Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Mediator

Komunikasi Persuasif, Kohesi Kelompok, dan Apresiasi Seni Gamelan Sunda: Kasus di Kalangan Mahasiswa Maryani, Anne
Mediator Vol 3, No 2 (2002)
Publisher : FIkom Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode survai dengan unit analisisnya para mahasiswa anggota Lingkung Seni Sundapada tiga perguruan tinggi: Universitas Padjadjaran (Unpad), Universitas Pasundan (Unpas), dan Universitas Langlangbuana (Unla). Variabel bebas yang diteliti adalah (I) komunikasi persuasif pelatih seni gamelan Sunda (XI: kredibilitas, X2: daya tarikpesan, X3: kepribadian anggota); (2) kohesivitas kelompok (X4: ketertarikan anggota pada satu sama lain, X5 : ketertarikan anggota pada kegiatan dan fungsi kelompok); dan (3) Variabel terikat (Y): apresiasi mahasiswa anggota Lingkung Seni Sunda terhadap gamelan Sunda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya hubungan variable X2, X3,dan X4 masing-masing secara terpisah, tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan variable Y. Sedangkan variabel bebas lainnya, baik secara terpisah maupun sebagai satu kesatuan, memiliki hubungan yang signifikan dengan variabel Y.
Karakteristik “Hyperpersonal Communication” dalam “Internet Relay Chat” sebagai Bagian dari “Computer Mediated Comunication” Maryani, Anne
Mediator Vol 7, No 1 (2006): Nomor Syukur
Publisher : FIkom Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Computer-mediated-communication (CMC) probably has become the hottest buzzword in the field of media communication nowadays. CMC has laid the basics of hypersonal communication which interrelating agents and subjects of communication process by virtual communication. Internet Relay Chat, as one of CMC product widely used by public, characterizes hypersonal communication which involved sender-receiver interactions, the channel, and the feedback in a new transmitting mode. Emoticon, digital-based-message, and virtual setting set up the nature of sender and receiver. Moreover, it creates a new landscape of communication and generates new functions of communication media.