Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Improving The Quality Of Duroc Boars Semen Through The Application of Sun Dry Carrot Extract In Spermax-Egg Yolk Diluent Masae, Sinoptis Melkiur; Marawali, Aloysius; Hine, Thomas Mata; Kune, Petrus
JURNAL ILMIAH PETERNAKAN TERPADU Vol. 13 No. 3 (2025)
Publisher : DEPARTMENT OF ANIMAL HUSBANDRY, FACULTY OF AGRICULTURE, UNIVERSITY OF LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jipt.v13i3.p661-675

Abstract

This research aimed to determine the best level of sun-dried carrot extract (SDCE) in the spermax-egg yolk (EY-S) diluent for preserving the sperm of duroc boars. Semen was collected from two 2-year-old healthy duroc boars. The study employed an experimental method with a completely randomized design (CRD), consisting of five treatments and five replicates. The five treatments were T1 = EY-S + SDCE 10%, T2 = EY-S + SDCE 12.5%, T3 = EY-S + SDCE 15%, T4 = EY-S + SDCE 17.5%, T5 = EY-S + SDCE 20%. Semen, which was diluted with the treatment diluent, was stored in a cool box at a temperature of 18-20°C and observed every 12 hours until sperm motility reached 40%. The results indicated that treatment P5 was able to maintain the quality of liquid boar semen better than the other treatments (P<0.05) with sperm motility (46.00%), sperm viability (51.92%), sperm abnormality (4.90%), and sperm survival (66.33 hours). It was concluded that a 20% level of sun-dried carrot extract in spermax-egg yolk diluent can preserve motility for up to 60 hours of storage. This study demonstrates that dried carrot extract can enhance the quality and storage capacity of spermatozoa, making it an effective alternative in storage media. This is beneficial in animal reproduction, particularly in artificial insemination, where sperm motility is crucial for fertilization. Furthermore, this research opens up opportunities to explore other natural substances in sperm diluents, reducing reliance on synthetic chemicals and improving the sustainability of reproductive practices.
Pengaruh Level Substitusi Jagung Giling dengan Tepung Kulit Pisang Hasil Fermentasi dalam Pakan Konsentrat dan Imbuhan Zn Biokompleks terhadap Ukuran Linear Tubuh Sapi Bali Jantan Penggemukan Ratrigis, Yosep; Abdullah, Muhammad S.; Kihe, Johny Nada; Marawali, Aloysius
Animal Agricultura Vol 2 No 1 (2024): Animal Agricultura
Publisher : Yayasan Sumber Daya Manusia Cerdas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59891/animacultura.v2i1.33

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of substitution of ground corn with banana peel flour brewed in concentrated feed and Zn Biocomplex on the linear body size of male fattening Bali cattle. The livestock used in this study were 12 male Bali cattle aged between 2-2.5 years with a body weight range of 130.5-173.5 kg. This study used a completely randomized design with 4 treatments and 3 replications, namely P0: Concentrate feed without substitution (Control) + 65 mg Zn biocomplex, P1: Concentrate feed (substitute ground corn in concentrate with KPF 25%) + 65 mg Zn biocomplex, P2: Concentrate feed (substitute ground corn in concentrate with 50% KPF) + 65mg Zn biocomplex, P3 : Concentrate feed (substitute ground corn in concentrate with 75% KPF) + 65mg Zn biocomplex. The parameter studied is the linear size of the body. The results of the statistical analysis showed that the treatment had no significant effect (P>0.05) on the body size of fattening male Bali cattle. It was concluded based on the findings and analysis, feed concentrates including fermented banana peel flour in varying amounts and with the addition of Zn biocomplex had the same effect on the linear body size of fattening Bali bulls during the treatment.
Improvement of the Quality of Landrace Pig Spermatozoa in Diluent of Young Coconut Water and Tris Combination C. Tafuli, Ayang; Mata Hine, Thomas; Marawali, Aloysius
Jurnal sosial dan sains Vol. 4 No. 5 (2024): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v4i5.1307

