Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Pendampingan Pembelajaran Interaktif dalam Penguatan Karakter Religius Siswa di MA Nurul Huda Sedati Sidoarjo Laila Badriyah; Siti Kholidatur Rodiyah; Masfufah Masfufah; Mufaizah Mufaizah
Ininnawa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Vol. 4 No. 1 (2026): Volume 04 Nomor 01 (Mei 2026)
Publisher : Program Studi Manajemen FEB UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/h6716993

Abstract

Islamic schools (madrasahs) play a strategic role not only in fostering students’ academic achievement but also in cultivating religious character as an essential foundation for navigating contemporary social challenges. However, learning practices that remain predominantly teacher-centered often limit student engagement, reducing opportunities for the meaningful internalization of religious values. In response to this issue, this community service program aimed to facilitate the implementation of interactive learning to enhance student participation and strengthen religious character among students at MA Nurul Huda Sedati Sidoarjo. The program employed a Participatory Action Research (PAR) approach involving four stages: observation, planning, action implementation, evaluation, and reflection, with active collaboration between teachers and students throughout the process. Interactive learning strategies were implemented through group discussions, presentations, question-and-answer sessions, and contextual reflective activities integrated with religious values. The findings revealed a significant transformation in the learning process toward a more participatory, dialogic, and reflective environment, as evidenced by increased student involvement in discussions, greater confidence in expressing ideas, and improved collaborative skills. Furthermore, the program contributed to strengthening students’ religious character, reflected in the development of discipline, responsibility, mutual respect, and social awareness within classroom interactions. These findings indicate that interactive learning serves not only as an effective approach for enhancing student engagement but also as a meaningful medium for internalizing religious values and translating them into everyday attitudes and behaviors. Therefore, interactive learning assistance grounded in religious values can be considered a strategic and sustainable approach to supporting character education within the madrasah context.
Upaya Meningkatkan Kesejahteraan Keluarga Melalui Optimalisasi Budidaya Sayur Menggunakan Hidroponik Selama Covid-19 di Desa Terungwetan Krian Muhammad Yusron Maulana El-Yunusi; Masfufah Masfufah; Nurul Masithoh; Reny Nuraini; Rommy Hardyansah; Didit Darmawan; Amir Bandar Abdul Majid
Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2022): Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (NALA)
Publisher : Jurnal Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi COVID-19 telah mengakibatkan dampak signifikan pada ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat, terutama di daerah pedesaan. Di Desa Terungwetan Krian, banyak keluarga menghadapi kesulitan untuk memenuhi kebutuhan pangan sehat akibat terbatasnya akses ke pasar. Solusi yang diusulkan adalah penerapan budidaya hidroponik, yang memungkinkan masyarakat menanam sayuran di lahan terbatas, berupa pekarangan rumah. Program pengabdian masyarakat ini menerapkan pendekatan Participatory Action Research (PAR), yang melibatkan masyarakat dalam proses identifikasi masalah, pelatihan, dan evaluasi hasil. Hasil menunjukkan bahwa setelah pelatihan, peserta dapat merawat sistem hidroponik dan menghasilkan sayuran seperti selada dan kangkung, yang  memenuhi kebutuhan pangan keluarga, dan memberikan peluang ekonomi baru melalui penjualan hasil panen. Meskipun terdapat tantangan dalam pengelolaan nutrisi tanaman, program ini berhasil meningkatkan kesejahteraan keluarga serta kemandirian pangan. Disarankan untuk melanjutkan pendampingan dan membentuk kelompok tani hidroponik guna memperkuat keberlanjutan budidaya ini. Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan budidaya hidroponik dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi positif terhadap ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat di masa depan.  
