Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

RANCANG BANGUN MESIN PENUMBUK NASI KETAN DENGAN KAPASITAS 5 KG/30 MENIT Arya Najarudin; Ari Eko Prianto; Sony Sukmara; Azizi Hakim; Sidik Susilo; Izzuddin Mat Lazim
TECHNOMA Vol. 5 No. 1 (2025): vol 5 nomor 1 tahun 2025
Publisher : TECHNOMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui untuk mengetahui dan memahami proses perancangan mesin penumbuk nasi ketan, cara kerja mesin, alat dan bahan pembuatan mesin dan untuk memahami cara atau proses pembuatan mesin penumbuk nasi ketan. Hasil penelitian dapat di simpulkan bahwa prinsip kerja dari alat ini yaitu sebagai berikut pertama motor di hidupkan, setelah di hidupkan putaran dan daya dari motor di transmisikan oleh puli penggerak yang terdapat pada motor ke puli yang digerakkan kemudian dari puli inilah putaran dari motor diteruskan ke poros poros ini di dukung oleh dua buah bering dan memutar torak yang dapat menggerakan batang penumbuk. Batang penumbuk ini juga berfungsi sebagai benumbuk nasi ketan sampai haalusyang mempunyai kapasitas hasil penumbukan 5kg/30menit, jenis nasi ketan yang bisa di tumbuk adalah jenis nasi ketan semua parian. Nasi ketan yang sudah di aroni atau di masak. Untuk lima kilogram produksi nasi ketan memerlukan waktu 30 menit.
Analisis Simulasi Pengaruh Tekanan Ban terhadap Hambatan Gelinding dan Kebutuhan Daya Kendaraan Penumpang Ringan moh azizi Hakim; Erik Heriana; Fahmi Qudratullah; Sony Sukmara; Sidik Susilo
TECHNOMA Vol. 3 No. 1 (2023): vol 3 nomor 1 tahun 2023
Publisher : TECHNOMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tekanan ban merupakan salah satu parameter sederhana pada kendaraan yang berpengaruh terhadap hambatan gelinding, kebutuhan daya, kenyamanan, dan keselamatan berkendara. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi tekanan ban terhadap koefisien hambatan gelinding, gaya hambatan gelinding, kebutuhan daya, dan estimasi energi per kilometer pada kendaraan penumpang ringan. Metode yang digunakan adalah simulasi numerik berbasis model rolling resistance dengan variasi tekanan ban 26, 29, 32, dan 35 psi serta variasi kecepatan 40, 60, dan 80 km/jam. Parameter kendaraan yang digunakan meliputi massa 1300 kg, percepatan gravitasi 9,81 m/s², dan koefisien hambatan gelinding referensi 0,012 pada tekanan 29 psi. Hasil simulasi menunjukkan bahwa peningkatan tekanan ban menurunkan koefisien hambatan gelinding dari 0,01268 pada 26 psi menjadi 0,01092 pada 35 psi. Pada kecepatan 60 km/jam, kebutuhan daya akibat hambatan gelinding menurun dari 2,70 kW menjadi 2,32 kW. Hasil ini menunjukkan bahwa tekanan ban yang sesuai dapat membantu mengurangi beban kerja kendaraan dan meningkatkan efisiensi energi.
Analisis Kinerja Penukar Kalor Shell and Tube Mini untuk Pendinginan Oli Pelumas Mesin Moh Azizi Hakim; Fahmi Qudratullah; Erik Heriana; Sony Sukmara; Ari Eko Prianto; Sidik Susilo
TECHNOMA Vol. 4 No. 2 (2024): volume 4 no 2 tahun 2024
Publisher : TECHNOMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Temperatur oli pelumas yang terlalu tinggi dapat menurunkan viskositas, mempercepat degradasi pelumas, dan mengurangi perlindungan terhadap komponen mesin. Penelitian ini menganalisis kinerja penukar kalor shell and tube mini sebagai sistem pendingin oli pelumas skala laboratorium. Metode penelitian dilakukan melalui perancangan geometri penukar kalor, pengukuran temperatur masuk dan keluar, variasi debit air pendingin, serta perhitungan laju perpindahan panas, LMTD, dan efektivitas. Variasi debit air pendingin yang dianalisis adalah 1,0 sampai 3,0 L/menit. Hasil rancangan menunjukkan bahwa peningkatan debit air pendingin meningkatkan laju perpindahan panas dari 410 W menjadi 750 W. Efektivitas tertinggi sebesar 0,64 diperoleh pada debit 3,0 L/menit, namun peningkatan setelah 2,5 L/menit relatif kecil. Penelitian ini menunjukkan bahwa penukar kalor mini dapat menjadi solusi pendinginan oli pada sistem mesin kecil, terutama jika debit pendingin diatur secara proporsional.
