Claim Missing Document
Check
Articles

PARTISIPASI ORANG TUA TERHADAP MINAT ANAK BEROLAHRAGA DI KECAMATAN SINGKIL KABUPATEN ACEH SINGKIL Dedi Armi; Mansur Mansur; Maimun Nusufi
Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Vol 1, No 4 (2015): NOVEMBER 2015
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.018 KB)

Abstract

 Penelitian yang berjudul “Partisipasi Orang Tua Terhadap Minat Anak Berolahraga di Kecamatan Singkil Kabupaten Aceh Singkil”. Perkembangan olahraga tidak terlepas dari partisipasi aktif dalam berbagai pihak, tentunya terhadap generasi muda. Untuk mewujudkan suatu aktivitas olahraga perlu adanya minat karena dengan adanya minat akan menimbulkan ketertarikan terhadap berolahraga. Minat, bakat dan kecerdasan merupakan factor yang dapat menentukan tinggi rendahnya kemampuan anak dalam berolahraga. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah partisipasi orang tua terhadap minat anak dalam berolahraga di Kecamatan Singkil Kabupaten Aceh Singkil, dan bagaimana tanggapan orang tua terhadap aktivitas berolahraga di Kecamatan Singkil Kabupaten Aceh Singkil. Tujuan penelitian ini adalah ingin mengetahui sejauh mana partisipasi orang tua terhadap minat anak berolahraga di Kecamatan Singkil Kabupaten Aceh Singkil, dan ingin mengetahui tanggapan orang tua terhadap aktivitas berolahraga di Kecamatan Singkil Kabupaten Aceh Singkil. Sampel penelitian ini adalah kepala keluarga dan anak berolahraga di kecamatan singkil yang berjumlah 137 orang, adapun teknik pengambilan sampel dilakukan secara acak (Random Sampling). Data dikumpul dengan menggunakan observasi, angket, dan wawancara. Data di analisis dengan menggunakan rumus persentase sederhana, setelah diperoleh hasil persentase dari jawaban kepala keluarga dan anak berolahraga, selanjutnya di deskripsikan dengan kalimat-kalimat untuk menjelaskan hasil tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Partisipasi orang tua terhadap minat anak berolahraga dikecamatan Singkil kabupaten Aceh singkil tergolong tinggi, hanya pada bagian tertentu seperti penyediaan fasilitas atau tempat khusus dalam melakukan aktivitas olahraga yang belum bisa dipenuhi orang tua karena fasilitas atau tempat khusus tersebut memerlukan biaya yang besar. Tanggapan orang tua terhadap aktivitas berolahraga di Kecamatan Singkil masih jauh dari yang diharapkan, ini dikarenakan oleh fasilitas yang kurang memadai dan kurang maksimalnya pembinaan usia dini pada olahraga. Kata Kunci: Partisipasi, Orang Tua, Minat, Anak, Olahraga 
EVALUASI MANAJEMEN PENGPROV MUAY THAI ACEH Aulia Rahman; Nuzuli Nuzuli; Mansur Mansur
Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Vol 5, No 2 (2019): MEI 2019
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini yang berjudul “Evaluasi Manajemen Pengprov Muay Thai Aceh”. Evaluasi adalah suatu proses pengambilan keputusan atau memberikan nilai terhadap suatu hasil besran kuantitatif (skor) yang dicapai oleh seseorang atau suatu obyek tertentu. Pentingnya suatu evaluasi agar dapat melihat bagaimana kinerja kepengurusan dan manajemen pengurus itu sendiri. Manajemen merupakan bagian tidak terpisahkan dari aktivitas suatu organisasi yang menyeluruh, termasuk proses pembinaan prestasi dalam sebuah Pengprov Muay