Integrasi Teknologi dalam Pendidikan Agama Islam: Perspektif Pedagogis dan Budaya Yuliastutik Yuliastutik; Didit Darmawan; Nelud Darajaatul Aliyah; Fayola Issalillah; Yeni Vitrianingsih; Mirza Elmy Safira; Masfufah Masfufah; Nurul Masithoh
Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2022): Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (NALA)
Publisher : Jurnal Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Agama Islam (PAI) di era digital menghadapi tantangan dan peluang besar untuk memastikan relevansinya terhadap perkembangan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi pembelajaran PAI berbasis teknologi melalui pendekatan tinjauan literatur. Hasil kajian menunjukkan bahwa teknologi, seperti flipped classroom dan platform digital, dapat meningkatkan aksesibilitas dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Namun, validitas konten digital, literasi teknologi pendidik, dan kesenjangan infrastruktur menjadi tantangan utama yang harus diatasi. Penelitian ini juga menyoroti pentingnya pendekatan sensitif budaya untuk memastikan penerimaan masyarakat terhadap teknologi dalam pembelajaran agama. Dengan strategi yang tepat, integrasi teknologi dalam PAI dapat meningkatkan kualitas pendidikan agama Islam tanpa mengorbankan esensi nilai-nilai spiritual. Penelitian ini merekomendasikan pelatihan literasi digital bagi pendidik, pengembangan platform digital khusus PAI, dan penyediaan infrastruktur yang merata sebagai langkah strategis untuk mengoptimalkan teknologi dalam pembelajaran PAI
Penguatan Nilai Keislaman dan Sosial Melalui Program Qotmil Qur’an di Balai Rehabilitasi Sosial PMKS Sidoarjo Masfufah Masfufah; Fayola Issalillah; Mujito Mujito; Suwito Suwito; Rahayu Mardikaningsih; Didit Darmawan; Arif Rachman Putra
Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (NALA)
Publisher : Jurnal Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat Qotmil Qur’an Universitas Sunan Giri Surabaya di Balai Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PRS PMKS) Sidoarjo bertujuan memperkuat aspek spiritual, sosial, dan psikologis penghuni balai melalui pembinaan keagamaan yang partisipatif dan humanis. Program ini menerapkan metode partisipatif dan kualitatif dengan melibatkan civitas akademika, staf, penghuni, serta mitra sosial secara aktif dalam pembacaan Al-Qur’an bersama, doa, tausiyah, dan dialog interaktif. Hasilnya menunjukkan adanya perubahan positif berupa peningkatan motivasi spiritual, kepercayaan diri, dan rasa kebersamaan di antara peserta. Selain memberikan manfaat bagi penghuni balai, kegiatan ini juga menjadi wadah aktualisasi diri serta pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa dan dosen. Kolaborasi berkelanjutan antara UNSURI dan mitra eksternal membuktikan efektivitas sinergi dalam pemberdayaan kelompok rentan, sehingga program ini layak direplikasi di lembaga sosial sejenis untuk mendukung pembangunan karakter dan kesejahteraan spiritual masyarakat secara berkelanjutan.
Developing Pedagogical Standards and AI Policies for Adaptive Learning in Equitable and Safe School Education Masfufah; Didit Darmawan
Journal of Practice Learning and Educational Development Vol. 3 No. 4 (2023): Journal of Practice Learning and Educational Development (JPLED)
Publisher : Global Action and Education for Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58737/jpled.v3i4.321

