Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Pemberian Reward Terhadap Kinerja Guru di Sma Negeri Satu Tondano Mamentu, Meike
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 6 No. 8 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v6i8.8533

Abstract

Adapun tujuan penelitan ini adalah untuk mengetahui peran kepala sekolah sebagai pemimpin dalam memotivasi guru sebagai motor pengenggerak dan pemberikan reward dan punishment dari pihak sekolah dapat meningkatkan kinerja para guru dalam melaksanakan tugan pendidika dan pengajaran di SMA Negeri Satu Kabupatenn Minahasa. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode kuantitatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 67 Guru SMA Negeri Satu Tondano. Kuesioner sebagai instrument penelitian, mengukur persepsi guru terhadap pemberian motivasi kepala sekolah dan reward/punishment untuk meningkatka kinerja mereka. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode statistik deskriptif dan inferensial untuk menguji hipotesis dengan alat annalisis data menggunakan korelasi berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa baik kepemimpinan kepala sekolah dalam memberikan mottivasi bagi para guru dalam pelaksanaan tugas pendidikan dan pengajaran dapat meningkatkan kinerja guru. Kepala Sekolah memberi reward maupun punishment bagi para guru dapat mendorang para guru memiliki kinerja yang tinggi. Pemberian motivasi kepala sekolah dengan tepat dan adil cenderung meningkatkan kinerja kerja guru yang positif. Penerapan punishment yang konsistensi secara proporsional kepada guru dapat membantu mengurangi perilaku negatif dan meningkatkan kepatuhan terhadap pelaksanaan tugas pendidikan dan pengajaran dan mendorong kinirja guru secara optimal.
PEMBELAJARAN INOVATIF ABAD 21 UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA Ginupit, Charles Edwin; Mamentu, Meike; Rawung, Maura
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 4 No. 2s (2023): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v4i2s.8106

