Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Revealing Gender Resistance In Contemporary Painting: The Perspective Of Female Artists In Yogyakarta R. Angga Bagus Kusnanto; Tri Marhaeni Pudji Astuti; Djuli Djati Prambudi; Syakir
KASTA : Jurnal Ilmu Sosial, Agama, Budaya dan Terapan Vol. 5 No. 3 (2025): Desember
Publisher : Lembaga Bale Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kasta.v5i3.2988

Abstract

Contemporary art in Yogyakarta has developed into a medium of expression that not only reflects visual aesthetics but also voices criticism of gender inequality. Female artists such as Lucia Hartini and Diah Yulianti use art as a tool to challenge social constructs that limit gender roles and expressions. This study aims to examine how the paintings of Lucia Hartini and Diah Yulianti can serve as a form of resistance against existing gender norms in society. This study uses a qualitative approach with a case study design, involving in-depth interviews and visual analysis of the artists' works. Data was collected through direct interviews and observation of relevant artworks to reveal themes that emerged in gender representation. The results show that both artists use art as a medium to challenge patriarchal norms and fight for gender equality. Their works depict resistance to gender stereotypes and representations of women's bodies that are more free and independent. This study shows that art can serve as a powerful tool for changing perceptions of gender and fighting for equality. These findings have important implications for understanding art as a medium for social change in the context of local culture.
Development of CTL (Contextual Teaching and Learning)-Based E-Comic Media for Teaching Cultural Diversity to Fourth-Grade Elementary School Students R. Angga Bagus Kusnanto; Sindy Aulia; Tio Gusti Satria
Literasi Nusantara Vol. 6 No. 3 (2026): October
Publisher : Yayasan Citra Dharma Cindekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56480/

Abstract

This study aimed to develop a Contextual Teaching and Learning (CTL)-based e-comic for cultural diversity learning in grade IV and to determine its validity, practicality, and effectiveness. The study employed the ADDIE research and development model, consisting of analysis, design, development, implementation, and evaluation. The product integrated contextual learning activities with local cultural elements and was evaluated by media, language, and subject-matter experts. Practicality was examined through teacher responses and one-to-one and small-group trials, whereas effectiveness was assessed using pretest and posttest scores from 32 students. The expert validation yielded an average score of 96%, indicating that the product was highly valid. The practicality assessment reached 95%, indicating that the media was highly practical. Students’ mean score increased from 54.49 on the pretest to 82.52 on the posttest, with an N-gain of 0.62 in the moderate category. These findings indicate that the CTL-based e-comic is valid, practical, and effective for supporting meaningful cultural diversity learning in elementary school.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) BERBASIS SEARCH SOLVE CREATE SHARE (SSCS) PADA PEMBELAJARAN IPA KELAS IV SD NEGERI 41 LUBUKLINGGAU Rinty Anissa Septia; Novianti Mandasari; R Angga Bagus Kusnanto
Jurnal Binagogik Vol. 10 No. 2 (2023): JURNAL BINAGOGIK
Publisher : LPPM Universitas Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/pgsd.v10i2.471

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan lembar kerja siswa berbasis search solve create share (SSCS) Pada Pembelajaran IPA Kelas IV. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model pengembangan 4-D yang terdiri dari 4 tahap yaitu: tahap pendefinisian (define), tahap perencanaan (design), tahap pengembangan (develop), dan tahap penyebaran (disseminate). Berdasarkan hasil analisis penilaian oleh ketiga ahli yaitu: ahli bahasa, ahli media, dan ahli materi menunjukkan bahwa lembar kerja siswa berbasis search solve create share (SSCS) pada pembelajaran IPA memenuhi kriteria sangat  valid dengan rata-rata skor sebesar 0,84. Untuk analisis penilaian ujicoba kelompok kecil (Small Group) terdiri dari 6 orang siswa dan 1 guru memperoleh skor rata-rata sebesar 94,37% dengan kategori sangat praktis. Sedangkan hasil analisis penilaian uji coba lapangan (efektivitas) pada siswa yang berjumlah 17  orang siswa memenuhi kriteria tinggi  dengan rata-rata skor sebesar 0,88, artinya lembar kerja siswa berbasis search solve create share (SSCS) pada pembelajaran IPA memenuhi kriteria sangat valid, sangat praktis dan tinggi. Tahap disseminate dilakukan secara terbatas yaitu hanya di kelas IV.A SD Negeri 41 Lubuklinggau.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN JAM SUDUT PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA SISWA KELAS IV SD NEGERI 12 LUBUKLINGGAU Ria Mayasari; Andriana Sofiarini; R.Angga Bagus Kusnanto
Jurnal Genta Mulia Vol. 13 No. 2 (2022): JURNAL GENTA MULIA
Publisher : LPPM Universitas Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/gm.v13i2.114

