Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

KEBIJAKAN LUAR NEGERI INDONESIA DALAM MENGHADAPI TERORISME INTERNASIONAL Diah Ayu Pratiwi
JURNAL DIMENSI Vol 4, No 1 (2015): JURNAL DIMENSI (MARET 2015)
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (416.396 KB) | DOI: 10.33373/dms.v4i1.28

Abstract

Kebijakan luar negeri suatu negara pada umumnya merupakan pencerminan dari keadaan serta  perkembangan  dalam  negara  tersebut.  Meskipun  perkembangan  internasional  dapat mempengaruhi pelaksanaan kebijakan tersebut, hal itu dapat mempengaruhi pemerintah dalam menentukan urutan prioritas yang hendak dipertahankan dan tujuan yang hendak dicapai. Peristiwa Bom Bali tahun 2002 menyebabkan Indonesia menjadi perhatian publik internasional dalam hal terorisme.  Pemerintah Indonesia dituntut untuk memberikan jawaban atas apa yang terjadi. Berbagai kebijakan dibuat untuk menghadapi isu terorisme. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi kebijakan yang telah dilakukan dalam mengangani masalah terorisme dan kerajasama apa saja yang telah dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut. Dan juga membandingkan kebijakan antara pemerintah Megawati dan SBY dalam menghadapi isu terorisme, apakah ada keberlanjutan atau perubahan dalam kebijakan tersebut. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitaif dengan desain studi kasus. Dari penelitian ini diperoleh kesimpulan bahwa Adanya keberlanjutan kebijakan dalam mengadapi permasalahan terorisme internasional antara pemerintah Megawati dan SBY. Hal ini terlihat dari peningkatan kerjasama bilateral antara Indonesia dengan AS dan Australia dalam menangani masalah terorisme internasional. Meskipun adanya keberlanjutan kebijakan dalam menghadapi terorisme, namun ada perbedaan dalam merespon permasalahan terorisme diantara pemerintahan yang berbeda.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT RW 12 DALAM KEGIATAN PENGHIJAUAN LINGKUNGAN DI KAVLING MANDIRI KELURAHAN SEI PELUNGGUT Diah Ayu Pratiwi
MINDA BAHARU Vol 1, No 1 (2017): Minda Baharu
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.532 KB) | DOI: 10.33373/jmb.v1i1.1170

Abstract

Kavling Mandiri (Kelurahan Sei Pelunggut) merupakan wilayah yang terletak di Kecamatan Sagulung, Kota Batam. Lingkungan di wilayah ini sangat gersang dan sering mengalami banjir setiap turun hujan. Daya serap air yang kurang dan drainase yang buruk menjadi penyebab muncul banjir di wilayah tersebut. Selain itu, juga dikarenakan kurangnya kesadaran dan perhatian warga terhadap lingkungan. Hal ini disebabkan kesibukan warga RW12 yang bekerja dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Mayoritas tingkat pendidikan warga RW 12 adalah lulusan SLTA. Meski demikian, saat ini sudah banyak warga RW12 yang mengenyam pendidikan sarjana namun peran terhadap lingkungan masih rendah. Tujuan dari pengabdian ini meningkatkan kesadaran masyarakat RW 12 mengenai pentingnya melakukan kegiatan penghijauan lingkungan guna menjaga kualitas lingkungan dan perindangan di lingkungan RW 12. Metode kegiatan ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan persuasif, pendekatan emiprik, normatik dan edukatif, dan pendekatan androgogi dengan tujuan meningkat partisipasi masyarakat RW 12 dalam kegiatan penghijauan lingkungan. Kegiatan penghijauan dilakukan melalui penanaman pohon dan memberikan pengetahuan serta pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya melestarikan lingkungan.Dengan peningkatan daya serap air dan mendukung kegiatan yang dapat meningkatkan kualitas lingkungan di RW 12 maka dapat mencegah terjadinya banjir serta menjadikan lingkungan tersebut asri dan rindang.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENGELOLAAN LIMBAH ORGANIK RUMAH TANGGA DALAM PEMBUATAN KOMPOS Meri Enita Puspita Sari; Diah Ayu Pratiwi; Sri Mulyati
MINDA BAHARU Vol 3, No 2 (2019): Minda Baharu
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.879 KB) | DOI: 10.33373/jmb.v3i2.2006

