Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Studi Kelayakan Properti Finansial Proyek Pembangunan Perumahan Kharisma Koka Rivi K. Lantang; Jermias Tjakra; Grace Y. Malingkas
TEKNO Vol. 20 No. 81 (2022): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keuntungan Bisnis Properti berupa proteksi daya beli terhadap inflasi dan mendapatkan nilai tambah dari pengembangannya, seperti dijadikan perumahan atau bangunan komersial. PT Kharisma Mitra Sejahtera berinvestasi dengan membangun proyek pembangunan di daerah Koka, maka dari itu melalui penelitian ini dilakukan analisis kelayakan investasi untuk mengetahui kelayakan proyek pembangunan ini. Perencanaan anggaran biaya proyek pembangunan Perumahan Kharisma Koka dihitung dari biaya pembelian lahan, biaya pembangunan infrastruktur penunjang, biaya administrasi, sehingga dapat diketahui besar biaya modal yang dibutuhkan. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode analisis aspek finansial dengan kriteria Net Present Value, Internal Rate Return dan Benefit Cost Ratio. Dari hasil penelitian diketahui bahwa investasi proyek properti ini ialah layak, dengan hasil NPV sebesar RP44,923,549 bernilai positif, IRR sebesar 35 %, nilai ini lebih besar dari suku bunga (rate) yaitu 3 % sehingga investasi ini layak. PT Kharisma Mitra Sejahtera berinvestasi dengan membangun proyek pembangunan di daerah Koka, maka dari itu melalui penelitian ini dilakukan analisis kelayakan investasi untuk mengetahui kelayakan proyek pembangunan ini. Perencanaan anggaran biaya proyek pembangunan Perumahan Kharisma Koka dihitung dari biaya pembelian lahan, biaya pembangunan infrastruktur penunjang, biaya administrasi, sehingga dapat diketahui besar biaya modal yang dibutuhkan. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode analisis aspek finansial dengan kriteria Net Present Value, Internal Rate Return dan Benefit Cost Ratio. Dari hasil penelitian diketahui bahwa investasi proyek properti ini ialah layak, dengan hasil NPV sebesar RP44,923,549 bernilai positif, IRR sebesar 35 %, nilai ini lebih besar dari suku bunga (rate) yaitu 3 % sehingga investasi ini layak. Kata kunci – property, kelayakan investasi
Analisis Rencana Anggaran Biaya Berdasarkan Analisa Harga Satuan Cipta Karya Tahun 2021 (Studi Kasus: Gedung Meteorologi Kota Bitung) Abd. Rajab R. Dasinangon; Ariestides K. T. Dundu; Grace Y. Malingkas
TEKNO Vol. 20 No. 82 (2022): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan sebuah proyek konstruksi sangat berkaitan dengan proses manajemen didalamnya. Pada tahapan itu, pengelolaan anggaran biaya untuk melaksanakan pekerjaan tersebut, perlu dirancang dan disusun sedemikian rupa berdasarkan sebuah konsep estimasi yang terstruktur sehingga menghasilkan nilai estimasi rancangan yang tepat dalam arti ekonomis. Nilai estimasi anggaran yang disusun selanjutnya dikenal dengan istilah Rencana Anggaran Biaya (RAB) proyek, yang mempunyai fungsi dan manfaat lebih lanjut dalam hal mengendalikan sumberdaya material, tenaga kerja, peralatan dan waktu pelaksanaan proyek sehingga pelaksanaan kegiatan proyek yang dilakukan akan mempunyai nilai efisien dan efektivitas Sumber data yaitu subjek dari mana data tersebut didapatkan. Berdasarkan sumbernya data bisa didapatkan melalui internet berupa penelitian sebelumnya yang memiliki pembahasan serupa dengan penelitian ini dalam bentuk berupa jurnal, ebook, dan lain-lain. Selain itu data juga didapatkan dari pihak kontraktor maupun pihak pengawas yang bersangkutan dalam proses pengerjaan proyek. Proyek pembangunan Gedung Meteorologi Kota Bitung yang memiliki 1 lantai ini telah didirikan dengan luas bangunan 154,15 m2 di Kelurahan Sagerat, Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara. Berdasarkan hasil perhitungan pada penelitian Gedung Meteorologi Kota Bitung berdasarkan Analisa Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) Cipta Karya Tahun 2021 didapat anggaran sebesar Rp. 1.823.543.000,00. Kata kunci – Rencana Anggaran Biaya, AHSP Cipta Karya 2021, volume