Abstract

PEMBELAJARAN INOVATIF ABAD 21 UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA Charles Edwin Ginupit1, Meike Mamentu2, Maura Rawung3 PENDIDIKAN PROFESI GURU UNIVERSITAS NEGERI MANADO ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah agar peserta didik dapat memaksimalkan pemerolehan pengetahuan dan ketrampilan. Pengetahuan itu meliputi pedagogi, konten, dan teknologi untuk meningkatkan kemampuan professional (Mishra & Koehler, 2012) atau TPACK. Pedagogi mengacu pada interaksi antara guru dan siswa dalam pengajaran yang keefektifannya bergantung pada strategi guru dalam pengembangan pelajaran, kemampuan peserta didik dan ketersediaan sumber daya. Pedagogi yang efektif menciptakan kegiatan otentik yang akan mengeluarkan hasil terbaik dari setiap pelajar dan membantu mereka meningkatkan pengalaman belajar mereka. Pengetahuan konten mengacu pada pengetahuan dan informasi yangdiajarkan guru dan yang dipelajari siswa dalam subjek atau area konten tertentu (The Glossary of Education Reform, 2016). Hal ini sangat penting dikuasai agar transfer pengetahuan tidak melenceng dari teori. Pengetahuan teknologi adalah pemilihan aplikasi pembelajaran yang dapat digunakan dalam pembelajaran. Oakley (2020) menyebutkan bahwa ketiga pengetahuan ini harus terus dikembangkan dan ditingkatkan guna mendukung keprofesionalitasan guru dalam mengajar agar sejalan dengan pergeseran pendekatan, metode, dan strategi yang ada Kondisi dimana belum maksimalnya kompetensi TPACK guru di SMP Kristen Nafiri Manado menjadi salah satu masalah nyata yang diperlukan penyelesaiannya guna meningkatkan kualitas dan kuantitas pembelajaran dan juga sumber daya manusia di era digital.Masih ada guru yang belum memiliki pembekalan pengetahuan yang cukup mengenai pemanfaatan aplikasi digital untuk pengajaran. Padahal, sebagaimana yang telah dijelaskan di atas, penerapan metode pembelajaran ini tidak hanya dapat meningkatkan kemampuan kognitif, afektif, dan psikomotor peserta didik akan tetapi juga meningkatkan softskills yang dituntut dalam kurikulum dengan kaitan relevansi antara suatu program pembelajaran dengan sasaran capaian pembelajaran atau learning outcome. Oleh karena itu, dibutuhkan langkah konkrit untuk mengakomodasi permasalahan tersebut berupa penerapan penguatan TPACK melalui aplikasi GAFE atau Google Apps For Education bagi Guru dan Peserta didik. Kata Kunci: Pembelajaran Inovatif, Hasil Belajar Siswa INNOVATIVE LEARNING IN THE 21ST CENTURY TO IMPROVE STUDENT LEARNING OUTCOMES Charles Edwin Ginupit1, Meike Mamentu2, Maura Rawung3 MANADO STATE UNIVERSITY TEACHER PROFESSIONAL EDUCATION ABSTRACT The aim of this research is for students to maximize the acquisition of knowledge and skills. This knowledge includes pedagogy, content, and technology to enhance professional capabilities (Mishra & Koehler, 2012) or TPACK. Pedagogy refers to the interaction between teachers and students in teaching whose effectiveness depends on the teacher's strategy in developing learning, students' abilities and the availability of resources. Effective pedagogy creates authentic activities that will bring out the best in each learner and help them enhance their learning experience. Content knowledge refers to the knowledge and information that teachers teach and that students learn in a particular subject or content area (The Glossary of Education Reform, 2016). This is very important to master so that the transfer of knowledge does not deviate from theory. Technological knowledge is a choice of learning applications that can be used in learning. Oakley (2020) states that this third knowledge must continue to be developed and improved to support teacher professionalism in teaching so that it is in line with shifts in existing approaches, methods and strategies. The condition of teachers' TPACK competency not being optimal at Nafiri Christian Middle School, Manado, is a real problem that needs to be resolved in order to improve the quality and quantity of learning and human resources in the digital era. There are still teachers who do not have adequate knowledge regarding the use of digital applications for teaching. In fact, as explained above, the application of this learning method can not only improve students' cognitive, affective and psychomotor abilities but also improve the soft skills required in the curriculum by linking the relevance of a learning program to learning achievement or achievement goals. learning outcomes. Therefore, concrete steps are needed to accommodate these problems in the form of a TPACK enforcement policy through the GAFE application or Google Apps For Education for Teachers and Students. Keywords: Innovative Learning, Student Learning Outcomes
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X PADA MATA PELAJARAN EKONOMI SMA NEGERI KEBAK KRAMAT TAHUN AJARAN 2022/2023 Hasniati, .; Mamentu, Meike; Slat, Ferry
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 4 No. 2s (2023): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v4i2s.8127

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas XC SMA Negeri I Marisa Tahun Ajaran 2022 / 2023 pada mata pelajaran Ekonomi melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan 4 kali pertemuan setiap siklusnya. Setiap siklus terdiri dari beberapa tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Siklus pertama dan kedua membahas materi pokok Kegiatan pelaku ekonomi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X-C SMA Negeri I Marisa Tahun Ajaran 2022/2023 yang terdiri dari 34 siswa. Teknik utama dalam pengumpulan data dilakukan dengan cara tes dan observasi, sementara teknik pendukung dengan menggunakan wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas X-C mulai dari pratindakan, siklus I dan siklus II, yaitu 67,65 pada tahap pratindakan meningkat menjadi 75,65 pada siklus I dan kembali meningkat menjadi 80,86 pada siklus II. Simpulan penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar Ekonomi siswa kelas X-C SMA Negeri I Marisa. Kata Kunci : Penelitian Tindakan Kelas, Problem Based Learning (PBL), Hasil Belajar ABSTRACT This research aims to improve the learning outcomes of class This type of research is Classroom Action Research (PTK) which is carried out in two cycles with 4 meetings per cycle. Each cycle consists of several stages, namely planning, implementing actions, observing and reflecting. The first and second cycles discuss the main material of economic actors' activities. The subjects in this research were students in class X-C of SMA Negeri I Marisa for the 2022/2023 academic year, consisting of 34 students. The main techniques for collecting data are carried out by means of tests and observations, while supporting techniques use interviews and documentation. The results of the research show that the application of the Problem Based Learning (PBL) learning model can improve the learning outcomes of class .86 in cycle II. The conclusion of this research is that the application of the Problem Based Learning (PBL) learning model can improve the Economics learning outcomes of class X-C students at SMA Negeri I Marisa. Keywords: Classroom Action Research, Problem Based Learning (PBL), LearningOutcomes
UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR EKONOMI MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING KELAS VIIA SMP NEGERI 3 WAMENA Pane, Serliyanti; Mamentu, Meike; Rawung, Maura
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 4 No. 2s (2023): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v4i2s.8153

