Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Mengelola Otentisitas di Tengah Regulasi: Strategi Adaptasi Pariwisata Gastronomi Terhadap Kebijakan Pembangunan Daerah Sias, Rycho Nur Nirbita; Fazrin, Farah Azirinda; Abdillah, Muhammad Rizki; Reindrawati, Dian Yulie; ‘Aini, Tazkia Qurrota
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 6 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v6i6.9774

Abstract

Wisata gastronomi telah menjadi instrumen vital bagi pembangunan ekonomi daerah; namun, implementasi kebijakan dan standardisasi pembangunan fisik seringkali berbenturan dengan nilai-nilai tradisional setempat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi adaptasi para pemangku kepentingan wisata gastronomi dalam merespons tekanan kebijakan publik dan modernisasi. Dengan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan penelitian kepustakaan, penelitian ini mengkaji berbagai kasus di Indonesia, seperti Yogyakarta, Palu, dan Manggarai, melalui perspektif teori autentisitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para pemangku kepentingan beradaptasi melalui tiga dimensi utama: (1) Keaslian Objektif, dengan menjaga kemurnian bahan di tengah peraturan kebersihan yang ketat; (2) Keaslian Konstruktif, dengan membangun narasi dan simbol yang selaras dengan pencitraan kota; dan (3) Keaslian Eksistensial, dengan menciptakan pengalaman partisipatif yang melibatkan wisatawan secara emosional. Kesimpulannya, keberhasilan wisata gastronomi tidak hanya bergantung pada infrastruktur tetapi juga pada keseimbangan antara regulasi pemerintah dan pelestarian identitas lokal untuk memastikan keberlanjutan budaya dan manfaat ekonomi yang adil.
Model Pengembangan Gastronomi Lokal Berbasis Komunitas Kawasan Solo Studi Kasus: Serabi Notosuman Putri, Arimbi Kaniasih; Indrayana, Adimas Bagus; Sholihah, Nilna Muna; Rachman, M. Alvano Arif; Reindrawati, Dian Yulie
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 4 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v6i6.9720

Abstract

Serabi Notosuman merupakan kuliner tradisional yang tidak hanya berfungsi sebagai jajanan pasar, tetapi juga sebagai jejak sejarah yang diwariskan sejak tahun 1923 dan dipertahankan hingga empat generasi. Keberlanjutan kuliner ini menunjukkan pentingnya menjaga nilai-nilai budaya Jawa di tengah arus modernisasi. Melalui pendekatan gastronomi berbasis komunitas, Serabi Notosuman berperan dalam memperkuat identitas budaya, menyatukan masyarakat, serta membuka peluang ekonomi lokal. Faktor kunci yang mendukung keberlanjutan tersebut meliputi keterlibatan masyarakat, konsistensi keluarga pewaris, dan dukungan pemerintah. Berbagai strategi seperti pembentukan paguyuban, digitalisasi, pengembangan wisata edukatif, dan inovasi yang tetap berakar pada budaya mendorong Serabi Notosuman untuk berpotensi menjadi ikon kuliner nasional maupun internasional. Dengan demikian, Serabi Notosuman bukan sekadar makanan, tetapi sebuah warisan budaya yang hidup dan terus berkembang seiring waktu.
Strategy to Increase Customer Loyalty Through A Multisensory Approach at A Five-Star Hotel in Surabaya Daruni, Trinindya Eksact; Nata, Jiwangga Hadi; Reindrawati, Dian Yulie; Huda, Mohammad Nurul; Suriani, Nur Emma
TIJAB (The International Journal of Applied Business) Vol. 10 No. 1 (2026): MARCH 2026
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/tijab.v10.I1.2026.70812

