Dewi Arum Widhiyanti Metra Putri
Universitas Pendidikan Ganesha

Published : 112 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Panduan Bimbingan Kelompok dengan Teknik Self Management Untuk Meningkatkan Kedisiplinan Belajar Siswa Kadek Widiadnyani; Kadek Suranata; Dewi Arum Widhiyanti Metra Putri
Jurnal Bimbingan dan Konseling Indonesia Vol 7 No 1 (2022): Jurnal Bimbingan dan Konseling Indonesia
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jurnal_bk.v7i1.1119

Abstract

This research was conducted to develop and test the effectiveness of group guidance guides with self-management techniques to improve the learning discipline of junior high school studentsState 6 Singaraja. This study involved 3 experts and 2 practitioners in the field of guidance and counseling whose job was to test the effectiveness. Research data was collected through a questionnaire which was analyzed using the Content Validity Ratio (CVR) Content Validity Index (CVI), product moment, Cronbach alpha and t-test formulas. The results of the CVR analysis showed that all statements of the questionnaire items were accepted and scored CVI 1 in the very good category. The guide effectiveness test was conducted on 10 seventh grade students of SMP Negeri 6 Singaraja using an experimental design for the control group and the experimental group. The results of the instrument reliability test showed a very high reliability value and the results of the Cronbach alpha coefficient test obtained very reliable or very strong results, and the t-test results showed a significance value. Based on this, it can be concluded that the development of group guidance guidebooks with self-management techniques is effective for improving student learning discipline at SMP Negeri 6 Singaraja. Abstrak Penelitian ini dilakukan untuk mengembangkan dan menguji efektivitas panduan bimbingan kelompok dengan teknik self management untuk meningkatkan kedisiplinan belajar siswa SMP Negeri 6 Singaraja. Penelitian ini melibatkan 3 ahli dan 2 praktisi di bidang bimbingan dan konseling yang bertugas untuk menguji efektivitas. Data penelitian dikumpulkan melalui kuesioner yang dianalisis dengan rumus Content Validity Ratio (CVR) Content Validity Index (CVI), product moment, cronbach alpha dan t-test. Hasil analisis CVR menunjukkan bahwa seluruh pernyataan item kuesioner diterima dan memperoleh nilai CVI 1 pada kategori yang sangat baik, Uji efektivitas pemandu dilakukan kepada 10 siswa kelas tujuh SMP Negeri 6 Singaraja dengan menggunakan desain eksperimen untuk kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Hasil uji reliabilitas instrumen menunjukkan nilai reliabilitas yang sangat tinggi dan hasil uji koefisien alfa Cronbach memperoleh hasil sangat andal atau sangat kuat, dan hasil uji-t menunjukkan nilai signifikansi. Berdasarkan hal tersebut maka dapat disimpulkan bahwa pengembangan buku panduan bimbingan kelompok dengan teknik self management efektif untuk meningkatkan kedisiplinan belajar siswa di SMP Negeri 6 Singaraja.
Pengembangan Media Website Konseling Cognitive Behavioral untuk Mengatasi Kecemasan Belajar Siswa I Nyoman Sangging Dharma Yadnya; Dewi Arum Widhiyanti Metra Putri; Kadek Suranata
Jurnal Bimbingan dan Konseling Indonesia Vol 7 No 3 (2022): Jurnal Bimbingan dan Konseling Indonesia
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jurnal_bk.v7i3.1361

