Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

POTENSI RESAPAN AIR TANAH DI KABUPATEN BOJONEGORO DENGAN PENDEKATAN GIS Kholis, Ahmad Nur; Rendra, Mrabawani Insan
RADIAL : Jurnal Peradaban Sains, Rekayasa dan Teknologi Vol. 10 No. 2 (2022): RADIAL: JuRnal PerADaban SaIns RekAyasan dan TeknoLogi
Publisher : Universitas Bina Taruna Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37971/radial.v10i2.285

Abstract

Abstrak: Potensi Resapan Air Tanah di Kabupaten Bojonegoro dengan pendekatan GIS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui wilayah potensi resapan air tanah di Kabupaten Bojonegoro. Metode yang digunakan yaitu pembobotan dan skoring dengan pendekatan GIS. Data yang digunakan yaitu Penggunaan Lahan, Kelerengan, Curah Hujan dan Jenis Tanah sesuai dengan aturan P.32/MENHUT‒II/2009. Analisis yang digunakan yaitu overlay dari semua parameter secara spasial. Hasil menunjukkan bahwa Potensi Resapan Air Tanah Kabupaten Bojonegoro berada di Wilayah Selatan dengan skor lebih dari 48, kemudian luas area 2.76 km2. Kemudian nilai skor 33-39 mendominasi luas sebarannya dengan kriteria kondisi resapan air agak kritis mempunyai luas wilayah 101,222 km2. Lalu area kedua mempunyai skor kurang 32 yang memiliki luas sebaran 81.683 km2 dengan kondisi sangat kritis. Untuk menunjang perencanaan dalam penyediaan air, penelitian ini dapat digunakan sebagai dasar untuk perencanaan dimasa yang akan datang. Kata kunci: Potensi Air Tanah; Resapan Air Tanah: Overlay; Wilayah Resapan. Abstract: Potential of Groundwater Absorption in Bojonegoro Regency with GIS Approach. This study aims to determine the potential area for groundwater recharge in Bojonegoro Regency. The method used is weighting and scoring with a GIS approach. The data used are Land Use, Slope, Rainfall and Soil Type in accordance with the rules P.32/MENHUT-II/2009. The analysis used is a spatial overlay of all parameters. The results show that the Groundwater Absorption Potential of Bojonegoro Regency is in the Southern Region with a score of more than 48, then the area is 2.76 km2. Then the score value 33-39 dominates the distribution area with the criteria for the condition of slightly critical water absorption having an area of ​​101,222 km2. Then the second area has a score of less than 32 which has a distribution area of ​​81,683 km2 with very critical conditions. To support planning in water supply, this research can be used as a basis for planning in the future. Keywords: Groundwater Potential; Groundwater Infiltration: Overlay; Infiltration Area
Pembuatan Pupuk Organik Cair dari Limbah Tahu untuk Mencegah Pertumbuhan Eceng Gondok di Sungai Bengawan Solo Farahdiansari, Ardana Putri; Rahmawati, Laily Agustina; Insan Rendra, Mrabawani; Dewi, Efa Ranggata; Rosyadin, Aulia Dinar
Jurnal SOLMA Vol. 13 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v13i2.14685

Abstract

Background: Terjadinya kemarau berkepanjangan dan tersedianya bahan organik yang melimpah akibat limbah UMKM di sekitar perairan Bengawan Solo, memicu organisme perairan, seperti Eceng Gondok, dapat hidup dan beradaptasi dengan baik di perairan tersebut. Perkembangan Eceng Gondok menjadi sangat cepat, bahkan menjadi tidak terkendali yang disebut blooming Enceng Gondok sehingga mengganggu fungsi Bengawan Solo. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengurangi limbah tahu cair yang masuk ke dalam aliran sungai. Metode: Pengadaan pelatihan dan pendampingan kepada masyarakat yang tinggal di area Bengawan Solo yaitu melalui pembuatan Pupuk Organik Cair yang menggunakan bahan dasar limbah cair dari UMKM Tahu. Pelatihan akan melibatkan 10 para pemilik UMKM dan sekitar 15 masyarakat dan berlokasi di Balai Desa Kuncen. Hasil: Diharapkan kegiatan ini telah membuka wawasan masyarakat termasuk pelaku UMKM agar menyadari bahaya limbah tahu untuk kelestarian Sungai. Selain itu supaya masyarakat juga turut mendayagunakan limbah tahu menjadi produk yang lebih bermanfaat, selain mampu mengurangi dampak buruk terhadap lingkungan. Kesimpulan: Pengelolaan limbah cair dari UMKM Tahu ternyata mampu meningkatkan nilai fungsi serta nilai ekonomis limbah cair tahu sekaligus mengurangi dampak buruk kepada lingkungan khususnya Sungai Bengawan Solo.
Kebutuhan Lahan Parkir Kendaraan Bermotor Roda Dua di Pasar Tradisional Ngumpakdalem Kabupaten Bojonegoro Rendra, Mrabawani Insan
JURNAL SIPIL SAINS Vol 13, No 1 (2023)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v13i1.5132

