Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Abdimas

PENGOLAHAN LIMBAH ORGANIK SAMPAH PASAR MENJADI KOMPOS Indriyanti, Dyah Rini; Banowati, Eva; Margunani, Margunani
Jurnal Abdimas Vol 19, No 1 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian ini melatih petugas KSM Pasar Sampangan Baru mengolah sampah organik menjadi kompos atau pupuk organik. Ada dua kelompok mitra yaitu: pertama kelompok para pedagang khususnya pedagang sayur mayur, setiap hari meraka menghasilkan sampah organik dan non organik. Mereka berjumlah kurang lebih 75 pedagang. Kelompok kedua adalah pengolah sampah organik, sebanyak tiga orang. Metode pengabdian masyarakat sebagai berikut: sosialisasi dan koordinasi pihak terkait, menyediakan rumah kompos, pengadaan alat & bahan, pelatihan pembuatan pupuk kompos, pengolahan sampah organik secara rutin. Hasil yang diperoleh: KSM Pasar Sampangan Baru sudah mengolah sampah organik pasar menjadi pupuk kompos dan produk sudah dijual.Kata kunci: limbah sayur mayur; kompos; Pasar Sampangan Baru
PENGOLAHAN LIMBAH ORGANIK SAMPAH PASAR MENJADI KOMPOS Indriyanti, Dyah Rini; Banowati, Eva; Margunani, Margunani
Jurnal Abdimas Vol 19, No 1 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian ini melatih petugas KSM Pasar Sampangan Baru mengolah sampah organik menjadi kompos atau pupuk organik. Ada dua kelompok mitra yaitu: pertama kelompok para pedagang khususnya pedagang sayur mayur, setiap hari meraka menghasilkan sampah organik dan non organik. Mereka berjumlah kurang lebih 75 pedagang. Kelompok kedua adalah pengolah sampah organik, sebanyak tiga orang. Metode pengabdian masyarakat sebagai berikut: sosialisasi dan koordinasi pihak terkait, menyediakan rumah kompos, pengadaan alat & bahan, pelatihan pembuatan pupuk kompos, pengolahan sampah organik secara rutin. Hasil yang diperoleh: KSM Pasar Sampangan Baru sudah mengolah sampah organik pasar menjadi pupuk kompos dan produk sudah dijual.Kata kunci: limbah sayur mayur; kompos; Pasar Sampangan Baru
Penguatan Strategi O2O untuk Start-Up Tenant Inkubator Unit Bisnis LPPM UNNES Margunani, Margunani; Ardiansari, Anindya
Jurnal Abdimas Vol 25, No 2 (2021): December 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v25i2.34753

Abstract

Implementasi nilai-nilai konservasi yang dianut Universitas Negeri Semarang dilakukan melalui program kewirausahaan yang diwadahi oleh Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) PT Unnes dan Inkubator Unit Bisnis (IUB) LPPM Unnes. Ketiadaan mentor bisnis, pembatasan sosial akibat pandemi Covid-19 memaksa interaksi antara konsumen dengan pelaku dilakukan secara daring dan tidak semua pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) mitra dapat beradaptasi dengan pemasaran digital. Tujuan pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM mitra dalam pemasaran digital dan akses permodalan guna merespon kondisi pandemi. Menggunakan metode pendekatan Offline to Online (O2O) yang dikemas dalam bentuk Webinar yang diikuti oleh pelaku UMKM mitra IUB dan pelaku UMKM di sekitar kampus Unnes. Hasil yang diperoleh dalam pengabdian masyarakat adalah kegiatan pelatihan dan pendampingan kepada UMKM mitra, pelatihan ini bermanfaat untuk meningkatkan motivasi serta pengetahuan bagi pelaku UMKM mitra untuk ‘naik kelas’ dengan memanfaatkan teknologi dalam pemasaran dan akses permodalan. Penggunaan pendekatan O2O dapat meningkatkan kapasitas pelaku UMKM untuk meningkatkan pemasaran produk, baik barang maupun jasa.   
Partnership and Collaboration System to Increase Creative Industry Sales Tangan Di Atas (TDA) Community of Semarang City Margunani, Margunani; Hidayah, Isti; Ardiansari, Anindya; Apriyanti, Rita; Rachmadi, Moch Faizal
Jurnal Abdimas Vol 27, No 2 (2023): December 2023
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v27i2.48838

Abstract

Tangan Di Atas (TDA) is a community of young entrepreneurs in Indonesia and spread across various regions, one of which is Semarang City. There are various business fields in the TDA Community of Semarang City such as culinary, fashion and so on, including the creative industry sector. The development of the creative industry presents its own challenges for every individual, namely becoming a producer who is always thinking about creating creative and innovative products. However, there are several obstacles faced, such as 1) Not having knowledge about the importance of partnerships and collaboration; 2) There is no cooperation in running a creative industry business; and 3) The TDA community network is not yet optimal as a medium for collaboration between entrepreneurs. The method used in this service is to carry out socialization as the first stage, then continue with providing comprehensive, integrated and sustainable training. After that, the service team facilitates efforts to increase sales of creative products through business camps, coaching clinics, product promotions and so on. After that, intensive and continuous assistance is carried out. After carrying out this service activity, creative industry players, especially the TDA Community of Semarang City, can intensify and optimize partnership systems, integrated collaboration and other business development efforts.