Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Konseling Behavioral Dengan Teknik Modeling Untuk Meningkatkan Emotional Intelligence Siswa Pada Kelas X MIA 7 SMA N 4 Singaraja ., I Wayan Angga Mertayasa; ., Dewi Arum Widhiyanti Metra Putri, S.Ps; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS
Jurnal Jurusan Bimbingan Konseling Undiksha Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jibk.v3i1.5725

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas konseling behavioral dengan teknik modeling untuk meningkatkan emotional intelligence siswa pada kelas X MIA 7 SMA Negeri 4 Singaraja. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Bimbingan Konseling. Prosedur penelitian dilakukan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap identifikasi, diagnosa, prognosa, konseling/treatment, evaluasi/follow up dan refleksi. Treatment diberikan sebanyak 3 kali pada masing-masing siklus. Subjek penelitian ini adalah tujuh (7) orang siswa kelas X MIA 7 SMA Negeri 4 Singaraja. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner, observasi dan wawancara. Data yang diperoleh dari responden diolah dengan analisis deskriptif. Hasil analisis menunjukkan pencapaian emotional intelligence siswa pada siklus I terhadap 7 orang siswa yaitu berkisar antara 58.00 sampai 71.20 dengan rata-rata 65.2%. Dari hasil tersebut, 4 orang siswa belum memenuhi kriteria ketuntasan sehingga perlu untuk melanjutkan konseling/treatment ke siklus II. Pada siklus II pencapaian emotional intelligence siswa yaitu sebesar 77.60% sampai 85.20 dan sudah memenuhi syarat ketuntasan yaitu 65%. Jadi ketujuh (7) orang siswa yang dijadikan subjek penelitian sudah mencapai ketuntasan yang ditentukan karena telah melebihi 65%. Berdasarkan hasil yang dicapai tersebut, dapat disimpulkan bahwa konseling behavioral dengan teknik modeling mampu meningkatkan emotional intelligence siswa bagi siswa yang menunjukkan emotional intelligence yang rendah. Atas dasar itu, disarankan kepada guru BK untuk mempertimbangkan layanan konseling behavioral dengan teknik modeling sebagai salah satu alternatif yang dapat digunakan untuk membantu mengentaskan permasalahan siswa khususnya dalam meningkatkan emotional intelligence siswa yang menunjukkan emotional intelligence yang rendah. Kata Kunci : Konseling behavioral, teknik modeling, emotional intelligence This study aims to determine the effectiveness of behavioral counseling by modeling techniques to improve emotional intelligence of students in class X MIA 7 SMAN 4 Singaraja. This type of research is action research Counseling. Research procedures conducted in two cycles. Each cycle consists of stages of identification, diagnosis, prognosis, counseling / treatment, evaluation / follow-up and reflection. Treatment given 3 times in each cycle. The subjects were seven (7) students of class X MIA 7 SMAN 4 Singaraja. Data collection methods used were questionnaires, observations and interviews. Data obtained from the respondent is processed by the descriptive analysis. The analysis showed emotional intelligence achievement of students in the first cycle of the 7 students that ranged from 58.00 to 71.20 with an average of 65.2%. From these results, four students have not met the completeness criteria so it is necessary to continue the counseling / treatment to the second cycle. In the second cycle students' achievement of emotional intelligence in the amount of 77.60% to 85.20 and already qualified completeness is 65%. So the seven (7) the students as research subjects has reached completeness prescribed because it has exceeded 65%. Based on the results achieved, we can conclude that behavioral counseling by modeling techniques can improve students' emotional intelligence for students who demonstrate a low emotional intelligence. On that basis, it is suggested to teachers BK to consider behavioral counseling services with modeling techniques as an alternative that can be used to help alleviate the problems of students, especially in improving the emotional intelligence of students who demonstrate a low emotional intelligence. keyword : behavioral counseling, technique modeling, emotional intelligence.
