Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Analisis Tindak Tutur Lokusi dan Ilokusi dalam Cerpen “Corat-Coret di Toilet” Karya Eka Kurniawan: Analysis of Locution and Illocution in the Short Story "Corat-Coret di Toilet" by Eka Kurniawan Martua Reynhat Sitanggang Gusar; Amita Zahara; Baginda Sidabutar; Mira Natasia Novela Sinurat; Anita Septiani Haloho
Boraspati Journal: Journal of Bilingualism, Organization, Research, Articles, Studies in Pedagogy, Anthropology, Theory, and Indigenous Cultures Vol. 1 No. 2 (2025): VOLUME 1 NUMBER 2 FEBRUARY 2025
Publisher : PT. Batak Story Pedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64674/boraspatijournal.v2i1.6

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tindak tutur lokusi dan ilokusi dalam cerpen “Corat-Coret di Toilet” karya Eka Kurniawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk mengeksplorasi bagaimana elemen-elemen bahasa digunakan untuk menyampaikan kritik sosial dalam konteks interaksi mahasiswa. Data dikumpulkan melalui pengamatan terhadap dialog dan coretan yang terdapat dalam cerpen. Hasil analisis menunjukkan bahwa Abstrak ditulis dalam bahasa Indonesia. lokusi berfungsi sebagai pernyataan eksplisit yang mencerminkan pendapat dan ajakan, sementara ilokusi mengungkapkan maksud yang lebih dalam, seperti kekecewaan dan seruan untuk perubahan. Penelitian ini menemukan bahwa penggunaan tindak tutur dalam cerpen ini tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai sarana untuk menyampaikan aspirasi dan kritik terhadap keadaan sosial-politik. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi pada kajian pragmatik dan sastra dengan menyoroti pentingnya tindak tutur dalam memahami dinamika komunikasi di masyarakat kontemporer.
Dampak Interferensi Bahasa Daerah dan Asing pada Penggunaan Bahasa Indonesia Baku: Analisis Kesalahan Berbahasa pada Papan Nama di Medan Maimun: The Impact of Regional and Foreign Language Interference on the Use of Standard Indonesian: A Linguistic Error Analysis of Signboards in Medan Maimun Martua Reynhat Sitanggang Gusar; Novita Sari Hutauruk; Edwin Samosir; Anastasya Nainggolan
Boraspati Journal: Journal of Bilingualism, Organization, Research, Articles, Studies in Pedagogy, Anthropology, Theory, and Indigenous Cultures Vol. 2 No. 1 (2025): VOLUME 2 NUMBER 1 OCTOBER 2025
Publisher : PT. Batak Story Pedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64674/boraspatijournal.v2i3.23

Abstract

Tujuan utama penelitian ini adalah menganalisis dampak interferensi bahasa daerah dan bahasa asing terhadap penggunaan Bahasa Indonesia baku yang termanifestasi dalam kesalahan berbahasa pada papan nama dan iklan di Kecamatan Medan Maimun. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dengan kerangka Analisis Kesalahan Berbahasa (AKB) terhadap korpus data teks visual. Hasil analisis terhadap 14 temuan kesalahan pada tataran Fonologi/Ejaan, Semantik, dan Sintaksis menunjukkan bahwa seluruh penyimpangan disebabkan oleh tekanan linguistik dwi-arah. Pola kesalahan terbagi menjadi Interferensi Horizontal dari bahasa lisan/lokal (Batak & Melayu Medan) yang memicu singkatan non-baku dan ambiguitas semantik; serta Interferensi Vertikal dari bahasa asing (Inggris) yang memicu transfer leksikal dalam konteks komersial. Secara esensial, temuan ini menggarisbawahi adanya kerentanan normatif pada Bahasa Indonesia baku di ruang publik metropolitan. Simpulan ini menegaskan urgensi intervensi regulatif dan edukatif untuk memastikan konsistensi kaidah di tengah kompleksitas sosiolinguistik Kota Medan.
Analisis Pendekatan Humanistik pada Novel “Manusia dan Badainya” Karya Syahid Muhammad: An Analysis of the Humanistic Approach in the Novel “Manusia dan Badainya” by Syahid Muhammad Tamara Indah Siahaan; Tio Elisabeth Sigiro; Megah Eklesia Manurung; Martua Reynhat Sitanggang Gusar
Boraspati Journal: Journal of Bilingualism, Organization, Research, Articles, Studies in Pedagogy, Anthropology, Theory, and Indigenous Cultures Vol. 2 No. 2 (2026): VOLUME 2 NUMBER 2 FEBRUARY 2026
Publisher : PT. Batak Story Pedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64674/boraspatijournal.v3i1.31