Analisis Pengaruh Variasi Rasio Sprocket terhadap Akselerasi dan Konsumsi Energi Sepeda Motor Listrik Konversi Moh Azizi Hakim; Fahmi Qudratullah; Erik Heriana; Sony Sukmara; Ari Eko Prianto; Sidik Susilo
TECHNOMA Vol. 4 No. 2 (2024): volume 4 no 2 tahun 2024
Publisher : TECHNOMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas pengaruh variasi rasio sprocket terhadap akselerasi dan konsumsi energi pada sepeda motor listrik konversi. Permasalahan utama pada kendaraan listrik konversi adalah pemilihan rasio penggerak akhir yang sering belum mempertimbangkan keseimbangan antara torsi roda, kecepatan, dan efisiensi energi. Metode penelitian dilakukan melalui perhitungan torsi roda, gaya traksi, estimasi akselerasi, serta pengujian rancangan pada variasi rasio 2,50; 2,80; 3,10; dan 3,40. Parameter yang diamati meliputi waktu akselerasi 0-30 km/jam, kecepatan maksimum, dan konsumsi energi per kilometer. Hasil rancangan menunjukkan bahwa rasio 3,10 memberikan kompromi terbaik dengan waktu akselerasi 5,8 s dan konsumsi energi 27,6 Wh/km. Rasio yang terlalu besar meningkatkan torsi awal, tetapi menyebabkan konsumsi energi lebih tinggi dan penurunan efisiensi pada kecepatan jelajah. Penelitian ini dapat menjadi dasar awal dalam perancangan sistem transmisi sederhana pada kendaraan listrik ringan.
Pengaruh Perlakuan Panas Quenching dan Tempering terhadap Kekerasan Baja AISI 1045 untuk Poros Mesin Moh Azizi Hakim; Fahmi Qudratullah; Erik Heriana; Sony Sukmara; Ari Eko Prianto; Sidik Susilo
TECHNOMA Vol. 4 No. 2 (2024): volume 4 no 2 tahun 2024
Publisher : TECHNOMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Baja AISI 1045 banyak digunakan sebagai material poros karena memiliki kombinasi kekuatan, ketangguhan, dan kemudahan proses permesinan. Namun, sifat mekaniknya perlu ditingkatkan melalui perlakuan panas agar sesuai untuk komponen yang menerima beban puntir dan lentur. Penelitian ini menganalisis pengaruh variasi media quenching dan temperatur tempering terhadap kekerasan dan kekuatan tarik baja AISI 1045. Metode penelitian dilakukan melalui austenisasi pada temperatur 850 C, pendinginan menggunakan air, oli, dan udara, serta proses tempering pada temperatur 200 C dan 400 C. Parameter yang diamati meliputi kekerasan Rockwell C, kekuatan tarik maksimum, dan kecenderungan perubahan sifat mekanik. Hasil rancangan menunjukkan bahwa quenching air dengan tempering 200 C menghasilkan kekerasan tertinggi sebesar 52 HRC, sedangkan quenching oli dengan tempering 200 C memberikan kombinasi kekerasan dan kekuatan tarik yang lebih seimbang. Perlakuan panas yang tepat dapat meningkatkan kinerja baja AISI 1045 sebagai material poros mesin.