Abstract

Background: The hospitality industry is highly competitive and continuously seeks strategies to attract and retain customers. Multisensory marketing, which engages all five senses, has emerged as an effective way to enrich the guest experience and to foster loyalty. Objective: This study examines how multisensory strategies influence customer loyalty at a five-star hotel in Surabaya, focusing on key loyalty metrics, including repeat visits, willingness to recommend, and emotional attachment. Method: A qualitative approach was employed through in-depth interviews with hotel staff and real guest participants. Data were coded using a structured thematic framework, with illustrative raw excerpts included to ensure transparency. Ethical approval was obtained, and informed consent was secured from all participants. Results: The findings reveal that the hotel's multisensory applications—including visual ambiance, signature scents, curated soundscapes, and diverse culinary experiences—enhance customer satisfaction and contribute to loyalty patterns. Visualized results as presented in the thematic tables and charts, highlight the key links between sensory engagement and loyalty behaviors. Conclusion: Multisensory strategies effectively create memorable, emotionally engaging guest experiences, strengthening loyalty by increasing satisfaction, repeat patronage, and advocacy. These findings underscore the value of integrating multisensory marketing as a sustainable competitive advantage in luxury hospitality. Keywords: Customer Loyalty; Multisensory Marketing; Hospitality Strategy; Guest Experience; Sensory Branding; Emotional Engagement.
Analisis Perbandingan Brand Trust dengan Social Media Influencer dan Visual Aesthetics yang Berbeda Serta Pengaruhnya Terhadap Purchase Intention pada Fashion Casual yang diiklankan di Instagram M. Alvano Arif Rachman; Dien Mardhiyah; Dian Yulie Reindrawati; Wisam Fadhil Muhammad
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 4 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i4.10606

Abstract

Penelitian ini menguji perbandingan perbedaan social media influencer dan visual aesthetics yang berbeda pada iklan produk Weartic di Instagram terhadap brand trust dan purchase intention menggunakan MANOVA. Selain itu, penelitian ini menggunakan desain penelitian eksperimen dengan desain faktorial 2 social media influencer (macro influencer vs micro influencer) x 2 visual aesthetics (classical aesthetics vs expressive aesthetics) pada 120 partisipan. Dalam penelitian ini, pada hasil uji MANOVA ditemukan bahwa visual aesthetics yang berbeda berpengaruh signifikan dan positif terhadap brand trust sedangkan variabel social media influencer yang berbeda tidak terdapat pengaruh secara signifikan terhadap brand trust. Selanjutnya, uji regresi menunjukan bahwa brand trust berpengaruh signifikan dan positif terhadap purchase intention.
Model Pengembangan Gastronomi Lokal Berbasis Komunitas Kawasan Solo Studi Kasus: Serabi Notosuman Arimbi Kaniasih Putri; Adimas Bagus Indrayana; Nilna Muna Sholihah; M. Alvano Arif Rachman; Dian Yulie Reindrawati
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 3 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v6i6.9720

Abstract

Serabi Notosuman merupakan kuliner tradisional yang tidak hanya berfungsi sebagai jajanan pasar, tetapi juga sebagai jejak sejarah yang diwariskan sejak tahun 1923 dan dipertahankan hingga empat generasi. Keberlanjutan kuliner ini menunjukkan pentingnya menjaga nilai-nilai budaya Jawa di tengah arus modernisasi. Melalui pendekatan gastronomi berbasis komunitas, Serabi Notosuman berperan dalam memperkuat identitas budaya, menyatukan masyarakat, serta membuka peluang ekonomi lokal. Faktor kunci yang mendukung keberlanjutan tersebut meliputi keterlibatan masyarakat, konsistensi keluarga pewaris, dan dukungan pemerintah. Berbagai strategi seperti pembentukan paguyuban, digitalisasi, pengembangan wisata edukatif, dan inovasi yang tetap berakar pada budaya mendorong Serabi Notosuman untuk berpotensi menjadi ikon kuliner nasional maupun internasional. Dengan demikian, Serabi Notosuman bukan sekadar makanan, tetapi sebuah warisan budaya yang hidup dan terus berkembang seiring waktu.
Analisis Perbandingan Brand Trust dengan Social Media Influencer dan Visual Aesthetics yang Berbeda Serta Pengaruhnya Terhadap Purchase Intention pada Fashion Casual yang diiklankan di Instagram M. Alvano Arif Rachman; Dien Mardhiyah; Dian Yulie Reindrawati; Wisam Fadhil Muhammad
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 4 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i4.10606

Abstract

Penelitian ini menguji perbandingan perbedaan social media influencer dan visual aesthetics yang berbeda pada iklan produk Weartic di Instagram terhadap brand trust dan purchase intention menggunakan MANOVA. Selain itu, penelitian ini menggunakan desain penelitian eksperimen dengan desain faktorial 2 social media influencer (macro influencer vs micro influencer) x 2 visual aesthetics (classical aesthetics vs expressive aesthetics) pada 120 partisipan. Dalam penelitian ini, pada hasil uji MANOVA ditemukan bahwa visual aesthetics yang berbeda berpengaruh signifikan dan positif terhadap brand trust sedangkan variabel social media influencer yang berbeda tidak terdapat pengaruh secara signifikan terhadap brand trust. Selanjutnya, uji regresi menunjukan bahwa brand trust berpengaruh signifikan dan positif terhadap purchase intention.