PENGARUH KONSELING BEHAVIORAL DENGAN TEKNIK LATIHAN ASERTIF DAN TEKNIK MODELING TERHADAP KECENDERUNGAN AGRESIVITAS SISWA KELAS X TATA BOGA SMK NEGERI 2 SINGARAJA TAHUN PELAJARAN 2015/2016 ., I Gusti Ayu Ratna Dewi; ., Dewi Arum Widhiyanti Metra Putri, S.Ps; ., Prof. Dr. Nyoman Dantes
Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling Undiksha Vol 4, No 1 (2016): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Pengaruh konseling behavioral dengan teknik latihan asertif dan teknik simbolik modeling dalam menurunkan kecenderungan agresivitas pada siswa kelas X Tata Boga SMK Negeri 2 Singaraja. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X Tata Boga SMK Negeri 2 Singaraja, metode pengambilan sampel yang dipakai pada penelitian ini adalah menggunakan teknik sampling purposif (purposive sampling). Pengumpulan data hanya dilakukan pada kelompok subjek yang memiliki karakteristik sesuai dengan tujuan penelitian yaitu siswa yang memiliki kecenderungan agresivitas tinggi. Dari hasil skor awal (pretest) didapatkan 16 orang yang memiliki kecenderungan agresivitas tinggi, kemudian dibagi menjadi 2 kelompok eksperimen. Rancangan penelitian ini menggunakan ?Pretest-Posttest Control Group Design?, hal ini dikarenakan peneliti melakukan perlakuan (treatmen) terhadap suatu kelompok dan dilakukan suatu pretest sebelum perlakuan diberikan dan setelah itu diakhiri dengan posttest. Berdasarkan analisis ditemukan bahwa terdapat perbedaan pengaruh konseling behavioral dalam menurunkan kecenderungan agresivitas siswa kelas X Tata Boga SMK Negeri 2 Singaraja, dengan nilai thitung sebesar 5,017 dan p < 0,05. Dan dari rerata posttest menunjukkan Teknik Simbolik Modeling lebih efektik dalam menurunkan kecenderungan agresivitas siswa dibandingkan dengan Teknik Latihan Asertif. Kata Kunci : Konseling Behavioral, Teknik Latihan Asertif, Teknik Modeling, Kecenderungan Agresivitas. This study was aims to determined 1) An effect of behavioral counseling with assertiveness training techniques and symbolic modeling techniques in reduced the tendency of aggressiveness in 10th class majoring Food and beverage in SMK Negeri 2 Singaraja. The population in this study was all students of 10th class majoring Food and beverage in SMK Negeri 2 Singaraja. The sampling technique used was purposive sampling. Collection of data just on subjects that has characteristics as a purpose of research was students who have a high tendency to aggressiveness. The results of the initial score (pretest) should 16 studenst who have a high tendency to aggressiveness, and then it was divided into two experimental groups. The research design used was "pretest-posttest control group design", because the researcher does treatments to a group and does a pretest before the treatment was given and after it was ended with posttest. Based on the analysis found that there are differences influence behavioral counseling in reducing the tendency the aggressiveness of 10th class majoring Food and beverage in SMK Negeri 2 Singaraja, with t count of 5.017 and p < 0.05 . And the average of posttest shows Symbolic Modeling Techniques more effective to reducing the tendency of student aggressiveness than Engineering Training Assertive.keyword : Behavioral Counseling, Assertive Training Techniques, Modeling Techniques, Trends Aggressiveness
PENERAPAN TEKNIK TUTOR SEBAYA GUNA MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA KELAS VIII-1 SMP LABORATORIUM UNDIKSHA ., Ni Kadek Ari Udayani; ., Dewi Arum Widhiyanti Metra Putri, S.Ps; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS
Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling Undiksha Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan bimbingan konseling (Action Research In Counseling) yang dilakukan dalam dua siklus, yaitu siklus I dan siklus II dengan tujuan untuk mengetahui minat belajar yang dialami oleh siswa kelas VIII-1 SMP Lab Undiksha Singaraja dan untuk mengetahui keefektivan teknik tutor sebaya guna meningkatkan minat belajar siswa kelas VIII-1 SMP Lab Undiksha Singaraja. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah berupa pedoman observasi sebagai alat pengumpulan data pendukung dan kuesioner sebagai alat pengumpulan data utama. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan minat belajar setelah diberikan bimbingan belajar melalui tutor sebaya. Hal ini dilihat dari peningkatan minat belajar yang diperoleh siswa setelah diberikan tindakan. Peningkatan minat belajar dilihat dari pencapaian minat belajar yaitu dari skor rata-rata 42,77% menjadi 54,90% pada siklus I dan peningkatan skor rata-rata 54,90% menjadi 73% pada siklus II. Kesebelas siswa yang mengikuti bimbingan belajar telah menunjukkan skor minat belajar ? 