Abstract

This article discusses the utilization of artificial intelligence in adaptive learning in schools and how advancements in pedagogical standards and regulations can ensure the quality, safety, and social acceptance of the system. The analysis focuses on opportunities, challenges, and strategies for equalizing access to technology, data protection, teacher engagement, and national standard requirements. In the digital age, artificial intelligence is increasingly dominating personalized and data-driven learning models, so schools are expected to be responsive to technological developments and build collaborations with various parties. The importance of digital infrastructure, student data protection, teacher training, and participatory regulations was emphasized. Lack of infrastructure remains a barrier to equitable access, while the professional adaptation of educators is a key to success. Regular regulations, independent audits, data transparency, and the involvement of the school community play a role in maintaining public trust in artificial intelligence systems in education. This transformation must be balanced with a learning culture that is open, fair, and values diversity. The formulation of recommendations includes strengthening infrastructure, developing national standards, increasing digital literacy, and empowering school communities. This study concludes that equal access and the implementation of robust artificial intelligence pedagogical standards are crucial for delivering quality and sustainable education. Collective consciousness and policy updates must go hand in hand with technological changes to ensure the education system remains relevant and capable of responding to future challenges.
Pelaksanaan Program Berbagi Takjil di Bulan Ramadan untuk Meningkatkan Solidaritas dan Spiritualitas Masyarakat di Desa Gedongan, Kecamatan Waru Miftahur Rohmah; Lina Luthfiyyah; Hilya Andini; Zakiatun Nafisah Zainafa; Ayu Hanik Tri Wahyuni; Pratiwi Fadia Sholihah; Tyas Arjanti Salsabilla; Nisfi Oktafiyanti; Rahayu Mardikaningsih; Masfufah
AlMurtado Journal of Social Innovation and Community Service Vol 3 No 1 (2026): Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : BAMALA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya solidaritas sosial dan optimalisasi nilai-nilai spiritual masyarakat selama bulan Ramadan di Desa Gedongan, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo. Tujuan kegiatan yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN Universitas Sunan Giri Surabaya ini adalah meningkatkan solidaritas dan spiritualitas masyarakat melalui pelaksanaan program berbagi takjil pada bulan Ramadan. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang meliputi tahapan identifikasi masalah, analisis akar masalah, perumusan solusi, penyusunan program, dan implementasi lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program berbagi takjil yang dikawal oleh mahasiswa KKN Universitas Sunan Giri Surabaya berhasil meningkatkan kepedulian sosial serta mendongkrak kesadaran spiritual warga melalui praktik berbagi dan sedekah secara langsung. Keterlibatan aktif mahasiswa KKN Universitas Sunan Giri Surabaya dan warga setempat terbukti efektif memperkuat kebersamaan, kohesi sosial, dan suasana religius di lingkungan Desa Gedongan.
Strategi Manajemen Kelas untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Masfufah Masfufah; Didit Darmawan; Eli Masnawati
Manivest : Jurnal Manajemen, Ekonomi, Kewirausahaan, dan Investasi Vol. 1 No. 2 (2023): Desember, Manivest : Jurnal Manajemen, Ekonomi, Kewirausahaan, dan Investasi
Publisher : Universitas Katolik Widya Karya Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37832/manivest.v1i2.81

Abstract

Classroom management is a strategic approach that plays a central role in improving student learning achievement in educational settings. The main objective of this study was to investigate the effectiveness of classroom management to improve student learning outcomes. This research adopts a type of field research with a qualitative naturalistic approach, which was chosen based on the consideration that the focus of the research is on data that is able to provide a picture and painting of complex social realities into concreteness. The main source of information and data in this study involved interviews with homeroom teachers, school principals and students. The results show that every decision and strategy taken by teachers not only creates a physical space in the classroom, but more deeply, forms the basis of character and understanding. In a well-managed classroom, the expected conditions are created. The teacher serves not only as a leader, but also as a harmonizer who creates harmony among the diverse personalities and talents of students. Through wisdom and sensitivity to classroom dynamics, teachers are able to create an environment that fosters a sense of security, curiosity and passion for learning. Effective classroom management gives each student the opportunity to develop according to his or her potential. They are not only invited to participate, but also to collaborate and immerse themselves in the learning process. In a well-organized classroom setting, chaos can turn into cooperation, challenges into opportunities for growth, and uncertainty into confidence in one's abilities.
Penguatan Moderasi Beragama berbasis Pendidikan Islam dalam Mencegah Radikalisme di Kalangan Remaja Masfufah
Al-Khidmah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): September
Publisher : LP2M Institut Agama Islam Nazhatut Thullab Sampang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The increasing exposure to radical ideologies among adolescents, particularly through digital media, has become a serious challenge in the socio-religious life of society. Adolescents, as individuals in the phase of identity formation, are highly vulnerable to the influence of exclusive and intolerant religious ideologies. Therefore, strategic efforts are needed through the approach of Islamic Religious Education (PAI), which emphasizes not only cognitive aspects but also the values of religious moderation. This community service program aims to strengthen adolescents’ understanding and attitudes toward religious moderation as an effort to prevent radicalism among youth in Panjunan Village. The methods employed in this program include socialization, interactive training, group discussions, and mentoring based on the Islamic values of rahmatan lil ‘alamin. The target participants are secondary school adolescents in Panjunan Village who live in a community with high access to digital media. The materials delivered include the concept of religious moderation, characteristics of radical ideologies, and the reinforcement of attitudes such as tolerance, inclusivity, and nationalism. The results of the program indicate an improvement in participants’ understanding of religious moderation, as well as the development of critical attitudes toward provocative and intolerant religious content. Furthermore, participants demonstrated more open-minded attitudes and greater respect for diversity. Thus, strengthening religious moderation based on Islamic Religious Education is effective as a preventive measure against the spread of radical ideologies among adolescents in Panjunan Village.
Dakwah Digital: Mentransformasi Pendidikan Agama Islam dengan Teknologi Mutakhir: Digital Da'wah: Transforming Islamic Religious Education with the Latest Technology Asnal Mala; Masfufah
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 2: FEBRUARI 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.4 KB) | DOI: 10.56338/jks.v2i1.677

