Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Pelatihan Eco-Enzyme untuk Pencegahan Blooming Eceng Gondok di Sungai Bengawan Solo Ardana Putri Farahdiansari; Laily Agustina Rahmawati; Mrabawani Insan Rendra; Muhammad Bakhru Tohir; Aulia Dinar Rosyadin
Abdimas Universal Vol. 6 No. 2 (2024): Oktober (In Press)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Balikpapan (LPPM UNIBA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/abdimasuniversal.v6i2.451

Abstract

The Bengawan Solo River has a large and important role in the lives of the people in its flow from Central Java to East Java. However, it turns out that community activities often have an impact on Bengawan Solo, especially regarding pollution and environmental damage. One of the worrying phenomena is the blooming of Water Hyacinth, which occurred due to a long dry season, causing high concentrations of organic waste in river waters at the end of 2023. Increased human activities, including household activities, have resulted in higher amounts of waste being produced from time to time. The large amount of waste entering the river certainly causes an increase in river nutrients, thereby fertilizing Water Hyacinth along Bengawan Solo, including in the Kuncen village area, Padangan sub-district. So that household waste does not cause problems for the environment and health, it is necessary to carry out further processing of the waste. One type of household waste, namely vegetable waste, can be a source of alternative raw materials to be used as eco-enzyme products. LPPM Bojonegoro University in collaboration with Jasa Tirta I carries out community assistance activities by providing education and campaigning for awareness of the importance of maintaining the environmental condition of the Bengawan Solo river. This education and campaign is also aimed at minimizing waste from households, especially organic waste, so that there is no accumulation of nutrients that cause water hyacinth blooms. By implementing this community service, it was found that housewives' insight into managing household waste, especially vegetable scraps, increased, so that the waste could be managed into eco enzymes which are beneficial for the environment.
Penyusunan Peta Informasi Bidang Tanah Di Desa Simorejo Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro Dengan Pemetaan Partisipatif Mrabawani Insan Rendra; Tony Budi Santosa; Rahmad Ramadhan
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v12i2.11274

Abstract

Administrasi pertanahan merupakan salah satu faktor dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Terdiri dari komponen kepemilikan, penggunaan dan nilai lahan yang terintegrasi dalam satu peta pendaftaran. Tahun 2020 Desa Simorejo melaksanakan kegiatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dengan jumlah 2.368 bidang tanah, sedangkan jumlah wajib pajak berjumlah 2.546 bidang tanah. Kegiatan tersebut berdampak pada perbedaan informasi bidang tanah pada PBB-P2. Adanya ketidaksesuaian data informasi bidang tanah tersebut menimbulkan persepsi pada masyarakat dan sering timbul konflik kepemilikan tanah. Perlu adanya evaluasi terkait dengan perbedaan kedua data tersebut. Tujuan kegiatan pengabdian ini yaitu penyusunanan Peta Informasi Bidang Tanah di Desa Simorejo Kecamatan Kanor. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini, yaitu dengan pemetaan partisipatif atau menentukan dan mengumpulkan data bidang tanah melibatkan masyarakat. Hasil dari kegiatan ini mampu untuk mengurangi konflik kepemilikan lahan dan sebagai penunjang untuk perencanaan dan pembangunan di Desa Simorejo
PEMETAAN LAJU EROSI DENGAN PENDEKATAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DI KECAMATAN KEDEWAN KABUPATEN BOJONEGORO Raihan Fiqri Noor Aliffian; Insan Rendra, Mrabawani; Zainuddin
JURNAL TEKNIK Vol. 18 No. 1 (2024): Edisi April 2024
Publisher : JURNAL TEKNIK UNILAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/teknik.v18i1.19666