Abstract

The purpose of this study was to compile and describe the prototype process (design), the validity and effectiveness of website media in cognitive behavioral counseling to overcome high school students' learning anxiety. This type of research is research and development or Research and Development (R&D). The development design used in this study is the ADDIE model which consists of five stages, namely Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. This research was conducted at SMA Negeri 2 Bangli on the development of website media in cognitive behavioral counseling to overcome student learning anxiety which is motivated by the large number of students who experience anxiety problems and the lack of utilization of counseling service media by BK teachers in schools. The subjects in this study consisted of 1 media expert, 1 material expert, 3 BK teachers and 32 students of class X Mipa 2 at SMA N 2 Bangli. The data collection technique in this study used a content test validation questionnaire sheet and a student implementation test questionnaire. The development of this counseling website media uses the goggle site application. The selection of this application is based on its easy use and can combine other media support applications. This study uses a content validity test with analytical techniques that refer to the Robert Gregory formula, and implementation validity using the t test formula. Based on the data analysis, the percentage results from media experts are 95% and material experts are 88.3% with the average number of both percentages being 91.63% so that they are categorized as very good. The results of the validation of the three BK teachers obtained a percentage result of 92.36% with a very good category. As well as student respondents, the results of the t-test calculation were obtained thit 92 < ttab 1.98 with a significance level of 0.05. Based on the results of this study, it can be concluded that the website media in cognitive behavioral counseling to overcome student anxiety at SMA N 2 Bangli is in the very good category, so it is valid and practical to be applied in schools by BK teachers and students in assisting counseling guidance services. Based on these conclusions, the suggestions submitted by the researchers are that it is hoped that this guidance and counseling media can help guidance and counseling teachers and students in overcoming learning anxiety more practically and effectively and it is also hoped that this research can be used as a guide for further researchers in developing counseling media. Abstrak: Tujuan penelitian ini dilakukan yaitu untuk menyusun dan mendeskripsikan proses prototype (rancang bangun), validitas dan efektifitas media website dalam konseling cognitive behavioral untuk mengatasi kecemasan belajar siswa SMA. Jenis penelitian inioadalah penelitian dan pengembangani atau Research and Development (R&D). Desain pengembangan yang digunakan pada penelitian ini adalah model ADDIE yang terdiri dari lima tahap yaitu Analysis, Design, Development, Implementasi, dan Evaluation. Penelitian ini dilakukan di SMA, Negeri 2 Bangli tentang pengembangan media website dalam konseling cognitive behavioral untuk mengatasi kecemasan belajar siswa yang dilatar belakangi oleh banyaknya peserta didik yang mengalami permasalahan kecemasan serta kurangnya pemanfaatan media layanan bimbingan konseling oleh guru BK di sekolah. Subjek pada penelitian ini yaitu terdiri dari 1 ahli media, 1 ahli materi, 3 guru BK dan 32 peserta didik kelas X Mipa 2 di SMA N 2 Bangli. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan lembar kuesioner validasi uji konten dan kuesioner uji implementasi peserta didik. Pengembangan media website konseling ini menggunakan aplikasi goggle site. Pemilihan aplikasiiini didasarkan pada penggunaannya yang mudah serta bisa menggabungkan aplikasi pendukung media yang lain. Penelitian ini menggunakan uji validitas konten dengan teknik analisis yangomengacu pada formula Robert Gregory, dan validitas implementasi dengan menggunakan rumus uji t. Berdasarkan analisis data tersebut, maka didapatkan hasil persentase dari ahli media 95% dan ahli materi 88,3% dengan jumlah rerata persentase keduanya yaitu 91,63% sehingga dikatagorikan sangat baik. Hasil Validasi dari tiga guru BK didapatkan hasil persentase yaitu 92,36% dengan katagori sangat baik. Serta responden peserta didik didapatkan hasil perhitungan uji t yaitu didapatkan thit 92 < ttab 1,98 dengan taraf signifikansi 0,05. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa media website dalam konseling cognitive behavioral untuk mengatasi kecemasan belajar siswa SMA N 2 Bangli berada pada katagori sangat baik, sehingga tergolong valid dan praktis untuk diterapkan disekolah oleh guru BK dan siswa dalam membantu layanan bimbingan konseling. Berdasarkan kesimpulan tersebut adapun saran yang disampaikan oleh peneliti yaitu diharapkan media BK ini dapat membantu guru BK dan siswa dalam mengatasi kecemasan belajar lebih praktis dan efektif serta diharapkan juga penelitian ini dapat dijadikan pedoman untuk peneliti selanjutnya dalam mengembangan media BK.
Pengembangan Modul Konseling Kelompok Dengan Strategi Self-Management Untuk Meningkatkan Disiplin Belajar Siswa Wida Safirah; Dewi Arum Widhiyanti Metra Putri; Kadek Suranata
Jurnal Bimbingan dan Konseling Indonesia Vol 7 No 3 (2022): Jurnal Bimbingan dan Konseling Indonesia
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jurnal_bk.v7i3.1451

