Claim Missing Document
Check
Articles

Effectiveness of Group Counseling with Live Modeling Techniques to Improve Academic Self-Efficacy of Guidance and Counseling Students Wenny Hulukati; Idriani Idris; Ryan Hidayat Rafiola
Bulletin of Counseling and Psychotherapy Vol. 4 No. 3 (2022): Bulletin of Counseling and Psychotherapy
Publisher : Kuras Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/bocp.v4i3.384

Abstract

This research was conducted based on field phenomena in the Guidance and Counseling Department, Universitas Negeri Gorontalo. It shows that there were still students who have low academic self-efficacy abilities. The purpose of this study was to determine the effectiveness of live modeling techniques through group counseling to improve student academic self-efficacy. This study also aims to improve the academic self-efficacy of guidance and counseling students as prospective teachers and counselors. The subjects of this study were seven students as members of group counseling. The results of the research from the pre-test and post-test results obtained that tcount is greater than 23,786 < ttable 1,894, which means Ha is accepted and Ho is rejected. Hence, it was concluded that the live modeling technique in group counseling was effective in increasing the academic self-efficacy of the Guidance and Counseling students
Konseling Kelompok Teknik Journaling dan Pengaruhnya Terhadap Self Esteem Siswa Anggirasta Turnip; Wenny Hulukati; Meiske Puluhulawa
Student Journal of Guidance and Counseling Vol 2 No 2 (2023): Volume 2 Nomor 2 (April 2023)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/sjgc.v2i2.2101

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan konseling kelompok teknik journaling terhadap self esteem siswa SMK Negeri 1 Suwawa Kabupaten Bone Bolango. Jenis penelitian ini adalah Pre-Experimental Design dengan rancangan One-Group Pretest-Posttest Design. Anggota sampel dalam penelitian ini berjumlah 7 siswa yang ditetapkan berdasarkan teori bimbingan dan konseling secara Purposive Sampling. Hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata pretest 87,57 dan nilai rata-rata post test 94,86 dengan perbedaan nilai rata-rata 7,29. Hasil pengujian hipotesis diperoleh nilai thitung > ttabel yaitu 9,755 > 1,94. Dapat disimpulkan hipotesis dalam penelitian ini terdapat pengaruh konseling kelompok teknik journaling terhadap self esteem siswa SMK Negeri 1 Suwawa Kabupaten Bone Bolango, dapat diterima dalam arti bahwa konseling kelompok teknik journaling dapat meningkatkan self esteem siswa.
Pengembangan Video Pembelajaran Pembuatan Poster Sebagai Alternatif Media Pembelajaran Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Sunarti Rahman; Wenny Hulukati; Pupung Puspa Ardini
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i2.557

Abstract

Pengembangan Video Pembelajaran pembuatan Poster sebagai Alternatif Media Pembelajaran pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia (Penelitian di Kelas IV di SDN 6 Ponelo Kepulauan Kabupaten Gorontalo Utara Provinsi Gorontalo). Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran video membuat video pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas VI SDN 6 Ponelo Kepulauan, mengetahui efektifitas media tersebut, serta mengetahui respon guru sebagai kelompok kecil yang memberikan pernyataan dengan adanya media tersebut. Penelitian ini merupakan jenis penelitian Research and Development (R&D) atau penelitian dan pengembangan menurut model Thiagarajan. Langkah-langkah yang ditempuh dalam penelitian dan pengembangan ini, yaitu potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, uji coba produk, revisi produk, uji coba pemakaian, dan revisi produk. Produk yang dihasilkan dari penelitian ini yaitu media pembelajaran video membuat poster yang dikembangkan untuk menambah variasi media pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran video membuat video yang dikembangkan menggunakan model Thiagarajan telah dinyatakan valid. Tingkat kevalidan media pembelajaran video membuat video sebagai media pembelajaran berdasarkan penilaian: 1) ahli media diperoleh persentase skor sebesar 95,45% dengan kriteria penilaian sangat valid. Penilaian kevalidan media dari Guru yang didapatkan melalui uji coba produk pada kelompok kecil yaiitu diperoleh persentase skor sebesar 94,84,43% dengan kriteria penilaian sangat valid serta memiliki tingkat efektifitas.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERUPA LEMBAR KERJA SISWA (LKS) MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING PADA MATERI SPLDV DI KELAS VIII MTs AL-KHAIRAT KOTA GORONTALO Nancy Katili; Wenny Hulukati; Abdul Hamid Isa
Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 13, No 2 (2023): (Mei 2023)
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jbsb.v13i2.20190

