Dewi Arum Widhiyanti Metra Putri
Universitas Pendidikan Ganesha

Published : 112 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN KONSELING BEHAVIORAL DENGAN TEKNIK MODELING UNTUK MENINGKATKAN ADVERSITY QUOTIENT SISWA KELAS X 7 DI SMA NEGERI 1 SERIRIT TAHUN AJARAN 2014/2015 ., I Wayan Wira Arta Kusuma; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS; ., Dewi Arum Widhiyanti Metra Putri, S.Ps
Jurnal Jurusan Bimbingan Konseling Undiksha Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jibk.v3i1.5523

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan adversity quotient pada siswa kelas X 7 di SMA Negeri 1 Seririt tahun Ajaran 2014/2015 setelah diterapkan konseling behavioral dengan teknik modeling. Penelitian ini terdiri dari dua siklus, setiap siklus terdiri dari identifikasi, diagnosa, prognosa, treatmen, evaluasi dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X 7 berjumlah 31 orang, yang terdiri dari 11 orang laki-laki dan 20 orang perempuan. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini dengan menggunakan kuesioner dari Stoltz, observasi dan wawancara. Deskripsi data yang diperoleh akan di analisis dengan metode tertentu, yakni dengan menjumlahkan skor dari masing-masing dimensi, sehingga diperoleh skor adversity quotient. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 31 orang siswa, terdapat sembilan orang siswa yang menunjukkan adversity quotient rendah. Pencapaian peningkatan adversity quotient siswa pada siklus I terhadap sembilan orang, yaitu dari skor rata-rata 88,5 meningkat menjadi 135,7. Rata-rata peningkatannya adalah 47,2. Pada siklus II diberikan kembali konseling kelompok kepada sembilan orang siswa. Di siklus II, terlihat peningkatan skor terhadap sembilan siswa tersebut yang awalnya memiliki rata-rata 135,7 mengalami peningkatan dengan rata-rata 143,7 atau dapat dikatakan telah mampu melampaui target yang ditetapkan, yakni dengan skor 135. Rata-rata peningkatan skor dari siklus I ke siklus II adalah 8. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan konseling behavioral dengan teknik modeling dapat meningkatkan adversity quotient siswa kelas X 7 di SMA Negeri 1 Seririt Tahun Ajaran 2014/2015. Kata Kunci : adversity quotient, teknik modeling, konseling behavioral. This research aims to know the adversity quotient increased grade student X 7 SMA Negeri 1 Seririt school year 2014/2015 after applying behavioral counseling with modeling techniques. This research consists of two cycles, there are identification, diagnosis, prognosis, treatmen, evaluation and reflection. The subject in this research are the class X 7. The total of the subject are 31 student, consist of 11 men and 20 women. Method of data collection used questionnaires from Stoltz, observation and interview. Description of the data obtained will be analyzed by using certain method, by summing the scores of each dimension then total them, to get the obtained score adversity quotient. The results of this research showed that the 31 students, there was 9 students who showed low adversity quotient. The achievement of increasing of students adversity quotient in cycle I to nine students, was from average score 88,5 increases to 135,7. The average of increasement 47,2. In cycle II, was given again group counseling to nine students. In cycle II, it showed the increasement of the score of nine students who had average 135,7 increased to be average of 143,7 or it can be said the had been succesfull axceed the target skor 135. The average score of achievement from cycle I to cycle II was 8. Based on this research can be concluded that the application of behavioral counseling by using modeling techniques can increase the adversity quotient of students class X 7 SMA Negeri 1 Seririt in academic year 2014/2015. keyword : adversity quotient, modeling technique, behavioral counseling.