Abstract

Abstract: This research is a research and development. The product developed is a Group Counseling Module with Self Management Strategy to Improve Student Discipline. The procedure in this development uses the 4D development model proposed by Thiagarajan, namely as follows: (1) Define Phase, (2) Design Phase, (3) Development Phase (Develop), (4) Disseminate Phase ). This study involved the subject of 5 experts in counseling guidance including 3 Counseling Guidance Lecturers FIP Undiksha and 2 Counseling Guidance Teachers at Senior High School 1 Sapeken. Based on expert calculations, CVR (Content Validity Index) was obtained. To test the acceptability of this group counseling module, the researcher involved 10 high school counseling teachers as subjects. Furthermore, to test the effectiveness of the group counseling module, the researcher involved 10 students as subjects. The guidebook which was developed from 22 instrument items used to assess content validity (CVI), stated that the group counseling module with self-management strategies to improve learning discipline had good validity for each item. Assessment of the validity of the content of the counseling module is critical to find out whether it is feasible to use. The value obtained regarding the module acceptance test is 3.63 and has a B (Good) score. Hypothesis testing shows that the Development of Group Counseling Modules With Self-Management Strategies To Improve Learning Discipline with a t-count of 2.578 with a significance level of 0.05 and an ES value of 0.83 which is included in the High ES category Abstrak: Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research & Development). Produk yang dikembangkan adalah Modul Konseling Kelompok dengan Strategi Self Management untuk Meningkatkan Disiplin Siswa. Prosedur dalam pengembangan ini menggunakan model pengembangan 4D yang dikemukakan oleh Thiagarajan, yaitu “sebagai berikut: (1) Tahap Define, (2) Tahap Design, (3) Tahap Pengembangan (Develop), (4) Tahap Disseminate. Penelitian ini melibatkan subjek 5 orang ahli dalam bimbingan konseling yang terdiri dari 3 orang Dosen Bimbingan Konseling FIP Undiksha dan 2 orang Guru Bimbingan Konseling di SMA Negeri 1 Sapeken. Berdasarkan perhitungan ahli, diperoleh CVR (Content Validity Index). Untuk menguji keberterimaan modul konseling kelompok ini, peneliti melibatkan 10 guru BK SMA sebagai subjek. Selanjutnya untuk menguji keefektifan modul konseling kelompok, peneliti melibatkan 10 siswa sebagai subjek. Buku pedoman yang dikembangkan dari 22 item instrumen yang digunakan untuk menilai validitas isi (CVI), menyatakan bahwa modul konseling kelompok dengan strategi manajemen diri untuk meningkatkan disiplin belajar, memiliki validitas yang baik untuk setiap item. Penilaian validitas isi modul konseling sangat penting dilakukan untuk mengetahui apakah layak digunakan”. Dari nilai yang diperoleh mengenai uji keberterimaan modul sebesar 90,75 dan memiliki nilai A (Sangat Baik). Pengujian hipotesis menunjukkan bahwa Pengembangan Modul Konseling Kelompok Dengan Strategi Self-Management Untuk Meningkatkan Disiplin Belajar dengan t-hitung sebesar 2,578 dengan taraf signifikansi 0,05 dan nilai ES sebesar 0,83 yang termasuk dalam kategori ES Tinggi.
Classical Guidance Service Tools to Increase the Creativity of Junior High School Students Khilmi Mustofa; I Ketut Gading; Dewi Arum Widhiyanti Metra Putri
Bisma The Journal of Counseling Vol. 7 No. 1 (2023): Bisma The Journal of Counseling
Publisher : Department of Guidance and Counseling, FIP, Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/bisma.v7i1.58804

