Claim Missing Document
Check
Articles

Peran HMPS PPKn FKIP Universitas Mataram dalam Menanamkan Sikap Peduli Sosial Bagi Mahasiswa PPKn Achban Achban; M. Zubair; Bagdawansyah Alqadri; Lalu Sumardi
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 8 No. 3 (2023): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v8i3.1459

Abstract

Memperhatikan kehidupan bangsa Indonesia dewasa ini, begitu terasa terjadinya pergeseran nilai, yaitu memudarnya nilai-nilai luhur bangsa khususnya nilai kepedulian sosial yang seharusnya dijunjung tinggi. Generasi muda adalah generasi harapan bangsa, demikian pernyataan ini bisa membuat bangga bangsa Indonesia jika hal itu bisa terwujud. Namun, fakta membuktikan bahwa perilaku pemuda saat ini cenderung mengkhawatirkan untuk masa depan bangsa. Masyarakat bisa melihatnya melalui kasus-kasus yang terjadi, seperti masalah narkoba, kriminalitas dan maraknya pergaulan bebas. Peningkatan kemampuan dalam meningkatkan sikap peduli sosial tentu merupakan suatu hal yang penting bagi setiap individu, terutama sekali untuk mahasiswa selaku agen perubahan di zaman ini. Selain kemampuan berkomunikasi, mahasiswa juga harus ada sikap peduli sosial, yang dimana mahasiswa bisa merasakan penderitaan- penderitaan yang dirasakan oleh orang lain. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana 1) peran HMPS PPKn FKIP Universitas Mataram, 2) sikap peduli sosial HMPS PPKn Universitas Mataram, 3) Peran HMPS PPKn FKIP Universitas Mataram dalam menanamkan sikap peduli sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualititatif dan deskriptif, tujuan dalam penelitian ini untuk mendeskripsikan dan memberi gambaran pada suatu objek atau keadaan yang diteliti. Temuan dalam ini HMPS PPKn Universitas Mataram merupakan wadah bagi mahasiswa dalam mengembangkan minat dan bakat, mendapakat informasi terkait UKT maupun informasi lainnya, HMPS PPKn ini juga, memiliki program kerja yang Bernama civic cares, yang dimana melatih sikap peduli sosial mahasiswa, meskipun tidak semua mahasiswa yang mengikutinya. Dari penelitian ini bisa disimpulkan bahwa adanya program kerja civic cares ini bisa menanamkan sikap peduli sosial mahasiswa.
Analysis of the Implementation of Adaptive School-Based Management in the Independent Curriculum in West Lombok High Schools Mohamad Mustari; Muhammad Zubair; Edy Kurniawansyah; Lalu Sumardi
Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Vol 10, No 1 (2024): March
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jk.v10i1.10819

Abstract

This study aims to analyze the implementation of adaptive School Based Management with an independent curriculum in the Schools Mobilizer Program (SMP) education unit. The research employed a descriptive method with a qualitative approach. The research location, namely, 3 high schools implementing the Schools Mobilizer Program (SMP) in West Lombok. The respondents were school principals by were given instruments focused on implementing the Independent Curriculum, SBM, and supporting stakeholders and the obstacles they face. The data sources for this research were secondary data and observation, with the data analysis technique used as qualitative descriptive analysis. The results of this research showed that SBM was still very relevant to the demands of the times and the needs of society, because SBM provides broad autonomy to schools to involve the community to take part in determining school policies. Schools were given independence in managing human resources and financial resources by allocating them according to needs and priorities according to the school's strategic plan and operational plan, as well as developing organizational cultural values based on local wisdom to encourage community participation in order to grow and develop organizational culture and quality culture and form students who have character through the application of the noble values of the community where the school was located in accordance with the independent learning platform.
Leadership of the Principal as Supervisor in Improving Teacher Performance at SMPN 10 Mataram Fahrizal M Ismail; Sawaludin Sawaludin; Lalu Sumardi
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol 3, No 2 (2024): September 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v3i2.3465

Abstract

The principal's leadership as a supervisor plays an important role in improving teacher performance at SMPN 10 Mataram. This research aims to examine how school principals' supervision practices can improve teacher performance. This research uses a qualitative approach with a case study method. Data collection techniques include observation, interviews and documentation. Research findings show that school principals implement several effective supervision strategies, including providing constructive feedback, organizing training and workshops, and providing intensive guidance in planning and implementing learning. In addition, effective leadership is demonstrated through good communication skills, creating a conducive work environment, as well as motivating and rewarding teachers. This research concludes that the principal's supervisory leadership significantly contributes to improving teacher performance, which ultimately has a positive impact on the quality of education at SMPN 10 Mataram
Faktor Penyebab Putus Sekolah pada Masyarakat Batu Bangke Kecamatan Praya Timur Kabupaten Lombok Tengah Ismaini Ismaini; Lalu Sumardi; Sawaludin Sawaludin
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 5 No. 4 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (4)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v5i4.2614

