Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : e-GIGI

STATUS KARIES ANAK USIA PRASEKOLAH SEKOLAH CITRA KASIH YANG MENGONSUMSI SUSU FORMULA Lombo, Aprilia; Mayulu, Nelly; Gunawan, Paulina N.
e-GiGi Vol 3, No 1 (2015): e-GiGi
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/eg.3.1.2015.6407

Abstract

Abstract: Caries is disease on dental hard tissue that causes cavity in the tooth and on children is called rampant caries. Rampant caries occur because of the children who consume cariogenic foods and beverages as well as lack maintenance of oral hygiene. Formula milk is one of the food product that contain high nutritional value but can cause caries in children due to lack of proper feeding patterns like the duration of intake, frequency, duration, manner of presentation and means of prevention. The purpose of this study was to describe the caries status of preschool children in the Citra Kasih School who drink formula milk.This was a descriptive research with cross sectional study methods. The sample in this study amounted to 53 respondents with a total sampling technique based on the inclusion criteria.The results of caries status in children at school Citra Kasih Manado age 2-5 years old showed results d (decay) 36 respondents, e (Indicated for extraction) 29 respondents, and f (filled) 19 respondents, while based on formula milk feeding patterns obtained results the majority of preschooler students at Citra Kasih School Manado consume formula >2 years, the frequency of drinking milk >3 times daily, duration of drinking milk ≤ 15 minutes, without the addition of sugar, and not given water after consuming milk formula, and with an average def-t value of 1,6 according to the assessment def-t indicators from the WHO.Caries status of preschool children in the School Citra Kasih Manado who drink formula milk was classified in the low category.Keywords: caries status, preschoolers, formula milkAbstrak: Karies merupakan suatu penyakit jaringan keras gigi yang menyebabkan kavitas pada gigi dan pada anak-anak disebut rampan karies. Rampan karies terjadi karena pola konsumsi makanan dan minuman yang bersifat kariogenik serta kurangnya pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut anak. Susu formula merupakan salah satu produk makanan yang mengandung nilai gizi yang cukup tinggi namun dapat menyebabkan karies pada anak akibat pola pemberian yang kurang tepatseperti lama pemberian, frekuensi, durasi, cara penyajian dan cara pencegahan. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui gambaran status karies anak usia prasekolah di Sekolah Citra Kasih yang mengonsumsi susu formula.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode pengambilan data yaitu cross sectional study. Sampel pada penelitian ini berjumlah 53 anak yang diperoleh menggunakan teknik total sampling sesuai kriteria inklusi.Hasil penelitian menunjukakan indeks def-t rata-rata anak yaitu 1,6 dengan nilai d (decay) 36, e (indicated for extraction) 29, dan f (filled) 19. Berdasarkan pola pemberian susu formula diperoleh hasil, mayoritas murid sekolah Citra Kasih Manado mengonsumsi susu formula > 2 tahun, frekuensi minum susu > 3 kali sehari, durasi minum susu ≤ 15 menit, tanpa adanya penambahan gula dan pemberian air putih setelah mengonsumsi susu formula.Status karies anak usia prasekolah di Sekolah Citra Kasih Manado yang mengonsumsi susu formula tergolong dalam kategori rendah.Kata kunci: Status karies, anak usia prasekolah, susu formula
POLA KEHILANGAN GIGI PADA MASYARAKAT DESA ROONG KECAMATAN TONDANO BARAT MINAHASA INDUK Mangkat, Yuriansya; Wowor, Vonny N. S.; Mayulu, Nelly
e-GiGi Vol 3, No 2 (2015): e-GiGi
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/eg.3.2.2015.10015

