Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search
Journal : Jurnal GEOSAPTA

Analisis Nilai Kalori Endapan Batubara Untuk Peningkatan Nilai Kepercayaan Hasil Estimasi Menggunakan Metode Geostatistik Ordinary Cross Kriging dan Simulasi Gaussian Sequantial Hafidz Noor Fikri; Nurhakim Nurhakim; Dwi Martiwi; Ria Rizky Khairunnisa
Geosapta Vol 5, No 1 (2019): Januari 2019
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1592.733 KB) | DOI: 10.20527/jg.v5i1.5729

Abstract

Analisis kualitas batubara pada kegiatan pertambangan batubara semakin memegang peranan penting mengingat bertambah selektifnya penggunaan batubara pada industri hilirnya. Nilai kalori menjadi salah satu parameter penting pada saat batubara dipasarkan sebagai produk bahan bakar. Penggunaan 41 – 49 data expose batubara sejumlah 5 seam diharapkan cukup dalam estimasi geostatistik menggunakan metode Ordinary Cross Kriging dan simulasi Gaussian Sequential. Estimasi nilai kalor COK dianggap mampu mengurangi smoothing effect dibandingkan dengan estimasi OK dan hasil perbandingan estimasi OK dengan SGS menunjukkan bahwa fluktuasi lokal pada distribusi spasial terlihat lebih baik saat SGS dilakukan.
ANALISIS MODEL ESTIMASI NET PRESENT VALUE PADA PENJADWALAN PENAMBANGAN TERBUKA BATUBARA PIT 11 PT ARUTMIN INDONESIA SITE KINTAP KABUPATEN TANAH LAUT Fitria Handayani Amar; Nurhakim Nurhakim; Romla Noor Hakim
Geosapta Vol 6, No 1 (2020): Januari 2020
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (705.377 KB) | DOI: 10.20527/jg.v6i1.7877

Abstract

PT Arutmin Indonesia merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dibidang industri pertambangan. PT Arutmin Indonesia memiliki kontrak  PKP2B dengan umur kontrak yang berakhir pada  2 November 2020. Penelitian dilakukan disalah satu area PKP2B PT Arutmin yaitu pit 11 di site Kintap. Pada pit 11 akan dilakukan eksploitasi dengan melakukan penjadwalan penambangan yang dipertimbangkan berdasarkan analisis kriteria ekonomi. Analisis kriteria ekonomi pada pit 11 digunakan analisis kriteria net present value (NPV).Pada penelitian proyek penambangan pit 11 terdiri atas dua general description yaitu penjadwalan penambangan dan analisis net present value. Penjadwalan penambangan dikerjakan dengan bantuan aplikasi perangkat lunak Xpac 7.14, dimana penjadwalan disimulasikan menjadi 2 simulasi berdasarkan penempatan fleet untuk menentukan penjadwalan penambangan berdasarkan target produksi.  2 simulasi penjadwalan akan diestimasikan berdasarkan forecast rain delay menjadi 3 skenario yaitu skenario 1 pada saat minimum rain delay, skenario 2 pada saat average rain delay, dan skenario 3 maximum rain delay. Dari masing-masing simulasi penjadwalan penambangan akan didapat target produksi batubara, volme overburden dan penentuajn jarak pengangkutan yang akan dianalisis tigkat keekonomisannya berdasarkan kriteria net present value dengan pertimbangan biaya (cost) penambangan dan pendapatan (revenue) dengan komoditas harga batubara (coal price) dan discount rate yang berlaku di PT Arutmin Indonesia. Dengan menggunakan SImulasi 1, penambangan akan berlangsung selama 10 bulan (skenario 1 dan 2 ), dan 11 bulan (skenario  3). Adapun bila menggunakan Simulasi 2, penambangan akan berlangsung selama 12 bulan (skenario 1), 14 bulan (skenario 2) dan 15 bulan (skenario 3Hasil Nilai NPV dari masing-masing simulasi 1 dan 2 didapat untuk skenario 1 nilai NPV yaitu $  29,608,151.48  skenario 2 besar NPV yaitu $29,589,419.87 , dan skenario 3 besar NPV yaitu $ 29,552,139.84. Sedangkan hasil dari simulasi 2 untuk skenario 1 didapat besar NPV yaitu $ 29,552,139.30 , skenario 2 besar NPV yaitu $  29,271,760.24 dan skenario 3 besar NPV yaitu $ 29,150,450.08. Berdasarkan hasil perbandingan, nilai NPV terbesar akan didapatkan bila penjadwalan penambangan dilaksanakan dengan Simulasi 1 yaitu penjadwalan produksi dilakukan dengan menempatkan 2 fleet di pit 11A kemudian dilanjutkan 2 fleet di Pit 11BKata-kata kunci: Fleet, Forecast Rain Delay, Cost, Revenue, Coal Price, Discount Rate, Net Present Value
OPTIMASI PENGELOLAAN STOCKROM-STOCKPILE SERTA SIMULASI PENANGANAN TUMPUKAN BATUBARA DI STOCKROM Rakhman Silvika Maksum; Nurhakim Nurhakim; Riswan Riswan
Geosapta Vol 2, No 1 (2016): Januari 2016
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jg.v2i1.4206