Pengaruh Konseling Behavioral dengan Teknik Latihan Asertif dan Teknik Modeling terhadap Kecenderungan Agresivitas Siswa Kelas X Tata Boga SMK Negeri 2 Singaraja Tahun Pelajaran 2015/2016 ., I Gusti Ayu Ratna Dewi; ., Dewi Arum Widhiyanti Metra Putri, S.Ps; ., Prof. Dr. Nyoman Dantes
Jurnal Jurusan Bimbingan Konseling Undiksha Vol 4, No 1 (2016): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jibk.v4i1.7058

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Pengaruh konseling behavioral dengan teknik latihan asertif dan teknik simbolik modeling dalam menurunkan kecenderungan agresivitas pada siswa kelas X Tata Boga SMK Negeri 2 Singaraja. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X Tata Boga SMK Negeri 2 Singaraja, metode pengambilan sampel yang dipakai pada penelitian ini adalah menggunakan teknik sampling purposif (purposive sampling). Pengumpulan data hanya dilakukan pada kelompok subjek yang memiliki karakteristik sesuai dengan tujuan penelitian yaitu siswa yang memiliki kecenderungan agresivitas tinggi. Dari hasil skor awal (pretest) didapatkan 16 orang yang memiliki kecenderungan agresivitas tinggi, kemudian dibagi menjadi 2 kelompok eksperimen. Rancangan penelitian ini menggunakan “Pretest-Posttest Control Group Design”, hal ini dikarenakan peneliti melakukan perlakuan (treatmen) terhadap suatu kelompok dan dilakukan suatu pretest sebelum perlakuan diberikan dan setelah itu diakhiri dengan posttest. Berdasarkan analisis ditemukan bahwa terdapat perbedaan pengaruh konseling behavioral dalam menurunkan kecenderungan agresivitas siswa kelas X Tata Boga SMK Negeri 2 Singaraja, dengan nilai thitung sebesar 5,017 dan p < 0,05. Dan dari rerata posttest menunjukkan Teknik Simbolik Modeling lebih efektik dalam menurunkan kecenderungan agresivitas siswa dibandingkan dengan Teknik Latihan Asertif. Kata Kunci : Konseling Behavioral, Teknik Latihan Asertif, Teknik Modeling, Kecenderungan Agresivitas. This study was aims to determined 1) An effect of behavioral counseling with assertiveness training techniques and symbolic modeling techniques in reduced the tendency of aggressiveness in 10th class majoring Food and beverage in SMK Negeri 2 Singaraja. The population in this study was all students of 10th class majoring Food and beverage in SMK Negeri 2 Singaraja. The sampling technique used was purposive sampling. Collection of data just on subjects that has characteristics as a purpose of research was students who have a high tendency to aggressiveness. The results of the initial score (pretest) should 16 studenst who have a high tendency to aggressiveness, and then it was divided into two experimental groups. The research design used was "pretest-posttest control group design", because the researcher does treatments to a group and does a pretest before the treatment was given and after it was ended with posttest. Based on the analysis found that there are differences influence behavioral counseling in reducing the tendency the aggressiveness of 10th class majoring Food and beverage in SMK Negeri 2 Singaraja, with t count of 5.017 and p < 0.05 . And the average of posttest shows Symbolic Modeling Techniques more effective to reducing the tendency of student aggressiveness than Engineering Training Assertive.keyword : Behavioral Counseling, Assertive Training Techniques, Modeling Techniques, Trends Aggressiveness
PENERAPAN KONSELING BEHAVIORAL DENGAN TEKNIK RELAKSASI UNTUK MENINGKATKAN SELF NURTURANCE SISWA KELAS VIII.13 SMP N 2 SINGARAJA ., Ni Putu Ernawati; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS; ., Dewi Arum Widhiyanti Metra Putri, S.Ps
Jurnal Jurusan Bimbingan Konseling Undiksha Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jibk.v3i1.5518

Abstract

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Konseling yang bertujuan untuk meningkatkan self nurturance siswa yang rendah dengan penerapan konseling Behavioral dengan teknik relaksasi. Subyek dalam penelitian ini sebanyak 6 orang siswa kelas VIII.13 SMP Negeri 2 Singaraja tahun pelajaran 2014/2015 yang memiliki self nurturance yang rendah. Hasil tersebut diperoleh dari data primer atau data utama yaitu kuesioner dari pra siklus sampai siklus II. Metode observasi atau pengamatan juga digunakan sebagai metode komplementer yang mendukung data primer tersebut. Data primer dalam bentuk kuesioner yang diperoleh dari responden dikumpulkan dan diolah dengan teknik deskriptif analisis. Hasil penelitian dari pra siklus diperoleh rata-rata pencapaian self nurturance terhadap 6 orang siswa sebesar 56,78 % dengan kategori rendah. Pada siklus I terjadi peningkatan dengan rata-rata sebesar 10,55% dengan