Abstract

Di Indonesia,permasalahan lingkungan diperkotaan menjadi salah satu sorotan dalam pelestarian lingkungan, kurangnya ruang hijau dan pengelolaan limbah organik darilimbah rumah tangga yang kurang tepat menjadi salah satu sumber masalah di perkotaan yang akan menimbulkan berbagai bencana misalnya banjir dan polusi.  Beberapa kota di Indonesia telah mengembangkan program yang ramah terhadap lingkungan sebagai upaya menjaga keberlanjutan lingkungan. Oleh karena itu, pengelolaan limbah organik dan limbah rumah tangga dengan benar dapat memberikan kontribusi yang besar dalam pelestarian lingkuangan, baik dari segi penghijauan ataupun pengurangan sampah yang dihasilkan oleh rumah tangga yang pada dasarnya bisa dikelola menjadi kompos.Pembuatan kompos ini mampu memberikan kontibusi terhadap kebutuhan masyarakat dalam bercocok tanam walaupun didaerah patam lestari.Kegiatan pembuatan kompos telah membangun masyarakat untuk bersosialisasi dalam bercocok tanam,  Dalamkegiatan ini langkah yang diambil untuk pembuatan kompos dari sisa-sisa limbah rumah tangga berupa sampah organik. Dari kegiatan pengabdian  ini masyarakat Patam Lestari dapat memanfaatkan limbah rumah tangga berupa sampah olahan organik yang ada nilai fungsinya.
EFEKTIVITAS PENGAWASAN DINAS PERHUBUNGAN KOTA BATAM PADA PUNGUTAN PARKIR LIAR DI JEMBATAN FISABILILLAH DAN JEMBATAN NARASINGA BARELANG TAHUN 2019 Ulfa Aprilia; Diah Ayu Pratiwi
JURNAL TRIAS POLITIKA Vol 5, No 2 (2021): Oktober 2021, Jurnal Trias Politika
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/jtp.v5i2.3532

Abstract

ABSTRAK Parkir merupakan penyediaan pemberhentian atau penitipan kendaraan yang sifatnya sementara. Parkir yang resmi dapat meningkatkan pendapatan asli daerah, sedangkan parkir liar dapat merugikan pendapatan asli daerah. Seperti halnya di jembatan fisabilillah dan jembatan narasinga Barelang, digunakan sekelompok orang dalam pungutan liar dari kegiatan parkir liar di atas jembatan. Parkir liar di jembatan fisabilillah dan jembatan narasinga Barelang merupakan tindakan pungutan liar, karena jembatan fisabilillah dan jembatan narasinga Barelang bukan titik lokasi penyelenggaraan parkir. Bagaimana Efektivitas Pengawasan Dinas Perhubungan Kota Batam Pada Pungutan Parkir Liar di Jembatan Fisabilillah dan Jembatan Narasinga Barelang Tahun 2019, menjadi permasalahan dalam penelitian ini. Penelitian Efektivitas Pengawasan Dinas Perhubungan Kota Batam Pada Pungutan Parkir Liar di Jembatan Fisabilillah dan Jembatan Narasinga Barelang menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Metode yang digunakan observasi, wawancara dan dokumentasi dalam pengumpulan data. Penentuan informan dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan pertimbangan tertentu. Penelitian ini menggunakan teori efektivitas William N. Dunn dengan menggunakan indikator efisiensi, kecukupan, perataan, dan responsivitas, dan ketepatan dengan hasil penelitian sebagai berikut, pengawasan parkir liar tidak hanya dilakukan oleh Dinas Perhubungan Kota Batam. Pengawasan parkir liar di Kota Batam, melibatkan unsur Kepolisian dan Tentara Nasional Indonesia yang berdasarkan surat keputusan tim terpadu pengawasan parkir liar. Tim terpadu melakukan patroli dan penindakan parkir liar di jembatan fisabilillah dan jembatan narasinga Barelang. Tindakan parkir liar merupakan tindakan melanggar hukum. Pengawasan parkir liar di jembatan fisabilillah dan jembatan narasinga Barelang harus bisa dilakukan secara efektif.
Sistem Pemilu Proporsional Daftar Terbuka di Indonesia: Melahirkan Korupsi Politik? Diah Ayu Pratiwi
JURNAL TRIAS POLITIKA Vol 2, No 1 (2018): April 2018, Jurnal Trias Politika
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan ilmu Politik Universitas Riau Kep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.428 KB) | DOI: 10.33373/jtp.v2i1.1235