Abstract

Permasalahan yang sering terjadi pada perusahaan pertambangan ketika produksi batubara mengalami hambatan salah satunya adalah dampaknya tumpukan batubara di stockROM terlalu lama tertimbun dan meninggi. Salah satu opsi penanganan adalah segera mengolah batubara lama yang masih ekonomis dan mencampurnya dengan batubara baru (homogenisasi). Selain itu manajemen terhadap proses produksi dan kontrol kualitas seperti tata ruang, pengelolaan air penjadwalan dan penempatan unit penunjang serta skema penumpukan juga masih belum optimal.Penelitian dilakukan berdasarkan data aktual produksi pada bulan Januari 2014. Data kemudian diolah dan disimulasikan untuk memberikan opsi manajemen stockpile yang lebih baik. Berdasarkan perbaikan tata ruang dan penumpukan, kapasitas stockROM 841.791,68 m3 dan kapasitas stockpile 261.772,94 m3. Bentuk tumpukan limas terpancung dengan sudut kemiringan tumpukan 30o dan ketinggian 16 m. Drainase berbentuk trapesium dengan dimensi aplikatif: lebar dasar saluran (b) 1 m, lebar permukaan saluran (B) 2 m, Kedalaman saluran (d) 1 m, Kemiringan dinding saluran (α) ±63o. Dimensi sediment pond di stockROM: panjang 30 m, lebar 12,5 m, jumlah kolam 3, kedalaman 3 m (kolam 1 dan 3), 4 m (kolam 2). Sediment pond stockpile: panjang 10 m, lebar 8 m, jumlah kolam 3, kedalaman 3 m (kolam 1 dan 3), 4 m (kolam 2).Berdasarkan perbaikan penggunaan unit penunjang di area stockROM-stockpile, maka unit yang direkomendasikan untuk produksi lancar dengan target 458.333,33 Ton/bulan: 1 unit dozer Caterpillar D8R di StockROM, 2 unit wheel loader Komatsu WA 500-3 di stockpile dan 2 unit wheel loader Caterpillar 966H di stockroom, 3 unit excavator Komatsu PC 200-8 untuk memuat batubara ke hopper dan 1 unit excavator Komatsu PC 300-8 untuk mengelola drainase dan kolam pengendap serta mengantisipasi genangan dan swabakar. Unit stand by: 2 unit dozer Caterpillar D8R, 3 unit wheel loader Komatsu WA 500-3 dan 1 unit wheel loader Caterpillar 966H. Dengan manajemen penumpukan menggunakan konsep FIFO. Waktu penyelesaian tumpukan batubara warute di stockROM dengan menggunakan opsi realistis adalah 41 hari dan waktu penyelesaian tumpukan batubara warute di stockROM dengan menggunakan opsi terbaik adalah 24 hari Kata-kata kunci: StockROM, Stockpile, Timbunan, Produktivitas, Drainase, Settling Pond
PERHITUNGAN SUMBERDAYA DAN CADANGAN BATUBARA PADA PT BARTIM METROPOITAN PERKASA DESA DIDI KECAMATAN DUSUN TIMUR, KABUPATEN BARITO TIMUR, KALIMANTAN TENGAH Teguh Wijaya Subriyanto; Nurhakim Nurhakim; Anissa Anissa; Ardiantho D Rado
Geosapta Vol 1, No 01 (2015): Juli 2015
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jg.v1i01.736