hasil 2 orang siswa yang dikategorikan sedang dan 4 orang siswa yang dikategorikan rendah sehingga perlu melanjutkan treatmen pada siklus II. Pada siklus II terjadi peningkatan dengan rata-rata peningkatan sebesar 14,37% dengan kategori tinggi. Artinya siswa sudah bisa memahami segala hal yang terkait dengan self nurturance. Data tersebut diperkuat dari hasil pengamatan perubahan perilaku siswa yang diisi oleh peneliti pada setiap siklusnya. Hasil penelitian ini diharapkan siswa dapat mengaplikasikan self nurturance dalam kehidupan sehari-hari, agar siswa dapat memahami diri secara akurat. Kata Kunci : konseling behavioral, relaksasi, self nurturance This study is an action research Counseling that aims to improve students' self-nurturance low with the application of behavioral counseling with relaxation techniques. Subjects in this study were 6 grade students of SMP Negeri 2 Singaraja VIII.13 school year 2014/2015 which have a low self-nurturance. The results obtained from the primary data or main data from the questionnaires pre-cycle to cycle II. Method of observation was also used as a complementary method that supports the primary data. The primary data in the form of questionnaires obtained from respondents was collected and processed with descriptive analysis techniques. The results of the pre-cycle gained an average achievement of self-nurturance to 6 students of 56.78% with a low category. In the first cycle increased by an average of 10.55% with the result 2 students were categorized as moderate and 4 students who are categorized as low so it is necessary to continue treatments on the second cycle. In the second cycle increased to an average increase of 14.37% with a high category. This means that students are able to understand all things related to self-nurturance. The data reinforced the observation of changes in the behavior of students who filled out by researchers at each cycle. The result is expected that students can apply self-nurturance in everyday life, so that students can understand themselves accurately.keyword : behavioral counseling, relaxation, self-nurturance
PENERAPAN KONSELING RASIONAL EMOTIF DENGAN FORMULA ABC UNTUK MENINGKATKAN PERCAYA DIRI SISWA KELAS VIII 2 SMP LABORATORIUM UNDIKSHA 2013/2014 ., I Wayan Handika; ., Dewi Arum Widhiyanti Metra Putri, S.Ps; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS
Jurnal Jurusan Bimbingan Konseling Undiksha Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jibk.v2i1.3725

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan bimbingan konseling dengan prosedur penelitian dilakukan dalam dua siklus, dan setiap siklus terdiri dari tahap identifikasi, diagnosa, prognosa, konseling/treatment, evaluasi/follow up, dan refleksi bertujuan untuk mengetahui peningkatan percaya diri siswa melalui penerapan konseling rasional emotif dengan formula abc. Subjek dalam penelitian ini adalah 4 orang siswa kelas VIII 2 SMP Lab Undiksha..Treatment diberikan sebanyak 3 kali pada siklus I dan 2 kali pada siklus II. Pencapaian percaya diri siswa pada siklus I terhadap 4 orang, yaitu sebesar 20,83% meningkat menjadi 37,5%. Rata-rata peningkatannya adalah 26,94%. Dari hasil tersebut, 2 orang siswa belum memenuhi kriteria ketuntasan sehingga perlu untuk melanjutkan treatment ke siklus II. Pada siklus II pencapaian percaya diri siswa yaitu 16,00% menjadi 21,92% terhadap 2 orang siswa. Keempat orang siswa yang dijadikan subjek penelitian sudah mencapai ketuntasan yang ditentukan karena skor telah melebihi 65%. Berdasarkan hasil yang dicapai tersebut, dapat disimpulkan bahwa hipotesis konseling rasional emotif dengan formula ABC mampu meningkatkan percaya diri siswa yang menunjukkan percaya diri rendah. Kata Kunci : Konseling Rasional Emotif dengan Formula ABC, Percaya Diri This study is an action research study counseling with procedures performed in two cycles, and each cycle consists of the identification, diagnosis, prognosis, counseling / treatment, evaluation / follow-up, and reflection aims to determine the increase in student confidence through the application of rational emotive counseling abc formula. Subjects in this study were 4 2 eighth grade students of SMP Lab Undiksha Treatment given 3 times in the first cycle and 2 times in the second cycle. Achievement confidence of students in the first cycle to 4 people, amounting to 20.83% increased to 37.5%. Average increase was 26.94%. From these results, 2 the student has not met the completeness criteria so it is necessary to proceed to a second cycle of treatment. In the second cycle confident student achievement is 16.00% to 21.92% against 2 students. The four students were used as research subjects has reached mastery scores were defined as exceeding 65%. Based on the results achieved, it can be concluded that the hypothesis of rational emotive counseling with ABC formula able to increase the confidence of students who show low confidence. keyword : Rational Emotive counseling with ABC Formula, Self-Confidence