Perhitungan Rencana Anggaran Biaya Dan Waktu Pelaksanaan Pada Proyek Pembangunan Gedung Kantor Inspektorat Daerah Bolaang Mongondow Muh. F. Sumantri; Tisano Tj. Arsjad; Grace Y. Malingkas
TEKNO Vol. 20 No. 82 (2022): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proyek Pembangunan Gedung Kantor Inspektorat Daerah Bolaang Mongondow ini dibangun 1 lantai dengan luas bangunan 787,5 m2, yang lokasinya berada di Desa Lolak Tombolango Kecamatan Lolak Kabupaten Bolaang Mongondow Propinsi Sulawesi Utara. Sehubungan dengan hal tersebut dibutuhkan estimasi rencana anggaran biaya yang harus disiapkan. Rencana Anggaran Biaya dalam sebuah proyek konstruksi perlu dipersiapkan untuk mengetahui biaya yang dibutuhkan dalam proyek konstruksi tersebut. Perhitungan Rencana Anggaran Biaya pada proyek akhir ini mengacu pada AHSP, survey material bangunan dan gambar bestek yang disediakan. Selain untuk mengetahui anggaran biaya yang diperlukan, Penelitian ini membahas Tentang Penjadwalan dari Pekerjaan Pembangunan Gedung Kantor Inspektorat Daerah. Hasil perhitungan rencana anggaran biaya yang dibutuhkan untuk Proyek Pembangunan Gedung Kantor Inspektorat Daerah Bolaang Mongondow adalah sebesar Rp. 1.310.909.00,00-. waktu pelaksanaan dalam kurva S selama 2 Bulan 4 minggu atau 92 hari kerja, dengan durasi 1 minggu sama dengan 7 hari kerja. Kata kunci – perhitungan Rencana Anggaran Biaya, AHSP, kurva S
Analisis Percepatan Proyek Dengan Menggunakan Metode “Fast Track” (Studi Kasus: Proyek Pembangunan Mall Pelayanan Publik Manado) Yeremia B. Mokalu; Tisano Arsjad; Grace Y. Malingkas
TEKNO Vol. 20 No. 82 (2022): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam perencanaannya, Proyek Pembangunan Mall Pelayanan Publik Manado dijadwalkan untuk selesai dalam kurun waktu 275 Hari dengan biaya yang dianggarkan sebesar Rp 18.504.600.000,00 sesuai dengan Rekapitulasi yang ada. Mengenai hal tersebut haruslah memperhatikan juga kinerja proyek guna menghindari keterlambatan. Adapun kinerja proyek harus dipertahankan bagus dengan melakukan pengendalian proyek. Untuk menganalisis percepatan pengendalian proyek yang dilakukan dapat digunakan metode analisis percepatan ptoyek, salah satunya metode Fast Track. Untuk hasil percepatan proyek metode Fast Track, estimasi waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan proyek sebesar 208 hari yang dimana nilai tersebut lebih cepat daripada yang direncanakan sebelumnya yaitu 275 hari. Walaupun ada beberapa pekerjaan dilintasan kritis yang harus dikerjakan secara bersama-sama. Kata kunci – Fast Track, percepatan proyek, lintasan kritis, waktu
Analisis Hubungan Pekerjaan Dan Lintasan Kritis Pada Penjadwalan Proyek Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Sam Ratulangi Tondano Menggunakan Metode Precedence Diagram Method Bartje F. Tombokan; Grace Y. Malingkas; Pingkan A. K. Pratasis
TEKNO Vol. 20 No. 82 (2022): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap proyek konstruksi pastinya mempunyai target pada setiap bagian perencanaan. Dimana pada proyek konstruksi terdapat kegiatan pekerjaan yang saling terhubung dan memiliki waktu tertentu untuk diselesaikan. Hal pertama yang harus dilakukan pada pelaksanaan proyek adalah perencanaan agar dapat mengontrol atau mengendalikan proyek secara teratur dengan metode tertentu yang sangat berpengaruh. Salah satunya dengan menggunakan metode Precedence Diagram Method yang dapat membentuk informasi tentang kegiatan pekerjaan secara rinci seperti waktu mulai, durasi, waktu selesai, dan total float dalam node segiempat dengan beberapa jenis kontrain yang saling menghubungkan antar kegiatan pekerjaan yang terkait. Dan kemudian dapat menentukan kegiatan mana saja yang dapat menyebabkan keterlambatan pada proyek jika ditunda (kritis) dan membentuk rangkaian kegiatan kritis yang menghasilkan lintasan kritis. Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam menyusun penjadwalan proyek semakin dimudahkan dengan beberapa aplikasi komputer yang terus dikembangkan salah satunya adalah microsoft project. Yang digunakan pada penelitian ini dengan menggunakan metode precedence diagram method. Setiap hubungan pekerjaan dan lintasan kritis pada proyek Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Sam Ratulangi Tondano pada struktur dan arsitektural Gedung utama akan dianalisis dengan menggunakan metode precedence diagram method dengan bantuan aplikasi microsoft project. Dimana pada penjadwalan pada proyek ini terdapat 19 jenis konstrain dan memiliki perbedaan pada beberapa kegiatan yang berarti terdapat beberapa kegiatan yang dimulai secara bersamaan, dan 2 lintasan kritis yang berarti setiap kegiatan pada lintasan kritis ini dapat mengakibatkan keterlambatan pada proyek jika ditunda. Kata kunci – Precedence Diagram Method, Microsoft Project
Metode Pelaksanaan Konstruksi Abutment Pada Jembatan Sosongian Tumpaan Rando R. V. Kare; Tisano Tj. Arsjad; Grace Y. Malingkas
TEKNO Vol. 20 No. 82 (2022): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jembatan Sosongian Tumpaan adalah jembatan yang dibangun sebagai penghubung jalan trans Sulawesi, tepatnya di Tumpaan, Minahasa Selatan, Sulawesi utara. Jalan trans Sulawesi merupakan jalan yang sering dilalui kendaraan yang ramai karena jalan ini akses utama. Pelebaran jembatan sosongian ini direncanakan menggunakan konstruksi beton bertulang dengan bentang jembatan 46.6 m dan lebar 15 meter. Penelitian ini difokuskan pada pekerjaan abutment yang merupakan struktur bawah jembatan. Abutment berfungsi memikul seluruh beban yang bekerja pada bagian atas jembatan, serta meneruskan beban tersebut ke pondasi. Tipe abutment pada proyek ini adalah tipe T terbalik. Hasil dari penilitian ini dapat mengetahui pelaksanaan konstruksi abutment,dengan tinggi abutment 5.34 meter, lebar 1.20 meter dan panjang 18 meter. Pondasi yang digunakan dalam konstruksi ini adalah pondasi tiang pancang dengan jumlah tiang pancang 27 tiang pancang dengan jarak masing-masing 2.10 meter. Kata kunci - jembatan, abutment
Dampak Contract Change Order Terhadap Jadwal Pekerjaan Pada Pembangunan RSUD Provinsi Sulawesi Utara Rayhan Aslah; Grace Y. Malingkas; Pingkan A. K. Pratasis
TEKNO Vol. 20 No. 82 (2022): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyelesaian proyek yang sesuai dengan waktu, anggaran dan mutu yang telah ditentukan. Realita di lapangan menunjukkan bahwa pelaksanaan sebuah proyek tidak bisa dipastikan dapat terlaksana berdasarkan perencanaan yang telah disusun. Salah satu bagian yang merupakan pokok dalam hal ini adalah manajemen waktu dan biaya. Di mana dalam beberapa kondisi proyek seringkali mengalami perubahan dalam segi desain, biaya dan juga waktu. Penilitian ini difokuskan pada topik Contract Change Order dan jadwal pekerjaan pada pembangunan Gedung bertingkat RSUD ODSK Prov. Sulut yang bertempat di jalan Beteshda, kota Manado. Banyaknya proyek yang dilakukan seperti sekarang ini khususnya di provinsi Sulawesi Utara dengan faktor kurang detailnya survey dan ketidak sesuaian dengan gambar rencana awal mengakibatkan terjadinya pekerjaan tambah kurang yang menimbulkan pengaruh yang sangat signifikan terhadap biaya, volume, waktu, produktifitas dan resiko yang lebih tinggi. Untuk itu perlu dilakukan peninjauan terhadap faktor apa saja yang mungkin terjadi dalam kegiatan setelah di lakukan CCO sehingga dapat meminimalisir kerugian antara dua belah pihak atau lebih. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor dampak change order pada jadwal pekerjaan dan akibat yang terjadi terhadap waktu dan perubahan volume dan biaya. Kata kunci – Change Order, jadwal pekerjaan