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan putus sekolah serta penanggulangan putus sekolah pada masyarakat Batu Bangke Kecamatan Praya Timur Kabupaten Lombok Tengah. Metode penelitian yanng digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data menggunakan teori Miles, Huberman, dan Saldana, meliputi kondensasi data (Data Condensations), penyajian data (Data Display), dan penarikan simpulan atau verifikasi (Conclusion Drawing and Verification). Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor penyebab putus sekolah terdiri dari faktor internal yaitu rendahnya motivasi dan minat anak sekolah, masalah kelurga, serta masalah kesehatan; dan faktor eksternal, meliputi sosial ekonomi (pendapatan dan pekerjaan orang tua, keterlibatan anak dalam pekerjaan, dan pendidikan orang tua) dan  sosial budaya (lingkungan tempat tinggal dan pernikahan muda). Sedangkan, penanggulangan putus sekolah pada masyarakat Batu Bangke dikelompokkan menjadi dua bentuk penanggulangan yaitu penanggulangan secara langsung melalui pendidikan alternatif, dan penanggulangan secara tidak langsung melalui kampanye pendidikan dan optimalisasi komunikasi orang tua dan anak. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya keterlibatan sinergis antara keluarga, sekolah, dan masyarakat, dalam membangun kesadaran serta dukungan pendidikan, khususnya di komunitas pedesaan dengan kendala ekonomi dan sosial budaya. Program pendidikan alternatif yang fleksibel perlu diperkuat dan diperluas, sementara kampanye  pendidikan dan optimalisasi komunikasi orang tua dan anak juga menjadi kunci dalam mencegah putus sekolah serta meningkatkan partisipasi pendidikan berkelanjutan.
Analysis Of Factors Causing Moral Degradation Of Grade Vi Galang Bulan Students Seen From Hypothetical Hesty Febrian Widyana; Alfina Alfina; Muhammad Isra; Lalu Sumardi
DAARUS TSAQOFAH Jurnal Pendidikan Pascasarjana Universitas Qomaruddin Vol. 2 No. 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Pascasarjana Universitas Qomaruddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62740/jppuq.v2i2.313

Abstract

The purpose of this study was to analyse the factors causing moral degradation of grade VI students at SDN Galang Bulan, with a focus on the influence of the family environment, peers, school environment support, the times and technology, and the lack of character education programs. The method used was a qualitative approach with data collection techniques through interviews, participant observation, and focus group discussions. The results showed that family environment factors and peer influence have a significant impact on students' moral behaviour. In addition, support from the school environment and technological developments also contribute to moral degradation. The conclusion of this study emphasises the importance of collaboration between schools, parents and communities in creating an environment that supports the formation of good character in students.
Implementasi Kebijakan Program Guru Penggerak (Studi di Balai Guru Penggerak Provinsi Nusa Tenggara Barat) Annisa Aulia; Lalu Sumardi; Edy Kurniawansyah; Mohamad Mustari
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2025): Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i2.3376

Abstract

Program Guru Penggerak adalah program pengembangan profesionalisme guru yang berkesinambungan melalui kegiatan pelatihan serta kegiatan kolektif guru. Program Guru Penggerak dilaksanakan di Balai Guru Penggerak Nusa Tenggara Barat pada tahun 2021. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi kebijakan program guru penggerak dan faktor pendukung dan faktor penghambatnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian evaluasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik wawancara dan dokumentasi.  Hasil penelitian dianalisis menggunakan teori Edward III yang terdapat aspek komunikasi, sumber daya, disposisi dan struktur birokrasi. Hasilnya menunjukkan bahwa pada aspek komunikasi menggunakan media tatap muka, media digital dan dokumen & panduang tertulis. Aspek sumber saya manusia untuk jumlahnya sudah memadai begitupun dengan sumber daya anggaran dan fasilitas. Pada aspek disposisi, para pelaksana maupun pemerintah pusat dan daerah memberikan dukungan penuh terhadap implementasi PGP. Pada aspek struktur birokrasi Balai Guru Penggerak memiliki struktur khusus untuk mengimplementasikan PGP. Adapun faktor pendukung implementasi program yaitu pengalaman dan kompetensi para pelaksana kebijakan serta adanya komitmen Pemerintah Daerah. Adapun faktor penghambatnya yaitu kurangnya pemahaman pemangku kebijakan terkait pentingnya program guru penggerak.
Analisis Evaluasi Kepuasan Mahasiswa Terhadap Performa Dosen (Studi Pada Prodi PPKn FKIP Unram) Edy Kurniawansyah; Lalu Sumardi; Mohammad Mustari; Hassa Noviana
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2025): Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i2.3620