Abstract

Kegiatan perhitungan sumberdaya dan cadangan batubara yang dilakukan di PT Bartim Metropolitan Perkasa (PT BMP) yaitu bertujuan untuk mengetahui potensi kandungan suatu bahan galian dan keberadaan sebaran batubara khususnya pada Blok Sirau berdasarkan hasil pemprosesan informasi data singkapan dan bor yang diperoleh.Alat bantu untuk pemprosesan data digunakan software MineScape 4.116 dan Autocad LD 2004. Dalam kegiatan perhitungan sumberdaya dan cadangan batubara, metode yang digunakan untuk perhitungan sumberdaya batubara pada Blok Sirau digunakan metode United State Geological Survey - Circlular 891 (USGS methods) yaitu sumberdaya batubara terukur (measured coal resources) dengan jarak radius pengaruh (r) sepanjang 0 m– ≤ 400 m dari titik informasi, sedangkan untuk menentukan perhitungan cadangan batubara digunakan metode cross section. Dari hasil perhitungan sumberdaya diperoleh volume sumberdaya terukur yaitu sebesar 11,730,455 ton volume cadangan batubara diperoleh sebesar 3,460,770 ton dan volume overburden sebesar 23,195,387 BCM dengan nilai stripping ratio (SR) yang di peroleh di Blok Sirau yaitu 6.7.
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI CADANGAN BATUGAMPING BERBASIS WEB PADA PT PAMA INDO MINING Ahmad Syahid; Nurhakim Nurhakim; Agus Triantoro
Geosapta Vol 3, No 2 (2017): Juli 2017
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jg.v3i2.3899

Abstract

Untuk memenuhi kebutuhan bahan baku produksi semen PT Indocement Tunggal Prakasa, Tbk, sebagai kontraktor PT. Pama Indo Mining melaksanakan kegiatan pemboran eksplorasi dengan melakukan kegiatan pemboran untuk pendataan bahan galian endapan  batugamping di daerah blok B, dimana bahan galian tersebut beserta perhitungan cadangan merupakan acuan pokok bagi perencanaan suplai bahan baku untuk keperluan produksi pabrik.Metode yang dipakai dalam penaksiran kadar adalah dengan metode blok, permodelan endapan batugamping dan penaksiran kadar dilakukan secara komputerisasi. Daerah penelitian seluas 49 Ha telah dibor secara acak dengan jumlah 16 titik bor dan  spasi bervariasi. Daerah penelitian di buat blok 3D dengan dimensi 20 x 20 x 10 meter.Berdasarkan hasil estimasi dari permodelan endapan batugamping dalam bentuk didapat kadar CaO yang relatif tinggi (high grade) rentang kadar 50%-60% dengan kadar rata-rata 50.07% terdapat memusat pada desain endapan dengan estimasi cadangan sebesar 39.630.400 ton. Kadar CaO yang relatif sedang (medium grade) rentang kadar 40%-50% dengan kadar rata-rata 48.71% terdapat lebih ke arah timur pada desain endapan dengan estimasi cadangan sebesar 10.105.000 ton. Kadar CaO yang rendah (low grade) rentang kadar 30%-40% dengan kadar rata-rata 38.07% terdapat lebih ke arah barat pada desain endapan dengan estimasi cadangan sebesar 7.010.800 ton. Dengan total keseluruhan cadangan batugamping yang terdapat pada PT Pama Indo Mining adalah sebesar 56.746.200 ton dengan kadar CaO rata-rata 46,28%. Dari hasil tersebut dilakukan pembuatan sistem informasi berbasis website agar memudahkan komunikasi, pengerjaan serta terkumpulnya data-data dalam satu database. Kata Kunci : Batugamping, Block Model, Cadangan, Sistem Informasi
EVALUASI KEMAJUAN TAMBANG BULANAN BERDASARKAN METODE SURVEY PADA PT XYZ Rusdi Suhairi; Nurhakim Nurhakim; Riswan Riswan
Geosapta Vol 4, No 01 (2018): Januari 2018
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jg.v4i01.4509