ANALISIS RISIKO KECELAKAAN KERJA PADA PROYEK BENDUNGAN LOLAK KAB. BOLAANG MONGONDOW, SULAWESI UTARA MENGGUNAKAN METODE FMEA (FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS) DAN METODE DOMINO Stevano Krista Kambey; Grace Y. Malingkas; Lucia I. R. Lefrandt
JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING Vol. 12 No. 2 (2022): JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemerintah melalui Kementerian PUPR menargetkan pembangunan 65 bendungan. Total tersebut terdiri dari pembangunan 16 bendungan lanjutan dan 49 bendungan baru. Salah satu bendungan baru yang sedang dibangun adalah Bendungan Lolak yang terletak di terletak di Desa Pindol, Kecamatan Lolak, Kabupaten Bolmong–Propinsi Sulut. Proyek tersebut merupakan icon terbaru Kab. Bolaang Mongondow yang sangat berisiko dalam hal kecelakaan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui risiko–risiko yang paling dominan, dan mengetahui faktor–faktor dari risiko–risiko yang paling dominan tersebut. Dalam penelitian ini digunakan 2 metode yaitu metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dan metode domino. Metode FMEA untuk mengetahui risiko yang paling dominan dan metode domino untuk mengetahui dan menganalisa penyebab risiko tersebut. 3 hasil RPN tertinggi failure mode bendungan Lolak adalah : 1. Tertimpa stock material, 2. Kecelakaan alat berat karena sling dari bore pile yang rusak, 3. Tertimpa benda berat, kena benda tajam, dan terkena percikan. 3 hasil Maximum RPN kemudian dianalisis dalam metode domino. Tertimpa stock material, lack of control-nya adalah terbatasnya pengawasan di lapangan, basic couse-nya kurangnya pengetahuan dan peralatan/perlengkapan tidak memadai, immediate couse-nya penempatan alat yang tidak benar, yang menimbulkan kerugian pekerja mengalami luka ringan/berat dan kehilangan waktu produksi. Kecelakaan alat berat karena sling bore pile yang rusak, Lack of control-nya adalah terbatasnya pengawasan dari pelaksana dan kurangnya pelatihan K3, basic couse-nya adalah pemakaian serta keausan dari alat bore pile sehingga menimbulkan Loss pekerja mengalami luka berat/ringan. Tertimpa benda berat, benda tajam, kena percikan basic couse-nya adalah kurang pengetahuan dan kurang terampil, menyebabkan kehilangan waktu produksi sehinnga menimbulkan produktivitas bekerja berkurang. Dapat disimpulkan bahwa terdapat 3 pekerjaan yang memiliki potensi risiko tertinggi yaitu Pekerjaan Bangunan Pengelak, Pekerjaan Konduit Pengelak, Pekerjaan Bendungan Utama (Main dam). Kata kunci: Manajemen Risiko, Failure Mode and Effect Analysis (FMEA), DOMINO, Bendungan Lolak, K3 (Kesehatan dan keselamatan kerja )
Analisis Varians Pada Pembangunan Gedung Rehabilitasi Narkoba Di Kota Tomohon Grasheila B. Tambayong; Grace Y. Malingkas; Deane R. O. Walangitan
TEKNO Vol. 21 No. 83 (2023): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya selisih yang terjadi pada pembangunan gedung rehabilitasi di kota Tomohon. Metode analisis varians merupakan metode yang dapat membantu dalam sistem pengendalian biaya yang ada, dengan membandingkan antara biaya standar dan biaya aktual lapangan. Dalam kasus yang di angkat dalam penelitian ini, biaya standar yang digunakan adalah rencana anggaran biaya berdasarkan analisa harga satuan SNI dan sebagai biaya aktual adalah biaya borongan yang dilakukan dalam pelaksanaan di lapangan, serta mengetahui apakah varians yang terjadi termasuk kedalam selisih yang Cost underrun atau Cost overrun. Pada penelitian ini hanya meninjau biaya upah tenaga kerja, dimana variable pembandingnya diambil dari harga satuan pekerjaan SNI 2022, harga borongan dan observasi langsung di lapangan untuk mencari koefisien sebagai pembanding harga SNI. Sesuai dengan hasil penelitian yang dilakukan, biaya berdasarkan analisa borongan di lapangan lebih kecil dibandingkan analisa harga satuan berdasarkan SNI. Hal ini menunjukan bahwa pelaksanaan pengendalian yang dilakukan oleh pihak pelaksana berjalan sesuai rencana. Dengan digunakannya analisis varian dalam pengendalian dapat mempermudah mengevaluasi anggaran biaya tenaga kerja secara detail dan terperinci sesuai item-item pekerjaan yang dilakukan hingga mendapatkan penggunaan biaya sesuai kejadian dalam pelaksanaan proyek. Kata kunci: analisis varians, biaya standar, biaya aktual