Abstract

ABSTRACT Background: The research material used was fresh semen of 2-year-old landrace boars of good quality (spermatozoa motility ≥ 70% and spermatozoa abnormality < 20%) Purpose: This study aimed to find the best combination of young coconut water (YCW) and Tris to improve the quality of landrace boars spermatozoa. Method: %). This study used an experimental method according to a complete randomized design procedure with five treatments and five replicates. The treatments were: T0= YCW, T1= TCW 75% + tris 25%, T2= YCW 50% + tris 50%, T3= YCW 25% + tris 75%, T4= Tris. All treatment diluents were added with 20% egg yolk, 3% moringa leaf extract, 1,000 IU/mL penicillin, and 1,000 µg/mL streptomycin. The variables tested were motility, viability, abnormality, and survival. Results: The observation results at the 40th hour of storage showed that treatment T3 was significantly different (P<0.05) on motility, viability, abnormality and survival but on the variable viability treatment T3 was insignificantly different from T1 (p>0.05), but significantly different from treatment T0, T2, and T4; and for spermatozoa abnormality variables in all treatments were the same (p>0.05) Conclusion: It was concluded that the combination of YCW 75% and tris 25% and 100% tris effectively maintained the quality of landrace boars spermatozoa
PENGARUH KOMBINASI GLISEROL DAN FRUKTOSA DALAM PENGENCER SITRAT-KUNING TELUR TERHADAP KUALITAS SEMEN CAIR BABI LANDRACE Yakobus Lewolein; Aloysius Marawali; Alvrado Bire Lawa; Agustinus Ridlof Riwu
Wahana Peternakan Vol. 9 No. 3 (2025): Wahana Peternakan
Publisher : Faculty of Animal Science, University of Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jwputb.v9i3.3103

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efek kombinasi gliserol dan fruktosa dalam pengencer sitrat kuning telur (S-KT) terhadap kualitas semen cair babi Landrace. Penelitian ini adalah eksperimental menggun rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari lima perlakuan dan lima ulangan. Adapun perlakuan yang dimaksud adalah S-KT (P0), S-KT+gliserol 2%+fruktosa 1,0% (P1), S-KT+gliserol 2%+fruktosa 1,5% (P2), S–KT+gliserol 3%+fruktosa 1,0% (P3), S-KT+gliserol 3%+fruktosa 1,5% (P4). Semen yang telah di encerkan ini  disimpan pada suhu 18-20º C untuk evaluasi terhadap motilitas, viabilitas, abnormalitas dan daya tahan hidup spermatozoa dilakukan setiap 12 jam penyimpanan. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan P4 dengan kombinasi S-KT+3% gliserol+1,5% fruktosa pada penyimpanan jam ke 48 memberikan hasil terbaik (P<0,05) dibandingkan perlakuan lainnya, dengan nilai motilitas (43±2,74%), viabilitas (47,60±2,07%), abnormalitas (6,40±0,89%) dan daya tahan hidup sebesar (51,60±3,29 jam). Disimpulkan bah a kombinasi gliserol 3% dan fruktosa 1,5% dalam pengencer sitrat kuning telur mampu mempertahankan motilitas, viablitas dan abnormalitas dengan baik.   Kata kunci: Fruktosa, gliserol, kualitas semen cair babi Landrace, sitrat-kuning telur
Analisis Kualitas Semen Beku Babi Landrace dalam Pengencer Vitasen dengan Konsentrasi Dimethyl Sulfoxide yang Berbeda Lamunde, Yunita; Marawali, Aloysius; Uly, Kirenius; Setyani, Ni Made Paramita
Jurnal Sains Peternakan Vol 13 No 2 (2025): Jurnal Sains Peternakan Vol. 13 No. 2
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jsp.v13i2.12174

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kualitas semen beku babi landrace dalam pengencer vitasem-kuning telur (V-KT) dengan konsentrasi Dimethyl sulfoxide (DMSO) yang berbeda. Semen segar yang menjadi materi penelitian berasal dari empat ekor babi Landrace jantan berumur 2 hingga 3 tahun dan dikoleksi menggunakan metode penampungan manual (glove hand method). Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 4 ulangan sehingga terbentuk 16 percobaan. Adapun perlakuan yang dimaksud adalah: P1=V-KT+ 3% DMSO, P2=V-KT+ 6% DMSO, P3=V-KT+9% DMSO dan P4=V-KT+ 12% DMSO. Semen setelah dibekukan disimpan didalam nitrogen cair bersuhu sangat rendah, yaitu -196℃. Evaluasi terhadap kualitas semen beku dilakukan 24 jam setelah pembekuan. Hasil analisis data penelitian memperlihatkan bahwa perlakuan P1 dengan penambahan 3% DMSO memiliki nilai yang tinggi yaitu, motilitas (32,32±2,98%), viabilitas (64,46±6,38%), abnormalitas (9,27±1,68%) dan nilai recovery rate (40,39%). Disimpulkan bahwa penambahan DMSO 3% dalam pengencer V-KT mampu mempertahankan motilitas  setelah thawing yaitu 32,32±2.98%.
Efek Suplementasi Sari Buah Timun (Cucumis sativus) dalam Pengencer Tris-Kuning Telur terhadap Kualitas Spermatozoa Babi Persilangan Landrace X Duroc Laka, Theresia Oktaviana; Hine, Thomas Mata; Marawali, Aloysius; Nalley, Wilmientje Marlene
Jurnal Sains Peternakan Vol 13 No 2 (2025): Jurnal Sains Peternakan Vol. 13 No. 2
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jsp.v13i2.12201