PENGARUH KONSELING KOGNITIF BEHAVIORAL DENGAN STRATEGI SELF MANAGEMENT TERHADAP SELF AFFILIATION DITINJAU DARI JENIS KELAMIN PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 SINGARAJA ., Ummahul Haki; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS; ., Dewi Arum Widhiyanti Metra Putri, S.Ps
Jurnal Jurusan Bimbingan Konseling Undiksha Vol 8, No 1 (2017): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jibk.v8i1.11085

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model konseling kognitif behavioral dengan strategi self management terhadap self affiliation ditinjau dari jenis kelamin. Sampel penelitian ini adalah 58 siswa yang dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Metode analisis yang digunakan adalah anava dua jalur dengan desain 2x2 faktorial dan t-scheffe. Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan konseling kognitif behavioral antara siswa yang mengikuti strategi self management dengan konseling konvensional terhadap self affiliation (F=7.885; p
EFEKTIVITAS TEORI BEHAVIORAL TEKNIK RELAKSASI DAN BRAIN GYM UNTUK MENURUNKAN BURNOUT BELAJAR PADA SISWA KELAS VIII SMP LABORATORIUM UNDIKSHA SINGARAJA TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., I Putu Edi Sutarjo; ., Dewi Arum Widhiyanti Metra Putri, S.Ps; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS
Jurnal Jurusan Bimbingan Konseling Undiksha Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jibk.v2i1.3740

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konseling behavioral teknik relaksasi dan brain gym dapat menurunkan burnout belajar siswa kelas VIII SMP laboratorium Undiksha Singaraja. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen, Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII.3 dan VIII.5 SMP laboratorium Undiksha Singaraja, yang memiliki burnout belajar tinggi. Rancangan penelitian ini adalah the static group postest design. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner. Kuesioner digunakan untuk mengumpulkan data siswa yang burnout belajar tinggi kemudian dianalisis dengan bantuan SPSS 16.0.Berdasarkan hasil analisis, ditemukan bahwa konseling behavioral dengan teknik relaksasi efektif untuk menurunkan burnout belajar siswa, ini dilihat dari hasil analisis thitung > ttabel dengan taraf signifikan 5% (15,719 > 2,571), dan juga ditemukan bahwa konseling behavioral dengan pendekatan brain gym efektif untuk menurunkan burnout belajar siswa, ini dilihat dari hasil analisis thitung > ttabel dengan taraf signifikan 5% (13,405 > 2,571). Ada perbedaan efektivitas antara kelompok konseling behavioral teknik relaksasi dengan brain gym untuk menurunkan burnout belajar, ini dilihat dari hasil analisis > dengan taraf signifikan 5% (2,406 > 2,306), berdasarkan analisis ini menunjukkan bahwa hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini dapat diterima. Kata Kunci : konseling behavioral, relaksasi, brain gym, burnout This study that aimed to identify counseling behavioral technique relaxation and brain gym to predicted burnout learning class VIII students of SMP Laboratorium Undiksha Singaraja. This study wan an experimental research, the subject of this study were class VIII.3 and VIII.5 of SMP Laboratorium Undiksha Singaraja that have high burnout learning. The design of this study was the static group post test. Method of the data collection was questionaire. The questionaire was used to collect the data of the students which has high learning burnout then was analysed by SPSS16.0.According to the result of analyzed data found that counseling behavioral by relaxation technique was effective to predicted burnout students’ learning, it is can see from the result of count analysed with significant table 5% (15,719>2,571), and also found that counseling behavioral with brain gym approach was effective to predict burnout students’ learning. It is can see from the result of the count table with significant rule 5% (13,405>2,571). There is the defference between counseling behavioral group which relaxation technique with brain gym to predict burnout learning, it is can see from the result of analyzed table with significant rule 5% (2,406>2,306), according to this anlysed showed that this hypothesis could be achieved.keyword : behavioral counseling, relaxation, brain gym, burnout.