Pengaruh Variasi Fraksi Volume Serat Sabut Kelapa terhadap Kekuatan Tarik Komposit Polyester sebagai Material Panel Ringan Moh Azizi Hakim; Fahmi Qudratullah; Erik Heriana; Sony Sukmara; Ari Eko Prianto; Sidik Susilo
TECHNOMA Vol. 4 No. 2 (2024): volume 4 no 2 tahun 2024
Publisher : TECHNOMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan material ringan, murah, dan ramah lingkungan mendorong pemanfaatan serat alam sebagai penguat komposit polimer. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi fraksi volume serat sabut kelapa terhadap kekuatan tarik, modulus elastisitas, kekuatan impak, dan penyerapan air komposit bermatriks polyester. Metode penelitian menggunakan pendekatan eksperimental dengan variasi fraksi volume serat 0%, 10%, 15%, 20%, dan 25%. Serat sabut kelapa diberi perlakuan alkali, dikeringkan, kemudian dicetak menggunakan metode hand lay-up dengan resin polyester dan katalis. Spesimen dirancang mengikuti prinsip pengujian tarik plastik komposit dan diuji untuk memperoleh karakteristik mekanik dasar. Hasil rancangan data menunjukkan bahwa peningkatan fraksi serat sampai 15% menghasilkan kekuatan tarik tertinggi sebesar 26,8 MPa, sedangkan kekuatan impak meningkat sampai fraksi 25% dengan nilai 13,1 kJ/m2. Fraksi serat 15% direkomendasikan sebagai komposisi terbaik untuk aplikasi panel ringan karena memberikan keseimbangan antara kekuatan tarik, kekakuan, dan stabilitas penyerapan air.
Rancang Bangun Mesin Pengayak Pasir Otomatis Menggunakan Mekanisme Eksentrik dan Motor Listrik Moh Azizi Hakim; Fahmi Qudratullah; Erik Heriana; Sony Sukmara; Ari Eko Prianto; Sidik Susilo; Izzuddin Mat Lazim
TECHNOMA Vol. 4 No. 2 (2024): volume 4 no 2 tahun 2024
Publisher : TECHNOMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses pengayakan pasir secara manual membutuhkan waktu lama, tenaga kerja tinggi, dan menghasilkan ukuran butiran yang kurang seragam. Penelitian ini bertujuan merancang mesin pengayak pasir otomatis menggunakan mekanisme eksentrik dan motor listrik sebagai penggerak utama. Metode penelitian meliputi identifikasi kebutuhan, perancangan rangka, pemilihan motor, desain poros eksentrik, perhitungan daya, serta pengujian rancangan berdasarkan kapasitas dan efisiensi penyaringan. Variasi putaran poros eksentrik yang dianalisis adalah 180, 220, 260, dan 300 rpm. Hasil rancangan menunjukkan bahwa putaran 260 rpm menghasilkan kapasitas 82 kg/jam dengan efisiensi penyaringan 89%. Putaran yang terlalu rendah menyebabkan kapasitas kecil, sedangkan putaran yang terlalu tinggi meningkatkan getaran dan menurunkan efisiensi pemisahan. Mesin pengayak pasir ini dapat digunakan sebagai solusi mekanisasi sederhana untuk kebutuhan konstruksi skala kecil dan bengkel produksi material bangunan.
Rancang Bangun Turbin Air Pelton Skala Laboratorium untuk Pemanfaatan Energi Mikrohidro Moh Azizi Hakim; Fahmi Qudratullah; Erik Heriana; Sony Sukmara; Ari Eko Prianto; Sidik Susilo; Mus'ab Sahrim
TECHNOMA Vol. 4 No. 2 (2024): volume 4 no 2 tahun 2024
Publisher : TECHNOMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Energi mikrohidro merupakan salah satu sumber energi terbarukan yang potensial untuk daerah dengan aliran air dan beda tinggi terbatas. Penelitian ini bertujuan merancang turbin Pelton skala laboratorium sebagai media pembelajaran dan prototipe awal pemanfaatan energi air. Metode penelitian meliputi perancangan runner, pemilihan diameter nozzle, perhitungan daya hidrolik, perhitungan daya poros, serta pengujian rancangan pada beberapa variasi diameter nozzle. Parameter yang dianalisis meliputi debit air, putaran runner, torsi, daya poros, dan efisiensi turbin. Hasil rancangan menunjukkan bahwa diameter nozzle 8 mm menghasilkan efisiensi tertinggi sebesar 39% dengan putaran 760 rpm. Diameter nozzle yang terlalu kecil menghasilkan debit terbatas, sedangkan diameter terlalu besar menurunkan kecepatan jet dan efisiensi konversi energi. Rancangan ini dapat digunakan sebagai dasar pengembangan trainer turbin air dan prototipe mikrohidro sederhana.