Abstract

Evaluasi pembelajaran merupakan proses untuk mendapatkan data dan informasi yang diperlukan dalam menentukan sejauh mana dan bagaimana pembelajaran yang telah berjalan agar dapat membuat penilaian (judgement) dan perbaikan yang dibutuhkan untuk memaksimalkan hasilnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepuasan mahasiswa terhadap performa dosen pada Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) FKIP Universitas Mataram. Penelitian ini didasarkan pada pentingnya peran dosen dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan perlunya evaluasi berkelanjutan terhadap kinerja dosen. Metode yang digunakan adalah metode survei deskriptif melalui penyebaran kuesioner kepada mahasiswa pada semester ganjil tahun akademik 2024/2025. Data yang diperoleh dianalisis oleh Gugus Penjaminan Mutu Prodi untuk dijadikan bahan evaluasi dan peningkatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum mahasiswa merasa puas terhadap performa dosen, terutama dalam aspek motivasi belajar, metode pembelajaran, penguasaan materi, serta komunikasi dosen dengan mahasiswa. Namun, masih ditemukan beberapa kelemahan salah satunya dosen yang jarang hadir. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi perbaikan strategi pembelajaran dan pengembangan profesional dosen guna meningkatkan mutu pendidikan di Prodi PPKn.
Perbandingan Model Pendidikan Karakter Berbasis Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila untuk Meningkatkan Karakter Peserta Didik di MTs Negeri 1 Mataram dan SMP Negeri 2 Mataram Lalu Sumardi; Yuliatin Yuliatin; Sawaludin Sawaludin; Baiq Fina Maulidiya; Basariah Basariah; Maria Grace Putri Edi
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2025): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4.4045

Abstract

Pendidikan karakter menjadi domain penting dalam dunia pendidikan yang posisinya sejajar dengan aspek pengetahuan dan keterampilan. Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebagai jalur pendidikan formal awal memiliki peran penting dalam menumbuhkembangkan karakter peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan model pendidikan karakter berbasis Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) melalui praktik terbaik di MTs Negeri 1 Mataram dan SMP Negeri 2 Mataram. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara mendalam, observasi, serta studi dokumentasi. Data dianalisis dengan model analisis interaktif (Miles, Huberman, & Saldana, 2014). Hasil penelitian menunjukkan bahwa P5 efektif meningkatkan soft skills peserta didik seperti disiplin, kerja sama, kolaborasi, kreativitas, serta kepedulian sosial. MTs Negeri 1 Mataram menekankan tema kearifan lokal, gaya hidup berkelanjutan, dan suara demokrasi, sementara SMP Negeri 2 Mataram fokus pada kewirausahaan, kebinekaan, dan kebugaran jasmani. Keterbatasan dana (MTs Negeri 1 Mataram) dan rendahnya partisipasi siswa akibat penjadwalan yang kurang tepat (SMP Negeri 2 Mataram) menjadi tantangan utama. Upaya perbaikan dilakukan melalui evaluasi reflektif, penyesuaian jadwal, dan rencana integrasi P5 secara berkelanjutan dalam kurikulum. Penelitian ini merekomendasikan model pendidikan karakter berbasis P5 yang aplikatif dan adaptif terhadap konteks sekolah.
Peran komunitas bale ceria lanji dalam membina karakter gotong royong remaja M. Zainul Farhan; Lalu Sumardi; Humamurrizqi Humamurrizqi
Journal of Education, Cultural and Politics Vol. 6 No. 2 (2026): Sixteenth Edition
Publisher : Departemen Pendidikan Kewarganegaraan dan Ilmu Hukum Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jecco.v6i2.998

Abstract

This study examines the role of the Bale Ceria Lanji Community in fostering the gotong royong (mutual cooperation) character among adolescents in Darmaji Village, Kopang District. Using a qualitative ethnographic approach, data were collected through semi-structured interviews, participatory observation, and documentation, with validity ensured through triangulation. The findings reveal two main dimensions of the community's role. First, program implementation includes literacy activities (group reading, book discussions, art classes), youth involvement as facilitators and community mobilizers, and environmental and social service activities. Second, the internalization of gotong royong values is carried out through modeling, mentoring, monitoring, mediating, and positive reinforcement for active youth participation. Supporting factors include the commitment of community organizers, support from parents and the broader community, the Sasak cultural tradition of mutual cooperation as social capital, engaging and creative program designs, and institutional support from the Village Government. Conversely, inhibiting factors include limited operational funding, the distraction of digital technology and social media, inconsistent member attendance, and insufficient leadership regeneration.
Pembinaan Karakter Kepemimpinan Pada Organisasi Resimen Mahasiswa Universitas Mataram Zemi Azrin; Lalu Sumardi; Sawaludin Sawaludin; Edy Kurniawansyah
CIVICUS : Pendidikan-Penelitian-Pengabdian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 14, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/civicus.v14i1.31724