Abstract

Pendidikan merupakan usaha sadar dan terencana dalam mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran bagi peserta didik agar secara aktif dapat mengembangkan potensi dirinya agar memiliki kekuatan spritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan untuk dirinya, masyarakat, bangsa dan negara. Proses pembelajaran matematika memerlukan pemikiran yang luas serta pemahaman yang baik dalam proses memecahkan masalah. Siswa mengalami kesulitan mengerjakan soal cerita pada materi SPLDV karena, biasanya siswa hanya mengahafal rumus, jadi ketika soal yang diberikan berbeda dengan contoh siswa mengalami kesulitan untuk menyelesaikannya. masalah pokok yang perlu dipecahkan dalam penelitian ini, untuk itu peneliti merumuskan masalahnya, sebagai berikut: Bagaimana mengembangkan bahan ajar berupa Lembar Kerja Siswa (LKS) dengan menggunakan model problem based learning yang baik untuk materi SPLDV di kelas VIII MTs Al-Khairat Kota Gorontalo? penelitian ini merupakan penelitian pengembangan atau disebut juga Research dan Development (RD) dengan menggunakan model pengembangan 4-D. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pengembangan Four-D (4-D) yang terdiri dari define, design, develop, and disseminate. (1) Tahapan define terdiri dari tahap yaitu         tahap analisis awal-akhir, analisis peserta didik, analisis tugas, analisis konsep dan analisis perumusan tujuan pembelajaran, (2) Tahapan design atau perancangan terdiri dari 4 tahapan yaitu  perancangan awal LKS, pengunaan langkah-langkah model pembelajaran PBL dalam bahan ajar LKS, penyajian bahan ajar LKS atau draft 1 dan terakhir menyiapkan angket penilaian validator ahli serta penilaian angket respon siswa terhadap pengembangan bahan ajar                 LKS, (3) Tahapan develop atau pengembangan terdiri dari 4 tahap, pada tahap pertama adalah pembuatan bahan ajar LKS di Microsoft Word 2020, selanjutnya adalah penilaian ahli yang terdiri dari 4 dosen dan 3 guru matematika, setelah penilaian validasi akan dilakukan perbaikan atau revisi bahan ajar LKS sesuai saran dari para validator ahli agar bahan ajar layak untuk digunakan dan dapat di uji cobakan pada kelompok kecil yang dilakukan oleh 10 orang siswa MTs Al-Khairat Kota Gorontalo.
Peningkatan Jiwa Enterpreneurship untuk mewujudkan Kemandirian Ekonomi pada Generasi Muda Desa Mananggu Kabupaten Boalemo Wilayah Pesisir Teluk Tomini Wenny Hulukati; Maryam Rahim; Idriani Idris; Rena Madina
Jurnal Sibermas (Sinergi Pemberdayaan Masyarakat) Vol 12, No 1 (2023): Jurnal Sibermas (Sinergi Bersama Masyarakat)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/sibermas.v12i2.17371

Abstract

Young people in rural regions need to possess an entrepreneurial spirit as a mental strength that motivates them to be capable of starting a business. It can evade the unemployment problem, which the solutions has not found yet until present day. The goal of this community service program is to foster an entrepreneurial spirit in the youth of Mananggu Village, Boalemo Regency, Tomini Bay Coastal Region, in an effort to achieve economic independence. This program's particular objectives include encouraging young people to be more entrepreneurial by training them with skills based on village potential and providing an opportunity for students participating in the Developing Village Thematic KKN to solve societal issues. The outcomes of this activity include: (1) enhancing the youthful generation of Mananggu Village, Boalemo Regency, and Tomini Bay Coastal Region's entrepreneurial spirit and productive skills based on local potential; and (2) providing students participating in the Thematic Village Community Service Program with experience solving community problems.
PELATIHAN SELF MANAGEMENT UNTUK MENCEGAH PERILAKU BUNUH DIRI DI KALANGAN REMAJA Wenny Hulukati; Maryam Rahim; Nurul Maulida Alwi; Rena Madina
MONSU'ANI TANO Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32529/tano.v6i2.2950

