuk Pertanian Menggunakan Bahan Bakar Gas LPG Nosuvian, Joko Laksono; Sakti, Arya Mahendra; Wulandari, Diah; Riandadari, Dyah
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 9 No 02 (2024): JRM Agustus 2024
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrm.v9i02.62759

Abstract

Analisis Perbandingan Diameter Pulley pada Mesin Pompa Air dengan Menggunakan Bahan Bakar Gas Terhadap Kapasitas Debit Air Yolarinda, Dhiko; Sakti, Arya Mahendra; Ganda, Andita Nataria Fitri; Riandadari, Dyah
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 9 No 02 (2024): JRM Agustus 2024
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrm.v9i02.62775

Abstract

Para petani sering menghadapi tantangan terkait ketersediaan air, terutama selama musim kemarau. Mesin pompa air sawah bisa menjadi solusi, tetapi kebanyakan masih menggunakan bahan bakar minyak, sedangkan bahan bakar minyak sering terjadi kelangkaan pada suatu daerah tertentu. Maka oleh karena itu perlu adanya pemanfaatan energi aternatif lainya. Dipilihnya gas alam karena saat ini produksinya meningkat di Indonesia, juga lebih murah serta lebih mudah di dapat. Cara kerja mesin pompa air sawah berbahan bakar gas mirip dengan mesin pompa air sawah lainya. Dimana Ketika mesin dihidupkan maka motor penggerak akan menggerakkan Pulley yang terhubung dengan pemompa air sehingga air bisa keluar, namun kecepatan penggerak juga akan berpengaruh pada debit air yang akan dihasilkan sehingga akan berpengaruh juga pada efisiensin bahan bakar yang diperlukan. maka perlu adanya pemilihan Pulley yang harus dilakukan dengan tepat sehingga bisa mendapatkan perbandingan kecepatan yang pas terhadap kapasitas debit air yang maksimal, oleh karena itu akan dilakukan penelitian dengan mengganti variasi ukuran pulley dengan menggunakan diameter 76 mm, 101 mm, dan 127 mm. Dan akan di uji dengan kecepatan mesin 2000 rpm untuk mengisi wadah berkapasitas 136,7 liter dan di catat berapa waktu yang dibutuhkan sampai wadah terisi penuh. Dari hasil pengujian debit yang telah dilakukan pada percobaan menggunakan ketiga variasi pulley, yaitu menunjukan bahwa pulley dengan ukuran 101 mm menghasilkan debit air yang paling banyak yaitu 4,8 liter setiap detiknya sedangkan pulley dengan ukuran 76 mm menghasilkan debit air 4,1 liter setiap detiknya dan untuk pulley dengan ukuran 127mm menghasilkan 3,3 liter per detik. Farmers often face challenges regarding water availability, especially during the dry season. farming water pump machines could be a solution, but most of them still use fuel oil, whereas fuel oil is often scarce in certain areas. Therefore, it is necessary to utilize other alternative energy. Natural gas was chosen because production is currently increasing in Indonesia, it is also cheaper and easier to obtain. The way a gas-powered farming water pump machine works is similar to other rice field water pump machines. Where when the engine is turned on, the driving motor will move the pulley which is connected to the water pump so that the water can come out, but the driving speed will also affect the water flow that will be produced so it will also affect the required fuel efficiency. So it is necessary to select the pulley correctly so that you can get the right speed ratio to the maximum water discharge capacity. Therefore, research will be carried out by changing various pulley sizes using diameters of 76 mm, 101 mm and 127 mm. And it will be tested with an engine speed of 2000 rpm to fill a container with a capacity of 136.7 liters and note how long it takes until the container is full. From the results of discharge tests that have been carried out in experiments using three pulley variations, this shows that the pulley with a size of 101 mm produces the highest water discharge, namely 4.8 liters every second, while the pulley with a size of 76 mm produces a water discharge of 4.1 liters. every second and for a 127mm pulley it produces 3.3 liters per second.
Analisis 2 Bentuk Mata Pisau Mesin Pengupas Serabut Kelapa Tua Semi Otomatis Ramadhan, Maulana Trisnanda; Sakti, Arya Mahendra; Abdi, Ferly Isnomo; Riandadari, Dyah
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 9 No 02 (2024): JRM Agustus 2024
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrm.v9i02.62838

