Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

IMPLEMENTASI QAWAID FIQIH DALAM TRANSAKSI EKONOMI DI LEMBAGA KEUANGAN SYARIAH Siti Masruroh; Mahmud, Ali; Toyibatussalamah
Jurnal Dinamika Ekonomi Syariah Vol. 11 No. 1 (2024): Jurnal Dinamika Ekonomi Syariah
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah, Universitas Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53429/jdes.v11i1.871

Abstract

Untuk membantu umat Muslim dalam membahas tema mengenai hukum Islam, maka mengkaji mengenai kaidah-kaidah fiqih merupakan suatu keharusan untuk memperoleh kemudahan dalam mengetahui hukum-hukum kontemporer ekonomi yang tidak memiliki nash sharih (dalil pasti) dalam Al Quran dan Hadist. Oleh karena itu, penelitian bertujuan untuk membahas bagaimana implementasi Qawaid Fiqih dalam transaksi ekonomi di lembaga keuangan syariah. Penelitian ini bersifat deskriptif analitis, dengan menggunakan metode penelitian hukum normative, yakni penelitian hukum yang dilakukan dengan cara meneliti bahan pustaka. Pembahasan mengenai kaidah-kaidah Fiqih mempermudah kita dalam menguasai permasalahan furu’iyah (cabang) yang terus berkembang dan tidak terhitung jumlahnya hanya dalam waktu yang singkat dan cara yang mudah, yaitu melalui ungkapan yang ringkas dan padat berupa kaidah-kaidah fiqih, baik kaidah fiqih yang berkaitan dengan akad (transaksi) ekonomi, harta, perbankan dan kaidah fiqih yang lain. Dikarenakan jumlah ayat Al Quran yang membicarakan bab muamalah maliyyah sangat terbatas hanya 70 ayat. Sementara masalah kontemporer yang berkaitan dengan muamalah maliyyah semakin berkembang dan kompleks. Manfaat adanya Qawaid Fiqhiyyah adalah untuk menyediakan panduan yang lebih praktis yang diturunkan dari nash yaitu al Quran dan al Hadits kepada masyarakat.
Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga Melalui Pelatihan Membuat Pola dan Teknik Menjahit Maghfiroh, Fachrial Lailatul; Nurrokhim, Isma; Mahmud, Ali; Toyibatussalamah, Toyibatussalamah; Widiasari, Susi
Welfare : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2024): Welfare : December 2024
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/welfare.v2i4.1967

Abstract

Sewing training is one of the effective solutions to empower housewives to be more economically independent. This activity is motivated by the need to improve women's skills in the field of sewing, which can open up small business opportunities, both as home convection and sewing services. By collaborating with Indonesian Taylor as a training partner, this training activity is designed to provide an understanding of basic pattern making and sewing techniques. The training was attended by 10 housewives, held once a week with different locations to maintain participant enthusiasm. The implementation method includes providing theoretical material, pattern making practice, and basic sewing techniques. Mentoring is carried out intensively to ensure that participants can master the skills taught. The results of the activity showed a significant increase in participants' abilities in making simple patterns and sewing. In addition, participants felt motivated to start a small business in the field of home convection. This program has succeeded in providing new skills that are relevant to the economic needs of participants and have the potential to increase family income.
Meningkatkan Kemampuan Siswa dalam Pembelajaran Lari Sprint 100 Meter dengan Part Method Mahmud, Ali; Basukiyanto, Basukiyanto; Sudibyo, Hanung
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i4.2071

Abstract

Masalah dalam penelitian ini yaitu, masih banyak siswa yang kecepatan larinya masih belum optimal dan teknik yang digunakan saat lari sprint masih banyak yang salah.Hal ini dikarenakan metode yang diterapkan belum efektif sehingga pembelajaran tidak mencapai hasil yang maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas metode bagian/sintesa (Part Method}  dalam meningkatkan kemampuan lari sprint siswa. Studi ini melibatkan 41 siswa SMA Negeri 3 Slawi Kabupaten Tegal Kelas XI. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan teknik observasi, teknik kepustakaan dan tes unjuk kerja. Program pembelajaran berbasis teknik mencakup latihan kecepatan, teknik start, dan perbaikan teknik saat berlari. Penilaian dilakukan pada awal dan akhir program untuk mengukur peningkatan kecepatan lari sprint . Hasil analisis menunjukkan peningkatan dalam kecepatan lari sprint. Rata-rata waktu awal tes pengukuran adalah 15.41 detik dan rata-rata akhir tes pengukuran adalah 14.83 detik. Temuan ini menunjukkan bahwa metode bagian/sintesa (Part Method)  lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan lari sprint siswa. Penelitian ini merekomendasikan integrasi metode pembelajaran ini dalam kurikulum pendidikan jasmani untuk mengoptimalkan performa lari sprint siswa. Implikasi praktis serta saran untuk penelitian lanjutan juga dibahas dalam jurnal ini.
The Tradition Of Grebeg Suro Nurrokhim, Isma; Toyibatussalamah, Toyibatussalamah; Mahmud, Ali; Chelmi, Rahmatul
Proceedings of Annual Conference for Muslim Scholars Vol 9 No 1 (2025): AnCoMS, Oktober 2025
Publisher : Koordinatorat Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta Wilayah IV Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/ancoms.v9i1.727

Abstract

This study examines the Grebeg Suro tradition in Menang Village, Kediri, as a multifaceted Javanese heritage that encompasses spiritual, social, and economic dimensions. The research aims to explore the tradition's role as a medium for social harmony, cultural education, and community empowerment. Utilizing a descriptive qualitative approach, data were collected through participant observation, documentation, and interviews with traditional leaders, village officials, and local residents. The findings indicate that Grebeg Suro facilitates intergenerational interaction and strengthens communal solidarity while serving as a vital mechanism for transferring local symbols and values to the younger generation. Furthermore, the tradition acts as a catalyst for community empowerment by stimulating the creative economy and local tourism through the involvement of MSMEs and performing arts. The study concludes that the revitalization of Grebeg Suro is essential for maintaining cultural relevance amidst modernization. By integrating social cohesion with economic independence, the tradition serves as a strategic instrument for sustainable socio-cultural development. Ultimately, Grebeg Suro transcends ritualistic ceremony, functioning as a foundational pillar for building a resilient and culturally grounded community.
Harmony in The Parade of Mountainous Harvests as An Effort to Improve The Economy of The People Toyibatussalamah, Toyibatussalamah; Nurrokhim, Isma; Mahmud, Ali
Proceedings of Annual Conference for Muslim Scholars Vol 9 No 1 (2025): AnCoMS, Oktober 2025
Publisher : Koordinatorat Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta Wilayah IV Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/ancoms.v9i1.780

Abstract

The tradition of the harvest parade held at the Prabu Anom Tomb complex in Kediri Regency is not only a cultural and spiritual event, but also has significant socio-economic dimensions for the community. This study aims to examine the values of harmony contained in the procession and how this tradition can be a medium for improving the economy of the community. This study uses a qualitative approach with ethnographic methods. The results show that the mountain parade not only preserves local wisdom and strengthens social cohesion, but also creates a space for economic interaction, especially for small traders, MSMEs, and local tourism actors. Community participation in this activity demonstrates the synergy between religious, cultural, and economic dimensions that give rise to social harmony. Thus, the gunungan procession at the Tomb of Prabu Anom is not merely a symbol of respect for ancestral traditions, but also a strategy for community empowerment based on local wisdom that is oriented towards the economic sustainability of the community