Abstract

The low creativity of students is due to the need for more guidance provided by teachers and counselors, so to overcome these problems, guidance service tools are needed to maximize the development of children's creativity. This study aims to produce a classical guidance service toolkit to increase the creativity of junior high school students. This research belongs to the development research developed using the 4-D development model. The 4-D development model comprises the define, design, development, and dissemination stages. The subjects involved in this study were three lecturers as experts and two guidance and counseling teachers as practitioners. Collecting data in the study was carried out using observation, interviews, and questionnaires. The instrument used is in the form of a student creativity questionnaire. The data obtained in the study were then analyzed using quantitative descriptive analysis techniques through the normality test, homogeneity test, and t-test. The results of data analysis in the study showed that the t-test score was 2.710, and sig. (2-tailed) was 0.009 <0.05, meaning H0 is rejected, and Ha is accepted. Based on these results, the classical guidance service tool effectively increases the creativity of junior high school students.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) BERBANTUAN MIND MAPPING TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS V SD ., I Kadek Agus Suryanata; ., I Kadek Suartama, S.Pd., M.Pd.; ., Dewi Arum Widhiyanti Metra Putri, S.Ps
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10740

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament berbantuan Mind Mapping dengan siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model konvensional pada siswa kelas V di SD Gugus VIII Kecamatan Sawan Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SD Gugus VIII Kecamatan Sawan Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2016/2017 berjumlah 122 siswa. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas V SD Negeri 2 Sudaji yang berjumlah 26 siswa dan siswa kelas V SD Negeri 3 Sudaji yang berjumlah 26 siswa. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan tes berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Dari hasil uji-t diperoleh thitung = 3,85 dan ttabel (db = 50 pada taraf signifikansi 5% ) = 2,021. Hal ini berarti bahwa thitung > ttabel , sedangkan hasil perhitungan rata-rata hasil belajar IPA yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Teams Games Tournament berbantuan Mind Mapping adalah 19,85 lebih besar dibandingkan dengan yang dibelajarkan dengan model konvensional adalah 15,62. Dengan demikian, model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament berbantuan Mind Mapping berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V di SD Gugus VIII Kecamatan Sawan Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT, Mind Mapping, Hasil Belajar IPA This study aimed to determine the differences between of the science learning results of students who take the learning to Teams Games Tournament Coperative model plus mind mapping with students who take the lesson using the conventional model of the fifth grade of SD Cluster VIII, Subdistrict of Sawan, Buleleng Regency, in The Academic Year 2016/2017. The study was quasi-experimental. The population of this study was the all of the students that was 122 students in the fifth grade of of SD Cluster VIII, Subdistrict of Sawan, Buleleng Regency, in The Academic Year 2016/2017. The Samples of this research are students of class V SD No.2 Sudaji, which amounted to 26 students and students of class V SD No.3 Sudaji, which amounted to 26 students. Science student learning outcomes data collected by multiple choice tests. Data collected were analyzed using descriptive statistical analysis and inferential statistics (t-test). Judging from the t-test results obtained t count = 3,85 and t table (db = 50 at a significance level of 5%) = 2,021. This means that tcount>t table, while the result of the average calculation science learning outcomes that learning to Teams Games Tournament model plus mind mapping is 19,85 greater than that learned with the conventional model is 15,62. It means that Teams Games Tournament Coperative model plus mind mapping has an effect of students’ achievement in science lesson in the 5th Grade of SD Cluster VIII, Subdistrict of Sawan, Buleleng Regency, in the academic year 2016/2017.keyword : TGT type of cooperative learning model, Mind Mapping, result of science
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 5E BERBANTUAN MIND MAPPING TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA ., I Wayan Pradnya Setiawan; ., I Kadek Suartama, S.Pd., M.Pd.; ., Dewi Arum Widhiyanti Metra Putri, S.Ps
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10841

