Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbantuan Media Poster Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Materi Struktur Atom Kelas X SMA Deta Friska Amelia Marbun; Eva Pratiwi Pane; Hisar Marulitua Manurung
PendIPA Journal of Science Education Vol 10 No 4 (2026): October - December
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.10.4.1301-1305

Abstract

This study aims to determine the effect of implementing a poster-based problem based learning (PBL) model on student learning outcomes in the topic of atomic structure among X student at Pematangsiantar state high school 4. The study employed a quasi-experimental design with a pretest-posttest control group. The research subjects consisted of two classes: an experimental class that received instruction using the poster-based PBL model and a control class that received conventional instruction. The research instrument consisted of learning outcome tests administered before and after the intervention. Data were analyzed using nonparametric tests and N-Gain calculations. The results showed that the average pretest scores for both classes were relatively similar. After instruction, the average posttest score for the experimental class increased to a higher level than that of the control class. The N-Gain test yielded an N-Gain score of 0.64 > 0.30, falling into the “moderate” category, and an N-Gain percentage of 64% > 56%, falling into the “fairly effective” category. Thus, it can be concluded that the poster-based PBL learning model has a positive effect on students’ learning outcomes regarding atomic structure material in X grade high school.
IMPLEMENTASI RASCH MODEL UNTUK MENGEMBANGKAN INSTRUMEN TES BERBASIS HOTS (HIGHER ORDER THINKING SKILLS) PADA POKOK BAHASAN IKATAN KIMIA Hisar Marulitua Manurung; Eva Pratiwi Pane; Ayi Darmana
CHEDS: Journal of Chemistry, Education, and Science Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/cheds.v10i1.13852

Abstract

Salah satu kompetensi penting yang perlu dimiliki siswa di abad ke-21 adalah keterampilan berpikir kritis. Untuk mengetahui sejauh mana perkembangan keterampilan berpikir kritis siswa, diperlukan alat ukur atau instrumen yang mampu mengevaluasi kemampuan tersebut secara akurat. Penelitian ini mengkaji penerapan Model Rasch sebagai pendekatan dalam mengembangkan instrumen pengukuran keterampilan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran kimia, khususnya pada konsep ikatan kimia. Berdasarkan tinjauan terhadap Kompetensi Dasar (KD) dan indikator kemampuan berpikir kritis, penyusunan indikator soal dilakukan sebagai landasan pengembangan instrumen. Selanjutnya, soal-soal tersebut dilengkapi dengan kunci jawaban dan pedoman penilaian yang disesuaikan dengan indikator yang telah ditetapkan. Instrumen yang dikembangkan terdiri dari 13 butir soal yang telah divalidasi oleh dua orang ahli dan direvisi berdasarkan saran yang diberikan. Setelah itu, instrumen tersebut diujicobakan kepada 32 siswa SMA di Pematangsiantar. Data hasil uji coba kemudian dianalisis menggunakan *Rasch Partial Credit Model* untuk menentukan kualitas setiap butir soal serta kelayakan instrumen secara keseluruhan. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa 12 dari 13 soal memenuhi kriteria sebagai instrumen yang berkualitas berdasarkan analisis Model Rasch, dengan nilai reliabilitas instrumen sebesar 0,72 yang termasuk dalam kategori cukup. Temuan penelitian ini mengindikasikan bahwa penerapan Model Rasch memiliki potensi yang baik dalam pengembangan instrumen untuk mengukur kemampuan berpikir kritis siswa di bidang kimia.