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap representasi pendekatan humanistik dalam novel Manusia dan Badainya karya Syahid Muhammad. Permasalahan penelitian berfokus pada bagaimana perjalanan batin tokoh utama merefleksikan nilai-nilai kemanusiaan dalam menghadapi trauma, krisis identitas, dan pencarian makna hidup. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan humanistik. Data berupa kutipan naratif dan dialog tokoh dianalisis melalui teknik baca dan catat serta interpretasi tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan humanistik terepresentasi melalui proses perkembangan psikologis tokoh yang berlangsung secara bertahap, meliputi konflik batin, penerimaan diri, kemandirian emosional, kebebasan memilih, relasi sosial berbasis empati, dan pemaknaan hidup. Novel ini menegaskan bahwa penderitaan tidak menjadi akhir perjalanan manusia, melainkan ruang transformasi menuju pertumbuhan diri dan kesadaran eksistensial. Dengan demikian, Manusia dan Badainya merepresentasikan sastra sebagai medium refleksi kemanusiaan yang menekankan potensi manusia untuk pulih, berkembang, dan membangun makna hidup secara berkelanjutan.
Analisis Psikologi Sastra dalam Novel “Ayah, Ini Arahnya ke Mana, Ya?” Karya Khoirul Trian: A Literary Psychology Study of the Novel Ayah, Ini Arahnya ke Mana, Ya? by Khoirul Trian Martua Reynhat Sitanggang Gusar; Nurhayani Hasugian; Angriza Sihite; Anjelina Sianturi
Boraspati Journal: Journal of Bilingualism, Organization, Research, Articles, Studies in Pedagogy, Anthropology, Theory, and Indigenous Cultures Vol. 2 No. 2 (2026): VOLUME 2 NUMBER 2 FEBRUARY 2026
Publisher : PT. Batak Story Pedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64674/boraspatijournal.v3i1.32

Abstract

Fenomena kehilangan figur orang tua, khususnya ayah, menjadi persoalan psikologis yang kerap memengaruhi proses pembentukan identitas individu dalam kehidupan modern. Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika kepribadian tokoh utama dalam novel Ayah, Ini Arahnya ke Mana, Ya? karya Khoirul Trian berdasarkan perspektif psikologi sastra. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis serta landasan teori psikoanalisis Sigmund Freud. Data penelitian berupa kutipan naratif dan dialog tokoh yang mengandung ekspresi psikologis, kemudian dianalisis melalui struktur kepribadian id, ego, dan superego. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik batin tokoh utama dibentuk oleh dominasi aspek id berupa kerinduan, kecemasan, dan kebutuhan afeksi akibat kehilangan figur ayah. Perkembangan ego berperan dalam proses adaptasi terhadap realitas, penerimaan luka emosional, serta pembentukan makna baru atas kehilangan. Sementara itu, superego hadir sebagai pengontrol moral yang membimbing sikap, tanggung jawab keluarga, dan integritas etis tokoh. Temuan ini menegaskan bahwa novel merepresentasikan proses pendewasaan psikologis melalui negosiasi dinamis antara dorongan emosional, kesadaran realitas, dan nilai moral dalam menghadapi krisis keluarga dan kehidupan dewasa.
Gaya Bahasa sebagai Representasi Pergulatan Eksistensial dalam Novel Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Karya Brian Khrisna: Language Style as the Representation of Existential Struggle in Brian Khrisna’s Novel Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati  Gresia Natasia Purba; Tia Aprinisa Simanjuntak; Naomi Situmorang; Martua Reynhat Sitanggang Gusar
Boraspati Journal: Journal of Bilingualism, Organization, Research, Articles, Studies in Pedagogy, Anthropology, Theory, and Indigenous Cultures Vol. 2 No. 2 (2026): VOLUME 2 NUMBER 2 FEBRUARY 2026
Publisher : PT. Batak Story Pedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64674/boraspatijournal.v3i1.33

Abstract

Penelitian ini berangkat dari persoalan bagaimana gaya bahasa digunakan sebagai sarana representasi pergulatan eksistensial tokoh dalam novel Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati karya Brian Khrisna. Tujuan utama penelitian ini adalah menganalisis fungsi gaya bahasa dalam mengartikulasikan pengalaman eksistensial tokoh. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan stilistika. Data penelitian berupa satuan bahasa yang mengandung gaya bahasa, meliputi kata, frasa, kalimat, dan paragraf, yang dianalisis secara interpretatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya bahasa tidak hanya berfungsi sebagai unsur estetis, tetapi menjadi mekanisme utama dalam mengonkretkan dan mengintensifkan pengalaman batin tokoh. Metafora dan hiperbola mendominasi penggunaan gaya bahasa, berfungsi mengubah penderitaan psikologis yang abstrak menjadi citraan fisik yang kuat. Simile dan personifikasi merepresentasikan alienasi diri serta relasi tokoh dengan dunia yang dirasakan menekan, sedangkan repetisi menandai kebuntuan nalar dan absurditas eksistensial. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa gaya bahasa dalam novel tersebut berfungsi sebagai ruang artikulasi filosofis yang efektif dalam merepresentasikan krisis eksistensial manusia dalam sastra populer kontemporer.