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah produk berupa media pembelajaran jam sudut pada pembelajaran matematika siswa kelas IV SD Negeri 12 Lubuklinggau sesuai dengan kurikulum 2013 serta untuk menghasilkan media pembelajaran jam sudut yang valid, praktis, dan memiliki efektivitas dalam proses pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model pengembangan 4D. Berdasarkan hasil analisis validasi oleh ketiga ahli yaitu: ahli bahasa, ahli materi, dan ahli media menunjukkan bahwa media jam sudut pada materi sudut dan pengukurannya memenuhi kriteria validitas tinggi dengan rata-rata skor 0,85. Sedangkan hasil analisis penilaian lembar kepraktisan guru dan siswa yang terdiri dari kelompok kecil (small group) 6 orang siswa dan kelompok besar 20 orang diperoleh bahwa media jam sudut memenuhi kriteria praktis dengan rata-rata skor 92%, dan hasil analisis efektifitas menunjukkan bahwa setelah melakukan posttest diperoleh ketuntasan hasil belajar 73% dengan kriteria baik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran jam sudut pada pembelajaran matematika memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif untuk digunakan dalam pembelajaran.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS ADOBE FLASH DENGAN TEKNIK ICE BREAKING PADA MATA PELAJARAN IPA KELAS IV SD NEGERI TRANS MUARA MEGANG A.Ridwan; Eka Lokaria; R.Angga Bagus Kusnanto
Jurnal Genta Mulia Vol. 13 No. 2 (2022): JURNAL GENTA MULIA
Publisher : LPPM Universitas Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/gm.v13i2.140

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah produk berupa media pembelajaran Adobe Flash dengan teknik Ice Breaking pada pembelajaran IPA kelas IV SD Negeri Trans Muara Megang serta untuk menghasilkan media pembelajran yang valid dan praktis. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model 4D. Berdasarkan hasil analisis validasi oleh 3 validator menunjukan bahwa media Adobe Flashmemenuhi kriteria sangat valid dengan rata-rata 3,4. Sedangkan hasil analisis penilaiaan lembar kepraktisan guru dan siswa yang terdiri dari one to one dan small group diperoleh bahwa media adobe flash telah memenuhi kriteria praktis dengan rata-rata skor 3,03 sehingga dapat disimpulkan bahwa media Adobe Flashmemenuhi kriteria valid dan praktis untuk digunakan dalam proses belajar.
Lagu Daerah sebagai Medium Pembentukan Ekologi Kesadaran dalam Pendidikan Seni Willy Lontoh; Dedy Firduansyah; R. Angga Bagus Kusnanto; Sari Pertiwi
Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 9 No. 4 (2026): Kaganga: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/3bjxhn26

Abstract

This conceptual article aims to examine and map the role of regional folk songs as a learning medium in arts education for fostering an "ecology of consciousness"—a holistic understanding connecting learners to themselves, others, culture, and the natural environment. The study employs a qualitative-descriptive approach with a conceptual research design based on a literature review. It utilizes an interdisciplinary framework integrating theories from arts education, ethnomusicology, ecopedagogy, and the philosophy of education and culture, achieved through critical synthesis and the triangulation of secondary literature. The findings indicate that regional folk songs serve as cultural and ecological texts embodying values, local cosmologies, and environmental ethics. Integrating these songs through reflective and experiential learning approaches can transform arts education beyond mere technical-musical aspects, while simultaneously creating a space for critical reflection where students can respond to environmental crises and the challenges of globalization. In conclusion, regional folk songs hold strategic potential as a sustainable pedagogical medium that strengthens students' cultural identity and ecological awareness. Effective implementation requires support through curriculum integration, teacher capacity building, and the use of digital technology for the documentation and reinterpretation of these works. Keywords: Arts Education, Ecology of Consciousness, Ecopedagogy, Regional Songs.