65%. Ini membuktikan bahwa bimbingan belajar melalui tutor sebaya apat meningkatkan minat belajar siswa pada mata pelajaran bahasa inggris. Kesimpulannya bahwa bimbingan belajar melalui utor sebaya efektif digunakan untuk meningkatkan minat belajar siswaKata Kunci : Tutor Sebaya, Minat Belajar This research is a counseling action (Action Research in Counseling) done in two cycles, the first cycle and second cycle in order to determine the interest in learning experienced by the students of class VIII-1 junior Lab UNDIKSHA Singaraja and to determine the effectiveness of peer tutoring engineering in order to increase the interest of students of class VIII-1 junior Lab UNDIKSHA Singaraja. Data collection methods used were in the form of the observation as a means of supporting data collection and questionnaire as the main data collection tool. The results showed an increased interest in learning after a given a tutoring through peer tutoring. It is seen from the increase in students' learning interest acquired after the given action. Improving learning achievement of learning interest seen from that of an average score of 42.77% to 54.90% in the first cycle and an increase in the average score of 54.90% to 73% in the second cycle. The eleven students who take tutoring have shown interest in learning the score of ? 65%. This proves that the tutoring through peer tutoring apat increase student interest in the subject of English. The conclusion that peer tutoring through utor effectively used to increase student interest.keyword : Peer tutoring, Learning Interests
PENGARUH MODEL KONSELING RASIONAL EMOTIF TEKNIK RESTRUKTURISASI KOGNITIF DAN TEKNIK LATIHAN ASERTIF TERHADAP SELF DISCLOSURE PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 3 SINGARAJA ., Ni Komang Tria Hinduani; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS; ., Dewi Arum Widhiyanti Metra Putri, S.Ps
Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling Undiksha Vol 4, No 1 (2016): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model konseling rasional emotif teknik restrukturisasi kognitif dan teknik latihan asertif terhadap self disclosure siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Singaraja. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan desain Posttest Only Control Group Design. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik purposive random sampling. Sampel penelitian ini berjumlah 24 siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah rubrik observasi, kuesioner self disclosure, dianalisis dengan teknik analisis statistik t-test non paramterik atau t-Burney dan uji Kruskal Wallis. Hasil penelitian ini yaitu kelompok eksperimen I menghasilkan thitung > ttabel (66,638 > 2,306). Kelompok eksperimen II menghasilkan menghasilkan thitung > ttabel (41,964 > 2,306). Konseling rasional emotif teknik restrukturisasi kognitif dengan teknik latihan asertif memiliki perbedaan skor R1>R2 atau 164>100, hasil hipotesis menunjukkan (20,48 > 5,59). Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa 1) terdapat pengaruh konseling rasional emotif teknik restrukturisasi kognitif terhadap self disclosure siswa, 2) terdapat pengaruh konseling rasional teknik latihan asertif terhadap self disclosure siswa, 3) terdapat perbedaan pengaruh antara konseling rasional emotif teknik restrukturisasi kognitif dengan konseling rasional emotif teknik latihan asertif terhadap self disclosure siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Singaraja, dimana teknik restrukturisasi kognitif lebih berpengaruh dalam meningkatkan self disclosure siswa.Kata Kunci : Konseling Rasional Emotif, Teknik Restrukturisasi Kognitif, Teknik Latihan Asertif, Self Disclosure. This study aimed to determine the effect of rational emotive cognitive restructuring techniques counseling model with assertive exercises techniques on self disclosure of the eighth grade students of SMP Negeri 3 Singaraja. This research was a quasi-experimental research design with Posttest Only Control Group Design. The samples of this study was done by using purposive random sampling. The research sample consisted of 24 students. The data collection methods used were observation rubric, self disclosure questionnaires, analyzed by statistical analysis techniques non paramtrik t-test or t-Burney and Kruskal Wallis test. The results of this study was the first experimental group produced tcount > ttable (66.638> 2.306). The experimental group II produced tcount > ttable (41.964> 2.306). Counseling rational emotive cognitive restructuring techniques with assertive exercise techniques have different scores R1> R2 or 164> 100, the results of hypothesis shows (20.48> 5.59). From the results, it can be concluded that 1) there is an influence of counseling rational emotive technique of cognitive restructuring to self disclosure students, 2) there is an influence of counseling rational techniques assertive training on self disclosure student, 3) there is a difference in effect between counseling rational emotive technique of cognitive restructuring counseling rational emotive techniques asassertive training on self disclosure of the eighth grade students of SMP Negeri 3 Singaraja, where the technique of cognitive restructuring is more influential in improving students' self disclosure.keyword : Rational Emotive Counselling, Cognitive Restructuring Techniques, Assertive Training Techniques , Self Disclosure.
HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR DAN KECENDERUNGAN PRILAKU AGRESIF TERHADAP KEMAMPUAN BERSOSIALISASI SISWA KELAS VII SMP LABORATORIUM UNDIKSHA TAHUN AJARAN 2013-2014 ., I Putu Arya Riana Putra; ., Dewi Arum Widhiyanti Metra Putri, S.Ps; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS
Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling Undiksha Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian Ex Post Facto dengan tujuan untuk mengetahui (1) kontribusi kecenderungan prilaku agresif terhadap kemampuan bersosialisasi siswa kelas VII SMP Laboratorium Undiksha, (2) kontribusi motivasi belajar siswa kelas VII SMP Laboratorium Undiksha. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Laboratorium Undiksha tahun ajaran 2013-2014. Sampel penelitian ini sebanyak 120 orang berdasarkan tabel Robert V. Kejcie dan Darley Morgan yang ditentukan dengan Stratified Proportional Random Sampling dan anggota sampel ditentukan dengan teknik undian. Data motivasi belajar, kecenderungan perilaku agresif dan kemampuan bersosialisasi dikumpulkan dengan menggunakan kuisioner dan dihitung dengan menggunakan teknik statistik yaitu korelasi product moment dan analisis regresi. Hasil penelitian ini menunjukan adanya hubungan antara kecenderungan prilaku agresif dengan kemampuan bersosialisasi siswa kelas VII SMP Laboratorium Undiksha dengan nilai r_1y = 0.380 dengan signifikansi 0.000 hubungan antara motivasi belajar terhadap kemampuan bersosialisasi siswa kelas VII SMP Laboratorium Undiksha dengan nilai r_2y = 0.319 dengan signifikansi 0.000Kata Kunci : kecenderungan perilaku agresif, motivasi belajar, kemampuan bersosialisasi This study was an Ex Post Facto research aimed to investigate 1) The contribution of the aggresivess tendency toward the socialization ability around the VII grade students of SMP Laboratorium Undiksha. 2) The contribution of the learning motivation toward the socialization ability around the VII grade students of SMP laboratorium Undiksha. The population on this study was the VII grade students of SMP Laboratorium Undiksha in the academic year 2013-2014. The sample of this study was established for about 120 students based on the table explained by Robert V. Krijcie and Darley Morgan which the amount of the populasi chosen by Stratified Proportional Random Sampling and the main sample chosen by using lottery. The data of aggresiveness tendency, learning motivation, socialization ability were collected by implementing questionnaire method and analyzed statistically by using the correlation of the product moment and regression analysis. This research indicated that the correlation of the aggresiveness tendency and socialization ability between the VII grade of students in SMP Laboratorium Undiksha with the statistical result r_1y was .380 with the significance .000 and the correlation between learning motivation toward the socialization ability in VII grade students in SMP Laboratorium Undiksha with result of statistical analysis r_2y was .319 with the significance .000keyword : aggresiveness tendency, learning motivation, socialization ability
PENERAPAN KONSELING BEHAVIORAL TEKNIK MODELING MELALUI KONSELING KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS VIII 6 SMPN 2 SINGARAJA TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., Ni Wayan Rumiani; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS; ., Dewi Arum Widhiyanti Metra Putri, S.Ps
Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling Undiksha Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan bimbingan konseling dengan tujuan untuk mengetahui peningkatan motivasi belajar siswa setelah diberikan konseling behavioral teknik modeling. Subjek pelaksanaan penelitian konseling behavioral teknik modeling ini adalah siswa kelas VIII 6 SMPN 2 Singaraja Semester Genap Tahun Pelajaran 2013/2014 yang memiliki motivasi belajar rendah. Siswa yang diberikan konseling behavioral teknik modeling sebanyak 8 orang siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner. Data yang diperoleh dari responden diolah dengan analisis deskriptif. Selanjutnya untuk mengetahui perkembangan siswa dipantau dengan pedoman pengamatan/observasi. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus, setiap siklus terdiri dari tahap identifikasi, diagnosa, prognosa, konseling/treatment, evaluasi/follow up, dan refleksi. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar siswa sebelum tindakan dan sesudah tindakan. Hal ini dilihat dari hasil peningkatan sebelum tindakan dari 70.58% menjadi 85.17%. dan diperoleh peningkatan dari 70.58% menjadi 85.17% pada siklus II . Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling behavioral teknik modeling dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Jadi dapat disimpulkan bahwa semakin baik pemberian konseling behavioral teknik modeling melalui konseling kelompok digunakan dalam menangani siswa yang memiliki motivasi belajar rendah semakin baik hasil yang didapatkan. Kata Kunci : konseling behavioral, teknik modeling, motivasi belajar This action research in counseling aimed at identifying the improvement of students? motivation after given counseling behavioral modeling technique. Subject of the implementation of counseling behavioral modeling technique were VIII 6 class of SMPN 2 Singaraja in the even semester in academic year 2013/2014 who had low learning motivation. There were eight students who were given counseling behavioral modeling technique. The data collection method used was questionnaire. Data obtained from the respondents were analyzed by descriptive analysis. Furthermore, students' progresses were monitored by observation guidelines/observation. This research was conducted in two cycles, each cycle consisted of the identification, diagnosis, counseling/ treatment, evaluation/ follow-up, and reflection. The results of the analysis showed improvement of the students' motivation before and after the action. It can be seen from the result before the action that were 70.58% became 85.17% and there were improvement from 70.58% became 85.17% in cycle II. The results of the study showed that behavioral counseling modeling technique can enhance students' motivation. So, it can be concluded that, the better behavioral counseling through counseling group modeling technique are used in dealing with students who have low motivation, the better results obtained. keyword : behavioral conceling, modelling technical, learning motivation.