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar matematika yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran learning cycle 5e berbantuan mind mapping dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional pada siswa kelas V SD semester genap Tahun Pelajaran 2016/2017 di Gugus VII Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen dengan menggunakan desain non-equivalent post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD semester genap Tahun Pelajaran 2016/2017 di Gugus VII Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng. yang berjumlah 90 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling. Data dikumpulkan dengan instrumen tes hasil belajar berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t sampel independen). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thitung = 9,855 dan ttabel (pada taraf signifikansi 5%) =1,684, hal ini berarti bahwa thitung > ttabel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran learning cycle 5e berbantuan mind mapping dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Dari rata-rata hitung, diketahui rata-rata kelompok eksperimen adalah 22,8 dan rata-rata kelompok kontrol adalah 15,318. Hal ini berarti penerapan model pembelajaran learning cycle 5e berbantuan mind mapping berpengaruh positif terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V SD semester genap Tahun Pelajaran 2016/2017 di Gugus VII Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng.Kata Kunci : hasil belajar matematika, learning cycle 5e, mind mapping. This study aimed to know the difference in the results of significant mathematics learning achivement between students who are learn through learning cycle 5E model with mind mapping and students who are learn through conventional models. The research is quasi experimental research using non-equivalent design post-test only control group design. The population of this study is all students of class V in even semester of the year of Study 2016/2017 in Gugus VII, Buleleng Subdistrict, Buleleng District which consists of 90 students. The sample of the research is the V students of SD Negeri 2 Banjar Bali and the V grade students of SD Negeri 1 Kampung Kajanan. Sampling technique used in this study is random sampling technique. Data were collected by multiple choice learning test instruments and were analyzed using descriptive statistical analysis and inferential statistics (independent sample T-test). Based on the data analysis, it is found that tcount = 9,855 and ttable (at significance level 5%) = 1,684. This means that tcount> ttable. So that, it can be said that there are significant differences between group of students who are taught by learning cycle 5E model with mind mapping with groups of students who are taught by conventional learning model. From the average of the count, it is known that the experiment group average is 22,8 and the control group average is 15,318. This means the implementation of learning cycle learning model 5E with mind mapping have a positive effect on the students' mathematics learning outcomes in grade V of the even semester academic year of 2016/2017 in Buleleng District Buleleng VIIkeyword : mathematics learning achivement, learning cycle model 5e, mind mapping
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA SISWA KELAS V SD DI GUGUS III KABUPATEN BULELENG TAHUN PELAJARAN 2016/2017 ., Septian Dwi Mahardika; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd; ., Dewi Arum Widhiyanti Metra Putri, S.Ps
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10846

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar Matematika antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran STAD dan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran konvensional di SD gugus III Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di gugus III Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 101 orang. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 1 dan 2 Padangbulia yang berjumlah 37 orang dan siswa kelas V SD Negeri 1 dan 2 Silangjana yang berjumlah 31 orang. Tehnik pengumpulan data menggunakan tes essay. Data dinalisis dengan menggunakan uji-t. Hasil menunjukkan terdapat perbedaan hasil belajar Matematika antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran STAD dan kelompok siswa yang tidak dibelajarkan dengan menggunakan model pebelajaran STAD, dengan perhitungan thitung = 2,55 > ttabel = 2,42 dengan signifikansi < 0,05. Rata-rata skor hasil belajar Matematika kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran STAD adalah 68,54 lebih tinggi dari pada kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran konvensional yaitu 31,06. Hal ini membuktikan bahwa model pembelajaran STAD berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar Matematika kelas V SD di Gugus III Kabupaten BulelengKata Kunci : STAD, Hasil belajar, Matematika This study aims to know the difference of math learning outcomes between groups of students who are taught with STAD model and group of students who are taught by conventional learning model In grade V of elementary school in Gugus III Buleleng Sub District year 2016/2017 lesson. This type of research is a quasi experiment. The population of this research consists of Grade V Elementary School in Gugus III of Buleleng regency, which is 101 students in academic 2016/2017. The sample of this research were tauht in 4 school which is class V SD Negeri 1 Padangbulia and SD N 2 Padangbulia amount to 35 students and class V SD Negeri 1 Silangjana and SD 2 Silangjana amount to 31 students. Data collection techniques use essay tests. Data were analyzed using t-test. The results showed that there were differences of Math learning outcomes between groups of students who were taught by using STAD model and group of students who were not learned by using STAD, with tcount = 2,55 > ttable = 2,42 with significance < 0,05. The average score of math learning outcomes of the group of students who were studied with STAD model was 68.54 higher than the group of students who were not studied with conventional learning model that is 31,06. This proves that the STAD model has significant effect on the learning outcomes of math Class V SD in Buleleng regencykeyword : STAD, Learning, Math
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE COURSE REVIEW HORAY TERHADAP KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR IPA ., Ketut Rita Supriani; ., I Kadek Suartama, S.Pd., M.Pd.; ., Dewi Arum Widhiyanti Metra Putri, S.Ps
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10930