Thai Aceh. Manajemen yang baik dalam sebuah Pengprov Muay Thai Aceh dapat memperlancar atau mempertahankan kegiatan Pengprov serta mengembangkan bakat atlet-atlet agar lebih berprestasi. Masalah dalam penelitian ini difokuskan pada: Bagaimana manajemen pada Pengprov Muay Thai Aceh?Penelitian ini adalah merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Sasaran dalam penelitian ini adalah pelaksanaan manajemen Pengprov Muay Thai Aceh, dan subjek penelitian ini adalah 7 pengurus dan pengambilan sampelnya menggunakan teknik purposive sampling. Variabel dalam penelitian ini adalah pelaksanaan fungsi-fungsi manajemen Pengprov Muay Thai Aceh. Metode pengumpulan datanya mengggunakan metode dokumentasi dan wawancara. Model analisis data ini menggunakan empat komponen yang saling berinteraksi yaitu : pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan (verifikasi). Hasil dari penelitian ini bahwa sistem manajemen Pengprov Muay Thai Aceh adalah baik. Dari hasil dokumentasi dan wawancara didalam perencanaan, indikator pengorganisasian, indikator kepemimpinanan, indikator pengawasan dan pendanaan Pengprov, perekrutan tenaga kerja dan anggota Pengprov serta pola pembinaan prestasi dikatakan baik, karena didalam penanganan sistem manajemen dilakukan oleh para tenaga profesional.Simpulan dan saran berdasarkan dari hasil penelitian keenam indikator di atas menunjukan bahwa manajemen Pengprov Muay Thai Aceh sudah baik akan tetapi ada beberapa hal harus ditingkatkan lagi. Saran dari hasil penelitian yang dapat diberikan adalah untuk para pengurus Muay Thai Aceh agar menambah dan memperbaiki peralatan, agar terawat, dan lengkap. Kata Kunci: Manajemen Pengprov Muay Thai Aceh
BUDAYA PACUAN KUDA DAN TINGKAT KEBUGARAN JASMANI JOKI DIKABUPATEN BENER MERIAH TAHUN 2018 Ana Fitri; Mansur Mansur; Masri Masri
Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Vol 4, No 4 (2018): NOVEMBER 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian yang berjudul “Budaya Pacuan Kuda dan Tingkat Kebugaran Jasmani Joki di Kabupaten Bener Meriah Tahun 2018”. Budaya merupakan suatu pola hidup menyeluruh budaya bersifat kompleks, abstrak dan luas banyak aspek budaya turut menentukan perilaku komonikatif. Kebugaran Jasmani merupakan kemampuan untuk melakukan kegiatan sehari-hari dengan penuh tampa mengalami kelelahan yang berarti. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui budaya pacuan kuda dan tingkat kebugara jasmani joki di Kabupaten Bener Meriah tahun 2018.   Jenis penelitian ini termasuk jenis penelitian kombinasi yaitu penelitian yang menggabungkan antara metode kuantitatif dan metode kualitatif” untuk digunakan secera bersama-sama dalam suatu kegiatan penelitian sehingga diperoleh data yang lebih komprehensif, valid, reliabe. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat yang mengetahui budaya pacuan kuda dan Joki Pacuan Kuda di Kabupaten Bener Meriah yang berjumlah 20 orang, jadi sampel dalam penelitian ini berjumlah  sebanyak 20 orang dari keseluruhan jumlah populasi menggunakan teknik total sampling.Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes kebugaran jasmani indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan dari hasil wawancara disimpulkan bahwa masyarakat di kabupaten bener meriah cukup memahami tentang budanya pacuan kuda dan data dikumpulkan dengan menggunakan tes kebugaran jasmani, yaitu sebagai berikut (1) lari 50 meter, (2) gantung angkat tubuh, (3) baring duduk 60 detik, (4) loncat tegak, (5) lari 1000 meter. Data yang telah dikumpulkan hasil tes yang telah dilakukan, dirangkup dalam satu tabel hasil pengumpulan data, masing-masing dianalisis menggunakan rumus yang sesuai dengan data yang diperoleh.Hasil  penelitian yang diperoleh adalah sebagai berikut: berdasarkan dari analisis data yang diperoleh pada joki pacuan kuda dikabupaten bener meriah dengan nilai rata-rata kebugaran jasmani sebesar 17,53% berada pada katagori sedang dan nilai persentase dengan rincian sebagai berikut: (1) dengan katagori sedang dicapai oleh 8 orang joki dengan persentase 53,33%, (2) katagori baik dicapai oleh 7 orang joki dengan persentase 46,66%, (3) katagori baik sekali 0 dengan persentase 0%, (4) katagori kurang dan kurang sekali 0 tidak ada joki yang dapat mencapai, dengan persentase  0%. Kata Kunci: Budaya Pacuan Kuda dan Tingkat Kebugaran Jasmani 
PENDATAAN KLUB SEPAKBOLA KABUPATEN ACEH SELATAN Mahazir Mahazir; Nyak Amir; Mansur Mansur
Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Vol 4, No 3 (2018): AGUSTUS 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tentang Klub Sepakbola Kabupaten Aceh Selatanmerupakan sebuah klub sepakbola yang menghimpun berbagai para pemain bola yang terdapat di Kabupaten Aceh Selatan yang berdiri tahun 1975 yang memiliki kepengurusan, visi, misi, pemain, dan sarana prasarana untuk dapat membawa kemajuan olahraga cabang sepakbola Aceh Selatan di tingkat daerah maupun nasional.Penelitian ini berjudul bertujuan untuk (1) mengetahui pendataan pemain klub sepakbola Kabupaten Aceh Selatan, (2) mengetahui pendataan pelatih klub sepakbola Kabupaten Aceh Selatan, dan (3) mengetahui pendataan sarana dan prasarana klub sepakbola Kabupaten Aceh Selatan.Pendekatan yang digunakan ialah kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Populasi penelitian ini seluruh pengurus PSSI Aceh Selatan dan pengurus klub sepakbola Kabupaten Aceh Selatan, sedangkan sampel penelitian ini Klub Sepakbola Kabupaten Aceh Selatan teknik pengambilan subjek bersifat Porposive Sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara.Hasil penelitian dapat diketahu bahwadi Kabupaten Aceh Selatan hingga tahun 2018 terdapat 32 klub sepakbola yang terdaftar di PSSI Aceh Selatan yang terdiri dari 1 klub di tingkat kabupaten, 11 klub di tingkat kecamatan dan 20 klub di tingkat desa Masing-masing tingkatan klub sepakbola yang ada di Kabupaten Aceh Selatan ini memiliki perbedaan terkait pendataannya baik dari segi jumlah pemain, jumlah pelatih, prestasi klub dan sarana prasaran. Jika klub di tingkat kabupaten memiliki jumlah pemaian 22 orang sedangkan klub di tingkat kecamatan dan desa memiliki jumlah pemaian 15-20 orang. Selaian itu klub-klub setingkat kecamatan masih tergolong minim baik dari segi pelatih yang hanya terdiri dari pelatih utama dan pelatih kedua begitu juga prasarana yang adanya terdiri dari stadion, bola, seragam, sepatu dan dekker yang jumlahnya juga masih terbatas. Kata Kunci: Pendataan, Tentang Klub Sepakbola Kabupaten Aceh Selatan. 