Abstract

Kepemimpinan mahasiswa merupakan salhh satu kompetensi yang perlu dibentuk melalui organisasi kemahasiswaan. Resimen Mahasiswa (Menwa) Universitas Mataram menjadi salah satu wadah strategis dalam upaya pembinaan karakter kepemimpinan berbasis kedisiplinan dan tanggung jawab. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi pembinaan karakter kepemimpinan yang diterapkan di Menwa Unram. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian ini terdiri dari pengurus organisasi dan senior alumni. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat empat strategi utama dalam pembinaan karakter kepemimpinan yaitu: pembinaan mental dan fisik, peningkatan kemampuan komunikasi, latihan kepemimpinan melalui pendelegasian tugas, serta penanaman nilai disiplin. Faktor pendukung mencakup dukungan institusional, peran aktif senior dan alumni, serta ketersediaan fasilitas organisasi. Adapun faktor hambtan yang dihadapi meliputi rendahnya partisipasi anggota aktif serta benturan jadwal kegiatan dengan jadwal kuliah. Simpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pembinaan karakter kepemimpinan di Menwa Unram bersifat kontekstual dan berbasis pengalaman langsung yang berperan dalam membentuk kader pemimpin mahasiswa yang berintegritas, tangguh, dan bertanggung jawab.Student leadership is one pf the essential competencies that needs to be developed through student organization. The Student Regiment (Menwa) at the University of Mataram serves as a strategic platform for fostering leadership character based on discipline and responsibility. This study aims to describe the strategies for leadership character development implemented within the student regiment (Menwa) at the University of Mataram. This research employs a qualitative descriptive approach with data collected through interviews, observations, and documentation. The informants consist of current organizational administrator and senior alumni. The findings reveal four main strategies: mental and physical training, enhancement of communication skills, leadership practice through task delegation, and the inculcation of discipline values. The supporting include institutional support, the active role of seniors alumni, and the availability of adequate organizational facilities. Meanwhile, inhibiting factors include low partipation of active members and scheduling conflicts between organizational activies and academic responsibilities. The study concludes that leadership character development in Menwa Unram is contextual and ground in direc experience, playing a vital role in shaping students leaders who are resilient, responsible, and uphold integrity.
Co-Authors Abdul Kadir Jaelani Achban Achban Adriana Kolo Afnan Nizan Albi Eka Daud Alfina Alfina Andilia Santika Andiopenta Purba Andriyazmi Urfaupratiwi Anisa Indriyati Anjeun Renyta Agatin Annisa Aulia Asmiati Asmiati Asrin Bagdawansyah Alqadri Baik Halimatussakdiah Baiq Fina Maulidiya Baiq Nunung Basariah Basariah Basariah Dahlan Dahlan Dewi Maskiana Dian Anggraeni Dila Aprillia Dina Aulia Dwi Wahyudiati Edy Herianto Edy Kurniawansyah Edy Kurniawansyah Edy Kurniawansyah Ely Aulia Safitri Fahrizal M Ismail Fahruddin Fahrudin Fahrudin Fauzan, Ahmad Hassa Noviana Hesty Febrian Widyana Humamurrizqi Humamurrizqi Igha Fattiyani Rodiatun Imam Tanthowi Ina Septayana Indah Ayuni Indah Febriani Intan Indah Megasari Ira Madiana Ismaini Ismaini Khopipah Khopipah Laelatul Alya Istiana Lalu Habib Lalu Muhaimi Lazizatul Ubadah Leila Asparini Lina Fitriani M Zubair M. Andre P. Endyaswara M. Ismail M. Zainul Farhan M. Zubair M.Samsul Hadi Madani Putri Maistarah Putri Nurdianisa Mansur Hakim Maria Grace Putri Edi May Dinda Hasdonian Mohamad Mustari Mohammad Mustari Muh Zubair Muh. Zubair Muh.Zubair Muhammad Isra Muhammad Makki Muhammad Mustari Muhammad Wisnu alfan Hadi Muhammad Zubair Nada Hadianti Nirwan Samsul Rijal Nur Gita Suciyati Nurhidayati Nurhidayati Nurjumiati Nurjumiati Nurul Isnaini Oktavia Putri Aulia Parlaungan Gabriel Siahaan Putri Nur Fauziah Reza Apriandi Rina Oktaviana Sihotang Rispawati Rispawati Rispawati Saprizal Hadisaputra Sawaludin Sawaludin Sawaludin Senan Sheila Briliana Fakhrunnisak Suartini Iklima Sukardin Sukardin Susi Astika Syafruddin Syafruddin Syahrul Naim Tri Saputri Yulia Kartika Yanti Yuliatin Yuliatin Yuliatin Zemi Azrin