Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pengolahan Sampah Organik Menjadi Pupuk Kompos Menggunakan Biopori dalam Program Semarang Bersih di Lingkungan Masyarakat Kampus USM Sofaniadi, Safrinal; Kustirini, Anik; Widyarini, Galih; Rahmawati, Diah
Jurnal Hilirisasi Technology kepada Masyarakat (SITECHMAS) Vol. 7 No. 1 (2026): Vol. 7 No. 1 April 2026
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/sitechmas.v7i1.6820

Abstract

Volume sampah meningkat seiring dengan kemajuan suatu daerah yang berakibat jumlah laju produksi sampah sering tidak sebanding dengan proses penangananya. Hal ini tidak terlepas dari kebiasaan serta perilaku masyarakat. Permasalahan sampah bukan lagi hanya masalah kebersihan lingkungan saja, tetapi menjadi masalah sosial yang dapat menimbulkan konflik seperti di Kelurahan Tlogosari Kulon Semarang. Salah satu penyelesaianya adalah dengan pembuatan lubang biopori. Manfaat biopori selain untuk resapan air juga sebagai tempat untuk menjadikan sampah organik menjadi pupuk, dengan demikian jumlah sampah oragnik yang ada dapat dikurangi dengan kegiatan ini. Akan tetapi masih banyak masyarakat yang belum dapat membuat biopori dan pupuk kompos dari sampah organik. Oleh karena itu, kegiatan ini mendorong pemahaman masyarakat dan budaya pengolahan sampah yang tepat guna untuk menjaga kelestarian lingkungan khususnya di wilayah Kelurahan Tlogosari Kulon. Hasil dari kegiatan pembuatan biopori tersebut adalah masyarakat merasa terbantukan dalam mengolah sampah organik serta mendapatkan manfaat dari pengolahan sampah tersebut.
Inovasi Teknologi SCGC (Self Compacting Geopolymer Concrete) Sebagai Material Berkelanjutan Kustirini, Anik; Cahyono, Dhamang Budi; Purnijanto, Bambang; Budiningrum, Diah Setyati
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 16 No. 1 (2026): Teras Jurnal
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v16i1.1334

Abstract

Abstrak   Beton geopolimer merupakan beton tanpa semen sebagai bahan pengikat, dipandang sebagai solusi mengatasi pemanasan global akibat produksi semen portland dan alternatif pengganti beton konvensional. Beton geopolimer segar memiliki kekentalan kaku yang tidak workable, padahal workability sangat dibutuhkan dalam proses pengecoran di lapangan. Untuk mengatasi masalah ini, dikembangkan inovasi Self Compacting Concrete (SCC) yang dapat memadat sendiri tanpa alat pemadat. Beberapa metode untuk mendapatkan sifat self compacting meliputi pengaturan kadar agregat, rasio air, dan penggunaan superplasticizer. Penambahan superplasticizer membuat geopolimer lebih workable dengan setting time lebih lama. Pengujian menggunakan slump flow, v funnel, dan box test. Penelitian ini menganalisis kinerja Self Compacting Geopolymer Concrete (SCGC) menggunakan fly ash PLTU Tanjungjati B sebagai pengganti semen. Hasil pengujian menunjukkan campuran berhasil diformulasikan sebagai SCGC berperforma tinggi dengan keseimbangan sangat baik antara fluiditas, stabilitas, dan kemampuan melewati celah sempit. Beton ini efektif untuk aplikasi pada elemen struktur dengan geometri rumit dan penulangan padat, berpotensi meningkatkan efisiensi konstruksi, mengurangi pemadatan mekanis, dan menjamin kepadatan optimal di seluruh struktur.   Kata kunci: SCGC, Fly ash, Slump Flow, V Funnel, Box test   Abstract   Geopolymer concrete is concrete without cement as a binding material, seen as a solution to global warming caused by Portland cement production and an alternative to conventional concrete. Fresh geopolymer concrete has a stiff consistency that is not workable, even though workability is very much needed in the casting process in the field. To overcome this problem, Self Compacting Concrete (SCC) innovation has been developed, which can compact itself without compaction tools. Several methods to obtain self-compacting properties include adjusting the aggregate content, water ratio, and the use of superplasticizers. The addition of superplasticizers makes geopolymers more workable with a longer setting time. Testing was carried out using slump flow, V-funnel, and box tests. This study analyzes the performance of Self-Compacting Geopolymer Concrete (SCGC) using fly ash from the Tanjungjati B power plant as a cement substitute. The test results show that the mixture was successfully formulated as high-performance SCGC with an excellent balance between fluidity, stability, and the ability to pass through narrow gaps. This concrete is effective for applications in structural elements with complex geometries and dense reinforcement, potentially increasing construction efficiency, reducing mechanical compaction, and ensuring optimal density throughout the structure.   Keywords: SCGC, Slump Flow, V-Funnel, Box Test