Abstract

Penelitian ini mengkaji sistem pemilu proporsional terbuka di Indonesia yang melahirkan perilaku korupsi. Tujuan penelitian ini adalah menganalisa sistem pemilu proporsional terbuka yang melahirkan korupsi dikalangan anggota DPR dan DPRD. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan dekriptif. Sumber data yang digunakan, yaitu data primer yang berdasarkan peraturan perundangan dan dokumen resmi yang terkait sistem pemilu di Indonesia. Sedangkan data sekunder meliputi literatur yang relevan dengan penelitian berupa buku, artikel dari majalah, surat kabar, atau jurnal ilmiah, siaran pers, serta penelitian yang terdahulu yang berkaitan dengan sistem pemilu daftar terbuka dan korupsi politik. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan sistem pemilu proporsional terbuka bertujuan agar menghasilkan wakil rakyat yang akuntabel dan dekat dengan konstituennya. Sistem pemilu ini berpotensi melahirkan korupsi politik karena biaya politik yang mahal selama berkompetisi dalam pemilu.
FAKTOR-FAKTORYANG MEMPENGARUHI KESEJAHTERAAN HIDUP MASYARAKAT SUKU LAUT PULAU BERTAM KOTA BATAM Meri Enita Puspita Sari; Diah Ayu Pratiwi
JURNAL TRIAS POLITIKA Vol 2, No 2 (2018): Oktober 2018, Jurnal Trias Politika
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (665.508 KB) | DOI: 10.33373/jtp.v2i2.1464

Abstract

Pemerintah Kota Batam telah melaksanakan berbagai usaha untuk meningkatkan kesejahteraan hidup dikalangan komunitas suku laut. Berbagai program, pelatihan dan pendidikan keterampilan telah dilakukan oleh pemerintah kepada Suku Laut ini untuk meningkatkan keterampilan dasar mereka, namun program-program yang dilaksanakan masih belum mampu meningkatkan keterampilan-keterampilan dasar yang diperlukan dalam kehidupan Suku Laut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, metode ini digunakan untuk dapat menggambarakan dan mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kesejahteraan masyarakat suku laut Pulau Bertam. Berdasarakan hasil penelitian, Perubahan hidup yang dijalankan oleh masyarakat suku laut pulau Bertam mempengaruhi kualitas hidup mereka terutama kesejahteraan sosial. komunitas Suku Laut masih bergantung kepada hasil tangkapan ikan secara tradisional saja dan hidup dalam kondisi yang serba kekurangan, hal tersebut terlihat dari kualitas air yang diperoleh, rumah yang ditempati dan peralatan tangkapan ikan yang belum memadai, diaspek sosial lainnya komunitas masyarakat  Suku Laut didapati masih tidak melakukan aktivitas kemasyarakatan secara bersama antara satu sama lain. Selain faktor agama yang berbeda, masyarakat lebih banyak berkumpul dengan keluarga masing-masing dibanding berbaur dengan masyarakat lainnya yang lain. Aspek budaya juga mempengaruhi perubahan hidup masyarakat Suku laut. Hal ini terlihat dari mulai pudarnya budaya tradisi dalam hal kesenian dan generasi yang ada akan berhadapan dengan beberapa ancaman seperti kehilangan identitas Suku Laut sebagai penangkap ikan, kesulitan meneruskan kehidupan karana masyarakat mereka masih berada dalam tingkat pendidikan yang sangat rendah dan tidak mampu bersaing dalam dunia yang semakin berkembang.
IMPLEMENTASI PROGRAM KELUARGA BERENCANA DI KOTA BATAM Sakiman Hidayat Ansanoor; Diah Ayu Pratiwi; Muhammad Solihin
JURNAL TRIAS POLITIKA Vol 6, No 1 (2022): April 2022, Jurnal Trias Politika
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan ilmu Politik Universitas Riau Kep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/jtp.v6i1.3990

