Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Peran Guru PPKn dalam Membangun Kesadaran Hukum Berlalu Lintas Siswa : (Studi di SMAN 1 Sape kabupaten Bima) Sukardin Sukardin; Yuliatin Yuliatin; Lalu Sumardi
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2023): Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v8i2.1444

Abstract

Tulisan ini merupakan hasil penelitian mengenai peran guru PPKn dalam membangun kesadaran hukum berlalu lintas siswa di SMAN 1 Sape. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru PPKn dalam membangun kesadaran hukum berlalu lintas siswa. Subyek penelitian ini adalah guru PPKn yang mengajar di SMAN 1 Sape. Subyek penelitian ini dipilih karena perannya sebagai guru dalam membangun kesadaran hukum berlalu lintas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan miles dan huberman. Hasil penelitian menunjukan bahwa : peran guru PPKn sebagai inspirator, motivator, pembimbing dan korektor sudah cukup baik dalam menjalankan perannya dan dapat memberikan contoh yang yang baik sesuai dengan undang-undang no 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan. Selain memberikan contoh dan informasi yang baik terhadap siswa guru juga memberikan pengetahuan hukum dalam membangun kesadaran berlalu lintas agar terciptanya ketertiban dalam berlalu lintas merupakan kewajiban untuk memenuhi kelengkapan dalam nbnerkendara bagi pengguna jalan raya. Serta factor internal guru ppkn sudah memahami undang-undang no 22 tahun 2009 tentan lalu lintas dan angkutan jalan. Kemudian factor eksternal berupa Kerjasama dengan pihak kepolisian mengadakan sosialisasi tentang pentingnya kesadaran hukum berlalu lintas kepada siswa dan Kerjasama guru PPKn dengan orang tua siswa untuk membangun kesadaran hukum berlalu lintas siswa melalui himbauan dari kepala sekolah dan guru PPKn.
Peran HMPS PPKn FKIP Universitas Mataram dalam Menanamkan Sikap Peduli Sosial Bagi Mahasiswa PPKn Achban Achban; M. Zubair; Bagdawansyah Alqadri; Lalu Sumardi
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 8 No. 3 (2023): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v8i3.1459

Abstract

Memperhatikan kehidupan bangsa Indonesia dewasa ini, begitu terasa terjadinya pergeseran nilai, yaitu memudarnya nilai-nilai luhur bangsa khususnya nilai kepedulian sosial yang seharusnya dijunjung tinggi. Generasi muda adalah generasi harapan bangsa, demikian pernyataan ini bisa membuat bangga bangsa Indonesia jika hal itu bisa terwujud. Namun, fakta membuktikan bahwa perilaku pemuda saat ini cenderung mengkhawatirkan untuk masa depan bangsa. Masyarakat bisa melihatnya melalui kasus-kasus yang terjadi, seperti masalah narkoba, kriminalitas dan maraknya pergaulan bebas. Peningkatan kemampuan dalam meningkatkan sikap peduli sosial tentu merupakan suatu hal yang penting bagi setiap individu, terutama sekali untuk mahasiswa selaku agen perubahan di zaman ini. Selain kemampuan berkomunikasi, mahasiswa juga harus ada sikap peduli sosial, yang dimana mahasiswa bisa merasakan penderitaan- penderitaan yang dirasakan oleh orang lain. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana 1) peran HMPS PPKn FKIP Universitas Mataram, 2) sikap peduli sosial HMPS PPKn Universitas Mataram, 3) Peran HMPS PPKn FKIP Universitas Mataram dalam menanamkan sikap peduli sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualititatif dan deskriptif, tujuan dalam penelitian ini untuk mendeskripsikan dan memberi gambaran pada suatu objek atau keadaan yang diteliti. Temuan dalam ini HMPS PPKn Universitas Mataram merupakan wadah bagi mahasiswa dalam mengembangkan minat dan bakat, mendapakat informasi terkait UKT maupun informasi lainnya, HMPS PPKn ini juga, memiliki program kerja yang Bernama civic cares, yang dimana melatih sikap peduli sosial mahasiswa, meskipun tidak semua mahasiswa yang mengikutinya. Dari penelitian ini bisa disimpulkan bahwa adanya program kerja civic cares ini bisa menanamkan sikap peduli sosial mahasiswa.
Analysis of the Implementation of Adaptive School-Based Management in the Independent Curriculum in West Lombok High Schools Mohamad Mustari; Muhammad Zubair; Edy Kurniawansyah; Lalu Sumardi
Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Vol 10, No 1 (2024): March
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jk.v10i1.10819