Abstract

Lahan parkir merupakan tempat untuk memberikan rasa aman terhadap pemilik kendaraan bermotor. Perlu adanya kajian terkait dengan kebutuhan lahan parkir di Kawasan Pasar Pradisional Tradisional. Hal tersebut untuk menunjang aktivitas dalam berdagang dikawasan datersebut dan memberikan rasa aman terhadap penjual dan pembeli. Tujuan penelitian ini yaitu menghitung kebutuhan lahan parkir di Kawasan Pasar Tradisional Ngumpakdalem. Untuk menghitung kebutuhan lahan parkir metode yang digunakan yaitu pengamatan langsung dengan menghitung Volume parkir, Durasi, Kapasitas, Indeks. Hasil menunjukkan bahwa Volume parkir paling tinggi 245 pengunjung, sedangkan durasi parkir paling tinggi rata-rata 1,40/jam. Kemudian kapasitas statis parkir cukup menampung 60 unit kendaraan, dan kapasitas dinamis paling tinggi dengan nilai 311,45 pada hari sabtu dan kamis. Untuk indeks parkir presentase paling tinggi pada hari minggu dengan presentase 111,66 %. Kebutuhan lahan parkir di Pasar Tradisional Ngumpakdalem sesuai dengan perhitungan yaitu 200 m2
Identifikasi Faktor Perubahan Bidang Tanah dalam Lingkup Administrasi Pertanahan dengan Pendekatan Sistem Informasi Geografis Rendra, Mrabawani Insan
Jurnal Kridatama Sains dan Teknologi Vol 6 No 01 (2024): JURNAL KRIDATAMA SAINS DAN TEKNOLOGI
Publisher : Universitas Ma'arif Nahdlatul Ulama Kebumen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53863/kst.v6i01.1080

Abstract

This study aims to identify the factors influencing changes in land parcels related to land registration and land and building taxes. The methodology employed involves a spatial approach to changes in land parcels related to land administration, particularly land registration, and property taxes. The results indicated that the number of parcels changed is primary attributed to the division of joint rights, that used to known as "warinsan". furthermore, the factor of land use in residential areas exhibits the highest rate of change, accounting for 70%. The alteration of land parcels is primarily caused by the subdivision of land, constituting 72% of the cases, located proximately to village roads, lanes, or alleys
POTENSI RESAPAN AIR TANAH DI KABUPATEN BOJONEGORO DENGAN PENDEKATAN GIS Kholis, Ahmad Nur; Rendra, Mrabawani Insan
RADIAL : Jurnal Peradaban Sains, Rekayasa dan Teknologi Vol. 10 No. 2 (2022): RADIAL: JuRnal PerADaban SaIns RekAyasan dan TeknoLogi
Publisher : Universitas Bina Taruna Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37971/radial.v10i2.285