PENERAPAN TEORI KONSELING GESTALT DENGAN TEKNIK KURSI KOSONG UNTUK MENINGKATKAN ABASEMENT SISWA KELAS VIII A 2 SMP NEGERI 1 SINGARAJA TAHUN PELAJARAN 2014/2015 ., Ketut Purnamantari; ., Dewi Arum Widhiyanti Metra Putri, S.Ps; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS
Jurnal Jurusan Bimbingan Konseling Undiksha Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jibk.v3i1.5489

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keefektifan teori konseling Gestalt dengan teknik kursi kosong untuk meningkatkan abasement siswa kelas VIII A2 SMP Negeri 1 Singaraja. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan bimbingan konseling (Action Research In Counseling) yang dilakukan dalam dua siklus, yang masing-masing siklus mencakup rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, evaluasi dan refleksi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keefektifan teori konseling Gestalt dengan teknik kursi kosong untuk meningkatkan abasement siswa kelas VIII A2 SMP Negeri 1 Singaraja.Metode pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner sebagai alat pengumpulan data utama serta observasi dan wawancara sebagai alat pengumpulan data pendukung. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan abasement setelah diberikan teori Gestalt dengan teknik kursi kosong. Hal ini dilihat dari peningkatan abasement yang diperoleh siswa setelah diberikan tindakan. Peningkatan abasement dilihat dari pencapaian abasement yaitu dari skor rata-rata 55,5 menjadi 78,83 dan masih berada di katagori rendah hal ini disebabkan karena kurang adanya keseriusan siswa dalam mengikuti bimbingan. Pada siklus II presentase peningkatan 96, hal ini dikarenakan siswa lebih serius dalam mengikuti bimbingan. Keempat siswa yang mengikuti konseling individual telah menunjukan skor ≥ 111. Ini membuktikan bahwa teori konseling Gestalt dengan teknik kursi kosong efektif digunakan untuk meningkatkan abasement siswa. Kata Kunci : Teori Konseling Gestalt, Teknik Kursi Kosong, Abasement The purpose of this research is to know the effectiveness of Gestalt counseling theorywith the empty chair technique to improve abasement grade VIII SMP Negeri 1 A2Singaraja. This research is the research guidance counseling action (Action Research InCounseling) is done in two cycles, each cycle includes a plan of action, the implementation of action, evaluation and reflection. The purpose of this research is to know the effectiveness of Gestalt counseling theorywith the empty chair technique to improve abasement grade VIII SMP Negeri 1 A2Singaraja. Methods of data collection used was a questionnaire as a tool of the maindata collection and observation and interviews as a tool supporting data collection.The data were analyzed using descriptive analysis. Results of the study showed an increase in abasement Gestalt theory after being givenwith the empty chair technique. It is seen from the increase of abasement gainedstudents after the given action. Improvement of abasement as seen from the achievement score abasement of the median score rata 55,5 into 78,83 and still be in the categories are. This is because the lack of seriousness of the student in following the guidance. Cycle II increased an average score of 96, this is because students aremore serious in following the guidance. The four students who follow individualcounseling proves score ≥ 111. This proves that the theory of gestalt counseling withtechniques of empty seats effectively used to increase student abasement. keyword : Gestalt Counseling Theories, techniques of empty seats, Abasement
KONTRIBUSI KEMATANGAN EMOSI DAN PENGARUH TEMAN SEBAYA TERHADAP PERILAKU SOSIAL SISWA KELAS X SMK NEGERI 2 SINGARAJA TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., I Kadek Jendra Sastra Pujawan; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS; ., Dewi Arum Widhiyanti Metra Putri, S.Ps
Jurnal Jurusan Bimbingan Konseling Undiksha Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jibk.v2i1.3696