Abstract

Suicide is often used as a way to cope with problems. This case often occurs in various circles, including adolescents. In an effort to prevent suicidal behavior among adolescents, a self-management training was conducted among adolescents in Kramat Village, Mananggu Subdistrict, Boalemo Regency. The training was conducted using demonstration and peer-counseling methods. The results of this training activity were: (1) increased participants' understanding of the importance of self-management and (2) increased skills in self-management among adolescents. The understanding of the importance of self management and the skills to do self management are expected to prevent adolescents from committing suicidal behavior and other dangerous and despicable acts in overcoming the problems they face.
Pengaruh Bimbingan Kelompok Terhadap Perilaku Asertif pada Mahasiswa Abdul Halid Djano; Mohamad Rizal Pautina; Wenny Hulukati; Amalia Rizki Pautina
Student Journal of Guidance and Counseling Vol 3 No 1 (2023): Volume 3 Nomor 1 ( Oktober 2023)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/sjgc.v3i1.2126

Abstract

Rumusan masalah pada penelitian ini adalah “Apakah terdapat Pengaruh bimbingan kelompok terhadap perilaku asertif mahasiswa ikatan alumni SMK Negeri 1 Kotamobagu semester V?”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh bimbingan kelompok terhadap perilaku asertif mahasiswa ikatan alumni SMK Negeri 1 Kotamobagu. Jenis penelitian ini adalah Pre-experimental design dengan rancangan One-Group Pretest-Postest Design. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah mahasiswa ikatan alumni SMK Negeri 1 Kotamobagu semester V berjumlah 12 orang, yang ditetapkan secara Purposive Sampling. Perilaku asertif mahasiswa sebelum menerima perlakuan bimbingan kelompok dapat terlihat pada pre-test dengan skor 1302 dengan standar deviasi yaitu 12,464 dan setelah menerima perlakuan bimbingan kelompok mengalami peningkatan dapat terlihat dari hasil post-test dengan skor 1653 dengan standar deviasi 6,904. Selisih antara pre-test dan post-test yaitu 351. Berdasarkan analisis data uji t diperoleh harga thitung sebesar 27,55 sedangkan dari daftar distribusi t pada taraf nyata 5% diperoleh t0,95 (22) = 1,72. Ternyata harga thitung memperoleh harga lain, atau thitung telah berada diluar daerah penerimaaa H0 dimana thitung (27,55) > dari ttebel (1.72), sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 tolak dan menerima H1. Artinya bahwa hipotesis terdapat pengaruh bimbingan kelompok terhadap perilaku asertif mahasiswa ikatan alumni SMK Negeri 1 Kotamobagu semester V, dapat diterima.
Pengaruh Layanan Bimbingan Kelompok Teknik Modeling Simbolik Terhadap Perilaku Off Task Siswa Novita Sari A. Suleman; Wenny Hulukati; Idriani Idris
Student Journal of Guidance and Counseling Vol 3 No 1 (2023): Volume 3 Nomor 1 ( Oktober 2023)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/sjgc.v3i1.2289