PENERAPAN KONSELING BEHAVIORAL DENGAN TEKNIK PENGUATAN POSITIF TERHADAP PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR PADA SISWA BERINTELIGENSI RENDAH ., Fitri Latifatul Khasanah; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS; ., Dewi Arum Widhiyanti Metra Putri, S.Ps
Jurnal Jurusan Bimbingan Konseling Undiksha Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jibk.v2i1.3654

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian Tindakan Bimbingan Konseling yang bertujuan untuk mengetahui penerapan konseling behavioral dengan teknik penguatan positif untuk meningkatkan motivasi belajar pada siswa berinteligensi rendah. Subjek dalam penelitian ini sebanyak 6 siswa kelas VIII 4 SMP Negeri 2 Singaraja. Metode pegumpulan data yang digunakan adalah kuesioner, observasi dan wawancara. Prosedur penelitian dilakukan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap identifikasi, diagnose, prognosa, konseling/treatment, evaluasi dan refleksi. Treatment diberikan sebanyak 3 kali pada masing-masing siklus. Hasil analisis menunjukkan pencapaian motivasi belajar siswa yang berinteligensi rendah pada siklus I terhadap 6 orang yaitu sebesar 52% menjadi 67% dan rata-rata peningkatannya adalah 15%. Dari hasil tersebut 4 orang siswa belum memenuhi kriteria keberhasilan sehingga perlu untuk melanjutkan tindakan ke siklus II. Pada siklus II peningkatan motivasi belajar siswa yang berinteligensi rendah yaitu dari rata-rata 67% menjadi 78% dan peningkatannya adalah 11%. Hasil yang dicapai oleh keenam siswa yang dijadikan subjek penelitian sudah mencapai ketuntasan yang ditentukan karena skor yang diperoleh telah melebihi 70%. Dapat disimpulkan bahwa konseling behavioral dengan teknik penguatan positif mampu meningkatkan motivasi belajar siswa yang berinteligensi rendah. Atas dasr penelitian ini, disarankan kepada guru BK untuk mempertimbangkan layanan konseling behavioral dengan teknik penguatan positif sebagai salah satu alternatif yang dapat digunakan untuk membantu mengentaskan permasalahan siswa khususnya dalam meningkatkan motivasi belajar pada siswa berinteligensi rendah yang menunjukkan motivasi belajar rendah.Kata Kunci : konseling behavioral, teknik penguatan positif, motivasi belajar, siswa berinteligensi rendah The purpose of counseling action research was to determine the application of behavioral counseling with positive reinforcement techniques to increase students' motivation to learn in a low intelligent person. Subjects in this research were 6 students of class VIII SMP Negeri 2 Singaraja. In collected the data, the writer uses questionnaires, observations and interviews. Research procedures conducted in two cycles. Each cycle consists of identification, diagnosis, prognosis, counseling/treatment, evaluation and reflection. Treatment was given 3 times on each cycle. The result of this research showed that the achievement of highly intelligent students' motivation is low on the first cycle of the 6 people in the amount of 52% to 67% and the average increase was 15%. From the results of the four students have not met the criteria of success so it was necessary to continue the action to cycle II. In the second cycle the increase in student motivation highly intelligent low at average of 67% to 78% and the increase was 11%. The results achieved by the six students as research subjects has been determined because achieve mastery scores obtained have exceeded 70%. It is concluded that behavioral counseling with positive reinforcement techniques can improve student motivation highly intelligent low. Upper elementary this study, it is suggested to counseling teachers to consider behavioral counseling services with positive reinforcement techniques as an alternative that can be used to help alleviate the problems of students, especially in improving student learning motivation in the low intelligent person who showed low learning motivation.keyword : behavioral counseling, positive reinforcement techniques, motivation, student highly intelligent low