ANALISIS KEGIATAN EKSTRAKURIKULER CABANG OLAHRAGA DI SEKOLAH MTSN TUNGKOP KABUPATEN ACEH BESAR Khairul Azmi; Mansur Mansur; Maimun Nusufi
Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Vol 5, No 1 (2019): FEBRUARI 2019
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

MTsN Tungkop merupakan salah satu Sekolah Menengah Pertama yang aktif menjalani kegiatan ekstrakurikuler dalam berbagai mata pelajaran salah satunya ialah cabang olahraga. Pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler olahraga sangat dipengaruhi oleh minat siswa, pelatih, waktu, pengurus, sarana prasarana dan sebagainyaPenelitian ini bertujuan untuk melihat sejauh mana pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler cabang olahraga di Sekolah MTsN Tungkop, Kabupaten Aceh Besar serta faktor yang mempengaruhi dan menghambat kegiatan tersebutJenis penelitianyang digunakan dalam penelitian ini deskriptif kualitatif. Populasi dan sampel dalam penelitian ini terdiri dari kepala sekolah, pelatih, guru olahraga, pembina OSIS dan siswa. Pemilihan Sampel menggunakan teknik purposivesampling.Pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu melalui observasi, dokumentasi dan wawancara. Analisis data dilakukan dengan teknik deskriptif kualitatif yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan.Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler cabang olahraga di MTsN Tungkop, Kabupaten Aceh Besar melibatkan berbagai unsur sekolah seperti kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, pengurus komite sekolah, koordinator ekstrakurikuler dan perwakilan dari OSIS. Jenis kegiatan ekstrakurikuler cabang olahraga yang terdapat pada MTsN Tungkop terdiri dari Tenis Meja, Badminton, Atletik, Volly Putri dan Volly Putra. Pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler di MTsN Tungkop didukung oleh faktor pihak sekolah, sarana dan prasarana dan juga dorongan dari orang tua. Sedangkan kendala berupa jarak rumah siswa dengan sekolah begitu jauh, padatnya jadwal sekolah seperti ulangan tengah semester, ulangan akhir semester dan ujian nasional, datangnya musim hujan yang membuat siswa tidak mengikuti kegiatan ekstrakurikuler tersebut. Kata Kunci: Analisis, Kegiatan Ekstrakurikuler, Olahraga, MTsN Tungkop
MINAT DAN TINGKAT PEMAHAMAN TENTANG OLAHRAGA SEPAK TAKRAW PADA MAHASISWA PENJASKESREK FKIP UNSYIAH Zikri Rahmanda; Mansur Mansur; Maimun Nusufi
Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Vol 5, No 3 (2019): AGUSTUS 2019
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Olahraga sepak takraw adalah salah olahraga gabungan antara bola sepak dan bola voli dimainkan dilapangan ganda bulu tangkis dengan menggunakan bola raga. Permainan Sepak takraw berkembang sebagai olahraga yang dipertandingan telah menyebar secara luas dan dipertandingkan di berbagai even. Perkembangan tersebut tidak akan terjadi jika tidak ada minat ataupun kemauan dari seseorang untuk melakukan olahraga sepak takraw dari setiap masyarakat khususnya bagi atlet-atlet olahraga. Selain minat, tingkat pemahaman terhadap olahraga sepak takraw juga merupakan salah satu pemicu untuk peningkatakan perkembangan olahraga sepak takraw. Pendekatan penelitian menggunakan penelitian kualitatif, jenis penelitian ini dikategorikan kedalam jenis deskriptif. Subjek penelitian yang di ambil adalah total sampling yaitu mahasiswa yang mengambil mata kuliah T.P Sepak Takraw dengan nilai minimal C dengan jumlah mahasiswa yang diambil adalah 50 orang mahasiswa. Data penelitian ini di ambil dari angket ataupun kuesioner yang dibagikan kepada mahasiswa Penjaskesrek FKIP Unsyiah. Angket terdiri dari dua kategori yaitu tentang minat jumlah soal 25 butir dan soal tentang pemahaman sebanyak 27 butiran. Analisis data dilakukan dengan menggunakan persentase. Berdasarkan