Abstract

Evaluasi kemajuan tambang sangat berkaitan dengan perencanaan tambang yang akan dilakukan selanjutnya. Evaluasi itu menjadi faktor dalam perhitungan cadangan sehingga dapat merencanakan proses penambangan yang akan berlangsung. Tujuan yang akan dicapai adalah menentukan batas-batas penambangan yakni dalam keadaan aktual di lapangan, pada PT XYZ sering kali tingkat perolehan tidak mencapai persentase yang diperkirakan.Pengukuran survey kemajuan tambang yang dilakukan pada PT XYZ mengunakan metode pengukuran joint survey. Dimana semua pekerjaan pengukuran topografi dilaksanakan di lapangan dengan tujuan untuk mendapatkan data tiap titik detail.Berdasarkan Perbandingan Peta monthly plan dan topografi progres bulan Mei, Juni dan Juli 2016 didapatkan hasil yaitu pada pencapaian kemajuan tambang berdasarkan luasan yaitu mulai 82,23% sampai dengan 133%. Berdasarkan kedalaman pencapaian mulai dari 84,96% sampai dengan 100%. Dan pencapaian progres tambang berdasarkan volume mulai dari 65,56% sampai dengan 88,72%. Kata-kata kunci: Luas, Actual Survey, Rencana Penambangan, Evaluasi
ANALISIS KESTABILAN LERENG LOW WALL PIT 3 BLOK 14 DI PT ARUTMIN INDONESIA TAMBANG ASAM ASAM Rismailina Erliani; Nurhakim Nurhakim; Romla Noor Hakim; Ali Akbar Velayati; Sari Melati
Geosapta Vol 3, No 1 (2017): Januari 2017
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jg.v3i1.2925

Abstract

Kestabilan lereng merupakan salah satu faktor penting yang harus diperhitungkan dalam kegiatan tambang terbuka. Tentunya stabil dan tidak stabilnya lereng dipengaruhi beberapa faktor. Pada kasus di lapangan terdapat tiga faktor utama yang mengganggu kestabilan lereng low wall di pit 3 blok 14, diantaranya batuan atau lapisan yang kurang kuat yaitu carbonaceous mudstone, naiknya muka air tanah dan geometri lereng. Dari tiga faktor di atas, maka dilakukan perhitungan nilai keamanan lereng dengan metode kesetimbangan batas menggunakan software Slope W berdasarkan slip surface. Nilai faktor keamanan minimum yang dipakai sebagai batas kritis adalah 1,25. Analisis ini menggunakan tiga slip surface yaitu grid and radius, entry and exit dan fully specified yang penganalisaannya masing-masing berbeda untuk mendapatkan nilai faktor keamanan dengan metode Bishop dan Morgenstren-Price.Dari hasil analisis, diperoleh nilai faktor keamanan desain lereng low wall di pit 3 blok 14 tidak mencapai 1,25 (berpotensi longsor) baik dengan metode Bishop dan Morgenstren-Price. Untuk slip surface grid and radius nilai FK sebesar 1,156 dan 1,179, slip surface entry and exit nilai FK sebesar 1,163 dan 1,187 dan slip surface fully specified nilai FK sebesar 1,138 dan 1,136. Dengan hasil ini, maka diperlukan upaya pencegahan agar tidak terjadinya longsor, salah satunya merancang ulang geometri lereng. Kata-kata kunci: Analisis Kestabilan Lereng, Low Wall, Slope W, Faktor Keamanan, Kesetimbangan Batas
PERENCANAAN TAMBANG JANGKA PENDEK UNTUK PENGUPASAN TANAH PENUTUP PADA TRIWULAN PERTAMA TAHUN 2017 PIT SCM DI PT SEMESTA CENTRAMAS Khairul Akbar; Nurhakim Nurhakim; Uyu Saismana
Geosapta Vol 4, No 01 (2018): Januari 2018
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jg.v4i01.4434