Analisis Probabilitas Dalam Menentukan Strategi Penawaran pada Proyek Jalan Di Kabupaten Minahasa Vania Y. Moningkey; Grace Y. Malingkas; Pingkan A. K. Pratasis
TEKNO Vol. 21 No. 83 (2023): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada proses pelelangan, tahap yang paling penting adalah tahap penawaran. Dalam tahap ini, kontraktor harus beradu strategi dan bersaing untuk mendapatkan atau memenangkan suatu proyek. Model friedman adalah salah satu metode pendekatan yang digunakan oleh kontraktor dalam menentukan strategi penawaran. Pendekatan ini merupakan perkiraan sebagai dasar untuk menentukan besarnya harga penawaran. Penerapan model ini memerlukan pengumpulan data penawaran yang diambil dari website LPSE Kabupaten Minahasa tahun 2020 sampai tahun 2022 pada proyek-proyek jalan di Kabupaten Minahasa. Dari hasil pembahasan terdapat 89 penawaran yang diikuti oleh 76 penawar. Jumlah pesaing yang ada dan juga penentuan nilai mark-up sangat berpengaruh untuk memenangkan suatu penawaran, jika jumlah pesaing semakin banyak maka peluang memenangkan penawaran semakin kecil dan keuntungan yang diperoleh juga makin kecil, semakin besar suatu mark-up maka peluang untuk menang semakin kecil. Kata kunci: peluang, expected profit, mark-up, model Friedman
Co-Authors . Junaidi Abd. Rajab R. Dasinangon Adikavara E. T. Rapar Agryanto P. Parinding Ariestides K. T. Dundu Ariestides K. T. Dundu Asrini Novita Rompas Audie L. E. Rumayar Bachdar, Reza Rizki Kurnia Bartje F. Tombokan Bobby Rocky Kani Bonny F. Sompie Buyung, Rudy. A. H. F. Ceisya G. Keintjem Cendy Merry Tumbelaka Charen N. P. Montolalu Christina A. J. Pangkey Christy A. Labolaang D. R. O. Walangitan David H. Mewengkang David M. Walean Deane R. O. Walangitan Eris Rosita Eurene M. Rawis Fabian J. Manoppo Failen Pratasik Febrina P. Y. Sumanti Febyana Pangkey Felicia, Zefanya P. Fharel Novel Lantang Fransisko Noktavian Wowor Frendi D. Lumintang Frendy, Vania T. Grace Priscillia Kamagi Grasheila B. Tambayong Hairunisa Mokodompis Huibert Tarore Inkiriwang, Revo L. Irene G. Tumbel Jantje B. Mangare Jantje B. Mangare Jasmin Christy Natalia Mandey Jermias Tjakra Jermias Tjakra Johan p Rantung Johan P. Rantung Jolan Juliana Sumajow Juno E. Ch. Langi Kevin Imanuel Kambey Kornelia Pararuk Kristi Elsina Leatemia Langgeroni, Reni Lestiani Nova Pontoh Livia L. Luntungan Lucia I. R. Lefrandt Lucia I.R. Lefrandt Lumentah, Christin Natalia Magdalena Monica Pontoh Malifa, Yusuf Mantiri, Deisy H. M. Meylisa E. Balirante Mochtar Sibi Mokolensang, Virginia Marcelin Muh. F. Sumantri Nono, Yousantho Pingkan A. K. Pratasis Pingkan A. K. Pratasis Pondaag, Nathalia Elizabeth Pontoh, Miyabi R. Porajow, Tania G. Praesillia Christien Ator, Praesillia Christien Prince A. Sepang Rando R. V. Kare Ratag, Kezia Aprilia Rayhan Aslah Rebecca Glory Ropa Regina Lombogia Rivi K. Lantang Robert J. M. Mandagi Rolangon, Aprilia A. Rori, Widya Fanheyvel Rumboisano, Arnol Sokop, Ronald Martin Sompie, Cecilia T. Stefi Priescha Tauro Stevano Krista Kambey Sthefanus A. Lengkong Sumanti, Febrina P. Y. The, Londy Herianto Tilaar, Melisa F. Tisano Arsjad Tisano T. Arsjad Tisano Tj. Arsjad Tisano Tj. Arsjad Umboh, Alfian H. Vania Y. Moningkey Victor Michael Tyson Lempoy Victoria Mintje Vivian G. Iroth Wanta, Isty M. Wilar, Wingky P. R. Wongkar, Deny Wuisan, Felleps Yeremia B. Mokalu