Air adalah sumber daya alam yang dibutuhkan untuk kelangsungan metabolisme manusia dan semua makhluk hidup. Keberadaan polutan dalam air, seperti zat warna dari industri tekstil telah menjadi masalah serius yang mengancam lingkungan dan kesehatan manusia. Pentingnya menjaga keberlanjutan sumber daya alam, terutama air, telah memicu penelitian dalam mengatasi pencemaran air oleh polutan seperti zat warna dari industri tekstil. Dalam konteks ini, teknologi enzim terinkorporasi dalam membran muncul sebagai solusi inovatif. Membran enzim menggabungkan efisiensi teknologi membran dalam pemisahan molekul mikro dengan kemampuan enzim mengoksidasi senyawa organik kompleks, termasuk zat warna. Lakase, sebuah enzim multitembaga yang umumnya ditemukan pada tumbuhan, serangga, dan jamur, telah digunakan untuk mengurai zat warna sulit dihilangkan. Penggunaan membran terinkorporasi dengan enzim lakase telah membawa terobosan signifikan dalam sistem filtrasi air. Lakase tidak hanya efisien dalam memisahkan zat warna, tetapi juga ramah lingkungan karena menggunakan reaksi biokimia alami tanpa bahan kimia tambahan yang merusak ekosistem air.