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik kelas VIII pada mata pelajaran ekonomi di SMP Negeri 3 Wamena dengan menerapkan model pembelajaran berbasis proyek Problem Based Learning (PBL). Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan subjek penelitian peserta didik kelas VIII di SMP Negeri 3 Wamena yang berjumlah peserta didik. Penelitian dilakukan dalam dua siklus, dengan tiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, catatan lapangan, dan tes hasil belajar. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PBL dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Aktivitas peserta didik juga meningkat dalam bekerja mandiri maupun berkelompok. Peserta didik merespons positif penerapan model PBL yang dianggap menyenangkan dan memotivasi untuk belajar. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model PBL dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas XI pada mata pelajaran ekonomi di SMP Negeri 3 Wamena. Kata Kunci : Hasil Belajar, SMP Negeri 3 Wamena, Problem Based Learning ABSTRACT This research aims to increase the learning motivation of class VIII students in economics subjects at SMP Negeri 3 Wamena by implementing the Problem Based Learning (PBL) project-based learning model. The research method used was Classroom Action Research with the research subjects being students in class VIII at SMP Negeri 3 Wamena. The research was carried out in two cycles, with each cycle consisting of planning, implementing actions, observing and reflecting. Data was collected through observation, interviews, field notes, and learning outcomes tests. Data was analyzed descriptively qualitatively. The research results show that the application of the PBL model can increase students' learning motivation. Student activity also increases in working independently and in groups. Students responded positively to the application of the PBL model which was considered fun and motivating to learn. Thus it can be concluded that the application of the PBL model can improve the learning outcomes of class XI students in economic subjects at SMP Negeri 3 Wamena. Keywords: Learning Outcomes, SMP Negeri 3 Wamena, Problem Based Learning
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PEAJARAN IPS EKONOMI DI SMP SATAP NEGERI 2 PARIGI BARAT ., Nurjanna; Mamentu, Meike; Rawung, Maura; Tiwow, Gilly
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 4 No. 1s (2023): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v4i1s.8165