Abstract

PT Semesta Centramas merupakan perusahaan yang bergerak dibidang pertambangan batubara yang terletak di wilayah Kabupaten Balangan Provinsi Kalimantan Selatan. Pada tahun 2017 PT Semesta Centramas merencanakan penambangan di Pit SCM dengan target penambangan 1.000.000 ton batubara dan 1.500.000 BCM material overburden. Oleh Karena itu dilakukan perencanaan jangka pendek perbulan untuk mencapai target penambangan tahunan yang telah direncanakan. Hal ini yang menjadi latar belakang penulis melakukan penelitian ini.Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah merencanakan desain tambang dan disposal perbulan dengan menyesuaikan target produksi yang telah dibuat oleh perusahaaan, juga merencanakan keperluan alat gali muat dan alat angkut untuk pengupasan tanah penutup berdasarkan ketersediaan alat, kemampuan produksi dan jam kerja efektif perusahaan untuk mencapai target produksi yang telah direncanakan. Tahap permodelan dan perancangan desain mengunakan metode komputasi dengan bantuan software komputer Minescape 5.7. dan ArcGis 10.3.Perencanaan desain pit pada bulan Januari diperoleh volume overburden sebesar 370,325 BCM dan batubara sebesar 247,540 TON dan SR 1.5 (luas: 9.15 Ha dan elevasi dan RL42 - 24 mdpl), pada bulan Februari diperoleh volume overburden sebesar 353, 174 BCM dan batubara sebesar 249.274 TON dan SR 1.4 (luas: 10.26 Ha dan elevasi RL36 - RL18 mdpl) dan pada bulan Maret diperoleh volume overburden sebesar 392,019 BCM dan batubara sebesar 270,411 TON dan SR 1.4 (luas: 12.60 Ha dan elevasi RL30 - RL6 mdpl). Desain disposal volume overburden yang dapat ditampung pada bulan Januari sebesar 411,000 BCM (luas: 13.70 Ha), Februari 401,000 BCM (luas: 13.80 Ha) dan Maret 420,000 BCM (luas: 16.70 Ha). Dalam kegiatan pembongkaran material penutup memerlukan tiga fleet. Fleet-1 terdiri dari 1 unit PC1250 SP-8 dengan 6 unit HD 465-7 (produktivitas: 454.68 BCM/JAM), Fleet-2 terdiri dari 1 unit ZX-870 dengan 4 unit CAT773 (produktivitas: 334.37 BCM/JAM) dan Fleet-3 terdiri dari 1 unit PC400 LC-7 dengan 5 unit DT K-380 (produktivitas: 167.42 BCM/JAM). Rencana OB removal dibulan Januari sebesar 335,244 BCM, bulan Februari sebesar 364,378 BCM dan bulan Maret 376,181 BCM. Kata-kata kunci: Perencanaan, Pit, Disposal, Overburden, batubara
PERANCANGAN ALAT UJI BEBAN TITIK MENGGUNAKAN PRESSURE GAUGE SERTA MENENTUKAN KORELASINYA TERHADAP UJI KUAT TEKAN UNIAKSIAL PADA BATULANAU Ahmad Syarif; Nurhakim Nurhakim; Romla Noor Hakim
Geosapta Vol 6, No 1 (2020): Januari 2020
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.717 KB) | DOI: 10.20527/jg.v6i1.7878

