Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

The Value of Mutual Assistance (Ta'awun) in the Qur'an and Its Relevance to the Sakai Sambayan Tradition of the Lampung Community Syafira, Klara; Ghozali, Abdul Malik; Windari, Fitri; Yanuri, Rohmat
QiST: Journal of Quran and Tafseer Studies Vol. 4 No. 2 (2025): August
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/qist.v4i2.13219

Abstract

This study aims to examine the value of mutual assistance (ta'awun) in the Qur'an and explore its relevance to the Sakai Sambayan tradition of the Lampung community. Employing a qualitative approach through library research, the study draws upon Qur'anic verses, both classical and contemporary exegeses, and anthropological literature on Lampung culture. The findings reveal a significant convergence between the universal Islamic principle of ta'awun and Sakai Sambayan as a form of local wisdom. Both emphasize solidarity, compassion, and communal togetherness, although they differ in origin: ta'awun is derived from divine revelation, while Sakai Sambayan is rooted in cultural tradition. The integration of these values offers substantial implications for strengthening social cohesion, developing character education grounded in spiritual and cultural values, and fostering religious moderation in the face of modern challenges such as globalization and individualism. Therefore, this study highlights that the synergy between Qur'anic teachings and local traditions can serve as strategic socio-religious capital for building a harmonious, caring, and empowered society within the broader framework of Indonesia's socio-religious development.
REINTERPRETATION OF POLYGAMY VERSES IN HERMENEUTIC PERSPECTIVE OF HANS GEORGE GADAMER Masruchin, Masruchin; Abdul Malik Ghozali; Rani Larasati
Jurnal At-Tibyan: Jurnal Ilmu Alqur'an dan Tafsir Vol 8 No 1 (2023): Volume 8 No. 1 June 2023
Publisher : The Department of the Qur'anic Studies, Faculty of Ushuluddin, Adab, and Da'wah, State Institute of Islamic Studies (IAIN) Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/at-tibyan.v8i1.5064

Abstract

Polygamy is an issue discussed and constantly studied, especially by understanding the Surah An-Nisa verse 3, where the textual meaning of polygamy opens up a wide opportunity for acts of violence to be experienced by wives, both psychologically and non-psychological. Therefore, this study aimed to examine the contextual meaning of polygamy by using Hans George Gadamer's hermeneutical approach, which is rich in contextual studies. The author employed a library research method with descriptions and interpretations to produce a consistent and comprehensive understanding. Through Gadamer's hermeneutical approach, the authors found that women in polygamous marriages do not mean that they are weak and deserve harsh treatment. Instead, they need to be protected and raised their dignity so that polygamy only applies to widows and orphans who cannot afford it.
Hak Wanita Dalam Beraktifitas Perspektif Tafsir Al-Misbah Lutfia R, Nadrotu; Abdul Malik Ghozali; Bukhori Abdul Shomad
TSAQAFATUNA : Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Vol. 7 No. 2 (2025): Inovasi Pendidikan Agama Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Buntet Pesantren Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif Hak Wanita dalam Beraktifitas Perspektif Tafsir Al-Misbah. Masalah utama yang dikaji adalah perempuan pada saat ini sudah menunjukan eksistensinya di dunia publik. Terutama selaku pekerja perempuan, sehingga hal yang semestinya dibahas adalah mengenai aspek dari pemenuhan hak perempuan selaku pekerja yang semestinya memiliki hak yang sama dengan pekerja laki-laki. Akan tetapi kesibukan yang ditimbulkan dari peran publik itu akan menyita waktu dan perhatian terhadap rumah tangganya yang nantinya akan berdampak negatif untuk keluarga dikarenakan kurangnya perhatian serta kasih sayang didalamnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research). Data dikumpulkan melalui penelaahan mendalam terhadap ayat-ayat Al-Qur'an yang relevan dan kitab tafsir yang membahas tentang Hak Wanita dalam Beraktifitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwasanya kebolehan perempuan bekerja sebagai eksistensi dirinya atau untuk meningkatkan taraf hidupnya, berlaku jika tanggung jawabnya di rumah telah terpenuhi yakni dalam mengurus rumah tangga, suami serta anak-anaknya. Sedangkan bagi perempuan yang bekerja menafkahi keluarga untuk keberlangsungan hidupnya (yang menanggung hidupnya tidak mampu mencukupi kebutuhannya) maka keluarnya dari rumah untuk bekerja dikategorikan sebagai sesuatu yang darurat. Dengan begitu dapat meminimalisir dampak negatif dari peran publik serta dapat menyeimbangkan antara kewajiban rumah tangga dan pekerjaan nya.