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pengajaran. Manfaat yang diharapkan dari penelitian ini antara lain : manfaat praktis yakni dapat menjadi referensi bagi para pembaca dan menjadi sarana penulis dalam memahami dan menerapkan model – model pembelajaran inovatif, sedangkan manfaat teoritis menjadi masukan bagi Dinas Pendidikan dan masukan bagi guru-guru Mata Pelajaran dalam rangka peningkatan kompetensi guru dalam pengajaran dan pembelajaran. Penelitian ini menggunakan Metode Penelitian Tindakan Kelas, pengumpulan data dilakukan setelah kegiatan belajar mengajar dilakukan, sedangkan untuk menganalisis data yang di peroleh melalui perbandingan hasil yang diperoleh siswa di siklus 1 dan siklus 2. Yang menjadi populasi adalah semua siswa kelas VIII SMP Satap Negeri 2 Parigi Barat dengan jumlah 18 siswa, sampelnya diambil dari keseluruhan populasi. Dari penelitian terhadap aspek-aspek tersebut, maka dapat di simpulkan bahwa penerapan Model Problem Based Learning di SMP Satap Negeri 2 Parigi Barat telah optimal, namun perlu adanya upaya peningkatan kualitas mengajar guru dengan terus mempelajari dan memahami serta mengaplikasikan model pembelajran inovatif dengan penguasan teori yang baik. Hal ini dapat dilakukan dengan upaya-upaya seperti pelatihan secara online mapun offline. Kata Kunci: Problem Based Learning, Hasil Belajar, Siswa ABSTRACT The purpose of this study was to determine the application of the Problem Based Learning Model can improve the learning outcomes of teaching students. The expected benefits of this research include: practical benefits, which can be a reference for readers and become a means for writers to understand and apply innovative learning models, while theoretical benefits are input for the Education Office and input for subject teachers in order to improve teacher competence in teaching and learning. This study uses Classroom Action Research Method, data collection is carried out after teaching and learning activities are carried out, while to analyze the data obtained through comparison of the results obtained by students in cycle 1 and cycle 2. The population is all students of class VIII SMP Satap Negeri 2 West Parigi with a total of 18 students, the sample is taken from the entire population. From the research on these aspects, it can be concluded that the application of the Problem Based Learning Model at SMP Satap Negeri 2 West Parigi has been optimal, but there needs to be an effort to improve the quality of teaching teachers by continuing to study and understand and apply innovative learning models with good theoretical knowledge. This can be done with efforts such as online and offline training. Keywords: ,Problem Based Learning, Learning Outcomes, Students
MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK DALAM MATA PELAJARAN EKONOMI MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA KELAS XI SMAN 1 BOLANGITANG TIMUR Suratinojo, Rahmad; Mamentu, Meike; Rawung, Maura; Kandori, Iwan
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 4 No. 1s (2023): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v4i1s.8167

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan Peningkatan minat belajar peserta didik dalammata pelajaran ekonomi melalui model Problem Based Learning (PBL) pada kelas XI SMAN 1 Bolangitang Timur. Penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus.Pada Siklus 1 dan siklus 2 terdiri dari tahapan penelitian dibagi menjadi empat tahap: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengamatan, dan (4) refleksi, kemudian dilanjutkan ke siklus berikutnya.. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 12 Oktober 2022 dan 13 November 2022, di SMAN 1 Bolangitang Timur dengan subjek penelitian adalah peserta didik kelas XI pada mata pelajaran Ekonomi tahun pelajaran 2022 - 2023 yang berjumlah 19 orang. Pada penelitian ini guru yang bertindak sebagai penulis mencoba menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) melalui pelajaran ekonomi kelas XI pada materi Penawaran dan Permintaan Uang. Penelitian tindakan kelas yang telah dilaksanakan terdiri dari 2 (siklus) siklus pertama terdiri dari dua observasi pembelajaran, masing- masing siklus terdiri dari 4 (empat) tahapan yakni perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Tindakan pembelajaran pada siklus I mengenai materi Penawaran dan Permintaan Uang pada sub tema Indeks Harga dan Inflansi. Teknik pengumpul data hasil belajar dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan teknik tes dalam bentuk tes tertulis yang dilaksanakan pada akhir siklus 1 dan akhir siklus 2. Dan data hasil pengamatan dikumpulkan dengan teknik pengamatan (observasi). Observasi memungkinkan untuk mengetahui kesesuaian antara harapan dan kenyataan dari penelitian tindakan kelas. Observasi dilaksanakan secara komprehensif dalam kelas. Aspek-aspek dalam pengamatan meliputi: perilaku siswa waktu belajar, kegiatan diskusi siswa, partisipasi siswa dalam presentasi dan diskusi. Sehingga dapat diketahui secara jelas bagaimana aktifitas siswa selama proses pembelajaran. Kata Kunci : Motivasi Belajar, Problem Based Learning ABSTRACT This research aims to describe the increase in students' interest in learning in economics subjects through the Problem Based Learning (PBL) model in class XI of SMAN 1 East Bolangitang. This research was carried out in 2 cycles. Cycle 1 and cycle 2 consisted of research stages divided into four stages: (1) planning, (2) implementation, (3) observation, and (4) reflection, then continued to the next cycle. This research was carried out on October 12 2022 and November 13 2022, at SMAN 1 East Bolangitang with the research subjects being class XI students in the Economics subject for the 2022 - 2023 academic year, totaling 19 people. In this research, the teacher who acts as the author tries to apply the Problem Based Learning (PBL) learning model through class XI economics lessons on the material Supply and Demand for Money. The classroom action research that has been carried out consists of 2 (cycles). The first cycle consists of two learning observations, each cycle consisting of 4 (four) stages, namely planning, implementation, observation and reflection. Actions in cycle I regarding the material Supply and Query of Money on the sub-theme Price Index and Inflation. The data collection technique for learning outcomes in this research was collected using test techniques in the form of written tests which were carried out at the end of cycle 1 and the end of cycle 2. And the observation data was collected using observation techniques (observation). Observation makes it possible to find out the balance between expectations and reality from classroom research actions. Observations are carried out comprehensively in class. Aspects in observation include: student behavior while studying, student discussion activities, student participation in presentations and discussions. So it can be clearly seen how students' activities are during the learning process. Keywords: Learning Motivation, Problem Based Learning
MENINGKATKAN MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK DALAM MATA PELAJARAN EKONOMI MELALUI METODE PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA KELAS XI SMA N 62 MALUKU TENGAH Lessy, Sitti Hadidjah; Mamentu, Meike; Rawung, Maura
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 4 No. 1s (2023): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v4i1s.8169