Abstract

Persoalan kependudukan merupakan persoalan yang sering terjadi di Indonesia, terutama di Kota Batam, tercatat bahwa kota Batam mengalami peningkatan terhadap jumlah penduduk setiap tahunnya. Laju pertumbuhan penduduk di Kota Batam yang cukup tinggi sebesar 2,32% per tahun, berdampak pada angka kelahiran di kota Batam yang mengalami peningkatan dan belum sesuai dengan harapan dalam program Kota Batam. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui dan menganalisa bagaimana implementasi program Keluarga Berencana di Kota Batam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Hasil penelitian ini adalah data statistik deskriptif implementasi program Keluarga Berencana di Kota Batam. Hasil penelitian ini diharapkan mampu menjadi rekomendasi bagi pemerintah khususnya dalam penerapan program Keluarga Berencana di Kota Batam agar dapat berjalan dengan optimal.
INOVASI DAERAH DALAM PENINGKATAN PELAYANAN PUBLIK DI KOTA BATAM Meri Enita Puspita Sari; Diah Ayu Pratiwi
JURNAL TRIAS POLITIKA Vol 5, No 1 (2021): April 2021, Jurnal Trias Politika
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan ilmu Politik Universitas Riau Kep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/jtp.v5i1.2874

Abstract

Faktor terpenting dalam mendukung perkembangan ekonomi dan daya saing daerah yaitu inovasi. Daerah yang menginginkan tercapainya kesejahteraan masyarakat harus dapat menumbuhkan basis perekonomian yang mampu berkembang secara terus – menerus. Hal ini dapat didukung oleh kemampuan daerah dalam menciptakan daya saing produktif. Disinilah pengembangan inovasi menjadi sangat penting. Adanya inovasi yang berkelanjutan sangat dibutuhkan bagi pengembangan wilayah agar memiliki keunggulan ekonomi melalui produk dan komoditas yang berdaya saing. Oleh karena itu, untuk mendukung perkembangan perekonomian dan pembangunan daerah dibutuhkan kemudahan akses pelayanan publik yang bisa diciptakan dengan inovasi daerah yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Kajian ini untuk mengetahui bagaimanakah pengembangan inovasi daerah dalam peningkatan pelayanan publik di kota batam dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil dari kajian bahwa pemerintah Kota Batam telah memiliki inovasi daerah yang berbasis pelayanan publik hampir di seluruh OPD di pemerintahan Kota Batam dan implementasi inovasi daerah tersebut sudah berjalan secara bertahap dan berkelanjutan.
EFEKTIFITAS BIMBINGAN PRA NIKAH TERHADAP ANGKA PERCERAIAN DI KANTOR URUSAN AGAMA (KUA) KECAMATAN SEI BEDUK KOTA BATAM TAHUN 2019 Fajri S; Diah Ayu Pratiwi; Dendi Sutarto
JURNAL TRIAS POLITIKA Vol 4, No 2 (2020): Oktober 2020, Jurnal Trias Politika
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan ilmu Politik Universitas Riau Kep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/jtp.v4i2.2765