Abstract

Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi dan mengevaluasi penerapan metode pembelajaran berbasis teknologi dalam Pendidikan Agama Islam dan bagaimana hal ini berdampak pada efektivitas pengajaran serta penerimaan siswa. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus di beberapa lembaga pendidikan Islam di Indonesia. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, survei, dan observasi kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media teknologi seperti aplikasi pembelajaran online, platform media sosial, dan alat bantu digital lainnya, secara signifikan meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa dalam mata pelajaran PAI. Inovasi dakwah digital tidak hanya memfasilitasi proses belajar mengajar tetapi juga memperkaya materi dengan sumber belajar yang lebih beragam dan interaktif. Penelitian ini juga mengungkapkan beberapa tantangan, termasuk kesiapan guru dalam menggunakan teknologi dan akses ke sumber daya teknologi yang memadai
Analisis Ketentuan Nusyuz Menurut Perspektif Kompilasi Hukum Islam Dan Putusan Pengadilan Agama Surabaya No. 623/Pdt.G/2024/PA.Sby: Analysis of Nusyuz Provisions from the Perspective of the Compilation of Islamic Law and the Decision of the Surabaya Religious Court No. 623/Pdt.G/2024/PA.Sby Ayu Wulandari; Aris Nurullah; Masfufah
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i12.7614

Abstract

Nusyuz merupakan tindakan durhaka seorang istri terhadap suaminya. Kata ini mencerminkan sikap atau tindakan yang tidak sesuai dengan kewajiban seorang istri dalam ikatan pernikahan. Dalam hal ini, nusyuz menggambarkan kondisi di mana seorang istri menolak untuk memenuhi tanggung jawabnya terhadap suami, baik dalam bentuk tindakan nyata maupun sikap emosional. Kasus nomor 632/Pdt.G/2024/PA.Sby menunjukkan situasi yang tidak biasa di mana istri yang seharusnya menjadi pelaku nusyuz, yakni tindakan durhaka terhadap suami, justru menjadi penggugat dalam proses perceraian. Dalam kasus ini, meskipun istri adalah pelaku nusyuz, dia yang mengajukan gugatan cerai terhadap suami. Hal ini mencerminkan adanya ketidaksesuaian antara praktik hukum yang diharapkan dengan situasi konkret yang dihadapi dalam lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertimbangan hakim terhadap ketentuan nusyuz pada putusan perkara nomor 632/Pdt.G/2024/PA.Sby dan untuk mengetahui tinjauan kompilasi hukum islam terhadap perkara nomor 632/Pdt.G/2024/PA.Sby. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan fokus pada analisis terhadap putusan pengadilan dan studi literatur hukum Islam yang relevan, teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hakim memutuskan untuk mengabulkan perceraian dengan pertimbangan bahwa perilaku nusyuz yang dilakukan oleh istri, termasuk keterlibatan dalam hubungan terlarang, melanggar nilai-nilai perkawinan dalam hukum Islam seperti kesetiaan dan kewajiban berbakti kepada suami islam. Kompilasi Hukum Islam menegaskan bahwa nusyuz, termasuk ketidakpatuhan istri terhadap kewajiban berbakti kepada suami, dapat mempengaruhi hak-hak suami seperti penghentian sementara nafkah dan perlindungan.