Abstract

ABSTRAKPada Penelitian tindakan kelas ini menunjukkan nilai rata-rata meningkat dari Pra siklus 54,75 pada siklus I meningkat menjadi 79,25 dan pada siklus II menjadi 88,25. Jumlah siswa yang tuntas belajar juga terjadi peningkatan dari pra siklus hanya ada 3 siswa pada siklus I sudah ada 25 siswa dan pada siklus II meningkat lagi menjadi 36 siswa walaupun belum semua siswa tuntas belajar. Penguasaan materi dapat dikatakan meningkat karena dalam pembelajaran pertama sampai ketiga terjadi peningkatan dari siklus pertama hanya sebesar 7,5%, pada siklus kedua meningkat menjadi 62,5%. Setelah siswa diberikan tambahan dengan mengerjakan latihan-latihan dan bimbingan guru pada siklus II meningkat menjadi 62% dan setelah pembelajaran kedua siswa diberikan tambahan tugas dirumah siswa yang mampu menguasai materi pembelajaran meningkat menjadi 87,5%.Kata Kunci : Minat belajar, Problem Based Learning ABSTRACTIn this classroom action research, the average value increased from pre-cycle 54.75 in cycle I to 79.25 and in cycle II to 88.25. The number of students who completed their studies also increased from the pre-cycle, there were only 3 students, in the first cycle there were 25 students and in the second cycle it increased again to 36 students, although not all students had completed their studies. Mastery of the material can be said to have increased because in the first to third lessons there was an increase from the first cycle of only 7.5%, in the second cycle it increased to 62.5%. After students were given additional work by doing exercises and teacher guidance in cycle II, this increased to 62% and after the second lesson, students were given additional assignments at home, students who were able to master the learning material increased to 87.5%.Keywords: Interest in learning, Problem Based Learning
MENINGKATKAN MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK DALAM MATA PELAJARAN EKONOMI MELALUI METODE PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA KELAS X SMAN 1 LOBBO TAHUN PELAJARAN 2023-2024 Usat, Rostina; Mamentu, Meike; Rawung, Moura F.
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 4 No. 2s (2023): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v4i2s.8194