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keaktifan dan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe course review horay dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan bukan model pembelajaran kooperatif tipe course review horay pada siswa kelas IV di Desa Kalibukbuk Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi experiment) dengan desain Non-equivalen Posttest-Only Control Group Design. Populasi berjumlah 107 orang yang terdiri dari siswa kelas IV di Desa Kalibukbuk, Kecamatan Buleleng. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 50 orang yang dipilih dengan cara group random sampling. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi untuk mengumpulkan data keaktifan belajar dan tes untuk mengumpulkan data hasil belajar. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Rata-rata skor keaktifan kelompok eksperimen adalah 79,125 (kategori baik), sedangkan kelompok kontrol adalah 73,04 (kategori cukup). Rata-rata skor hasil belajar kelompok eksperimen adalah 18,75 (kategori sangat baik), sedangkan kelompok kontrol adalah 15,61 (kategori baik). Berdasarkan analisis data keaktifan, thitung > ttabel (5,993>2,01 pada taraf signifikansi 5%). Sedangkan berdasarkan analisis data hasil belajar, thitung > ttabel (3,408>2,01 pada taraf signifikansi 5%). Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan keaktifan dan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe course review horay dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan bukan model pembelajaran kooperatif tipe course review horay pada siswa kelas IV di Desa Kalibukbuk Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : CRH, keaktifan dan hasil belajar. This research aims to determine the difference of activity and learning outcomes of science between groups of students who are taught by cooperative learning model type course review horay with groups of students who are taught by not model of cooperative learning type course review horay in fourth grade students in Kalibukbuk Village Buleleng Sub District Year 2016/2017. This research type is quasi experiment research with Non-equivalent Posttest-Only Control Group Design design. The population is 107 people consisting of fourth graders in Kalibukbuk Village, Buleleng District. The sample in this study amounted to 50 people selected by group random sampling. The instrument used is an observation sheet to collect learning activity data and tests to collect learning result data. The data obtained were then analyzed using descriptive and inferential statistical analysis techniques (t-test). The average of the experimental group's activity score was 79.125 (good category), while the control group was 73.04 (sufficient category). The average score of the experimental group learning outcomes was 18.75 (very good category), while the control group was 15.61 (good category). Based on analysis of activity data, t count> ttable (5,993> 2.01 at 5% significance level). While based on data analysis of learning outcomes, t count> ttable (3.408> 2.01 at 5% significance level). The results showed that there were significant differences in the activity and learning outcomes of IPA between groups of students who were taught by cooperative learning model of course review horay type with groups of students who were taught by non cooperative learning model of course review horay type in fourth grade students in Kalibukbuk Village, Buleleng Sub District Lesson Year 2016/2017.keyword : CRH, activity and learning outcomes.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DEBATE TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS V ., Luh Rediasih; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd; ., Dewi Arum Widhiyanti Metra Putri, S.Ps
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11010