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek penambahan sari buah timun (SBT) dalam pengencer Tris-kuning telur (T-KT) terhadap kualitas spermatozoa babi persilangan landrace x duroc. Materi penelitian ini menggunakan semen segar ternak babi persilangan landrace x duroc dengan umur 1,5 tahun dan dalam keadaan sehat. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan rancangan acak lengkap yang terdiri dari 6 perlakuan dan 5 ulangan sehingga mendapatkan 30 unit percobaan. Adapun perlakuan tersebut adalah: T-KT (P0), T-KT+SBT 2% (P1), T-KT+SBT 4% (P2), T-KT+SBT 6% (P3), T-KT+SBT 8% (P4), T-KT+SBT 10% (P5). Seluruh perlakuan disimpan di dalam cool box suhu 15-20ºC dan dievaluasi setiap 12 jam. Variabel yang diamati dalam penelitian ini yaitu: motilitas, viabilitas, abnormalitas dan daya tahan hidup spermatozoa. Pada jam ke-48 penyimpanan berpengaruh nyata (P<0,05) menghasilkan nilai motilitas spermatozoa 55,00%, viabilitas spermatozoa 67,50%, abnormalitas spermatozoa 4,70%, dan daya tahan hidup spermatozoa 56,24 jam. Disimpulkan bahwa penambahan sari buah timun 8 persen ke dalam pengencer Tris-kuning telur dapat menghasilkan kualitas semen babi persilangan landrace x duroc yang lebih tinggi dari perlakuan lainnya
Aplikasi Sari Lidah Buaya dalam Pengencer Sitrat-Kuning Telur untuk Meningkatkan Kualitas Semen Babi Persilangan Landrace-Duroc Ate, Desmon Gono; Marawali, Aloysius; Hine, Thomas Mata; Riwu, Agustinus Ridlof
Jurnal Sains Peternakan Vol 13 No 2 (2025): Jurnal Sains Peternakan Vol. 13 No. 2
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jsp.v13i2.12234

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan sari lidah buaya (SLB) pada pengencer sitrat-kuning telur (S-KT) terhadap kualitas semen babi persilangan landrace-duroc. Penelitian ini menggunakan semen segar yang di koleksi dari satu ekor babi persilangan landrace-duroc yang berumur 1,5 tahun dan dalam keadaan sehat. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari enam perlakuan dan lima ulangan sehingga terdapat tiga puluh unit percobaan. Adapun perlakuan tersebut adalah: S-KT (P0), S-KT+SLB 2% (P1), S-KT+SLB 4% (P2), S-KT+SLB 6% (P3), S-KT+SLB 8% (P4), S-KT+SLB 10% (P5). Seluruh perlakuan disimpan dalam cool box dengan suhu 15-20ºC. Evaluasi motilitas, viabilitas, abnormalitas dan daya tahan hidup spermatozoa dilakukan setiap 12 jam. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan P2 dengan SLB 4% pada jam penyimpanan ke-48 memberikan hasil terbaik (P 0,05), dengan nilai motilitas spermatozoa 51,00%, viabilitas spermatozoa 64,10%, abnormalitas spermatozoa 5,90%, dan daya tahan hidup spermatozoa 54,60 jam. Disimpulkan bahwa penambahan sari lidah buaya ke dalam pengencer sitrat-kuning telur dapat mempertahankan kualitas semen babi persilangan landrace-duroc yang lebih optimal, dengan level sari lidah buaya terbaik adalah 4%