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan Peningkatan minat belajar peserta didik dalammata pelajaran ekonomimelalui metode Problem Based Learning (PBL) pada kelas X SMAN 1 Lobbo. Penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus.Pada Siklus 1 dan siklus 2 terdiri dari tahapan penelitian dibagi menjadi empat tahap: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengamatan, dan (4) refleksi, kemudian dilanjutkan ke siklus berikutnya.dengan subjek penelitian adalah peserta didik kelas XI pada mata pelajaran Ekonomi tahun pelajaran 2022 - 2023 yang berjumlah 36 orang. Tindakan pembelajaran pada siklus I mengenai materi Tindakan ekonomi,Motif ekonomi dan Prinsip ekonomi pada sub tema APBN. Tindakan pembelajaran pada siklus II mengenai materi Tindakan ekonomi,Motif ekonomi dan Prinsip ekonomi pada sub tema APBD. Data hasil pengamatan divalidasi melalui triangulasi sumber, yaitu data berasal dari siswa, pengamat (observer) dan peneliti sendiri. Pada siklus pertama persentase ketuntasan belajar siswa dari Prasiklus 54,75 pada siklus I meningkat menjadi 79,25 dan pada siklus II menjadi 88,25. Jumlah siswa yang tuntas belajar juga terjadi peningkatan dari prasiklus hanya ada 4 siswa pada siklus I sudah ada 7 siswa dan pada siklus II meningkat lagi menjadi 11 siswa walaupun belum semua siswa tuntas belajar. Penguasaan materi dapat dikatakan meningkat karena dalam pembelajaran pertama sampai ketiga terjadi peningkatan dari siklus pertama hanya sebesar 33%, pada siklus kedua meningkat menjadi 58 % . Setelah siswa diberikan tambahan dengan mengerjakan latihan-latihan dan bimbingan guru pada siklus II meningkat menjadi 88,25,% dan setelah pembelajaran kedua siswa diberikan tambahan tugas dirumah siswa yang mampu menguasai materi pembelajaran meningkat menjadi 87,5%. Berdasarkan kenaikan perhitungan persentase tersebut dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan metode Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan minat peserta didik terhadap mata pelajaran Ekonomi pada materi Tindakan ekonomi,Motif ekonomi dan Prinsip ekonomi hal tersebut di buktikan dengan kenaikan dari tiap siklus. Kata Kunci: Minat belajar, Pelajaran Ekonomi, Metode Problem Based Learning ABSTRACK This research aims to describe the increase in students' interest in learning in economics subjects through the Problem Based Learning (PBL) method in class X SMAN 1 Lobbo. This research was carried out in 2 cycles. Cycle 1 and cycle 2 consist of research stages which are divided into four stages: (1) planning, (2) implementation, (3) observation, and (4) reflection, then proceed to the next cycle. The research subjects were 36 class XI students in the Economics subject for the 2022 – 2023 academic year. Learning in cycle I concerns economic actions, economic motives and economic principles in the APBN sub-theme. Learning in cycle II is about economic actions, economic motives and economic principles in the APBD sub-theme. Observation data is validated through source triangulation, namely data originating from students, observers and researchers themselves. In cycle I, the percentage of student learning completion from the Pre-cycle was 54.75, in cycle I it increased to 79.25 and in cycle II it became 88.25. The number of students who completed their studies also increased from pre-cycle which only numbered 4 students, in cycle I there were 7 students and in cycle II it increased again to 11 students, although not all students had completed their studies. Mastery of the material can be said to have increased because in learning I to III there was an increase from cycle I of only 33%, in cycle II it increased to 58%. After students were given additional assignments by doing exercises and teacher guidance in cycle II it increased to 88.25% and after the second lesson students were given additional assignments at home. Students who were able to master the learning material increased to 87.5%. Based on the increase in the percentage calculation, it can be concluded that learning using the Problem Based Learning (PBL) method can increase students' interest in economic subjects in economic actions, economic motives and economic principles. This is proven by the increase in each cycle. Keywords: Interest in learning, Economics Lessons, Problem Based Learning Method
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI DAN PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN KEWIRAUSAHAAN DI KELAS XII ADMINISTRASI PERKANTORAN SMK 5 MANADO Pulu, Jeanet Woi; Mamentu, Meike; Tumbelaka, Steven
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 5 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v5i2.10645