EFEKTIVITAS MODEL KONSELING BEHAVIORAL TEKNIK LATIHAN ASERTIF DAN TEKNIK PENGUATAN POSITIF DALAM MENINGKATKAN ACADEMIC SELF-EFFICACY PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 2 SINGARAJA TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., I Wayan Midun Ardita; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS; ., Dewi Arum Widhiyanti Metra Putri, S.Ps
Jurnal Jurusan Bimbingan Konseling Undiksha Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jibk.v2i1.3712

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya perbedaan peningkatan academic self-efficacy menggunakan konseling behavioral teknik latihan asertif dengan teknik penguatan positif pada siswa kelas VII SMP Negeri 2 Singaraja. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan penelitian the static group postest design. Sampel penelitian ini adalah 40 orang siswa kelas VII SMP Negeri 2 Singaraja. Untuk memperoleh data, digunakan metode kuesioner, metode observasi, dan metode wawancara untuk melihat siswa yang memiliki academic sel- efficacy rendah. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan bahwa terdapat perbedaan efektivitas peningkatan academic self-efficacy menggunakan konseling behavioral teknik latihan asertif dengan teknik penguatan positif pada siswa kelas VII SMP Negeri 2 Singaraja dilihat dari hasil analisis nitai thitung lebih besar dari ttabel dengan taraf signifikansi 5%. Hal ini berarti bahwa konseling behavioral teknik latihan asertif dan penguatan positif berpengaruh terhadap peningkatan academic self-efficacy.Kata Kunci : konseling behavioral, teknik latihan asertif dan penguatan positif, academic self-efficacy This research aims to investigate the differences in academic self-efficacy enhancement using behavioral counseling assertive training techniques with positive reinforcement techniques in class VII student of SMP Negeri 2 Singaraja. This research is a research design experiments with the static group posttest design. The sample was 40 students of class VII of SMP Negeri 2 Singaraja. To obtain the data, the questionnaire method is used, the observation method, and interview methods to see students who have low academic efficacy cells. Based on the analysis, it was found that there are differences effectivity in academic self-efficacy enhancement using behavioral counseling assertive training techniques with positive reinforcement techniques in class VII student of SMP Negeri 2 Singaraja seen from the results of the analysis the value of t greater is higher than t table with a significance level of 5%. This means that behavioral counseling assertive training techniques and positive reinforcement is affect to increased academic self-efficacy. keyword : behavioral counseling, assertive training techniques and positive reinforcement, academic self-efficacy
EFEKTIVITAS KONSELING BEHAVIORAL DENGAN TEKNIK DESENSITISASI SISTEMATIS DAN MODELING UNTUK MEMINIMALISASI KECEMASAN DALAM MENGHADAPI PRAKERIN SISWA KELAS XI TATA BOGA DI SMK NEGERI 2 SINGARAJA TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., Komang Meida Depiani; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS; ., Dewi Arum Widhiyanti Metra Putri, S.Ps