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keterampilan berbicara pada mata pelajaran bahasa Indonesia yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran debate siswa kelas V di Gugus III Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen dengan rancangan post-testonly control group design. Populasi penelitian ini adalah kelas V SD di Gugus III Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2016/2017. Sampel penelitian ini adalah kelas V SDN 1 dan 2 Padangbulia dan kelas V SDN 1 dan 2 Silangjana yang ditentukan dengan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan dengan metode non-tes. Instrumen penelitian ini yaitu lembar observasi keterampilan berbicara siswa. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan keterampilan berbicara yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajrkan dengan model pebelajaran debate dan siswa yang dibelajarkan dengan model (konvesional) tanpa debat dengan nilai thitung sebesar 1,781> ttabel 1,668. Berdasarkan hasil rata-rata keterampilan berbicara kelompok eksperimen 15,32 lebih besar dari rata-rata keterampilan berbicara kelompok kontrol yaitu 11,90 dapat disimpulkan model pembelajaran debate berpengaruh positif terhadap keterampilan berbicara siswa kelas V SD di Gugus III Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2016/2017. Penelitian ini dapat dijadikan refrensi bagi peneliti lain dalam mengadakan penelitian lebih lanjut model pembelajaran debate, sehingga diperoleh sumbangan ilmu untuk pengembangan pendidikan.Adanya perbedaan keterampilan berbicara siswa kelas V SD di Gugus III Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2016/2017Kata Kunci : model pembelajaran debate, keterampilan berbicara This research aims to discover the significant difference of speaking ability in Bahasa Indonesia lesson among grade V students of gugus III Buleleng regency academic year 2016/2017 who are design. The population of this research are the 5th graders in gugus III Buleleng regency academic year 2016/2017. Sampel of the research are 5th graders students of SDN 1 and 2 Padangbulia and SDN 1 and 2 Silangjana using simple random sampling. Non-test method is used to collect the data of the research. The instruments are observation sheets of students speaking ability. The data is analyzed by using descriptive statistic analysis and test-t inferential statistics. The result of this study shows there significant differences of speaking ability between students taught by convetional method and debate model method with thitung score 1,781 > ttabel 1,668. Based on the average of experiment’s group have 15,32 bigger than the average score of the control group which only 11,90.It can be concluded that debate method has positive effect towards to speaking ability of gugus III Buleleng regency’s 5th graders academic year 2016/2017. This researchof study is able to be used as a reference to have further researches that is using debate method and it is beneficial for education development. Diferences of 5th graders speaking ability of gugus III Buleleng regency academic year 2016/2017keyword : debate learning model, speaking skills
PROGRAM KELAS INSPIRASI KEMATANGAN KARIR BAGI SISWA SMK DI KOTA SINGARAJA Putri, Dewi Arum Widhiyanti Metra; Dantes, Kadek Rihendra; Dantes, Nyoman
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 12 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v12i2.58870