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan bimbingan kelompok teknik modeling simbolik untuk mengurangi perilaku Off Task siswa. Jenis penelitian ini adalalah penelitian eksperimen dengan rancangan One-Group Pretest-Postest Design. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Kota Gorontalo berjumlah 9 orang siswa. Teknik pengambilan sampel yaitu Purposive Sampling. Analisis data menggunakan uji t. Hasil analisis data diperoleh nilai rata-rata pretest 110.00 dengan standar deviasi 4.583 dan nilai rata-rata posttest 101.78 dengan standar deviasi 3.962. Hasil pengujian hipotesis diperoleh thitng > ttabel, yaitu 11.093> 1,86 dalam arti hipotesis yang berbunyi terdapat pengaruh layanan bimbingan kelompok teknik modeling simbolik untuk mengurangi perilaku off task siswa, penelitian menunjukan bahwa layanan bimbingan kelompok teknik modeling simbolik berpengaruh secara signifikan untuk mengurangi perilaku off task siswa, dalam arti layanan bimbingan kelompok teknik modeling simbolik efektif dalam mengurangi perilaku off task siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Kota Gorontalo, dapat diterima. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh layanan bimbingan kelompok teknik modeling simbolik efektif dalam mengurangi perilaku off task siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Kota Gorontalo.
Hubungan Self Esteem Dengan Kemampuan Komunikasi Interpersonal Pada Siswa Vena Vena Melinda Darsono; Wenny Hulukati; Idriani Idris
Student Journal of Guidance and Counseling Vol 3 No 2 (2024): Volume 3 Nomor 2 ( April 2024)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/sjgc.v3i2.2980

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada Siswa kelas VIII SMP Negeri 11 Gorontalo yang dilatarbelakangi oleh adanya masalah siswa mengenai kemampuan komunikasi interpersonal dan self esteem. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah “Apakah ada hubungan self esteem dengan kemampuan komunikasi interpersonal siswa kelas VIII SMP Negeri 11 Gorontalo?”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana hubungan self esteem dengan kemampuan komunikasi interpersonal siswa kelas VIII SMP Negeri 11 Gorontalo. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Teknik pengambilan data menggunakan kuesioner (angket) self esteem dan kemampuan komunikasi interpersonal. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 50 orang. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, diperoleh nilai regresi sebesar Ŷ = 47,43 + 0,243. Koefisien regresi tersebut bernilai positif sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel self esteem memiliki hubungan yang positif terhadap kemampuan komunikasi interpersonal. Kemudian diikuti dengan nilai korelasi r = 0,046 < 0,05 seperti yang disyaratkan dimana ini menunjukkan terdapat korelasi antara variabel self esteem dengan kemampuan komunikasi interpersonal, maka koefisien (r2) variabel X (self esteem) dengan Y (kemampuan komunikasi interpersonal) sebesar 0,4892 = 0,239 x 100% = 23,9%. Dengan demikian dapat dikatakan 23,9 % variabel self esteem mempengaruhi variabel kemampuan komunikasi interpersonal. Dan 76,1% sisanya dijelaskan oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Hal ini berarti bahwa self esteem memiliki hubungan yang signifikan dengan kemampuan komunikasi interpersonal siswa. Semakin baik self esteem siswa maka semakin meningkat komunikasi interpersonal.
Development of A Career Understanding Application for Elementary School Students Based on Augmented Reality Maryam Rahim; Wenny Hulukati; Salim Korompot; Tuti Wantu; Mohamad Awal Lakadjo
Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Vol 10, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jk.v10i3.12186

Abstract

This research aims to develop an augmented reality-based career understanding of media for elementary school students. The research and development procedure consists of 7 steps out of 10 main steps, namely: (1) potential and problems, (2) data collection, (3) product design, (4) design validation, (5) product/design revision, (6) products trial, (7) product revisions. Data were collected using a questionnaire consisting of (1) an expert validation questionnaire (guidance and counseling media expert, career guidance and counseling expert, Indonesian language expert), and (2) a small group trial questionnaire (elementary school teachers). Data analysis uses qualitative analysis to analyze data from expert validation and small group trials distributed through the instrument. The research results show that the research product in the form of augmented reality-based career understanding media containing content from 17 professional fields is suitable for use to improve elementary school students' career understanding, considering that this product has been validated through expert validation and small group trials. The implications of the results of this study emphasize the importance of career understanding in elementary schools, to shape children's future aspirations based on augmented reality (AR) as an interactive media for career guidance services in schools, thereby increasing students' interest in various job professions that change career guidance service methods to be more modern as well as developing students' technological competencies in facing the digital era as part of Generation Z and Alpha. Practically, guidance and counseling teachers can improve students' understanding of various professions through AR technology that facilitates understanding of the duties and responsibilities of job professions, schools can also integrate this application into a technology-based curriculum, encourage project-based learning, and inspire students' creativity and innovation in exploring and designing future careers.