hasil penelitian minat mahasiswa penjaskesrek Unsyiah terhadap olahraga sepak takraw adalah baik, hal ini dapat dikaji dari hasil perhitungan nilai tertinggi pada kategori baik dengan persentase sebanyak 60% atau sebanyak 30 orang, rata-rata dari minat mahasiswa penjaskesrek Unsyiah berada pada tingkat baik dengan rata-rata nilai sebanyak 77. Pemahaman mahasiswa penjaskesrek Unsyiah terhadap olahraga sepak takraw berada pada kategori baik dengan persentase sebanyak 30% atau sebanyak 20 orang, rata-rata pemahaman mahasiswa penjaskesrek Unsyiah berada pada tingkat sedang dengan nilai 16. Kesimpulan penelitian yaitu minat mahasiswa penjaskesrek terhadap olahraga sepak takraw baik dan tingkat pemahaman mahasiswa terhadap olahraga sepak takraw berada pada kategori baik. Kata Kunci : Minat, Tingkat Pemahaman, Olahraga Sepak Takraw
PENERAPAN HAZARD ANALYSIS AND CRITICAL CONTROL POINTS (HACCP) PRODUK SASHIMI DI RESTORAN TOMOTO SURABAYA Stephanie Goulding; Mansur Mansur
Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa
Publisher : Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.974 KB)

Abstract

Restoran Jepang yang menjual produk makanan mentah (Sashimi) sangat rentan terhadap terjadinya keracunan makanan. Hal ini dikarenakan Sashimi merupakan produk makanan yang dikonsumsi tanpa melalui proses pemasakan. Oleh sebab itu proses pembuatannya perlu memperhatikan HACCP yang mengatur jaminan kemananan yang dikonsumsi konsumen mulai dari tahap penerimaan, penyimpanan, persiapan, dan pengolahan. Namun tidak semua penyedia jasa makanan dan minuman memiliki dan menerapkan HACCP sesuai dengan ketentuan yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk mengamati penerapan HACCP pada produk Sashimi dan memberi solusi mengenai hambatan-hambatan yang ditemukan dalam penerapannya. Penulis menggunakan analisa kualitatif deskriptif untuk mendapatkan data hasil observasi penerapan HACCP dan wawancara yang mendalam. Penerapan HACCP pada produk sashimi di Restoran Tomoto kurang maksimal. 
Pengaruh Modal Kerja dan Strategi Pemasaran Terhadap Pendapatan Petani Buah Naga Pada Desa Tottong Kabupaten Soppeng Masyadi Masyadi; Mansur Mansur
Jurnal Mirai Management Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : STIE AMKOP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/mirai.v6i2.1510

Abstract

Kabupaten Soppeng merupakan salah satu daerah di provinsi Sulawesi Selatan yang mayoritas masyarakatnya bermata pencaharian sebagai Petani, salah satu komoditi adalah Buah Naga. Buah Naga merupakan komoditas holtikultural yang dikembangkan di Kabupaten Soppeng yang subur dan memiliki iklim tropis. Komoditas ini mempunyai prospek yang sangat cerah, mempunyai kemampuan untuk menaikan taraf hidup petani, nilai ekonomis yang tinggi, dan bahkan berpeluang untuk diekspor. Tujuan penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui secara parsial pengaruh modal kerja, dan Marketing Mix terhadap Pendapatan Petani Buah Naga di Desa Tottong Kabupaten Soppeng. 2) Untuk mengetahui secara Simultan pengaruh modal kerja dan Marketing Mix terhadap Pendapatan Petani Buah Naga di Desa Tottong Kabupaten Soppeng. Populasi dalam penelitian ini adalah Seluruh Petani Buah Naga yang beralamat di Desa Tottong, Kabupaten Soppeng, sedangkan teknik pengambilan sampel menggunakan Random Sampling, sehingga ditetapkan 60 Responden. Untuk mengetahui pengaruh modal kerja dan Strategi pemasaran terhadap pendapatan petani, maka digunakan analisis regresi linear berganda. Berdasarkan hasil analisis regresi berganda, maka dapat disimpulkan bahwa modal kerja dan Marketing mix berpengaruh secara parsial terhadap pendapatan petani buah naga di Desa Tottong Kabupaten Soppeng. Keywords: Modal Kerja, Strategi Pemasaran, Marketing Mix, Pendapatan