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian “Ex Post Facto” dengan tujuan untuk mengetahui (1) kontribusi yang signifikan kematangan emosi terhadap perilaku sosial pada siwa kelas X Jasa Boga SMK Negeri 2 Singaraja, (2) kontribusi yang signifikan pengaruh teman sebaya terhadap perilaku sosial siwa kelas X Jasa Boga SMK Negeri 2 Singaraja, dan (3) kontribusi yang signifikan secara bersama-sama antara kematangan emosi dan pengaruh teman sebaya terhadap perilaku sosial siwa kelas X Jasa Boga SMK Negeri 2 Singaraja. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X Jasa Boga SMK Negeri 2 Singaraja dengan N=170. Sampel penelitian ditetapkan 138 responden yang pengambilan sampelnya dilakukan dengan teknik stratified random sampling. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah kematangan emosi dan pengaruh teman sebaya, sedangkan variabel terikat adalah perilaku sosial.Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. Data penelitian selanjutnya dianalisis dengan teknik statistik yaitu korelasi product moment dan analisis regresi ganda dengan bantuan program SPSS 16.0 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan (1) terdapat kontribusi signifikan kematangan emosi terhadap perilaku sosial siswa kelas X Jasa Boga SMK Negeri 2 Singaraja dengan nilai r1y = 0,340. (2) Terdapat kontribusi signifikan pengaruh teman sebaya terhadap perilaku sosial siswa kelas X Jasa Boga SMK Negeri 2 Singaraja dengan nilai r2y = 0,389. (3) Terdapat kontribusi signifikan antara kematangan emosi dan pengaruh teman sebaya secara bersama-sama terhadap perilaku sosial siswa kelas X Jasa Boga SMK Negeri 2 Singaraja dengan nilai F = 18,233 dengan α = 0,000. Besar kontribusi kematangan emosi terhadap perilaku sosial siswa adalah 11,6% dan besar kontribusi pengaruh teman sebaya terhadap perilaku sosial siswa adalah 15,1%. Besar kontribusi secara bersama-sama antara kematangan emosi dan pengaruh teman sebaya terhadap perilaku sosial siswa kelas X Jasa Boga SMK Negeri 2 Singaraja adalah 12,3%. Kata Kunci : kematangan emosi, teman sebaya, perilaku sosial This research was an “Ex Post Facto” which was aimed to know (1) the significant contribution of the emotional maturity to the social behavior of tenth grade students of Jasa Boga at SMK Negeri 2 Singaraja, (2) the significant contribution of the effect of the same age to the social behavior of tenth grade students of Jasa Boga at SMK Negeri 2 Singaraja, (3) the significant contribution of the emotional maturity and the effect of the same age to the social behavior of tenth grade students of Jasa Boga at SMK Negeri 2 Singaraja. The population of this research was the tenth grade students of Jasa Boga at SMK Negeri 2 Singaraja with N= 170. The sample of this research was 138 respondents that were chosen by using stratified random sampling. The free variable in this research was the emotional maturity and the effect of the same age, meanwhile, the bound morpheme was the social behavior. The data were collected by using questionnaire. The data were analyzed by using the product moment correlation and multiple regression analysis that was supported by the use of SPSS 16.0 for windows. The result of the study showed that there is a significant contribution of the emotional maturity to the social behavior of tenth grade students of jasa boga at SMK Negeri 2 Singaraja with the value of r1y = 0,340. (2) there is a significant contribution of the effect of the same age to the social behavior of tenth grade students of jasa boga at SMK Negeri 2 Singaraja with r2y = 0,389. (3) there is a significant contribution of the emotional maturity and the effect of the same age to the social behavior of tenth grade students of jasa boga at SMK Negeri 2 Singaraja with F value = 18,233 and α = 0,000. The contribution of the emotional maturity to the social behavior is 11,6%, the contribution of the effect of the same age to the social behavior is 15,1 %, and the contribution of the emotional maturity and the effect of the same age to the social behavior of tenth grade students of jasa boga at SMK Negeri 2 Singaraja is 12,3%. keyword : emotional maturity, same age, social behavior
PENERAPAN KONSELING BEHAVIORAL DENGAN TEKNIK MODELING UNTUK MENINGKATKAN SELF EXHIBITION SISWA ., I Wayan Respaida Arimbawa; ., Dewi Arum Widhiyanti Metra Putri, S.Ps; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS
Jurnal Jurusan Bimbingan Konseling Undiksha Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jibk.v3i1.5519