Abstract

Dengan semakin majunya bukaan tambang dengan massa batuan yang berbeda-beda, diperlukan pengambilan keputusan yang secara cepat dalam penanganannya, sehingga diperlukan bukaan tersebut akan di berikan support atau tidak diberikan support selama aktifitas penambangan terus berlanjut sesuai kegunaannya. Untuk mensupport kebutuhan tersebut dengan cepat, maka dapat dilakukan dengan uji indeks. Yakni dengan uji beban titik, dimana Indeks franklin (Is) dapat mempresentasikan besarnya nilai kuat tekan dari sampel batuan yang diambil. Selain itu, uji beban titik merupakan  metode alternatif yang digunakan untuk mengukur nilai kuat tekan menggantikan metode kuat tekan uniaksial terkait biaya dan waktu yang lebih efisien.Dari penelitian ini akan dihasilkan alat uji beban titik yang dirancang menurut International Society for Rock Mechanic (ISRM) vol.22-2 (1985), serta IS 8764 (1998) yang kemudian akan dilakukan pengujian sampel untuk mengetahui kehandalan alat yang dibuat dengan mengkorelasikan hasil dari uji beban titik dan uji kuat tekan uniaksial dengan batulanau sebagai sampel.Dari hasil pengolahan data didapatkan nilai uji kuat tekan uniaksial dari 10 kali percobaan yang dilakukan pada batulanau yaitu berkisar 3,18 – 7,32 Mpa dan uji beban titik berkisar 0,3702 – 1,0387 Mpa dengan jumlah pengujian sampel total uji yaitu 20 kali percobaan, sehingga didapatkan nilai koefesien korelasi R2 = 0,938 dan didapatkan persamaan korelasi antara uji kuat tekan dan uji beban titik yaitu, sc = 4,6308(Is50) + 2,2965. Kata-kata kunci: Uji Beban Titik, Kuat Tekan Uniaksial, Batulanau
OPTIMALISASI PRODUKTIVITAS ALAT GALI MUAT BERDASARKAN ANALISA AKURASI GEOMETRI PEMBORAN DAN RANCANGAN PELEDAKAN Ferdiyan Chrissandi Girsang; Nurhakim Nurhakim; Romla Noor Hakim; Aldi Ade Rakhmawan
Geosapta Vol 2, No 2 (2016): Juli 2016
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jg.v2i2.4213