Abstract

Co-Authors Abdulloh, Isa Yuanata ADI PRANATA, ANGGA ADITAMA, RESKY Afdhol, Muhammad Zikri Afghan, Fayyadh Buddy Al Afifah, Hidayanti Nuzulatul Aidah, M. Fishal Askarul Faris Aji Nugroho Al Falaq, Mochammad Rama Alam, Ilham Rofiqul Alfadilla, Muhammad Fajar Alfarizi, Edgar Hafizh Alwi, Zyanata Hasna Andita Nataria Fitri Ganda Aprilianto, Mochammad Ismail Bagus Ardiansyah, Daniar Anggit ARMAN HIDAYAT, DENDI Arruafy, Mohammad Ghithrof Asmara, Anggurit Aji Bayu Asyhar, Achmad Hanif AZIZ MASHURI, ABDUL BAGUS PERMANA, AFIF Cahyo Nugroho, Cahyo Casillas, Muhammad Kanz DANANG PRIAMBODO, JAROT Danar Pratama, Sindhi Darmawan, Indra DERI SUBAYU, RHOMDAN Dewi Puspitasari Dewi Puspitasari Diah Wulandari DIDIN NURDIANSYAH, AHMAD DWI SUHARSONO, NASWAN Dyah Riandadari FAHMY SATRIADI WASKITO, YOGA Fajar, Rafianto Takbiral FANDI ZAMRUDDIN, MOCHAMMAD Farizi, Aziizun Faiq Al Fatahillah, Idham Rizki Yusma Ferly Isnomo Abdi Fikri, Zainur Rijalul Firman Yasa Utama Firmansyah, Rian FIRSTA MARSYAH, ANGGI Fitri Ganda, Andita Nataria Ganda, Andita Ganda, Andita Nataria Fitri HAIKAL AMIN, FIKRI Hermawan, Dedy Andy Hidayat, Achmad Fachrus Hidayaturrahman, Hidayaturrahman Ibisono, Gigih Chandra Ilham, Muhammad Nur Ilhamsyah, Tegar Bayu INDRA NASUTION, DONNI ISWANTO, SYAHIDI Jalakusuma, Kevin Firdaus KHABIBULLAH, MUHAMMAD khuluq ma'addin, khusnul Kurnia Sandy, Muhammad Khoir Kurniawan, Prasetyo Tri Laksono, Alif Rahman Laksono, Teguh Setiawan Aldi Lanka, Linggar Anggita Cucu Manggalasari, Lena Citra Marwinsyah, Rizky Marzad, Deftana Aqsya Ma’addin, Khusnul Khuluq Mujakki, Muhammad Akbar Murod, Moh Iqbal Nosuvian, Joko Laksono NOVEMIA HANY, FIRSTY Nur Rohman, Muhammad PRADIPTA BUANA, HABIB Priyambada, Sashatta Daniela Rachmattan, Ryan Ramadhan, Aldhi Fahrezy Ramadhan, Maulana Trisnanda Ramadhan, Yanuar Makhsinardi Ridho, Mukhlis Yazid Rizky Ramadhani, Muhammad Rizqullah, Ahmad Fakih Muhaimin ROHMAN FAIZOL, ABDUL SAKIN NUR HAZNA, GALUH Saputra, Prihatama Wahyu SETYA PRAYOGO, ARNES Solichudin, Fiqih Nur Sugiarto, Fikri Ariyadhana Sulistyorini, Elisa Trimariyono, Dimas Tsamroh, Dewi ‘Izzatus URFIE, FERDANSYAH WAHYU NUGROHO, MUHAMMAD WARJU Widoretno, Yustin Setiya Wildan Mufti Wirdana Wildan, Muhammad Wildan Satrio Bimo Wulandari, Cyndhi Kartika YOGA ARGE PUTRA, TRI Yolarinda, Dhiko Yulianto, Angki Narda