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Penggunaan Model Pembelajaran Inkuiri Dan Pembelajaran Problem Based Learning Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Kewirausahaan Di Kelas XII Administrasi Perkantoran SMK 5 Manado. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XII di SMK 5 Manado dan sampel yang diambil adalah sebanyak 60 siswa. Hasil penelitian menunjukan, Bila thitung < ttabel maka Ho diterima, sebaliknya bila thitung > ttabel maka Ha yang diterima. Dengan dk= n1-n2-2= 30+30-2=58, dengan dk 58 dan taraf kesalahan sebesar 0,05 dengan begitu ttabel sebesar 1,672. Dalam penelitian ini diketahui thitung sebesar 2,250, dengan demikan Ha di terima dan Ho ditolak. Kesimpulannya terdapat perbedaaan hasil belajar siswa yang menggunakan Model Pembelajaran Inkuiri dan Model Pembelajaran Problem based learning terhadap siswa kelas XII-1 ADP dan XII-2 ADP di SMK 5 Manado. Kata Kunci : Inkuri, Problem Based Learning (PBL), Hasil Belajar Siswa ABSTRACT This study aims to determine the Use of Inquiry Learning Model and Problem Based Learning Learning on Student Learning Outcomes in Entrepreneurship Subjects in Class XII Office Administration of SMK 5 Manado. The population in this study were all students of class XII at SMK 5 Manado and the sample taken was 60 students. The results of the study showed that if tcount <ttable then Ho is accepted, conversely if tcount> ttable then Ha is accepted. With dk = n1-n2-2 = 30 + 30-2 = 58, with dk 58 and an error rate of 0.05 so that ttable is 1.672. In this study, it is known that tcount is 2.250, thus Ha is accepted and Ho is rejected. The conclusion is that there is a difference in student learning outcomes using the Inquiry Learning Model and the Problem Based Learning Model for students of class XII-1 ADP and XII-2 ADP at SMK 5 Manado. Keywords: Inquiry, Problem Based Learning (PBL), Student Learning Outcomes
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN DAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI KELAS X PERKANTORAN DI SMK NEGERI 1 AMURANG Mamahit, Indah; Kandori, Iwan; Mamentu, Meike
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 4 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v4i2.8424

Abstract

ABSTRAK Di kantor-kantor kelas X SMK Negeri 1 Amurang, penelitian ini berupaya untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran dan kemampuan pedagogik guru terhadap hasil belajar siswa. 38 murid membentuk populasi penelitian. 38 murid membuat sampel penelitian. Metode kuesioner adalah metode yang digunakan untuk mengumpulkan data (angket). Teknik penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian survei, yang merupakan semacam penelitian kuantitatif. Berdasarkan pengolahan dan analisis uji korelasi ganda antara keterampilan pedagogik (X2) dan media pembelajaran (X1) terhadap hasil belajar siswa (Y), hasilnya adalah r = 0,709, dengan koefisien determinasi r2 = 0,5026 atau 50%. Selain itu, signifikansi koefisien harus diverifikasi untuk melihat apakah dapat digeneralisasi atau tidak dengan menghitung f hitung temuan, yang dihitung menjadi 15,184 pada tingkat kepercayaan 95 persen ( = 0,05). Mendapat nilai f tabel = 3,259 tetapi ditemukan bahwa f hitung adalah 15,184 > F tabel. Kata Kunci: Media Pembelajaran, Kompetensi Profesional , Dan Hasil Belajar ABSTRACT In class X offices at SMK Negeri 1 Amurang, this research seeks to ascertain the impact of instructional media and teachers' pedagogical proficiency on student learning results. 38 pupils made up the study's population. 38 pupils made up the study's sample. The questionnaire method is the method used to gather data (questionnaire). The research technique employed in this study was the survey research method, which is a sort of quantitative research. Based on the processing and analysis of the twofold correlation test between pedagogical skill (X2) and learning media (X1) on student learning outcomes (Y), the result was r = 0.709, with a coefficient of determination of r2 = 0.5026 or 50%. Additionally, the coefficient's significance must be verified to see whether it can be generalized or not by computing the f hitung of the findings, which was calculated to be 15.184 at the level of 95 percent confidence ( = 0.05). got a value of f tabel = 3.259 but found that f hitung was 15.184 > f tabel. Keywords: learning media, professional competencies, and learning outcomes