Abstract

Pada kegiatan penambangan, peledakan merupakan salah satu metode yang dapat digunakan untuk pembongkaran material. Ukuran keberhasilan peledakan dapat dilihat dari angka produktivitas alat gali muat dan nilai recovery peledakan. Selama penelitian diperoleh bahwa hasil peledakan di pit Central Tutupan II roof seam T110 belum mencapai target yang ditetapkan perusahaan. Hal tersebut dilatarbelakangi oleh lokasi peledakan terdiri dari batuan yang bersifat heterogen dan berada pada zona area kritis, sehingga dengan dilakukannya pembatasan muatan bahan peledak untuk mengurangi tingkat getaran tanah belum mampu menghasilkan energi ledak yang optimal.Dalam mengkaji hasil kegiatan peledakan, angka produktivitas alat gali muat dapat diamati berdasarkan nilai digging time. Ketercapaian nilai digging time sesuai standar perusahaan (<12 detik) dipengaruhi oleh tingkat keakurasian geometri pemboran, penetapan geometri peledakan yang sesuai, penyesuaian kolom isian (primary charge) terhadap litologi batuan lokal dan penentuan arah peledakan. Memprediksi hasil peledakan yang optimal, dikaji melalui distribusi fragmentasi secara teoritis.Upaya untuk memperoleh hasil peledakan yang lebih optimal, perlu dilakuakan modifikasi rancangan peledakan yang terdiri sebagai berikut. Akurasi geometri pemboran dioptimalkan >50% dari geometri rencana (7m x 7m x 8m). Metode peledakan menggunakaan single deck pada zona laminasi sedangkan double deck pada zona batupasir laminasi dengan pola echelon. Distribusi fragmentasi material boulder (ukuran >100cm) diusahakan < 20% dengan cara mengoptimalkan nilai powder factor pada kedalaman lubang ledak 3m, 4m, 5m, dan 8m. Sedangkan untuk arah peledakan direkomendasikan menuju N 150o E yang mengacu pada orientasi kemiringan utama (dip direction) dari bidang diskontinuitas. Kata-kata kunci: Akurasi geometri pemboran, fragmentasi, recovery peledakan, digging time, powder factor
Co-Authors Abdillah Rasyid Abrar Briando Noure Adi Saputra Adip Mustofa Afriko Afriko Agus Santoso Agus Triantoro Agus Tryono Agustian Aspiannur Ahmad Ali Syafi’i Ahmad Suryadi Ahmad Syahid Ahmad Syarif Ahmad Zaidan Akhmad Rahmadi Akhmad Rezni Ilhami Akhmad Ridha Aldi Ade Rakhmawan Ali Akbar Velayati Anisa Anisa Anissa Anissa Annisa Annisa Aprillyani Herdiana Torasila Ardiantho D Rado Asti Puspita Nurahma Azwar Azwar Balya Muhammad Akbar Basri Basri Christian Londong Dimas Aditya Pratama Ditta Listine Diyat Kesuma Alam Dwi Martiwi Eko Santoso Emma Rahmi Excelsior T P Farida Kesumawati Febri Amri Oktaviantono Febri Asawindow Y. Marit Ferdinandus Ferdinandus Ferdinandus Ferdinandus Ferdinandus Ferdinandus Ferdiyan Chrissandi Girsang Fikri, Hafidz Noor Fitria Handayani Amar Gasca Gutata Gita Andini Nilasari Hadjeri Syapariadi Haipan Haipan Hambali Hambali Hariyono Gunawan Heri Wibowo Heru Cahyo Prasakto Heru Heru I Komang Ediyana Jaka Guruh Wicaksono Johan Eka Saputra Kartini Kartini Kartini Kartini Khairul Akbar M. Arief Rahman Himawan M. Arif Jaka Sutirja M. Faisal Ramadhani Mardyanza Radeng Marselinus Untung Dwiatmoko Mayati Isabella Misdianto Misdianto Moch Aufa Alfarizi Muhammad Azmi Muhammad Azmi Rahman Muhammad Fawzi Muhammad Fuady Muhammad Roghfirli Handayani Mula Janang Muslikin Muslikin Nona Herlina Hendita Tasya Nopita Sari Br Ginting Novi Yardallah Novianti, Yuniar Siska Noviar Rahmatillah Philip Toh Putri, Karina Shella Rahman Muhammad Rahmat Rizali Rahmi Maulida Rakhman Silvika Maksum Ramadhani Febrian Malta Rando Rando Raynanda Zulfikar Ria Rizky Khairunnisa Ricky Joetra Ridha Agustina Rismailina Erliani Riswan Riswan Romansius Limbong Damanik Romla Noor Hakim Romla Noor Hakim Romla Noor Hakim Rudi Frianto Rusdi Suhairi Rusmawarni Rusmawarni Said Adi Firdaus Sari Buana Sari Melati, Sari Sariffudin Sariffudin Sheila Ulfah Hendinie Simon Togap Einstein Siahaan Suryadi Suryadi Syahraz Maghribi Tacjudin Nor Teguh Hermanto Teguh Wijaya Subriyanto Tiurlan Simamora Tri Lestari Uyu Saismana Wendly Wiwin Yudo Prakoso Yuliana Yuliana