Abstract

Kematangan karir merujuk pada kesiapan untuk membuat pilihan karir yang tepat, mencakup pengetahuan tentang pekerjaan, tentang diri dan pengambilan keputusan. Hal ini terutama penting bagi siswa di jenjang sekolah menengah atas. Program Kelas Inspirasi menjadi salah satu bentuk dukungan bagi sekolah dalam mengembangkan hal ini. Program kelas inspirasi yang dilaksanakan di SMK Negeri 1 Singaraja dengan mengundang salah satu alumni yang merupakan profesional di bidang perhotelan dan hospitality bertujuan untuk dapat memberikan motivasi dan memperluas wawasan bagi siswa tentang dunia kerja dan hal-hal penting yang perlu dipersiapkan untuk masa depannya. Metode pelaksanaan kegiatan ini adalah ceramah dengan pemaparan materi tentang hospitality, berbagi pengalaman, dan diskusi. Pada akhir kegiatan, peserta mengisi lembar evaluasi dan kuesioner tentang kematangan karir. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa program ini dapat meningkatkan kematangan karir siswa melalui peningkatan motivasi dan peningkatan wawasan tentang arah karir yang dapat tekuni di masa depan.
Co-Authors ., Ade Indra Prasetia ., Akhmad Anshar ., Anak Agung Istri Benczad Dwija Sari ., I Dewa Gede Agung Permana Putra ., I G A Md Dwi Riyani ., I Gusti Ayu Ratna Dewi ., I Kadek Agus Suryanata ., I Komang Adi Sucita Marta Gunawan ., I Made Dwi Putra Utama ., I Pt Agus Permana p ., I Pt Andre Laksana p ., I PUTU ANDI NURYANA ., I Putu Nata Prawira ., I Wayan Eka Juniarta ., I Wayan Pradnya Setiawan ., Ketut Ayu Praba Putri ., Ketut Rita Supriani ., Km Ratna Santia d ., Komang Raksa Pradnyani ., Komang Sri Nita ., Luh Rediasih ., Made Arba Permana ., Ni Kadek Aryanita De ., Ni Komang Shintia Agustini Purnama_mahas ., Ni Komang Tria Hinduani ., Ni Luh Ayu Suwandewi ., Ni Luh Sri Kembar Yati ., Ni Putu Ayu Eka Mulyawati ., Ni Putu Febry Dilyan ., Ni Putu Nia Diastuti ., Ni Wayan Ari Sufianingsih ., Ni Wayan Ari Suniawati ., Pt Ayu Permatasari ., Putri Majiatulhibah ., Radhitya Annisa ., Romana ., Septian Dwi Mahardika ., Ummahul Haki ., Yudistira Rizqi Adyatma Acharya Khrisnahadi ., Adyatma Acharya Khrisnahadi Anak Agung Ayu Dewi Sutyaningsih ., Anak Agung Ayu Dewi Sutyaningsih Bagus Riyono Fitri Latifatul Khasanah . Gede Agus Dharma Putra . Gede Agus Supriadi . Gusti Lanang Oven Jelistia Putra . I Gede Bayu Umbara Desta . I Gusti Agung Bagus Anggara Putra ., I Gusti Agung Bagus Anggara Putra I Gusti Bagus Alit Putra Padmayana . I Kadek Jendra Sastra Pujawan . I Kadek Jeri Sastrawan . I Kadek Suartama I Kadek Suranata I Ketut Gading I Komang Andi Aswindayana ., I Komang Andi Aswindayana I Nyoman Sangging Dharma Yadnya I Putu Arya Riana Putra . I Putu Edi Sutarjo . I Putu Wahyu Budi Kusuma ., I Putu Wahyu Budi Kusuma I Wayan Angga Mertayasa ., I Wayan Angga Mertayasa I Wayan Handika . I Wayan Midun Ardita . I Wayan Respaida Arimbawa ., I Wayan Respaida Arimbawa I Wayan Wira Arta Kusuma ., I Wayan Wira Arta Kusuma Ignatius I Wayan Suwatra Kade Sathya Gita Rismawan . Kadek Dian Ayu Pusparini ., Kadek Dian Ayu Pusparini Kadek Rihendra Dantes Kadek Suherman Ari Prabawa . Kadek Widiadnyani Ketut Mahendra Cita . Ketut Purnamantari ., Ketut Purnamantari Khilmi Mustofa Komang Meida Depiani . Komang Seniawati . Kwartarini Wahyu Yuniarti Lestari, Prima Harsi Kantun Luh Putu Dita Agustini ., Luh Putu Dita Agustini Luh Putu Widiastuti Dewi ., Luh Putu Widiastuti Dewi M. Agus Santi Purnama . Made Sudarmaya ., Made Sudarmaya Ni Kadek Ari Udayani . Ni Kadek Budini Dwi Apsari . Ni Ketut Suarni Ni Ketut Suarni Ni Komang Ayu Sri Andini . Ni Luh Asri . Ni Luh Dian Sintadewi . Ni Luh Putu Santi Aryani . Ni Made Ayu Dwi Safitri ., Ni Made Ayu Dwi Safitri Ni Made Diah Padmi ., Ni Made Diah Padmi Ni Nyoman Oktavia Ayu S. . Ni Nyoman Pariani Ni Putu Eka Junita Wardani . Ni Putu Ernawati ., Ni Putu Ernawati Ni Wayan Santha Wiyantari Dewi . Ni Wayan Suarningsih . Nyoman Dantes Nyoman Gede Hadi Purnama ., Nyoman Gede Hadi Purnama Pande Kadek Ayu Sugianitri ., Pande Kadek Ayu Sugianitri Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd . Prof. Dr. I Ketut Dharsana,M.Pd . Purwoko, Agus Putu Desi Wulan Pratiwi . Putu Yudi Agus Eryawan . Rahma Widyana S.Pd. ., Putu Ari Dharmayanti, S.Pd. S.Pd. Luh Putu Sri Lestari . Saidah ., Saidah Wayan Tirka Wenty Marina Minza Wida Safirah