Abstract

Bimbingan pranikah merupakan tahapan yang wajib sebelum menikah, bimbingan pranikah merupakan tahapan sebagai pengetahuan calon pengantin untuk mempersiapkan hubungan setelah menikah. Kehidupan setelah menikah memiliki peran dan kewajiban, tanggungjawab yang harus dilaksanakan dalam berkeluarga. Mengidentifikasi dan mengetahui program bimbingan pranikah terhadap angka perceraian di Kantor Urusan Agama Kecamatan Sei Beduk Kota Batam Tahun 2019. Penelitian ini akan mendeskripsikan terkait efektivitas bimbingan pranikah dalam indikantor berikut ini, efisiensi, kecukupan, perataan, resposnsivitas, dan ketepatan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan yang digunakan melalui studi lapangan berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Kantor Urusan Agama Sei Beduk sudah melaksanakan bimbingan pranikah denngan efektif dalam menekan angka perceraian dengan melakukan secara mandiri. Kantor Urusan Agama mewajibkan calon pengantin untuk mengikuti bimbingan pranikah sebelum melaksanakan akad nikah. Bimbingan pranikah merupakan tahapan yang harus dijalankan calon pengantin sebelum akad nikah. Bimbingan pranikah terhadap calon pengantin sangat membantu dalam mempersiapkan calon pengantin untuk menghadapi setelah pernikahan, tujuan dari bimbingan pranikah yang dilakukan oleh Kantor Urusan Agama  Sei Beduk untuk mencegah terjadinya angka perceraian di Kecamatan Sei Beduk.
KEBIJAKAN PENGENTASAN KEMISKINAN DI KOTA BATAM MELALUI PENDIDIKAN GUNA MEMPERCEPAT PENCAPAIAN MDG’s Diah Ayu Pratiwi
JURNAL TRIAS POLITIKA Vol 1, No 1 (2017): JURNAL TRIAS POLITIKA Edisi April
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan ilmu Politik Universitas Riau Kep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (425.627 KB) | DOI: 10.33373/jtp.v1i1.718

Abstract

The development of human capital through education is one of the requirements for the creation of poverty reduction. During the development of education in Batam has been done efforts development and relevance of education in accordance with the development goals of science and technology and the needs of the labor market, with the national education system running and also the target of international commitments in the field of education. However, education development indicators in Batam are still low.The purpose of this study is to identify poverty and how it relates to education and reduce poverty and accelerate the achievement of the MDGs. The research method used in this research uses qualitative method to explore poverty and education development in Batam. Survey documents relating to educational and psychological development in Batam became an important source of data in this study.The results of this study indicate that based on the achievement of Gross Participated on Education (APM/APK) and the average years of education in Batam have reached the target according to MDG's, but the number of illiterates in Batam is still high. Educational development brings with it the inequality of education among various community groups in Batam according to the income they earn. Keywords: development education, poverty, and hinterland Pembangunan modal manusia melalui pendidikan merupakan salah satu syarat terciptanya penurunan kemiskinan. Selama ini pembangunan bidang pendidikan di Kota Batam telah dilakukan upaya pengembangan dan relevansi pendidikan sesuai dengan tujuan perkembangan IPTEK dan kebutuhan pasar kerja, dengan sistem pendidikan nasional yang berjalan dan juga sasaran komitmen-komitmen internasional dibidang pendidikan. Namun, indicator pembangunan pendidikan di Kota Batam masih rendah.Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi kemiskinan dan bagaimana kaitannya antara pembangunan pendidikan dan upaya mengurangi kemiskinan, guna mempercepat pencapaian MDG’s. penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif untuk mengeksplorasi kemiskinan dan pembangunan pendidikan di Kota Batam. Dokumen yang terkait pengembangan pendidikan dan psikologi di Kota Batam menjadi data penting dalam penelitian ini.Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa pembangunan pendidikan yang didasarkan pada pencapaian APK/APM dan rata-rata lama tahun pendidikan di Kota Batam telah mencapai sasaran menurut MDG’s, namun jumlah buta aksara di Kota Batam masih tinggi. Pembangunan pendidikan membawa serta ketimpangan pendidikan diantara berbagai kelompok masyarakat di Kota Batam menurut pendapatan yang mereka peroleh. Kata Kunci: pembangunan pendidikan, kemiskinan, hinterland