Jurnal Jurusan Bimbingan Konseling Undiksha Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jibk.v2i1.3730

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya perbedaan efektivitas konseling behavioral dengan teknik desensitisasi sistematis dan modeling untuk meminimalisasi kecemasan dalam menghadapi PRAKERIN siswa kelas XI Tata Boga di SMK Negeri 2 Singaraja. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi exsperiment) dengan rancangan Single factor independent group design. Populasi dalam penelitian ini adalah Siswa kelas XI Tata Boga di SMK Negeri 2 Singaraja Tahun Pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 5 kelas yaitu sebanyak 170 orang. Sampel diambil dengan menggunakan teknik multy stage sampling dengan siswa sebanyak 20 orang. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data kecemasan siswa, yang diperoleh dengan metode kuesioner dan metode observasi untuk melihat siswa yang memiliki kecemasan tinggi. Data kecemasan dianalisis dengan analisis deskriptif dan uji t (independen t test). Semua pengujian hipotesis dilakukan pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan efektivitas konseling behavioral teknik desensitisasi sistematis dengan modeling (t = 0,925; p
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP TINGKAT KEMANDIRIAN DITINJAU DARI URUTAN KELAHIRAN PADA SISWA KELAS X SMA LAB. UNDIKSHA TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., Kade Sathya Gita Rismawan; ., Dewi Arum Widhiyanti Metra Putri, S.Ps; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS
Jurnal Jurusan Bimbingan Konseling Undiksha Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jibk.v2i1.3783

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua terhadap tingkat kemandirian ditinjau dari urutan kelahiran pada siswa kelas X SMA Lab. Undiksha Singaraja tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian Ex Post Facto dengan populasi siswa kelas X SMA Lab. Undiksha Singaraja Tahun Pelajaran 2013/2014. Pengambilan subjek penelitian ini menggunakan teknik Census Study dengan jumlah sampel sejumlah 152 orang siswa. Data dikumpulkan dengan metode kuisioner. Selanjutnya data tersebut dianalisis dengan analisis statisik korelasi product moment dengan memanfaatkan program SPSS 16.0 For Windows. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan pola asuh orang tua terhadap tingkat kemandirian ditinjau dari urutan kelahiran pada siswa kelas X SMA Lab. Undiksha Singaraja tahun pelajaran 2013/2014. Anak sulung memiliki nilai r senilai 0,690 dan signifikansi = 0,000 < 0,05, anak tengah memiliki r senilai 0,629 dan signifikansi = 0,000 < 0,05, anak bungsu memiliki r senilai 0,691 dan signifikansi = 0,000 < 0,05, dan anak tunggal memiliki r senilai 0,856 dan signifikansi = 0,000 < 0,05. Ini berarti terdapat hubungan pola asuh orang tua terhadap tingkat kemandirian anak baik anak sulung, anak tengah, anak bungsu, maupun anak tunggal. Hasil korelasi (r) ini positif berarti terjadi hubungan yang positif antara pola asuh orang tua terhadap tingkat kemandirian anak. Jadi semakin baik pola asuh orang tua maka semakin tinggi pula tingkat kemandirian anak, begitu pun sebaliknya.Kata Kunci : Pola Asuh Orang Tua, Tingkat Kemandirian, Urutan Kelahiran This research aims to determine the relationship of parenting parents to the degree of independence in terms of birth order in class X SMA Lab. Undiksha Singaraja school year 2013/2014. This research is the Ex Post Facto with a population of high school students of class X Lab. Undiksha Singaraja academic 2013/2014. Making the subject of this research is using Census Study techniques with 152 students samples. Data were collected by questionnaire method. Furthermore, the data were analyzed using product moment correlation statistical analysis by using SPSS 16.0 for windows. The results showed that there is a parenting parents relationship to the degree of independence in terms of birth order in class X SMA Lab. Undiksha Singaraja school year 2013/2014. The eldest son has a value of 0.690 and significance valued r = 0.000