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi tingkat bahaya erosi. Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan Sistem Informasi Geografis (GIS), Serta Perhitungan Universal Soil Loss Equation (USLE) untuk menilai tingkat bahaya erosi. Hasil dari penelitian ini ditemukan bahwa tingkat bahaya erosi yang paling tinggi mencapai 296,61 hektar, sedangkan untuk tingkat erosi yang paling rendah yang mencakup 3393,37 hektar. Faktor panjang dan kemiringan lereng di kecamatan kedewan berpengaruh pada tingkat bahaya erosi. Perlu adanya penelitian lebih lanjut di kecamatan kedewan, karena penelitian ini hanya menggunakan data sekunder.
Pendekatan Analisis Spasial untuk Deteksi Kerawanan Longsor di Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro Miftakhul Huda, Muhammad; Zainul Ikhwan, Mohammad; Insan Rendra, Mrabawani
INFORMASI (Jurnal Informatika dan Sistem Informasi) Vol 16 No 1 (2024): INFORMASI (Jurnal Informatika dan Sistem Informasi)
Publisher : LPPM STMIK Indonesia Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37424/informasi.v16i1.297

Abstract

Kecamatan Kedungadem adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Bojonegoro yang sering mengalami kejadian tanah longsor. Kejadian tersebut dipicu dengan kondisi topografi curam serta hujan harian yang terjadi dalam kurun waktu yang lama. Tujuan penelitian yang dilakukan yaitu untuk memberikan informasi terkait daerah yang rawan akan bencana tanah longsor dengan pendekatan Sistem Informasi Geografis. Kemudian untuk analisis data menggunakan teknik weighted overlay yang diterapkan pada parameter yang berpengaruh terhadap terjadinya tanah longsor. Penelitian ini juga menambahkan survei lapangan untuk membuktikan tingkat akurasi hasil analisis spasial. Hasil analisis spasial rawan tanah longsor di Kecamatan Kedungadem dibedakan menjadi 4 tingkat kerawanan antara lain tingkat kerawanan rendah memiliki luas area 8.53 km2, untuk tingkat kerawanan sedang memiliki luas area 63.51 km2, pada tingkat kerawanan tinggi memiliki luas area 74.97 km2 dengan dan untuk tingkat kerawanan sangat tinggi memiliki luas area 7.48 km2. Sedangkan hasil survei lapangan di Kecamatan Kedungadem terdapat 6 lokasi kejadian tanah longsor yaitu berada pada Desa Kedungrejo, Desa Geger, Desa Dayu Kidul dan Desa Kedungadem. Lokasi tersebut sesuai dengan hasil analisis spasial dengan berada pada tingkat kerawanan longsor sedang sampai tingkat kerawanan longsor tinggi. Hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai dasar pengampilan keputusan untuk pemerintah dalam upaya mitigasi bencana khususnya bencana tanah longsor.
Pertumbuhan Wilayah Kabupaten Bojonegoro Tahun 2014-2024 Rendra, mrabawani insan; Fernandita Pamungka, Muhammad Rizal; Putri, Aulia Rahmadina
Technologia : Jurnal Ilmiah Vol 15, No 3 (2024): Technologia (Juli)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/tji.v15i3.15789

Abstract

Tujuan Penelitian ini untuk meninjau pertumbuhan wilayah Kabupaten Bojonegoro selama satu dekade, yaitu tahun 2014 hingga 2024. Metode yang digunakan penginderaan jauh dengan teknik klasifikasi citra satelit untuk melihat tran pertumbuhan wilayah selama satu dekade di Kabupaten Bojoengro. Data yang digunakan yaitu citra landsat 8 OLI tahun 2014,2019 dan 2024 dengan menngkombinasi band 7,6,4 untuk mendeteksi pola tutupan lahan. Hasil analisis menunjukkan selama satu dekade dari tahun 2014 hingga tahun 2024 terjadi alih fungsi tutupan lahan menjadi lahan terbangun. Sehingga selama tahun 2014 hingga tahun 2024 terjadi pertambahan luasan lahan terbangun sebanyak 16002,9 hektar.  Fenomena Perubahan lahan non terbangun menjadi lahan terbangun berdampak kepada kesejahteraan dan sosial ekonomi di Kabupaten Bojonegoro
STUDI PENGARUH VARIASI SUHU KALSINASI TERHADAP KANDUNGAN BATU KAPUR PARENGAN KABUPATEN TUBAN Santoso, Toni Budi; Ikhwan, M. Zainul; Al Zakina, Bella Luthfiani; Sujiat, Sujiat; Rendra, Mrabawani Insan; Zainuddin, Zainuddin
Bearing : Jurnal Penelitian dan Kajian Teknik Sipil Vol 9, No 2 (2024): Bearing : Jurnal Penelitian dan Kajian Teknik Sipil
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jbearing.v9i2.9050