Abstract

Abstrak: Potensi Resapan Air Tanah di Kabupaten Bojonegoro dengan pendekatan GIS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui wilayah potensi resapan air tanah di Kabupaten Bojonegoro. Metode yang digunakan yaitu pembobotan dan skoring dengan pendekatan GIS. Data yang digunakan yaitu Penggunaan Lahan, Kelerengan, Curah Hujan dan Jenis Tanah sesuai dengan aturan P.32/MENHUT‒II/2009. Analisis yang digunakan yaitu overlay dari semua parameter secara spasial. Hasil menunjukkan bahwa Potensi Resapan Air Tanah Kabupaten Bojonegoro berada di Wilayah Selatan dengan skor lebih dari 48, kemudian luas area 2.76 km2. Kemudian nilai skor 33-39 mendominasi luas sebarannya dengan kriteria kondisi resapan air agak kritis mempunyai luas wilayah 101,222 km2. Lalu area kedua mempunyai skor kurang 32 yang memiliki luas sebaran 81.683 km2 dengan kondisi sangat kritis. Untuk menunjang perencanaan dalam penyediaan air, penelitian ini dapat digunakan sebagai dasar untuk perencanaan dimasa yang akan datang. Kata kunci: Potensi Air Tanah; Resapan Air Tanah: Overlay; Wilayah Resapan. Abstract: Potential of Groundwater Absorption in Bojonegoro Regency with GIS Approach. This study aims to determine the potential area for groundwater recharge in Bojonegoro Regency. The method used is weighting and scoring with a GIS approach. The data used are Land Use, Slope, Rainfall and Soil Type in accordance with the rules P.32/MENHUT-II/2009. The analysis used is a spatial overlay of all parameters. The results show that the Groundwater Absorption Potential of Bojonegoro Regency is in the Southern Region with a score of more than 48, then the area is 2.76 km2. Then the score value 33-39 dominates the distribution area with the criteria for the condition of slightly critical water absorption having an area of ​​101,222 km2. Then the second area has a score of less than 32 which has a distribution area of ​​81,683 km2 with very critical conditions. To support planning in water supply, this research can be used as a basis for planning in the future. Keywords: Groundwater Potential; Groundwater Infiltration: Overlay; Infiltration Area
Strategi Penurunan Stunting dengan Mengoptimalkan Peran Ibu Rumah Tangga melalui Penyuluhan DASHAT Putri Farahdiansari, Ardana; Agustina Rahmawati, Laily; Insan Rendra, Mrabawani
Jurnal SOLMA Vol. 13 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v13i1.14439

Abstract

Pendahuluan: Pemenuhan gizi tentunya bersumber dari ketersediaan dan akses terhadap pangan bergizi, di mana hal ini menjadi peranan penting bagi seorang ibu untuk menjadi penentu akses pangan bergizi harian bagi keluarga. Studi ini bertujuan untuk meningkatkan ketersediaan dan akses terhadap pangan bergizi. Metode: Metode kegiatan dilakukan melalui pendampingan secara langsung kepada para peserta target yaitu para ibu rumah tangga, ibu PKK serta kader Posyandu di desa Semenpinggir, kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro. Hasil: Para ibu rumah tangga, ibu PKK serta kader Posyandu di desa Semenpinggir, kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro menjadi lebih paham tentang menu makanan sehat melalui DAHSAT ini. Kesimpulan: Kegiatan ini berhasil menambah wawasan para ibu rumah tangga dalam mengenali jenis-jenis bahan pangan yang tepat disajikan untuk periode 1000 Hari Pertama Kehidupan dalam rangka pencegahan stunting.
Penyusunan Peta Administrasi Desa dengan Pemetaan Partisipatif untuk Mendukung Perencanaan dan Pembangunan Desa Semambung Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro Rendra, Mrabawani Insan; Huda, Muhammad Miftakhul; Sandy, Rio Ary; Roisewajid, Salma; Saputra, Ricki Yoga; Abrori, Ahmad Niamul
Abdimas Galuh Vol 6, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v6i1.13741

Abstract

Peta Desa untuk perencanaan dan pembangunan sangat penting dimiliki oleh pemerintah desa. Desa Semambung Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro masih menggunakan Peta Konvensional yang dibuat secara manual dengan mengabaikan prinsip dan ketentuan pemetaan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk membuat Peta Admnistarasi Desa untuk perencanaan dan pembangunan desa. Metode yang digunakan pada kegiatan pengabdian ini yaitu Pemetaan Partisipatif dengan melibatkan Pemerintah Desa dan Pokok Masyarakat (POKMAS). Hasil menunjukkan bahwa Pemetaan Partisipatif di Desa Semambung sangat mendukung sekali dalam pembuatan peta. Proses pemetaan menghasilkan Peta administrasi desa dengan mengetahui Jaringan Jalan dan Saluran Irigasi. Jalan lokal di Desa Semambung secara kesulurahn memiliki Panjang 4.932 km. Selanjutnya Jalan Usaha Tani (JUT) memiliki panjang 0.903 Km dan Jalan yang menghubungkan antar desa serta kecamatan jika dijumlah memiliki panjang 6.125 km. Sedangkan saluran irgasi memiliki panjang secara keseluruhan 6.096 km