Abstract

This study aims to analyze the implementation of adaptive School Based Management with an independent curriculum in the Schools Mobilizer Program (SMP) education unit. The research employed a descriptive method with a qualitative approach. The research location, namely, 3 high schools implementing the Schools Mobilizer Program (SMP) in West Lombok. The respondents were school principals by were given instruments focused on implementing the Independent Curriculum, SBM, and supporting stakeholders and the obstacles they face. The data sources for this research were secondary data and observation, with the data analysis technique used as qualitative descriptive analysis. The results of this research showed that SBM was still very relevant to the demands of the times and the needs of society, because SBM provides broad autonomy to schools to involve the community to take part in determining school policies. Schools were given independence in managing human resources and financial resources by allocating them according to needs and priorities according to the school's strategic plan and operational plan, as well as developing organizational cultural values based on local wisdom to encourage community participation in order to grow and develop organizational culture and quality culture and form students who have character through the application of the noble values of the community where the school was located in accordance with the independent learning platform.
Leadership of the Principal as Supervisor in Improving Teacher Performance at SMPN 10 Mataram Fahrizal M Ismail; Sawaludin Sawaludin; Lalu Sumardi
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol 3, No 2 (2024): September 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v3i2.3465

Abstract

The principal's leadership as a supervisor plays an important role in improving teacher performance at SMPN 10 Mataram. This research aims to examine how school principals' supervision practices can improve teacher performance. This research uses a qualitative approach with a case study method. Data collection techniques include observation, interviews and documentation. Research findings show that school principals implement several effective supervision strategies, including providing constructive feedback, organizing training and workshops, and providing intensive guidance in planning and implementing learning. In addition, effective leadership is demonstrated through good communication skills, creating a conducive work environment, as well as motivating and rewarding teachers. This research concludes that the principal's supervisory leadership significantly contributes to improving teacher performance, which ultimately has a positive impact on the quality of education at SMPN 10 Mataram
Faktor Penyebab Putus Sekolah pada Masyarakat Batu Bangke Kecamatan Praya Timur Kabupaten Lombok Tengah Ismaini Ismaini; Lalu Sumardi; Sawaludin Sawaludin
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 5 No. 4 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (4)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v5i4.2614

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan putus sekolah serta penanggulangan putus sekolah pada masyarakat Batu Bangke Kecamatan Praya Timur Kabupaten Lombok Tengah. Metode penelitian yanng digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data menggunakan teori Miles, Huberman, dan Saldana, meliputi kondensasi data (Data Condensations), penyajian data (Data Display), dan penarikan simpulan atau verifikasi (Conclusion Drawing and Verification). Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor penyebab putus sekolah terdiri dari faktor internal yaitu rendahnya motivasi dan minat anak sekolah, masalah kelurga, serta masalah kesehatan; dan faktor eksternal, meliputi sosial ekonomi (pendapatan dan pekerjaan orang tua, keterlibatan anak dalam pekerjaan, dan pendidikan orang tua) dan  sosial budaya (lingkungan tempat tinggal dan pernikahan muda). Sedangkan, penanggulangan putus sekolah pada masyarakat Batu Bangke dikelompokkan menjadi dua bentuk penanggulangan yaitu penanggulangan secara langsung melalui pendidikan alternatif, dan penanggulangan secara tidak langsung melalui kampanye pendidikan dan optimalisasi komunikasi orang tua dan anak. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya keterlibatan sinergis antara keluarga, sekolah, dan masyarakat, dalam membangun kesadaran serta dukungan pendidikan, khususnya di komunitas pedesaan dengan kendala ekonomi dan sosial budaya. Program pendidikan alternatif yang fleksibel perlu diperkuat dan diperluas, sementara kampanye  pendidikan dan optimalisasi komunikasi orang tua dan anak juga menjadi kunci dalam mencegah putus sekolah serta meningkatkan partisipasi pendidikan berkelanjutan.
Analysis Of Factors Causing Moral Degradation Of Grade Vi Galang Bulan Students Seen From Hypothetical Hesty Febrian Widyana; Alfina Alfina; Muhammad Isra; Lalu Sumardi
DAARUS TSAQOFAH Jurnal Pendidikan Pascasarjana Universitas Qomaruddin Vol. 2 No. 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Pascasarjana Universitas Qomaruddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62740/jppuq.v2i2.313

Abstract

The purpose of this study was to analyse the factors causing moral degradation of grade VI students at SDN Galang Bulan, with a focus on the influence of the family environment, peers, school environment support, the times and technology, and the lack of character education programs. The method used was a qualitative approach with data collection techniques through interviews, participant observation, and focus group discussions. The results showed that family environment factors and peer influence have a significant impact on students' moral behaviour. In addition, support from the school environment and technological developments also contribute to moral degradation. The conclusion of this study emphasises the importance of collaboration between schools, parents and communities in creating an environment that supports the formation of good character in students.