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas konseling behavioral dengan teknik modeling untuk meningkatkan Self Exhibition siswa pada kelas VII.11 SMP Negeri 2 Singaraja. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Bimbingan Konseling. Prosedur penelitian dilakukan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap identifikasi, diagnosa, prognosa, konseling/treatment, evaluasi/follow up dan refleksi. Treatment diberikan sebanyak 4 kali pada masing-masing siklus. Subjek penelitian ini adalah enam (6) orang siswa kelas VII.11 SMP Negeri 2 Singaraja. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner, observasi dan wawancara. Data yang diperoleh dari responden diolah dengan analisis deskriptif. Hasil penelitian dari pra siklus diperoleh rata-rata pencapaian self exhibition terhadap 6 orang siswa sebesar 61,77% menjadi 68,22% pada siklus I dan dari 68,22% menjadi 84,12% pada siklus II. Data tersebut menunjukkan bahwa terjadi peningkatan dengan rata-rata sebesar 6,44% dengan hasil 3 orang siswa yang dikategorikan sedang dan 3 orang siswa yang dikategorikan rendah sehingga perlu melanjutkan treatmen pada siklus II. Pada siklus II terjadi peningkatan dengan rata-rata peningkatan sebesar 16% dengan kategori tinggi. Artinya siswa sudah bisa memahami segala hal yang terkait dengan self exhibition. Data tersebut diperkuat dari hasil pengamatan perubahan perilaku siswa yang diisi oleh peneliti pada setiap siklusnya. Hasil penelitian ini diharapkan siswa dapat mengaplikasikan self exhibition dalam kehidupan sehari-hari, agar siswa dapat memahami diri secara akurat Kata Kunci : Konseling behavioral, teknik modeling, self exhibition. This study aims to determine the effectiveness of behavioral counseling by modeling techniques to enhance the Exhibition Self VII.11 grade students at SMP Negeri 2 Singaraja. This type of research is action research Counseling. Research procedures conducted in two cycles. Each cycle consists of stages of identification, diagnosis, prognosis, counseling / treatment, evaluation / follow-up and reflection. Treatment was given 4 times in each cycle. The subjects were six (6) people VII.11 grade students of SMP Negeri 2 Singaraja. Data collection methods used were questionnaires, observations and interviews. Data obtained from the respondent is processed by the descriptive analysis. The results of the pre-cycle gained an average achievement of self-exhibition to 6 students by 61.77% to 68.22% in the first cycle and from 68.22% to 84.12% in the second cycle. The data shows that an increase in the average of 6.44% with the result 3 students who were categorized and 3 students were categorized as low so it is necessary to continue treatments on the second cycle. In the second cycle increased with an average increase of 16% in the high category. This means that students are able to understand all things related to self exhibition. The data reinforced the observation of changes in the behavior of students who filled out by researchers at each cycle. The result is expected that students can apply self exhibition in daily life, so that students can understand themselves accurately. keyword : behavioral counseling, modeling techniques, self exhibition.
PENGARUH KONSELING BEHAVIORAL DENGAN TEKNIK MODELING BERMUATAN CERITA SANGKURIANG MELALUI LESSON STUDY UNTUK MENINGKATKAN SELF ABASMENT PADA SISWA KELAS VIII-14 DI SMP NEGERI 2 SINGARAJA ., I PUTU ANDI NURYANA; ., Prof. Dr. I Ketut Dharsana,M.Pd; ., Dewi Arum Widhiyanti Metra Putri, S.Ps
Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling Undiksha Vol 8, No 1 (2017): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Konseling Behavioral Dengan Teknik Modeling Bermuatan Cerita Sangkuriang Melalui Lesson Study Untuk Meningkatkan Self Abasment Pada Siswa Kelas VIII-14 Di SMP Negeri 2 Singaraja. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi eksperiment) dengan rancangan penelitian ?Nonequivalent Posttest Only Control Group Design?. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik purposive sampling. Sampel penelitian ini berjumlah 21 siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah lembar kuesioner self achievement, dianalisis dengan teknik analisis t-test. Hasil penelitian ini yaitu didapatkan thitung =2,701 dengan signifikansi 0.001 Ini berarti bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Untuk itu, hipotesis ke pertama yaitu teknik modeling bermuatan cerita sangkuriang model Konseling behavioral berpengaruh terhadap self abasment siswa kelas VIII-14 SMP Negeri 2 Singaraja.Kata Kunci : Konseling Behavioral, self abasment, Teknik Modeling his study aims to determine the effect of Behavioral Counseling with Sangkuriang Story Modeling Technique Through Lesson Study To Improve Self Abasment In Grade VIII-14 Students In SMP Negeri 2 Singaraja. This research type is quasi experiment with research design "Nonequivalent Posttest Only Control Group Design". Sampling in this research is done by purposive sampling technique. The sample of this study amounted to 21 students. Data collection method used was self question questionnaire, analyzed by t-test analysis technique. The result of this research is tcount = 2,701 with significance 0.001 This means that Ho is rejected and Ha accepted. For that, the first hypothesis that is modeling techniques charged story sangkuriang model behavioral counseling effect on self-class Abasment students VIII-14 SMP Negeri 2 Singaraja.keyword : Counseling Behavioral, self abasment, Modeling Technique
Co-Authors ., Ade Indra Prasetia ., Akhmad Anshar ., Anak Agung Istri Benczad Dwija Sari ., I Dewa Gede Agung Permana Putra ., I G A Md Dwi Riyani ., I Gusti Ayu Ratna Dewi ., I Kadek Agus Suryanata ., I Komang Adi Sucita Marta Gunawan ., I Made Dwi Putra Utama ., I Pt Agus Permana p ., I Pt Andre Laksana p ., I PUTU ANDI NURYANA ., I Putu Nata Prawira ., I Wayan Eka Juniarta ., I Wayan Pradnya Setiawan ., Ketut Ayu Praba Putri ., Ketut Rita Supriani ., Km Ratna Santia d ., Komang Raksa Pradnyani ., Komang Sri Nita ., Luh Rediasih ., Made Arba Permana ., Ni Kadek Aryanita De ., Ni Komang Shintia Agustini Purnama_mahas ., Ni Komang Tria Hinduani ., Ni Luh Ayu Suwandewi ., Ni Luh Sri Kembar Yati ., Ni Putu Ayu Eka Mulyawati ., Ni Putu Febry Dilyan ., Ni Putu Nia Diastuti ., Ni Wayan Ari Sufianingsih ., Ni Wayan Ari Suniawati ., Pt Ayu Permatasari ., Putri Majiatulhibah ., Radhitya Annisa ., Romana ., Septian Dwi Mahardika ., Ummahul Haki ., Yudistira Rizqi Adyatma Acharya Khrisnahadi ., Adyatma Acharya Khrisnahadi Anak Agung Ayu Dewi Sutyaningsih ., Anak Agung Ayu Dewi Sutyaningsih Arisanti, Desak Putu Novita Bagus Riyono Fitri Latifatul Khasanah . Gede Agus Dharma Putra . Gede Agus Supriadi . Gusti Lanang Oven Jelistia Putra . I Gede Bayu Umbara Desta . I Gede Margunayasa I Gusti Agung Bagus Anggara Putra ., I Gusti Agung Bagus Anggara Putra I Gusti Bagus Alit Putra Padmayana . I Kadek Jendra Sastra Pujawan . I Kadek Jeri Sastrawan . I Kadek Suartama I Kadek Suranata I Ketut Gading I Komang Andi Aswindayana ., I Komang Andi Aswindayana I Nyoman Sangging Dharma Yadnya I Putu Arya Riana Putra . I Putu Edi Sutarjo . I Putu Wahyu Budi Kusuma ., I Putu Wahyu Budi Kusuma I Wayan Angga Mertayasa ., I Wayan Angga Mertayasa I Wayan Handika . I Wayan Midun Ardita . I Wayan Respaida Arimbawa ., I Wayan Respaida Arimbawa I Wayan Wira Arta Kusuma ., I Wayan Wira Arta Kusuma Ignatius I Wayan Suwatra Kade Sathya Gita Rismawan . Kadek Dian Ayu Pusparini ., Kadek Dian Ayu Pusparini Kadek Rihendra Dantes Kadek Suherman Ari Prabawa . Kadek Widiadnyani Ketut Mahendra Cita . Ketut Purnamantari ., Ketut Purnamantari Khilmi Mustofa Komang Meida Depiani . Komang Seniawati . Kwartarini Wahyu Yuniarti Lestari, Prima Harsi Kantun Luh Putu Dita Agustini ., Luh Putu Dita Agustini Luh Putu Widiastuti Dewi ., Luh Putu Widiastuti Dewi M. Agus Santi Purnama . Made Sudarmaya ., Made Sudarmaya Ni Kadek Ari Udayani . Ni Kadek Budini Dwi Apsari . Ni Ketut Suarni Ni Ketut Suarni Ni Komang Ayu Sri Andini . Ni Luh Asri . Ni Luh Dian Sintadewi . Ni Luh Putu Santi Aryani . Ni Made Ayu Dwi Safitri ., Ni Made Ayu Dwi Safitri Ni Made Diah Padmi ., Ni Made Diah Padmi Ni Nyoman Oktavia Ayu S. . Ni Nyoman Pariani Ni Putu Eka Junita Wardani . Ni Putu Ernawati ., Ni Putu Ernawati Ni Wayan Santha Wiyantari Dewi . Ni Wayan Suarningsih . Nyoman Dantes Nyoman Gede Hadi Purnama ., Nyoman Gede Hadi Purnama Pande Kadek Ayu Sugianitri ., Pande Kadek Ayu Sugianitri Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd . Prof. Dr. I Ketut Dharsana,M.Pd . Purwoko, Agus Putu Desi Wulan Pratiwi . Putu Yudi Agus Eryawan . Rahma Widyana Rismawan, Kadek Sathya Gita S.Pd. ., Putu Ari Dharmayanti, S.Pd. S.Pd. Luh Putu Sri Lestari . Saidah ., Saidah Utari Mega Pratiwi, Made Wayan Tirka Wenty Marina Minza Wida Safirah