Abstract

The industrial and construction worlds utilize a lot of limestone from nature as a material. Easy utilization and abundant materials make limestone always attractive. Conventional processing is still a way to utilize limestone. In order to support more optimal utilization, laboratory-scale analysis is carried out. X-Ray Fluorescence (XRF) is an initial analysis to determine the limestone content. Calcination is carried out on limestone with the aim of changing its properties to be reactive with a planned calcination degree of 500?C. The original condition and conventional heating are used as samples as a comparison to the calcined limestone. The test results showed an increase in CaO content of 3% compared to the initial condition of the limestone, while SiO2 increased by 42%.
Basic Mendeley Training for Citation and Reference List Writing in Scientific Papers Ariyanti, Novi Nur; Rendra, Mrabawani Insan; Saraswati, Aprilia Dwi
Jurnal SOLMA Vol. 13 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v13i3.15586

Abstract

Background: Pelatihan Mendeley bertujuan untuk meningkatkan kemampuan civitas akademika Universitas Bojonegoro khususnya mahasiswa dalam menuliskan sitasi dan daftar pustaka pada karya tulis ilmiah. Pelatihan dilakukan pada 12 Januari 2024 bertempat di Perpustakaan Universitas Bojonegoro, dan diikuti oleh 18 peserta pelatihan. Dengan berkembangnya teknologi tanpa terkecuali pada dunia kepenulisan. Perkembangan ini tentunya memberikan dampak positif, khususnya dalam meminimalisir kesalahan dalam penulisan sitasidan daftar pustaka Metode: Metode pra-penelitian digunakan sebagai bentuk hipotesa sementara mengenai kebutuhan dari peserta pelatihan, acara yaitu pelatihan Mendeley sebagai bentuk menambah pengetahuan dan keterampilan, dan evaluasi, sebagai bentuk evaluasi berjalannya acara untuk meningkatkan pengbdian selanjutnya. Hasil: peserta pelatihan Mendeley memperoleh pengetahuandan keterampilan  baru mengenai Mendeley, sehingga dapat menambahkan nilai pada karya tulis ilmiah mahasiswa. 90% mahasiswa telah menginstal aplikasi mendeley. Kesimpulan: Kegiatan dilaksanakan sesuai dengan skema yang telah dibuat sebelumnya, sehingga ketika pelaksanaan kegiatan berjalndengan baik. 18 peserta pelatihan merupakan peserta aktif yang diperbolehkan untuk bertanya. Selanjutnya setiappertanyaan akan langsung dijawab dan disertai dengan praktik langsung.
ANALISIS KADAR ASPAL OPTIMUM MELALUI MARSHALL TEST MENURUT ASPHALT INSTITUTE MS-2 EDISI III D Santoso, Toni Budi; Ikhwan, M Zainul; Zainuddin, Zainuddin; Sujiat, Sujiat; Al Zakina, Bella Lutfiani; Rendra, Mrabawani Insan
axial : jurnal rekayasa dan manajemen konstruksi Volume 13, Nomor 2, Agustus Tahun 2025
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/axial.v13i2.4620