Analisis Pengaruh Kompetensi Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Pos Indonesia Cabang Soppeng Mansur Mansur; Asmini Asmini
Jurnal Mirai Management Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : STIE AMKOP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/mirai.v6i2.1358

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada PT. Pos Indonesia Cabang Soppeng, berlokasi di Jalan Pengayoman Kelurahan Lemba Kecamatan Lalabata Watansoppeng, Sampel yang digunakan adalah sebanyak 32 Responden. Sedangkan teknik pengambilan sampel yaitu dengan menggunakan metode Sampling Jenuh. Untuk mengetahui pengaruh Kompetensi terhadap kinerja karyawan pada PT. POs Indonesia Cabang Soppeng digunakan Analisis Regresi Linear Berganda. Berdasarkan Analisis Regresi Berganda dapat diketahui Kompetensi yang terdiri dari variabel pengetahuan, keterampilan, perilaku dan pengalaman kerja memiliki pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kinerja karyawan pada PT. Pos Indonesia Cabang Soppeng. dapat diketahui bahwa diantara variabel pengetahuan, keterampilan, perilaku dan pengalaman kerja yang paling berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kinerja karyawan pada PT. Pos Indonesia Cabang Soppeng adalah Pengalaman Kerja. Pimpinan Kejaksaan Negeri Kabupaten Soppeng hendaknya memberikan perhatian khusus pada para pegawai dan lebih bertanggung jawab terhadap pekerjaan dan jabatan yang diembannya. Keberhasilan kinerja pegawai adalah salah satu unsur dalam meningkatkan kinerja organisasi. Diharapkan dengan tercapainya gaya kepemimpinan yang baik maka kinerja pegawai Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Soppeng pun akan semakin baik., Peningkatan Kinerja pegawai Pada Kantor Kerjaksaan Negeri Kabuptaen Soppeng dapat melalui Komunikasi dengan meningkatkan Kualitas Media yang baik, Kecepatan, mengakses Informasi, Penyebaran Pesan, Ketepatan Pesan sehingga proses komunikasi antara Bawahan dan atasan serta rekan kerja Dapat terlaksana dengan efektif dan efisien, dan Perlu penelitian lanjutan untuk mengetahui faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi kinerja Pegawai Pada Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Soppeng. Keywords: Kompetensi, Kinerja, Kinerja Karyawan
Mekanisme Pricing And Product Display Toko Klontong Pesantren Salaf : Studi Kasus Pondok Pesantren Panyeppen Pamekasan Madura Kamali Kamali; Mansur Mansur; Fitria Nur Masithoh; Sukamto Sukamto; Aang Kunaifi
Al-tsaman : Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam Vol 2 No 2 (2020): NOVEMBER
Publisher : INAIFAS Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The pricing and display of products at the grocery store at the Panyeppen Pamekasan Islamic Boarding School are separate uniqueness. This descriptive study found new things that were happening in the salaf pesantren. Pricing is based on mutual benefits between buyers and sellers on the principle of deliberation between managers and the trade principle "the important thing is not to lose". Product displays prioritize closeness and interaction with potential buyers. Provide trust and comfort but maintain the tidiness and cleanliness of the product. Penetapan harga dan pemajangan produk pada toko klontong di Pondok Pesantren Panyeppen Pamekasan merupakan keunikan tersendiri. Penelitian kualitatif-deskriptif ini menemukan hal baru yang terjadi di pesantren salaf. Penetapan harga didasarkan pada keuntungan bersama antara pembeli dan penjual dengan asas musyawarah antar pengelola dan prinsip dagang ‘yang penting tidak rugi’ walaupun labanya sangat sedikit. Pemajangan produk lebih mengutamakan kedekatan dan interaksi dengan calon pembeli. Memberikan rasa nyaman dan aman dalam memilih barang dengan menyentuh langsung bahkan dapat mencobanya untuk barang tertentu.