Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Pencerah Publik

PENERBITAN KTP ELEKTRONIK (E-KTP) DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN PIDIE: The Online-Based Front-Line Services (Petaba On) in the Issuance of Electronic ID (E-KTP) at the Population and Civil Registration Agency of Pidie Regency Maulana, Arief
Pencerah Publik Vol. 12 No. 2 (2025): Pencerah Publik
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pencerah.v12i2.11836

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menelaah sejauh mana optimalisasi pelayanan terdepan berbasis online (Petaba On) dalam penerbitan KTP Elektronik (e-KTP) di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Pidie. Optimalisasi ini mengenai tugas dan peranan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Pidie dalam mengoptimalkan program Petaba On tersebut. Studi ini juga menganalisis hambatan yang dialami serta upaya yang telah dilakukan untuk mengoptimalisasikan Petaba On ini agar mencapai sasaran dan tujuan yang telah ditetapkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan induktif, sedangkan metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah dengan melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi. Pemilihan informan dilakukan secara purposive sampling dan pada masyarakat secara accidental sampling. Analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles, Huberman and Saldana (2014). Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa optimalisasi Petaba On dalam penerbitan e- KTP belum berjalan optimal jika dilihat dari dimensi efisiensi dan efektifitas. Apabila dilihat dari dimensi ekonomis, Petaba On telah optimal dikarenakan dapat menghemat waktu, mempersingkat jarak tempuh, dan mengurangi biaya yang harus dikeluarkan publik. Hambatan yang dialami selama pelaksanaan Petaba On ini antara lain adalah kurangnya anggaran untuk operasional Petaba On, minimnya sumber daya manusia baik dari segi kualitas dan kuantitas, dan sarana dan prasarana yang belum memadai. Adapun upaya yang dilakukan untuk optimalisasi Petaba On adalah dengan menyusun kembali rencana kerja anggaran yang lebih mengakomodasi suksesnya program tersebut, pembentukan Petugas Registrasi Gampong (PRG) yang lebih baik, dan meningkatkan koordinasi di level kecamatan.