Abstract

ABSTRAK: Konstruksi perkerasan jalan yang berkualitas sangat dipengaruhi oleh komposisi campuran antara agregat dan aspal yang tepat. Penelitian ini dilakukan untuk menentukan kadar aspal optimum menggunakan metode marshall, yang bertujuan menghasilkan campuran beraspal dengan stabilitas tinggi, flow sesuai spesifikasi, dan daya tahan yang baik terhadap beban lalu lintas berat. Metode yang digunakan meliputi pemeriksaan karakteristik agregat dan aspal, uji CBR dan DCPT untuk menentukan daya dukung tanah dasar, serta pengujian campuran dengan marshall test. Hasil pengujian menunjukkan bahwa agregat memiliki gradasi baik dan memenuhi persyaratan teknis, sementara aspal jenis 60/70 menunjukkan penetrasi rata-rata 62,7, daktilitas 144,5 cm, dan titik lembek 57,5 derajad C. Kadar aspal optimum diperoleh pada titik keseimbangan antara nilai stabilitas maksimum, flow, dan kadar rongga yang sesuai spesifikasi. Kesimpulannya, metode marshall efektif digunakan dalam menentukan komposisi campuran beraspal yang optimal untuk perkerasan jalan yang kuat dan tahan lama. KATA KUNCI : Aspal, Jalan, Agregat, Campuran, Marshall.
Integration of UAV Photogrammetry and GIS in High-Resolution Topographic Mapping of Kedungsari Village, Temayang Subdistrict Rendra, Mrabawani Insan; Adivin, Ahmad; Hadi, Arya Kusuma
Jurnal Teknologi dan Manajemen Vol 6, No 2 (2025): July
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat ITATS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jtm.2025.v6i2.7849

Abstract

This study aims to acquire photogrammetric data for the purpose of generating a slope map of Kedungsari Village. Aerial imagery was captured using a drone flown at a specific altitude with optimal overlap and sidelap settings. To enhance positional accuracy, ground control points (GCP) were established and surveyed using the static method of Geodetic GPS. The data processing workflow involved photo alignment, georeferencing, dense point cloud generation, point cloud classification, digital elevation model (DEM) creation, and orthomosaic generation. The slope map was derived from a Digital Terrain Model (DTM), which was classified into several categories based on slope gradient. The resulting map is expected to serve as a reference for landslide susceptibility analysis and land-use planning
Pengembangan WEBGIS dari pemetaan partisipatif di Desa Kedungsari Kecamatan Temayang Rendra, Mrabawani Insan; Fitriansyah, Hadi; Ikhwan, Mohammad Zainul; Santoso, Toni Budi; Saputra, Ichwan Hadi
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 4 (2025): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i4.32597

Abstract

Abstrak Ketersediaan data geospasial yang akurat di tingkat desa merupakan elemen krusial dalam mendukung perencanaan pembangunan dan pengelolaan sumber daya secara berkelanjutan. Namun, keterbatasan teknis serta rendahnya literasi digital aparatur desa seringkali menjadi penghambat utama. Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pemetaan desa melalui pendekatan partisipatif berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) dan pengembangan WebGIS. Kegiatan dilaksanakan di Desa Kedungsari, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro, dengan melibatkan perangkat desa dan masyarakat setempat. Metode yang digunakan mencakup survei lapangan, diskusi kelompok, digitalisasi data menggunakan QGIS, serta pengembangan platform WebGIS interaktif. Hasil kegiatan menunjukkan Desa Kedungsari mempunyai sisteminformasi berbasis WEB  dengan data penggunaan lahan, infrastruktur, batas wilayah, dan persebaran penduduk. Program ini membuktikan bahwa kolaborasi teknologi dan partisipasi masyarakat mampu mendorong transformasi digital desa secara inklusif dan berkelanjutan serta mendukung proses pengambilan keputusan di tingkat lokal. Kata kunci: pemetaan partisipatif; WebGIS; data spasial; pembangunan desa; QGIS Abstract Accurate geospatial data at the village level is essential for effective development planning and sustainable resource management. However, limited technical capacity and low digital literacy among village officials often hinder its implementation. This community engagement initiative aims to strengthen spatial data infrastructure through a participatory mapping approach based on Geographic Information Systems (GIS) and the development of an interactive WebGIS platform. The program was conducted in Kedungsari Village, Temayang Subdistrict, Bojonegoro Regency, involving local officials and community members. The methodology included field surveys, focus group discussions, spatial data digitization using QGIS, and the design of a web-based GIS system. The results demonstrated a significant improvement in local awareness regarding the importance of spatial information, along with the creation of detailed digital maps covering land use, infrastructure, administrative boundaries, and household distribution. The WebGIS platform enables broader access to spatial information, enhances public transparency, and supports data-driven decision-making processes at the village level. This program illustrates how the integration of technology and community participation can foster inclusive and sustainable digital transformation in rural areas. Keywords: participatory mapping; WebGIS; spatial data; village development; QGIS.