Co-Authors ., Ade Indra Prasetia ., Akhmad Anshar ., Anak Agung Istri Benczad Dwija Sari ., I Dewa Gede Agung Permana Putra ., I G A Md Dwi Riyani ., I Gusti Ayu Ratna Dewi ., I Kadek Agus Suryanata ., I Komang Adi Sucita Marta Gunawan ., I Made Dwi Putra Utama ., I Pt Agus Permana p ., I Pt Andre Laksana p ., I PUTU ANDI NURYANA ., I Putu Nata Prawira ., I Wayan Eka Juniarta ., I Wayan Pradnya Setiawan ., Ketut Ayu Praba Putri ., Ketut Rita Supriani ., Km Ratna Santia d ., Komang Raksa Pradnyani ., Komang Sri Nita ., Luh Rediasih ., Made Arba Permana ., Ni Kadek Aryanita De ., Ni Komang Shintia Agustini Purnama_mahas ., Ni Komang Tria Hinduani ., Ni Luh Ayu Suwandewi ., Ni Luh Sri Kembar Yati ., Ni Putu Ayu Eka Mulyawati ., Ni Putu Febry Dilyan ., Ni Putu Nia Diastuti ., Ni Wayan Ari Sufianingsih ., Ni Wayan Ari Suniawati ., Pt Ayu Permatasari ., Putri Majiatulhibah ., Radhitya Annisa ., Romana ., Septian Dwi Mahardika ., Ummahul Haki ., Yudistira Rizqi Adyatma Acharya Khrisnahadi ., Adyatma Acharya Khrisnahadi Anak Agung Ayu Dewi Sutyaningsih ., Anak Agung Ayu Dewi Sutyaningsih Bagus Riyono Fitri Latifatul Khasanah . Gede Agus Dharma Putra . Gede Agus Supriadi . Gusti Lanang Oven Jelistia Putra . I Gede Bayu Umbara Desta . I Gusti Agung Bagus Anggara Putra ., I Gusti Agung Bagus Anggara Putra I Gusti Bagus Alit Putra Padmayana . I Kadek Jendra Sastra Pujawan . I Kadek Jeri Sastrawan . I Kadek Suartama I Kadek Suranata I Ketut Gading I Komang Andi Aswindayana ., I Komang Andi Aswindayana I Nyoman Sangging Dharma Yadnya I Putu Arya Riana Putra . I Putu Edi Sutarjo . I Putu Wahyu Budi Kusuma ., I Putu Wahyu Budi Kusuma I Wayan Angga Mertayasa ., I Wayan Angga Mertayasa I Wayan Handika . I Wayan Midun Ardita . I Wayan Respaida Arimbawa ., I Wayan Respaida Arimbawa I Wayan Wira Arta Kusuma ., I Wayan Wira Arta Kusuma Ignatius I Wayan Suwatra Kade Sathya Gita Rismawan . Kadek Dian Ayu Pusparini ., Kadek Dian Ayu Pusparini Kadek Rihendra Dantes Kadek Suherman Ari Prabawa . Kadek Widiadnyani Ketut Mahendra Cita . Ketut Purnamantari ., Ketut Purnamantari Khilmi Mustofa Komang Meida Depiani . Komang Seniawati . Kwartarini Wahyu Yuniarti Lestari, Prima Harsi Kantun Luh Putu Dita Agustini ., Luh Putu Dita Agustini Luh Putu Widiastuti Dewi ., Luh Putu Widiastuti Dewi M. Agus Santi Purnama . Made Sudarmaya ., Made Sudarmaya Ni Kadek Ari Udayani . Ni Kadek Budini Dwi Apsari . Ni Ketut Suarni Ni Ketut Suarni Ni Komang Ayu Sri Andini . Ni Luh Asri . Ni Luh Dian Sintadewi . Ni Luh Putu Santi Aryani . Ni Made Ayu Dwi Safitri ., Ni Made Ayu Dwi Safitri Ni Made Diah Padmi ., Ni Made Diah Padmi Ni Nyoman Oktavia Ayu S. . Ni Nyoman Pariani Ni Putu Eka Junita Wardani . Ni Putu Ernawati ., Ni Putu Ernawati Ni Wayan Santha Wiyantari Dewi . Ni Wayan Suarningsih . Nyoman Dantes Nyoman Gede Hadi Purnama ., Nyoman Gede Hadi Purnama Pande Kadek Ayu Sugianitri ., Pande Kadek Ayu Sugianitri Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd . Prof. Dr. I Ketut Dharsana,M.Pd . Purwoko, Agus Putu Desi Wulan Pratiwi . Putu Yudi Agus Eryawan . Rahma Widyana S.Pd. ., Putu Ari Dharmayanti, S.Pd. S.Pd. Luh Putu Sri Lestari . Saidah ., Saidah Wayan Tirka Wenty Marina Minza Wida Safirah