Abstract

Abstract: The use of denture aims to improve the function of mastication, restoring the aesthetic function, improve the function of phonetics, and maintain the remaining oral tissues to be healthy. This study aimed to obtain the pattern of tooth loss among people in Tondano District Roong Village West. The study population was the whole villagers of Roong who used removable partial dentures acrylic-based. There were 75 people obtained by a preliminary survey in October 2014. Sampling was conducted by using total sampling method. The results showed that tooth loss occured mostly of the lower jaw partly tooth loss (80.33%). The mostly used type was RPDs with a total of 50.43% (17.10% of the upper jaw, 33.33% of the lower jaw). The pattern of partly tooth loss was based on the Applegate-Kennedy clasification, and the most frequent was class VI 22.10% (32.14% of the upper jaw and lower jaw 16.33%). RPDs were use based on the pattern of tooth loss, the most frequent was class VI 22.10% (32.14% RPDs of the upper jaw and 16.33% of the lower jaw). Based on the pattern of tooth loss, the usage of GTC was most frequent of the class IV 27.27% (GTC maxilla 1 (5.55%).Keywords: pattern of tooth lossAbstrak: Penggunaan gigi tiruan bertujuan untuk memperbaiki fungsi pengunyahan, memulihkan fungsi estetik, meningkatkan fungsi fonetik, serta mempertahankan jaringan mulut yang masih ada agar tetap sehat. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran pola kehilangan gigi pada masyarakat Desa Roong Kecamatan Tondano Barat. Populasi penelitian yaitu seluruh masyarakat desa Roong yang menggunakan gigi tiruan sebagian lepasan berbasis akrilik yang berjumlah 75 orang, diperoleh berdasarkan survei awal pada bulan Oktober 2014. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode total sampling. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa pada kehilangan gigi kebanyakan terjadi pada rahang bawah kehilangan gigi sebagian sebanyak 80,33%. Penggunaan terbanyak jenis GTSL dengan jumlah 50,43% (rahang atas 17,10%, rahang bawah 33,33%). Pola kehilangan gigi sebagian berdasarkan klasifisikasi Applegate-Kennedy, terbesar kelas VI sebanyak 22,10% (rahang atas 32,14% dan rahang bawah 16,33%). Penggunaan GTSL berdasarkan pola kehilangan gigi, terbesar kelas VI sebanyak 22,10% (GTSL rahang atas 32,14% dan rahang bawah 16,33%). Penggunaan GTC berdasarkan pola kehilangan gigi, terbesar kelas IV sebanyak 27,27% (GTC rahang atas 1 orang yaitu 5,55%).Kata kunci: pola kehilangan gigi
Co-Authors ., Mety Agnes Madianung Agow, Mersi S Aguw, Marchia Alexander S. L. Bolang Amisi, Marsella D. Angel Lolita Danari Anita Ohe S. Fatie Aprilia Lombo Bahrudin Yamin Bolang, Christy R. Brilia Ch. Kereh, Brilia Ch. Budi T. Ratag Christine Yelika Nussy Daramu, Gorby Santinus Janis Deril Gansareng Dwi Christiani Audri Rahamis Dwi Mentari Datukramat Ekaristi, Pongtuluran Erina Utami Tandirerung Franly Onibala Gigir, Mega Sari Grace Debbie Kandou Gregoria S. S. Djarkasi Gresty Masi Gustaaf A. E. Ratag Gustaaf A.E. Ratag Hesti Lestari Hesti Sulistia Ningsih Hesty R. Masela, Hesty R. Ika R.I. Permatasari Joice N. A. Engka Joice N. Engka, Joice N. Julia Rottie Juwita Mangiri, Juwita Kawengian, Shirley Everdina Susanna Kawengian, Shriley E.S. Kezia, Immanuelle Kim, Bonglee Kolantung, Priska M. Kosanto, Vincent H. Larira, Dina Mariana Lastry Glory, Lastry Lele, Juan AJMN. Lucia Cecilia Mandey Made Ardika Wanantara Maki, Olvinda Malonda, Nancy S.H Mangkat, Olivia Manuputty, Michael Marchella Sege Meriam Assa, Meriam Mokodompit, Erza P. Nancy S. H. Malonda Narasiang, Bezaliel R. Ngurah Rai, I. G.B. Nova Hellen Kapantow Novita Hasyim Nur Padhilah Domu Nurkolis, Fahrul Nurpudji A. Taslim Pasaribu, Prisniade Paulina N. Gunawan Permatasari, Happy K. Pondagitan, Alpinia Shinta Pratama, Fauzan I. Pricilia Tan, Pricilia Rambing, Chorinne J. E. Rampengan , Derren DCH. Raven G. Katiho, Raven G. Rembet, Sindi R. Rendy R. Parengkuan Rina Kundre Risa K. F. Sahalessy, Risa K. F. Rivelino Hamel Rizqiansyah, Chrisandi Y. Romario M. Anthonie Runtu, Jessica G. Sabriani Pontoh, Sabriani Salni Saharman Sanjaya, Gusti D. Setiadhi, Yudhaputra Shirley E. Kawengian, Shirley E. Shirley E. S. Kawengian Shirley Kawengian, Shirley Sihaloho, Karlos B. Sri M. Buhang Sri Utami Arifin Stephanie Ch. P. Loong Supit, Enrico D. Syahputra, Rony A. Taraming, Yasinta N. Tati Ponidjan Tatiwakeng, Rezka V. Trina E. Tallei, Trina E. Vighneswara, Dewa Vinariani Tangkilisan Vincente L. Pranata, Vincente L. Vonny N. S. Wowor Watania, Tasya Winarsi Damapolii Wiraprasidi, I P.A. Yayuk A. Lasari Yuriansya Mangkat, Yuriansya